DASAR-DASAR BISNIS
Nama Kelompok:
1.Devito Bagas
2.Asepudin
3.Anang Febrianto
4.Panji Biru
5.Hadwi Septafandhi
6.Rian Pambudi
1. Pengertian Bisnis
Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang
atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk
mendapatkan laba.
Bisnis merupakan aktivitas yang selalu ada di sekitar
kita dan dikenal oleh kaum muda hingga kaum tua.
Pada era globalisasi saat ini, masyarakat Indonesia
khususnya para mahasiswa masih bingung dengan
manfaat dan tujuan dari bisnis tersebut. Bangsa
Indonesia, merupakan bangsa yang memiliki
kekayaan alam yang melimpah jika kita tidak pandai
mengatur itu semua, maka bangsa kita akan jatuh ke
dalam keterpurukan dalam hal perekonomian,
kemiskinan dan menjadikan negeri kita gagal atau
miskin. Pasti sebagai rakyat Indonesia kita tidak mau
jika hal tersebut terjadi di negara yang kita cintai.
2. Klasifikasi Bisnis
Bisnis terdiri dari berbagai macam tipe, dan, sebagai
akibatnya, bisnis dapat dikelompokkan dengan cara yang
berbeda-beda. Satu dari banyak cara yang dapat
digunakan adalah dengan mengelompokkan bisnis
berdasarkan aktivitas yang dilakukannya dalam
menghasilkan keuntungan yaitu :
§ Manufaktur adalah bisnis yang memproduksi produk
yang berasal dari barang mentah atau komponen-
komponen, kemudian dijual untuk mendapatkan
keuntungan.
§ Bisnis jasa adalah bisnis yang menghasilkan barang
intangible, dan mendapatkan keuntungan dengan cara
meminta bayaran atas jasa yang mereka berikan.
§ Pengecer dan distributor adalah pihak yang berperan sebagai
perantara barang antara produsen dengan konsumen.
§ Bisnis pertanian dan pertambangan adalah bisnis yang
memproduksi barang-barang mentah, seperti tanaman atau
mineral tambang.
§ Bisnis finansial adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan
dari investasi dan pengelolaan modal.
§ Bisnis informasi adalah bisnis menghasilkan keuntungan
terutama dari pejualan-kembali properti intelektual (intelellectual
property).
§ Utilitas adalah bisnis yang mengoperasikan jasa untuk publik,
seperti listrik dan air, dan biasanya didanai oleh pemerintah.
§ Bisnis real estate adalah bisnis yang menghasilkan
keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan
mengembangkan properti, rumah, dan bangunan.
§ Bisnis transportasi adalah bisnis yang mendapatkan
keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu
dari sebuah lokasi ke lokasi yang lain.
3. Pemegang Kepentingan Utama dalam
Bisnis (FIVE KEY STAKEHOLDERS IN A BUSINESS )
terdiri dari:
a. Pemilik (Owners)
Setiap bisnis dimulai dari hasil ide mengenai barang dan
jasa oleh orang yang disebut wirausaha (entrepreneur). Ia
mengorganisasikan dan mengelola resiko yang dihadapi
mulai dari permulaan bisnis.
b. Kreditur (Creditors):
Kreditur dapat memberikan solusi sebagai penyedia
pinjaman untuk memulai bisnis. Contoh: Bank Mandiri,
Bank BNI, Bank BCA, Bank Muamalat dansebagainya.
c. Pekerja (Employees):
Hasil ide pemilik untuk membangun bisnisnya, harus
didukung karyawan untuk menyelenggarakan bisnis.
d. Pemasok (Suppliers):
Menyelenggarakan bisnis membutuhkan bahan (material)
yang dibutuhkan untukproduksi melalui pemasok.
Produk yang dijual hendaknya harus berkualitas dan
memiliki daya saing yang tinggi .
Produk kualitas harus melalui proses mengubah bahan
berkualitas melalui cara produksi yang efektif, efesien dan
produktif .
e. Pelanggan (Customers):
Tujuan akhir dari bisnis adalah sejauhmana produk atau
jasa dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan
pelanggan. Dengan demikian apa yang ditawarkan
kepada mereka dapat direspon dengan baik.
4. Merencanakan Bisnis
Seperti diketahui untuk memulai sebuah usaha
diperlukan sebuah rencana bisnis yang matang, anda
harus meluangkan waktu untuk mengumpulkan
sebanyak mungkin informasi yang berhubungan
dengan usaha nantinya, mulailah dengan mencatat apa
saja yang terlintas di pikiran anda, kemudian cari
informasi dan data-data lainnya, apa saja yang harus
disertakan dan apa saja yang tak perlu disertakan,
bagaimana melengkapi dan dimana anda dapat
mendapatkan sumber-sumber informasi untuk
menyusun rencana bisnis yang baik.
5. Maksud dan Tujuan Bisnis
Bagi para wiraswasta ataupun pengusaha tujuan mereka
berbisnis yakni berusaha mengolah bahan untuk
dijadikan produk yang diperlukan oleh konsumen yaitu
berupa barang dan jasa.
Sedangkan tujuan berbisnis bagi sebuah perusahaan
yakni mendapatkan laba maksimum yang merupakan
suatu imbalan yang diperoleh oleh perusahaan dari
penyediaan suatu produk bagi para konsumen.
Bisnis tidak hanya bermaksud memenuhi kebutuhan
masyarakat konsumen. Lebih dari itu, bisnis juga harus
mampu menyediakan sarana-sarana yang dapat menarik
minat dan perilaku para konsumen.
Secara umum, maksud dan tujuan bisnis sangat terkait
erat dengan faktor-faktor berikut :
1. Pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen
2. Keuntungan usaha
3. Pertumbuhan dan perkembangan yang berkelanjutan
4. Mengatasi berbagai risiko
5. Tanggung jawab social
6. Hambatan Memulai Bisnis
1. Pendapatannya tidak tetap
Dalam berbisnis, pendapatan Anda setiap bulan tidak
tetap. Guna mengamankan keuangan, Anda dapat
merencanakan bisnis sampingan sambil tetap bekerja di
kantor. Kerugian dari usaha sampingan tak berpengaruh
besar. Jangan jadikan bisnis sebagai mata pencaharian
utama. Baiknya Anda memiliki pengetauan dan gagasan
yang matang sebelum memulai sebuah bisnis.
2. Modal
Setiap bisnis memerlukan investasi. Modal yang
dibutuhkan untuk mendirikan usaha dan strategi
mempertahankannya sangat bergantung pada rencana
bisnis. Maka jika rencananya gagal, bisnis Anda tak akan
berjalan dengan baik. Anda harus siap menghadapi
kerugian besar saat modal yang Anda gelontorkan tak
kembali.
3. Tak ada jaminan keuangan
Saat menjadi pegawai, Anda memiliki jaminan keuangan
setiap bulan. Jika tak bertindak macam-macam, pekerjaan
tersebut dapat terus berada dalam genggaman.
Sebaliknya dalam berbisnis, Anda menghabiskan banyak
uang di awal tanpa ada kepastian modalnya akan kembali.
4. Pasar
Bisnis sangat bergantung pada pasar. Anda harus pandai
membaca situasi ekonomi guna menentukan strategi
bisnis yang harus dilakukan. Kerugian masih bisa
diprediksi tapi tetap tak ada jaminan Anda akan
memperoleh untung dari usaha yang dijalankan.
7. Fungsi Dasar Bisnis
Dan Steinhoff dalam bukunya The World of Business
(1979) halaman 17 menyatakan bahwa untuk dapat
menyediakan barang dan jasa bagi kebutuhan
masyarakat, diperlukan lebih dulu bahan mentahnya,
kemudian diproses dalam pabrik menjadi basil produksi.
Dengan demikian tampak jelas bahwa fungsi
dasar bisnis ialah
1. Acquiring raw materials (mencari bahan mentah)
Misalnya : Dalam membuat roti kita memerlukan tepung
terigu untuk membuatnya, membuat lemari kita juga
memerlukan kayu untuk membuatnya, dan dalam
membuat buku tulis kita memerlukan dahan untuk dapat
membuatnya.
2. Manufacturing raw materials into products (merubah
bahan mentah menjadi produk)
misalnya : dalam membuat roti, tepung terigu diubah
menjadi roti dengan berbagai rasa.
3. Distributing products to consumers (menyalurkan
barang ke tangan konsumen)
Sebagai contoh yang disederhanakan, ialah bagaimana
bagaimana kita dapat memenuhi kebutuhan sarapan pagi
dengan sepotong roti. Pertama tama oarang memerlukan
bahan mentah untuk membuat roti, berupa tepung terigu,
kemudian roti dibuat di pabrik roti dan terakhir pabrik roti
menyalurkan atau menjualnya ketoko makanan dan kiuta
membeli roti dari toko makanan tersebut. Ini adalah model
dasar dari fungsi dasar bisnis.
8. Kesimpulan
Dari analisis diatas, disini dapat disimpulkan bahwa
menjalankan suatu bisnis itu tidak mudah kita harus
memahami terlebih dahulu apa saja komponen-
komponen yang ada di dalam bisnis. Sehingga kita tidak
mengalami kerugian atau gulung tikar dari usaha yang
kita jalankan.

Presentasi Dasar dasar bisnis

  • 1.
    DASAR-DASAR BISNIS Nama Kelompok: 1.DevitoBagas 2.Asepudin 3.Anang Febrianto 4.Panji Biru 5.Hadwi Septafandhi 6.Rian Pambudi
  • 2.
    1. Pengertian Bisnis Bisnisadalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Bisnis merupakan aktivitas yang selalu ada di sekitar kita dan dikenal oleh kaum muda hingga kaum tua. Pada era globalisasi saat ini, masyarakat Indonesia khususnya para mahasiswa masih bingung dengan manfaat dan tujuan dari bisnis tersebut. Bangsa Indonesia, merupakan bangsa yang memiliki kekayaan alam yang melimpah jika kita tidak pandai mengatur itu semua, maka bangsa kita akan jatuh ke dalam keterpurukan dalam hal perekonomian, kemiskinan dan menjadikan negeri kita gagal atau miskin. Pasti sebagai rakyat Indonesia kita tidak mau jika hal tersebut terjadi di negara yang kita cintai.
  • 3.
    2. Klasifikasi Bisnis Bisnisterdiri dari berbagai macam tipe, dan, sebagai akibatnya, bisnis dapat dikelompokkan dengan cara yang berbeda-beda. Satu dari banyak cara yang dapat digunakan adalah dengan mengelompokkan bisnis berdasarkan aktivitas yang dilakukannya dalam menghasilkan keuntungan yaitu : § Manufaktur adalah bisnis yang memproduksi produk yang berasal dari barang mentah atau komponen- komponen, kemudian dijual untuk mendapatkan keuntungan. § Bisnis jasa adalah bisnis yang menghasilkan barang intangible, dan mendapatkan keuntungan dengan cara meminta bayaran atas jasa yang mereka berikan.
  • 4.
    § Pengecer dandistributor adalah pihak yang berperan sebagai perantara barang antara produsen dengan konsumen. § Bisnis pertanian dan pertambangan adalah bisnis yang memproduksi barang-barang mentah, seperti tanaman atau mineral tambang. § Bisnis finansial adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dari investasi dan pengelolaan modal. § Bisnis informasi adalah bisnis menghasilkan keuntungan terutama dari pejualan-kembali properti intelektual (intelellectual property). § Utilitas adalah bisnis yang mengoperasikan jasa untuk publik, seperti listrik dan air, dan biasanya didanai oleh pemerintah. § Bisnis real estate adalah bisnis yang menghasilkan keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan mengembangkan properti, rumah, dan bangunan. § Bisnis transportasi adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu dari sebuah lokasi ke lokasi yang lain.
  • 5.
    3. Pemegang KepentinganUtama dalam Bisnis (FIVE KEY STAKEHOLDERS IN A BUSINESS ) terdiri dari: a. Pemilik (Owners) Setiap bisnis dimulai dari hasil ide mengenai barang dan jasa oleh orang yang disebut wirausaha (entrepreneur). Ia mengorganisasikan dan mengelola resiko yang dihadapi mulai dari permulaan bisnis. b. Kreditur (Creditors): Kreditur dapat memberikan solusi sebagai penyedia pinjaman untuk memulai bisnis. Contoh: Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BCA, Bank Muamalat dansebagainya. c. Pekerja (Employees): Hasil ide pemilik untuk membangun bisnisnya, harus didukung karyawan untuk menyelenggarakan bisnis.
  • 6.
    d. Pemasok (Suppliers): Menyelenggarakanbisnis membutuhkan bahan (material) yang dibutuhkan untukproduksi melalui pemasok. Produk yang dijual hendaknya harus berkualitas dan memiliki daya saing yang tinggi . Produk kualitas harus melalui proses mengubah bahan berkualitas melalui cara produksi yang efektif, efesien dan produktif . e. Pelanggan (Customers): Tujuan akhir dari bisnis adalah sejauhmana produk atau jasa dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Dengan demikian apa yang ditawarkan kepada mereka dapat direspon dengan baik.
  • 7.
    4. Merencanakan Bisnis Sepertidiketahui untuk memulai sebuah usaha diperlukan sebuah rencana bisnis yang matang, anda harus meluangkan waktu untuk mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yang berhubungan dengan usaha nantinya, mulailah dengan mencatat apa saja yang terlintas di pikiran anda, kemudian cari informasi dan data-data lainnya, apa saja yang harus disertakan dan apa saja yang tak perlu disertakan, bagaimana melengkapi dan dimana anda dapat mendapatkan sumber-sumber informasi untuk menyusun rencana bisnis yang baik.
  • 8.
    5. Maksud danTujuan Bisnis Bagi para wiraswasta ataupun pengusaha tujuan mereka berbisnis yakni berusaha mengolah bahan untuk dijadikan produk yang diperlukan oleh konsumen yaitu berupa barang dan jasa. Sedangkan tujuan berbisnis bagi sebuah perusahaan yakni mendapatkan laba maksimum yang merupakan suatu imbalan yang diperoleh oleh perusahaan dari penyediaan suatu produk bagi para konsumen. Bisnis tidak hanya bermaksud memenuhi kebutuhan masyarakat konsumen. Lebih dari itu, bisnis juga harus mampu menyediakan sarana-sarana yang dapat menarik minat dan perilaku para konsumen.
  • 9.
    Secara umum, maksuddan tujuan bisnis sangat terkait erat dengan faktor-faktor berikut : 1. Pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen 2. Keuntungan usaha 3. Pertumbuhan dan perkembangan yang berkelanjutan 4. Mengatasi berbagai risiko 5. Tanggung jawab social
  • 10.
    6. Hambatan MemulaiBisnis 1. Pendapatannya tidak tetap Dalam berbisnis, pendapatan Anda setiap bulan tidak tetap. Guna mengamankan keuangan, Anda dapat merencanakan bisnis sampingan sambil tetap bekerja di kantor. Kerugian dari usaha sampingan tak berpengaruh besar. Jangan jadikan bisnis sebagai mata pencaharian utama. Baiknya Anda memiliki pengetauan dan gagasan yang matang sebelum memulai sebuah bisnis. 2. Modal Setiap bisnis memerlukan investasi. Modal yang dibutuhkan untuk mendirikan usaha dan strategi mempertahankannya sangat bergantung pada rencana bisnis. Maka jika rencananya gagal, bisnis Anda tak akan berjalan dengan baik. Anda harus siap menghadapi kerugian besar saat modal yang Anda gelontorkan tak kembali.
  • 11.
    3. Tak adajaminan keuangan Saat menjadi pegawai, Anda memiliki jaminan keuangan setiap bulan. Jika tak bertindak macam-macam, pekerjaan tersebut dapat terus berada dalam genggaman. Sebaliknya dalam berbisnis, Anda menghabiskan banyak uang di awal tanpa ada kepastian modalnya akan kembali. 4. Pasar Bisnis sangat bergantung pada pasar. Anda harus pandai membaca situasi ekonomi guna menentukan strategi bisnis yang harus dilakukan. Kerugian masih bisa diprediksi tapi tetap tak ada jaminan Anda akan memperoleh untung dari usaha yang dijalankan.
  • 12.
    7. Fungsi DasarBisnis Dan Steinhoff dalam bukunya The World of Business (1979) halaman 17 menyatakan bahwa untuk dapat menyediakan barang dan jasa bagi kebutuhan masyarakat, diperlukan lebih dulu bahan mentahnya, kemudian diproses dalam pabrik menjadi basil produksi. Dengan demikian tampak jelas bahwa fungsi dasar bisnis ialah 1. Acquiring raw materials (mencari bahan mentah) Misalnya : Dalam membuat roti kita memerlukan tepung terigu untuk membuatnya, membuat lemari kita juga memerlukan kayu untuk membuatnya, dan dalam membuat buku tulis kita memerlukan dahan untuk dapat membuatnya.
  • 13.
    2. Manufacturing rawmaterials into products (merubah bahan mentah menjadi produk) misalnya : dalam membuat roti, tepung terigu diubah menjadi roti dengan berbagai rasa. 3. Distributing products to consumers (menyalurkan barang ke tangan konsumen) Sebagai contoh yang disederhanakan, ialah bagaimana bagaimana kita dapat memenuhi kebutuhan sarapan pagi dengan sepotong roti. Pertama tama oarang memerlukan bahan mentah untuk membuat roti, berupa tepung terigu, kemudian roti dibuat di pabrik roti dan terakhir pabrik roti menyalurkan atau menjualnya ketoko makanan dan kiuta membeli roti dari toko makanan tersebut. Ini adalah model dasar dari fungsi dasar bisnis.
  • 14.
    8. Kesimpulan Dari analisisdiatas, disini dapat disimpulkan bahwa menjalankan suatu bisnis itu tidak mudah kita harus memahami terlebih dahulu apa saja komponen- komponen yang ada di dalam bisnis. Sehingga kita tidak mengalami kerugian atau gulung tikar dari usaha yang kita jalankan.