Pengertian Obesitas
Obesitas adalahkondisi medis akibat penumpukan
lemak tubuh yang berlebihan.
Diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT/BMI):
- BMI ≥ 25 = Kelebihan berat badan
- BMI ≥ 30 = Obesitas
3.
Penyebab Obesitas
- Polamakan tinggi kalori, lemak, dan gula
- Kurangnya aktivitas fisik
- Faktor genetik dan metabolisme
- Stres dan gangguan psikologis
- Gaya hidup tidak sehat
4.
Dampak Obesitas
Kesehatan Fisik:
•Diabetes tipe 2, penyakit jantung,
hipertensi, sleep apnea
Kesehatan Mental:
• Depresi, rendah diri, stigma sosial
• Produktivitas dan kualitas hidup
menurun
5.
Pencegahan dan Penanganan
-Pola makan sehat dan olahraga teratur
- Edukasi dan kesadaran masyarakat
- Konsultasi dengan tenaga medis
- Terapi atau tindakan medis bila diperlukan
6.
Data dan Statistik
WHO(2022): 1,9 miliar orang dewasa
mengalami kelebihan berat badan.
Lebih dari 650 juta di antaranya
mengalami obesitas.
Angka terus meningkat di negara
berkembang dan maju.
7.
Kesimpulan
• Obesitas adalahisu serius yang
perlu penanganan bersama.
• Gaya hidup sehat adalah kunci
utama pencegahan.
• Edukasi, dukungan, dan
kesadaran perlu diperluas.
8.
Obesitas dari PerspektifGizi
Faktor Gizi yang Berperan:
• Konsumsi kalori berlebih (lemak jenuh dan gula
tambahan)
• Rendahnya asupan serat, sayur, dan buah
• Pola makan tidak seimbang
Peran Ahli Gizi:
• Menilai status gizi dan kebutuhan kalori
• Membuat rencana makan sehat dan realistis
• Memantau progres dan edukasi gaya hidup sehat
11.
Meal Planning untukDiet Obesitas
Tujuan: Turunkan berat badan 0.5–1 kg/minggu
Contoh Meal Plan (±1500–1700 kalori/hari):
Pagi: Oatmeal + susu rendah lemak, buah, teh tawar
Snack Pagi: Telur rebus, air putih
Siang: Nasi merah, dada ayam, tumis sayur, buah
Snack Sore: Yogurt rendah lemak, 5–10 almond
Malam: Sup bening sayur + tahu/tempe, buah
Tips:
- Minum air putih cukup (8–10 gelas/hari)
- Hindari minuman manis & gorengan
- Makan perlahan dan kenali rasa kenyang
- Aktivitas fisik min. 30 menit/hari