PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARNING
(COOVERATIF LEARNING)
MUFARRIDUN
2210160227
PENDAHULUAN
Pembelajaran kooperatif atau cooperative learning merupakan salah
satu pendekatan dalam dunia pendidikan yang menekankan kerja sama
antar siswa dalam kelompok-kelompok kecil. metode ini dilatarbelakangi
oleh kebutuhan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di kelas
dengan memaksimalkan interaksi sosial dan kerja sama antar siswa.
dalam pembelajaran tradisional, siswa cenderung belajar secara
individual atau bahkan kompetitif, yang sering kali membuat sebagian
siswa tertinggal. dengan pembelajaran kooperatif, siswa tidak hanya
bertanggung jawab atas pemahaman mereka sendiri, tetapi juga
membantu teman-temannya untuk mencapai pemahaman yang sama.
HASIL DAN PEMBAHASAN
1.Pengertian Pembelajaran Kooperatif
Cooperative learning
(Pembelajaran Kelompok)
belajar bekerja sama
meraih keberhasilan
dalam ilmu pengetahuan
kegiatan pembelajran dengan cara berkelompok untuk
bekerja sama saling membantu menginstruksi konsep,
menyelesaikan persoalan, atau inkuiri.
2. Karakteristik Model Pembelajaran Kooperatif Tanggung
Jawab
(Konsisten)
Pembelajaran secara tim
manajemen kooperatif
Kemampuan untuk
bekerja sama
Keterampilan untuk
bekerja sama
3. Prinsip-Prinsip Pembelajaran Kooperatif
Prinsip Ketergantungan Positif (Positive Iaterdependence)
Anggota kelompok masing-masing perlu membagi
tugas sesuai dengan tujuan kelompoknya
Tanggung Jawab Perseorangan (Individual Accountability)
Keberhasilan kelompok tergantung pada setiap
peserta didik tersebut, maka setiap anggota
kelompok harus memiliki tanggung jawab sesuai
dengan tugasnya
4. Model-model Pembelajaran Kooperatif
Jigsaw Peserta didik bekerja dalam anggota kelompok yang
sama, yaitu empat orang, dengan latar belakang yang
berbeda seperti dalam STAD dan TGT
STAD Peserta didik dibagi dalam tim belajar yang terdiri atas
empat orang yang berbeda-beda tingkat
kemampuannya, jenis kelamin, dan latar belakang
etnik
TGT Melibatkan aktivitas seluruh peserta didik tanpa harus
ada perbedaan status, melibatkan peran peserta didik
sebagai tutor teman sebaya dan mengandung unsur
permainan dan penguatan.
4. Pentingnya Metode Kooperatif dalam Pembelajaran
Suatu metode pembelajaran yang berpotensi untuk
memenuhi tantangan itu, dan dapat menawarkan sebuah
cara penyelesaian tentang bagaimana berbagai masalah
tersebut dapat dipecahkan dengan melibatkan keikutsertaan
partisipan terkait secara kolektif dalam suatu kelompok.
Dengan demikian penulis memandang bahwa dengan
adanya pembelajaran Kooperatif Learning ini bagus untuk
digunakan pengajar, guru maupun pemimpin dalam
mencapai tujuan pelaksanaan pembelajaran agar sesuai
dengan rencana yang diharapkan.
PENUTUP
Pembelajaran kooperatif (cooperative learning) adalah metode pendidikan yang
menekankan kolaborasi antar siswa dalam kelompok kecil untuk mencapai tujuan
pembelajaran bersama. dalam pendekatan ini, setiap anggota kelompok memiliki
tanggung jawab terhadap kesuksesan kelompok dan peran aktif dalam proses
pembelajaran. melalui interaksi positif dan komunikasi yang efektif, siswa saling
mendukung dan belajar bersama. metode ini tidak hanya fokus pada hasil akademik,
tetapi juga pada pengembangan keterampilan sosial seperti kerjasama, komunikasi, dan
penyelesaian konflik. setiap siswa berkontribusi terhadap keberhasilan kelompok,
sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih inklusif dan interaktif. pembelajaran
kooperatif memberikan banyak manfaat, termasuk meningkatkan pemahaman siswa
terhadap materi, membangun rasa tanggung jawab individu dan kelompok, serta
memupuk keterampilan sosial yang penting untuk masa depan. dengan pendekatan ini,
siswa menjadi lebih termotivasi dan terlibat secara aktif dalam pembelajaran.
TERIMAKASIH

PPT Mufarridun (Kel 17).pptxdfsffrfrrwerer

  • 1.
    PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARNING (COOVERATIFLEARNING) MUFARRIDUN 2210160227
  • 2.
    PENDAHULUAN Pembelajaran kooperatif ataucooperative learning merupakan salah satu pendekatan dalam dunia pendidikan yang menekankan kerja sama antar siswa dalam kelompok-kelompok kecil. metode ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di kelas dengan memaksimalkan interaksi sosial dan kerja sama antar siswa. dalam pembelajaran tradisional, siswa cenderung belajar secara individual atau bahkan kompetitif, yang sering kali membuat sebagian siswa tertinggal. dengan pembelajaran kooperatif, siswa tidak hanya bertanggung jawab atas pemahaman mereka sendiri, tetapi juga membantu teman-temannya untuk mencapai pemahaman yang sama.
  • 3.
    HASIL DAN PEMBAHASAN 1.PengertianPembelajaran Kooperatif Cooperative learning (Pembelajaran Kelompok) belajar bekerja sama meraih keberhasilan dalam ilmu pengetahuan kegiatan pembelajran dengan cara berkelompok untuk bekerja sama saling membantu menginstruksi konsep, menyelesaikan persoalan, atau inkuiri.
  • 4.
    2. Karakteristik ModelPembelajaran Kooperatif Tanggung Jawab (Konsisten) Pembelajaran secara tim manajemen kooperatif Kemampuan untuk bekerja sama Keterampilan untuk bekerja sama
  • 5.
    3. Prinsip-Prinsip PembelajaranKooperatif Prinsip Ketergantungan Positif (Positive Iaterdependence) Anggota kelompok masing-masing perlu membagi tugas sesuai dengan tujuan kelompoknya Tanggung Jawab Perseorangan (Individual Accountability) Keberhasilan kelompok tergantung pada setiap peserta didik tersebut, maka setiap anggota kelompok harus memiliki tanggung jawab sesuai dengan tugasnya
  • 6.
    4. Model-model PembelajaranKooperatif Jigsaw Peserta didik bekerja dalam anggota kelompok yang sama, yaitu empat orang, dengan latar belakang yang berbeda seperti dalam STAD dan TGT STAD Peserta didik dibagi dalam tim belajar yang terdiri atas empat orang yang berbeda-beda tingkat kemampuannya, jenis kelamin, dan latar belakang etnik TGT Melibatkan aktivitas seluruh peserta didik tanpa harus ada perbedaan status, melibatkan peran peserta didik sebagai tutor teman sebaya dan mengandung unsur permainan dan penguatan.
  • 7.
    4. Pentingnya MetodeKooperatif dalam Pembelajaran Suatu metode pembelajaran yang berpotensi untuk memenuhi tantangan itu, dan dapat menawarkan sebuah cara penyelesaian tentang bagaimana berbagai masalah tersebut dapat dipecahkan dengan melibatkan keikutsertaan partisipan terkait secara kolektif dalam suatu kelompok. Dengan demikian penulis memandang bahwa dengan adanya pembelajaran Kooperatif Learning ini bagus untuk digunakan pengajar, guru maupun pemimpin dalam mencapai tujuan pelaksanaan pembelajaran agar sesuai dengan rencana yang diharapkan.
  • 8.
    PENUTUP Pembelajaran kooperatif (cooperativelearning) adalah metode pendidikan yang menekankan kolaborasi antar siswa dalam kelompok kecil untuk mencapai tujuan pembelajaran bersama. dalam pendekatan ini, setiap anggota kelompok memiliki tanggung jawab terhadap kesuksesan kelompok dan peran aktif dalam proses pembelajaran. melalui interaksi positif dan komunikasi yang efektif, siswa saling mendukung dan belajar bersama. metode ini tidak hanya fokus pada hasil akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan sosial seperti kerjasama, komunikasi, dan penyelesaian konflik. setiap siswa berkontribusi terhadap keberhasilan kelompok, sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih inklusif dan interaktif. pembelajaran kooperatif memberikan banyak manfaat, termasuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, membangun rasa tanggung jawab individu dan kelompok, serta memupuk keterampilan sosial yang penting untuk masa depan. dengan pendekatan ini, siswa menjadi lebih termotivasi dan terlibat secara aktif dalam pembelajaran.
  • 9.