PROPOSAL
PENGARUH BRAND AWARENESS DAN BRAND IMAGE TERHADAP
KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA SEPEDA MOTOR SCOOPY DI KOTA
BANDA ACEH
KELOMPOK 3:
MUHAIMINURDIANSYAH
HERU ADITYA
OCHA IRFAN AULIA
FATIHUL ABRAR
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH ACEH
BANDA ACEH
2020
LATAR BELAKANG MASALAH
Keputusan pembelian sepeda motor Scoopy di
Kota Banda Aceh juga tidak terlepas dari faktor brand
awareness dan brand image tersebut. Sepeda motor
Scoopy merupakan salah satu perusahaan yang sangat
berhasil menciptakan brand awareness dan brand image
yang kuat di benak pelanggan. Hal ini terbukti bahwa
Sepeda motor Scoopy adalah sepeda motor yang saat ini
sedang di minati oleh para remaja baik pria maupun
wanita dengan bentuk yang sangat unik membuat para
remaja sangat suka dengan sepeda motor tersebut.
Rumusan Masalah
1. Apakah brand awareness dan brand image secara simultan berpengaruh
terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda
Aceh.
2. Apakah brand awareness secara parsial berpengaruh terhadap keputusan
pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh.
3. Apakah brand image secara parsial berpengaruh terhadap keputusan
pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh.
Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui apakah brand awareness dan brand image secara simultan
berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota
Banda Aceh.
2. Untuk mengetahui apakah brand awareness secara parsial berpengaruh terhadap
keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh.
3. Untuk mengetahui apakah brand image secara parsial berpengaruh terhadap
keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh.
Kerangka Pemikiran
Menurut Sugiyono (2014:60) kerangka berpikir
adalah model konseptual tentang bagaimana teori
berhubungan dengan berbagai faktor yang telah
diidentifikasi sebagai hal yang penting. Untuk memudahkan
pemahaman mengenai keseluruhan rangkaian penelitian ini,
maka disusunlah kerangka penelitian yang terlihat pada
Gambar 2.1.
Gambar 2.1: Kerangka Pemikiran
Brand Awareness
(X1)
Keputusan Pembelian
(Y)
Brand Image
(X2)
Lokasi dan Objek Penelitian
Penelitian ini dilakukan di Kota Banda Aceh.
Objek penelitian ini adalah konsumen Sepeda Motor
Scoopy di Kota Banda Aceh.
Populasi dan Sampel
Populasi dari penelitian ini adalah konsumen yang
membeli atau menggunakan Sepeda Motor Scoopy di
Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel
digunakan teknik convenience sampling. Dalam
penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 100
responden.
TEKNIKANALISIS DATA
Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier berganda.
Menurut Sugiyono (2014:192) uji regersi linier berganda dengan dua atau
lebih variabel independen atau lebih, uji regersi linier berganda digunakan
untuk meramalkan suatu variabel dependen berdasarkan dua atau lebih
variabel independen dalam suatu persamaan linier, yaitu sebagai berikut:
Y = α + b1X1 + b2X2 + ℮
Dimana :
Y = Keputusan Pembelian
α = Konstanta
X1 = Brand Awareness
X2 = Brand Image
b1 dan b2 = Koefisien regresi X1 dan X2
e = Error term
Uji Validitas
Menurut Ghozali (2014:45) uji validitas data
digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu
kuesioner. Uji validitas dilakukan dengan membandingkan
nilai ratarata rhitung dengan rtabel. Jika rhitung>rtabel maka alat
ukur yang digunakan dinyatakan valid dan sebaliknya jika
rhitung<rtabel maka alat ukur yang digunakan tidak valid.
Uji Reliabilitas
Menurut Ghozali (2014:41) uji reliabilitas
ditujukan untuk menguji sejauh mana suatu hasil
pengukuran relatif konsisten apabila pengukuran diulangi
dua kali atau lebih. Reliabilitas mencakup 3 (tiga) hal
utama yaitu stabilitas ukuran, ekuivalen dan konsistensi
internal ukuran. Suatu variabel dikatakan reliabel jika
memberikan nilai Cronbach Alpha (α)> 0,60.
UJIASUMSI KLASIK
1. Uji Normalitas
Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah dalam model regresi,
variabel terikat memiliki distribusi normal atau tidak. Karena model regresi yang
baik memiliki distribusi data yang normal atau mendekati normal (Ghozali,
2014:110).
2. Uji Multikolinieritas
Uji multikoleniaritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi
ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas atau independen (Ghozali,
2014:105). Uji multikolonieritas dilihat dari nilai tolerance dan Variance
Inflantion Factor (VIF).
3. Uji Heteroskedastisitas
Uji heteroskedastisitas bertujuan menguji apakah model regresi terjadi
ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan lainnya.
Untuk mendeteksi ada tidaknya heteroskedastisitas adalah dengan cara melihat
Grafik Plot antara nilai prediksi variabel terikat yaitu ZPRED dan residualnya
SRESID (Ghozali, 2014:105)
PENGGUJIAN HIPOTESIS
1. Uji F (Simultan)
Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
• H01 : Jika Fhitung < Ftabel, maka H0 diterima Ha ditolak, artinya brand awareness dan brand image
secara simultan tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota
Banda Aceh.
• Ha1 : Jika Fhitung > Ftabel, maka Ha diterima H0 ditolak, artinya brand awareness dan brand image
secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota
Banda Aceh.
2. Uji t (Parsial)
Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
• H02 : Jika thitung < ttabel, maka H0 diterima Ha ditolak, artinya brand awareness secara parsial tidak
berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh.
• Ha2 : Jika thitung > ttabel, maka Ha diterima H0 ditolak, artinya brand awareness secara parsial
berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh.
• H03 : Jika thitung < ttabel, maka H0 diterima Ha ditolak, artinya brand image secara parsial tidak
berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh.
• Ha3 : Jika thitung > ttabel, maka Ha diterima H0 ditolak, artinya brand image secara parsial berpengaruh
terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh.

PPT Seminar Kelompok 3.pptx

  • 1.
    PROPOSAL PENGARUH BRAND AWARENESSDAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA SEPEDA MOTOR SCOOPY DI KOTA BANDA ACEH KELOMPOK 3: MUHAIMINURDIANSYAH HERU ADITYA OCHA IRFAN AULIA FATIHUL ABRAR FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH ACEH BANDA ACEH 2020
  • 2.
    LATAR BELAKANG MASALAH Keputusanpembelian sepeda motor Scoopy di Kota Banda Aceh juga tidak terlepas dari faktor brand awareness dan brand image tersebut. Sepeda motor Scoopy merupakan salah satu perusahaan yang sangat berhasil menciptakan brand awareness dan brand image yang kuat di benak pelanggan. Hal ini terbukti bahwa Sepeda motor Scoopy adalah sepeda motor yang saat ini sedang di minati oleh para remaja baik pria maupun wanita dengan bentuk yang sangat unik membuat para remaja sangat suka dengan sepeda motor tersebut.
  • 3.
    Rumusan Masalah 1. Apakahbrand awareness dan brand image secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh. 2. Apakah brand awareness secara parsial berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh. 3. Apakah brand image secara parsial berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh. Tujuan Penelitian 1. Untuk mengetahui apakah brand awareness dan brand image secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh. 2. Untuk mengetahui apakah brand awareness secara parsial berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh. 3. Untuk mengetahui apakah brand image secara parsial berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh.
  • 4.
    Kerangka Pemikiran Menurut Sugiyono(2014:60) kerangka berpikir adalah model konseptual tentang bagaimana teori berhubungan dengan berbagai faktor yang telah diidentifikasi sebagai hal yang penting. Untuk memudahkan pemahaman mengenai keseluruhan rangkaian penelitian ini, maka disusunlah kerangka penelitian yang terlihat pada Gambar 2.1. Gambar 2.1: Kerangka Pemikiran Brand Awareness (X1) Keputusan Pembelian (Y) Brand Image (X2)
  • 5.
    Lokasi dan ObjekPenelitian Penelitian ini dilakukan di Kota Banda Aceh. Objek penelitian ini adalah konsumen Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh. Populasi dan Sampel Populasi dari penelitian ini adalah konsumen yang membeli atau menggunakan Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel digunakan teknik convenience sampling. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 100 responden.
  • 6.
    TEKNIKANALISIS DATA Teknik analisisdata menggunakan uji regresi linier berganda. Menurut Sugiyono (2014:192) uji regersi linier berganda dengan dua atau lebih variabel independen atau lebih, uji regersi linier berganda digunakan untuk meramalkan suatu variabel dependen berdasarkan dua atau lebih variabel independen dalam suatu persamaan linier, yaitu sebagai berikut: Y = α + b1X1 + b2X2 + ℮ Dimana : Y = Keputusan Pembelian α = Konstanta X1 = Brand Awareness X2 = Brand Image b1 dan b2 = Koefisien regresi X1 dan X2 e = Error term
  • 7.
    Uji Validitas Menurut Ghozali(2014:45) uji validitas data digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Uji validitas dilakukan dengan membandingkan nilai ratarata rhitung dengan rtabel. Jika rhitung>rtabel maka alat ukur yang digunakan dinyatakan valid dan sebaliknya jika rhitung<rtabel maka alat ukur yang digunakan tidak valid. Uji Reliabilitas Menurut Ghozali (2014:41) uji reliabilitas ditujukan untuk menguji sejauh mana suatu hasil pengukuran relatif konsisten apabila pengukuran diulangi dua kali atau lebih. Reliabilitas mencakup 3 (tiga) hal utama yaitu stabilitas ukuran, ekuivalen dan konsistensi internal ukuran. Suatu variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai Cronbach Alpha (α)> 0,60.
  • 8.
    UJIASUMSI KLASIK 1. UjiNormalitas Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah dalam model regresi, variabel terikat memiliki distribusi normal atau tidak. Karena model regresi yang baik memiliki distribusi data yang normal atau mendekati normal (Ghozali, 2014:110). 2. Uji Multikolinieritas Uji multikoleniaritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas atau independen (Ghozali, 2014:105). Uji multikolonieritas dilihat dari nilai tolerance dan Variance Inflantion Factor (VIF). 3. Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan menguji apakah model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan lainnya. Untuk mendeteksi ada tidaknya heteroskedastisitas adalah dengan cara melihat Grafik Plot antara nilai prediksi variabel terikat yaitu ZPRED dan residualnya SRESID (Ghozali, 2014:105)
  • 9.
    PENGGUJIAN HIPOTESIS 1. UjiF (Simultan) Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: • H01 : Jika Fhitung < Ftabel, maka H0 diterima Ha ditolak, artinya brand awareness dan brand image secara simultan tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh. • Ha1 : Jika Fhitung > Ftabel, maka Ha diterima H0 ditolak, artinya brand awareness dan brand image secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh. 2. Uji t (Parsial) Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: • H02 : Jika thitung < ttabel, maka H0 diterima Ha ditolak, artinya brand awareness secara parsial tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh. • Ha2 : Jika thitung > ttabel, maka Ha diterima H0 ditolak, artinya brand awareness secara parsial berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh. • H03 : Jika thitung < ttabel, maka H0 diterima Ha ditolak, artinya brand image secara parsial tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh. • Ha3 : Jika thitung > ttabel, maka Ha diterima H0 ditolak, artinya brand image secara parsial berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Sepeda Motor Scoopy di Kota Banda Aceh.