PROBLEM SOLVING
(PEMECAHAN MASALAH)
Elis Erviana , Spd.
MATERI PROBLEM SOLVING
 Masalah
 Definisi Masalah
 Jenis-jenis Masalah
 Keahlian Menyelesaikan Masalah
 Pengambilan Keputusan
 Elemen (Bagian-bagian) Pengambilan Keputusan
 Teknik Pencarian Solusi (Optimasi, Heuritstik)
 Estimasi
 Pemecahan Masalah Kreatif
DEFINISI MASALAH
 Definisi masalah adalah Suatu pernyataan tentang
keadaan yang belum sesuai dengan yang diharapkan.
 Pada hakikatnya adalah kendala yang merintangi
suatu pekerjaan atau situasi.
JENIS-JENIS MASALAH
Masalah ada dalam berbagai bentuk dan jenis. Secara
umum , masalah dapat dikelompokkan menjadi
dua jenis yaitu :
1. Masalah Sederhana
2. Masalah Rumit/Kompleks
MASALAH SEDERHANA
 Masalah sederhana memiliki skala yang kecil, tidak
terpaut dengan masalah lainnya, tidak memiliki
konsekuensi yang besar, pemecahannya tidak terlalu
rumit, dan dapat dipecahkan oleh individu.
MASALAH RUMIT ATAU
KOMPLEKS
 Masalah rumit atau kompleks memiliki cakupan skala
yang lebih besar, dapat terkait dengan berbagai
masalah lainnya, memiliki konsekuensi yang sangat
besar, dan penyelesaiannya membutuhkan kerjasama
kelompok serta analisis yang mendalam.
 Jangkauan masalah ini berkaitandengan banyak
individu dan hanya dapat diselesaikan oleh banyak
individu pula.
KEAHLIAN PENYELESAIAN MASALAH
1. Identifikasi Masalah
 Sebelum menyelesaikannya, langkah pertama yang harus
yang harus Anda lakukan adalah mengenali,
mengidentifikasi dan menentukan masalahnya. Caranya
Caranya menggunakan penyimpangan yang muncul dari
muncul dari standar, perbedaan kesenjangan antara kondisi
antara kondisi yang diinginkan dan kondisi aktual, dan
dan kealpaan yang ditemukan dari kebutuhan pelanggan.
pelanggan.
2. Uraikan Masalah
 Setelah berhasil mengidentifikasi masalah,
langkah berikutnya yang dapat dilakukan adalah
mulai menguraikan masalah tersebut menjadi
lebih rinci dan spesifik.
 Jangan lupa, saat menguraikan masalah, tetap
harus melihat dan melakukannya secara
langsung, agar bisa lebih mempelajari dan
menganalisis input dan output yang berbeda dari
proses sehingga bisa lebih memprioritaskan
upaya yang akan dilakukan.
3. Tentukan Target
Komitmen dan fokus menjadi dua poin penting, karena akan
berpengaruh terhadap proses yang sedang dilakukan. Perusahaan
harus menetapkan target yang menantang, tapi jangan melewati
batas yang akan membebani organisasi dan menghambat proses
perbaikan.
4. Analisis Akar Masalah
 Ketika Anda memecahkan masalah, anda harus
menganalisis sumber atau akar masalah itu sendiri. Dengan
sendiri. Dengan demikian masalah akan lebih mudah
mudah diselesaikan sampai ke akarnya.
5. Kembangkan Solusi
 Informasi hasil analisis akar masalah selanjutnya menjadi
menjadi pedoman dan pendukung untuk mengembangkan
mengembangkan solusi untuk menyelesaikan masalah
masalah tersebut. Solusi yang ada haruslah sebanyak
sebanyak mungkin dan berasal dari pemikiran semua
semua anggota tim, karena satu solusi dari satu pemikiran
pemikiran saja tidak akan menjadi pemecah masalah
masalah terbaik.
6. ImplementasiSolusi
 Untuk dapat mengimplementasikan solusi yang telah
telah disepakati dalam proses pemecahan masalah,
masalah, komunikasi menjadi penentu utama, karena ide-
karena ide-ide dan inovasi dari semua anggota tim masih
tim masih akan dibutuhkan.
7. Pantau Proses dan Hasilnya
 Nah, di atas telah dijelaskan akan kemungkinan terjadinya
terjadinya kesalahan dalam solusi pemecahan masalah.
masalah. Untuk mengantisipasi hal itu, sebaiknya tinjau dan
tinjau dan modifikasi solusi tadi agar memberikan hasil
hasil sesuai yang diinginkan. Dari sistem tersebut dapat juga
dapat juga diidentifikasi apakah solusi yang digunakan
digunakan berasal dari hasil analisis ataukah hanya ide saja.
hanya ide saja.
8. Standarisasi danSaling Berbagi Kesuksesan
 Jika solusi dan semua proses tadi berhasil memecahkan
memecahkan masalah, maka standar baru di organisasi,
organisasi, individu maupun perusahaan akan muncul. Tidak
muncul. Tidak sampai sini saja, evaluasi secara flashback
flashback semua proses dan hal yang didapat, dan terapkan
dan terapkan kembali untuk masalah yang akan dihadapi di
dihadapi di masa mendatang.
PEMECAHAN MASALAHDANPENGAMBILAN
KEPUTUSAN
 Definisikan masalahnya
 Lakukan berbagai pendekatan
 Evaluasi pendekatan yang berbeda
 Buatlah keputusan Anda
 Terapkan keputusan Anda
 Pantau kemajuan Anda
KESIMPULAN
TERIMA KASIH

PPT PROBLEM SOLVING ips kelas 8 smp .pptx

  • 1.
  • 2.
    MATERI PROBLEM SOLVING Masalah  Definisi Masalah  Jenis-jenis Masalah  Keahlian Menyelesaikan Masalah  Pengambilan Keputusan  Elemen (Bagian-bagian) Pengambilan Keputusan  Teknik Pencarian Solusi (Optimasi, Heuritstik)  Estimasi  Pemecahan Masalah Kreatif
  • 3.
    DEFINISI MASALAH  Definisimasalah adalah Suatu pernyataan tentang keadaan yang belum sesuai dengan yang diharapkan.  Pada hakikatnya adalah kendala yang merintangi suatu pekerjaan atau situasi.
  • 4.
    JENIS-JENIS MASALAH Masalah adadalam berbagai bentuk dan jenis. Secara umum , masalah dapat dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu : 1. Masalah Sederhana 2. Masalah Rumit/Kompleks
  • 5.
    MASALAH SEDERHANA  Masalahsederhana memiliki skala yang kecil, tidak terpaut dengan masalah lainnya, tidak memiliki konsekuensi yang besar, pemecahannya tidak terlalu rumit, dan dapat dipecahkan oleh individu.
  • 6.
    MASALAH RUMIT ATAU KOMPLEKS Masalah rumit atau kompleks memiliki cakupan skala yang lebih besar, dapat terkait dengan berbagai masalah lainnya, memiliki konsekuensi yang sangat besar, dan penyelesaiannya membutuhkan kerjasama kelompok serta analisis yang mendalam.  Jangkauan masalah ini berkaitandengan banyak individu dan hanya dapat diselesaikan oleh banyak individu pula.
  • 7.
    KEAHLIAN PENYELESAIAN MASALAH 1.Identifikasi Masalah  Sebelum menyelesaikannya, langkah pertama yang harus yang harus Anda lakukan adalah mengenali, mengidentifikasi dan menentukan masalahnya. Caranya Caranya menggunakan penyimpangan yang muncul dari muncul dari standar, perbedaan kesenjangan antara kondisi antara kondisi yang diinginkan dan kondisi aktual, dan dan kealpaan yang ditemukan dari kebutuhan pelanggan. pelanggan.
  • 8.
    2. Uraikan Masalah Setelah berhasil mengidentifikasi masalah, langkah berikutnya yang dapat dilakukan adalah mulai menguraikan masalah tersebut menjadi lebih rinci dan spesifik.  Jangan lupa, saat menguraikan masalah, tetap harus melihat dan melakukannya secara langsung, agar bisa lebih mempelajari dan menganalisis input dan output yang berbeda dari proses sehingga bisa lebih memprioritaskan upaya yang akan dilakukan.
  • 9.
    3. Tentukan Target Komitmendan fokus menjadi dua poin penting, karena akan berpengaruh terhadap proses yang sedang dilakukan. Perusahaan harus menetapkan target yang menantang, tapi jangan melewati batas yang akan membebani organisasi dan menghambat proses perbaikan.
  • 10.
    4. Analisis AkarMasalah  Ketika Anda memecahkan masalah, anda harus menganalisis sumber atau akar masalah itu sendiri. Dengan sendiri. Dengan demikian masalah akan lebih mudah mudah diselesaikan sampai ke akarnya. 5. Kembangkan Solusi  Informasi hasil analisis akar masalah selanjutnya menjadi menjadi pedoman dan pendukung untuk mengembangkan mengembangkan solusi untuk menyelesaikan masalah masalah tersebut. Solusi yang ada haruslah sebanyak sebanyak mungkin dan berasal dari pemikiran semua semua anggota tim, karena satu solusi dari satu pemikiran pemikiran saja tidak akan menjadi pemecah masalah masalah terbaik.
  • 11.
    6. ImplementasiSolusi  Untukdapat mengimplementasikan solusi yang telah telah disepakati dalam proses pemecahan masalah, masalah, komunikasi menjadi penentu utama, karena ide- karena ide-ide dan inovasi dari semua anggota tim masih tim masih akan dibutuhkan. 7. Pantau Proses dan Hasilnya  Nah, di atas telah dijelaskan akan kemungkinan terjadinya terjadinya kesalahan dalam solusi pemecahan masalah. masalah. Untuk mengantisipasi hal itu, sebaiknya tinjau dan tinjau dan modifikasi solusi tadi agar memberikan hasil hasil sesuai yang diinginkan. Dari sistem tersebut dapat juga dapat juga diidentifikasi apakah solusi yang digunakan digunakan berasal dari hasil analisis ataukah hanya ide saja. hanya ide saja.
  • 12.
    8. Standarisasi danSalingBerbagi Kesuksesan  Jika solusi dan semua proses tadi berhasil memecahkan memecahkan masalah, maka standar baru di organisasi, organisasi, individu maupun perusahaan akan muncul. Tidak muncul. Tidak sampai sini saja, evaluasi secara flashback flashback semua proses dan hal yang didapat, dan terapkan dan terapkan kembali untuk masalah yang akan dihadapi di dihadapi di masa mendatang.
  • 13.
    PEMECAHAN MASALAHDANPENGAMBILAN KEPUTUSAN  Definisikanmasalahnya  Lakukan berbagai pendekatan  Evaluasi pendekatan yang berbeda  Buatlah keputusan Anda  Terapkan keputusan Anda  Pantau kemajuan Anda
  • 16.
  • 17.