"UPAYA MEWUJUDKAN
 PEMBELAJARAN
 EFEKTIF PADA SISWA
 SDN NGLAMES 01
 MADIUN MELALUI
 PEMBIASAAN
 BERSERAGAM BERSIH
 DAN BERPENAMPILAN
 RAPI "
A.      Latar Belakang
        Ditemukan fakta bahwa sebagian besar siswa SDN Nglames 01 Madiun

 berpenampilan kurang rapi. Hal tersebut terbukti pada saat pagi hari guru berdiri di
 depan gerbang pintu masuk sekolah selalu mendapati siswa dengan penampilan
 yang tidak rapi, seragam kumal, rambut acak-acakan, dan lain sebagainya. Pada
 hari-hari tertentu seperti selasa, kamis, dan sabtu mungkin saja seragam terlihat
 tidak bersih karena sudah dipakai dua kali sejak kemarin. Namun pada
 kenyataannya hal tersebut juga dijumpai pada hari senin.

        Akar penyebab rendahnya tingkat kepedulian terhadap kebersihan dan
 kerapian berseragam diduga karena kurangnya perhatian dari orang tua siswa.
 Secara teoretik, siswa SD di rumah sepenuhnya merupakan tanggung jawab orang
 tua yaitu ayah dan ibu mereka ataupun wali murid. Jadi, untuk kebersihan dan
 kerapian seragam seharusnya masih menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh
Berdasarkan judul di atas maka peneliti dapat
 merumuskan masalah sebagai berikut :
1.Bagaimanakah pembiasaan berseragam bersih
  pada siswa SDN Nglames 01 Madiun?
2.Bagaimanakah pembiasaan berpenampilan rapi
  pada siswa SDN Nglames 01 Madiun?
3.Bagaimanakah upaya yang dilakukan dalam
  mewujudkan pebelajaran efektif pada siswa
  SDN Nglames 01 Madiun?
1. Untuk mengetahui tentang pembiasaan
 berseragam    bersih   pada   siswa   SDN
 Nglames 01 Madiun.
2. Untuk mengetahui tentang pembiaaan
 berpenampilan rapi pada siswa SDN
 Nglames 01 Madiun.
3. Untuk mengetahui pembelajaran efektif
 dapat diwujudkan melalui pembiasaan
 berseragam bersih dan berpenampilan
 rapi   pada   siswa    SDN    Nglames   01
 Madiun.
Diharapkan   hasil    dari      peneitian     ini    dapat
memberimanfaatyang berarti bagi :

1. Sekolah, sebagai penentu kebijakan dalam          upaya
pembiasaan berseragam bersih dan berpenampilan rapi.

2.   Guru,     sebagai    motivator   bagi   siswa   untuk
menerapkan pembiasaan tersebut.

 3. Siswa, meningkatkan motivasi belajar dan melatih
kedisiplinan      siswa     dalam     berseragam      serta
terwujudnya pembelajaran yang efektif.

4. Peneliti lain, digunakan sebagai acuan dalam
melakukan penelitian
Untuk   memecahkan masalah mengenai        kediiplinan dalam
    berseragam pada siswaSDN Nglames 01 Madiu, akan dilakukan
    pembiasaan berseragam bersih dan berpenampilan rapi. Hal ini dilakukan
    sebagai upaya dalam mewujudkan pembelajaran yang efektif. Langkah-
    langkah yang dapat ditempuh adalah :

   Peneliti akan melakukan pelaksanaan setiap pagi di depan pintu gerbang
    sekolah. Siswa tiba di sekolah langsung diperiksa mengenai kebersihan
    dan kerapian.

   Memberikan teguran pada siswa yangdianggap kurang atau tidak bersih
    dan rapi.

   Mengadakan pertemuan dengan orang tua murid di sekolah serta
    memberikan pengarahan mengenai pentingnya berseragam bersih dan
    rapi.
   Pembiasaan Berseragam Bersih
   Pembiasaan Berpenampilan Rapi
   Mewujudkan Pembelajaran Yang Efektif
A. Rancangan Penelitian
 Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan sekolah “guru sebagai
 peneliti”. Siklus I terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi,dan
 refleksi, serta perbaikan rencana.
B. Jadwal Penelitian
 Jadwal penelitian ini dilakukan setiap hari selama 3 bulan. Dilaksanakan setiap
 pagi di depan gerbang sekolah dan pada jam pertama pelajaran dimulai sampai saat
 siswa istirahat pertama.
DAFTAR PUSTAKA


   Edy Siswanto. 2012. Penelitian Tindakan Kelas. Madiun
    : IKIP PGRI Madiun

Ppt ptk inge

  • 1.
    "UPAYA MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN EFEKTIF PADA SISWA SDN NGLAMES 01 MADIUN MELALUI PEMBIASAAN BERSERAGAM BERSIH DAN BERPENAMPILAN RAPI "
  • 2.
    A. Latar Belakang Ditemukan fakta bahwa sebagian besar siswa SDN Nglames 01 Madiun berpenampilan kurang rapi. Hal tersebut terbukti pada saat pagi hari guru berdiri di depan gerbang pintu masuk sekolah selalu mendapati siswa dengan penampilan yang tidak rapi, seragam kumal, rambut acak-acakan, dan lain sebagainya. Pada hari-hari tertentu seperti selasa, kamis, dan sabtu mungkin saja seragam terlihat tidak bersih karena sudah dipakai dua kali sejak kemarin. Namun pada kenyataannya hal tersebut juga dijumpai pada hari senin. Akar penyebab rendahnya tingkat kepedulian terhadap kebersihan dan kerapian berseragam diduga karena kurangnya perhatian dari orang tua siswa. Secara teoretik, siswa SD di rumah sepenuhnya merupakan tanggung jawab orang tua yaitu ayah dan ibu mereka ataupun wali murid. Jadi, untuk kebersihan dan kerapian seragam seharusnya masih menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh
  • 3.
    Berdasarkan judul diatas maka peneliti dapat merumuskan masalah sebagai berikut : 1.Bagaimanakah pembiasaan berseragam bersih pada siswa SDN Nglames 01 Madiun? 2.Bagaimanakah pembiasaan berpenampilan rapi pada siswa SDN Nglames 01 Madiun? 3.Bagaimanakah upaya yang dilakukan dalam mewujudkan pebelajaran efektif pada siswa SDN Nglames 01 Madiun?
  • 4.
    1. Untuk mengetahuitentang pembiasaan berseragam bersih pada siswa SDN Nglames 01 Madiun. 2. Untuk mengetahui tentang pembiaaan berpenampilan rapi pada siswa SDN Nglames 01 Madiun. 3. Untuk mengetahui pembelajaran efektif dapat diwujudkan melalui pembiasaan berseragam bersih dan berpenampilan rapi pada siswa SDN Nglames 01 Madiun.
  • 5.
    Diharapkan hasil dari peneitian ini dapat memberimanfaatyang berarti bagi : 1. Sekolah, sebagai penentu kebijakan dalam upaya pembiasaan berseragam bersih dan berpenampilan rapi. 2. Guru, sebagai motivator bagi siswa untuk menerapkan pembiasaan tersebut. 3. Siswa, meningkatkan motivasi belajar dan melatih kedisiplinan siswa dalam berseragam serta terwujudnya pembelajaran yang efektif. 4. Peneliti lain, digunakan sebagai acuan dalam melakukan penelitian
  • 6.
    Untuk memecahkan masalah mengenai kediiplinan dalam berseragam pada siswaSDN Nglames 01 Madiu, akan dilakukan pembiasaan berseragam bersih dan berpenampilan rapi. Hal ini dilakukan sebagai upaya dalam mewujudkan pembelajaran yang efektif. Langkah- langkah yang dapat ditempuh adalah :  Peneliti akan melakukan pelaksanaan setiap pagi di depan pintu gerbang sekolah. Siswa tiba di sekolah langsung diperiksa mengenai kebersihan dan kerapian.  Memberikan teguran pada siswa yangdianggap kurang atau tidak bersih dan rapi.  Mengadakan pertemuan dengan orang tua murid di sekolah serta memberikan pengarahan mengenai pentingnya berseragam bersih dan rapi.
  • 7.
    Pembiasaan Berseragam Bersih  Pembiasaan Berpenampilan Rapi  Mewujudkan Pembelajaran Yang Efektif
  • 8.
    A. Rancangan Penelitian Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan sekolah “guru sebagai peneliti”. Siklus I terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi,dan refleksi, serta perbaikan rencana. B. Jadwal Penelitian Jadwal penelitian ini dilakukan setiap hari selama 3 bulan. Dilaksanakan setiap pagi di depan gerbang sekolah dan pada jam pertama pelajaran dimulai sampai saat siswa istirahat pertama.
  • 9.
    DAFTAR PUSTAKA  Edy Siswanto. 2012. Penelitian Tindakan Kelas. Madiun : IKIP PGRI Madiun