1. Vena Sentral
2.Septum Interlobular
3. Lempeng-lempeng Sel Hati
4. Sinusoid Hati
5. Daerah Porta
Doktus Biliaris
Arteri Hepatika
Vena Porta
18
1
2
3
4
5
19.
Gambar mukosa lambungtikus
Sumber: jurnal
“GAMBARAN HISTOPATOLOGIK MUKOSA LAMBUNG TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG
DIINDUKSI KEBISINGAN DAN DIBERIKAN RANITIDIN “
tersusun dari jaringan epitel 19
#22 Secara anatomis bulu dibagi menjadi plumae, plumulae dan phyloplumae. Plumulae terdapat pada unggas yang masih muda dan kadang-kadang terdapat pada unggas yang sedang mengerami telur. Plumulae terdiri dari calamus, rachis, barbae dan barbulae tanpa adanya vexillum. Phyloplumae fungsi belum jelas dan tumbuh jarang di seluruh tubuh. Pada plumae terdapat calamus yang berupa tangkai dari bulu yang berbentuk memanjang dengan rongga di dalamnya. Pada pangkal calamus terdapat lubang yang disebut umbilicus inferior dan pada bagian distal disebut umbilicus superior. Pada umbilicus superior ke arah rachis menjadi sulcus. Pada ayam muda kedua umbilicus tersebut dilalui oleh pembuluh darah yang berguna untuk mengedarkan makanan kepada bulu-bulu muda. Vexillum terbentuk oleh barbae (suatu cabang bulu ke arah lateral rachis) dan tiap barbae bercabang-cabang menjadi barbulae. Barbulae ada dua macam, barbulae distal dan barbulae proximal.Barbulae distal menuju ke arah ujung sayap dan mempunyai kait-kait yang disebut radioli. Barbulae proximal adalah barbulae yang menuju ke arah pangkal sayap (Radiopoetro, 1991).
Menurut letaknya bulu dibagi menjadi remiges (bulu-bulu pada sayap), retrices (bulu-bulu pada ekor), tectrices (bulu-bulu lain yang menutup badan), parapterium (bulu-bulu pada bahu antara badan dan sayap) dan alula atau ala spuria yaitu bulu-bulu kecil yang melekat pada jari kedua pada ekstremitas superior (Radiopoetro, 1991).
Menurut umurnya bulu dibagi menjadi neoptyle dan teleoptyle. Neoptyle setelah meluruh diganti dengan teleoptyle. Pada tempat yang ditumbuhi bulu disebut pteryle dan bagian tubuh yang tidak ditumbuhi bulu disebut apteria (Radiopoetro, 1991).
Bulu tumbuh di mulai hari kelima saat embrio masih di dalam telur. Pertumbuhan di mulai dengan terbentuknya papila pada permukaan kulit yang akhirnya membentuk selubung bulu atau folikel atau germ dengan cara terdorong ke arah atas atau samping pada lapisan di bawah permukaan kulit, sehingga germ bulu tertanam kuat pada kulit (setadium pin feather). Pada periode berikutnyagerm yang masih terbungkus pada selubung folikel akan menembus selaput folikel dan tumbuh hingga menutup seluruh bagian tubuh yang masih berupa bulu-bulu halus, yang pada akhirnya menetas pada kondisi bulu sudah lengkap.