MSDS
Presentation
By : LINDU ANGGA RAYIDIAS YUNIMALA
XI KI–A / 16
Apa itu MSDS?
Material Safety Data Sheet (MSDS) adalah lembar petunjuk yang
berisi keselamatan dan harus ada pada industri yang membuat,
menyimpan, menggunakannya, dan yang memberikan informasi
tentang bahan kimia tsb. Selain itu juga dapat sebagai informasi
acuan bagi para pekerja dan supervisor yang menangani langsung
dan mengelola bahan kimia berbahaya dalam industri/lab.kimia, agar
mempunyai naluri untuk mencegah dan menghindari serta mampu
menanggulangi kecelakaan kimia yang mungkin terjadi.
Fungsi dan
Manfaat msds
Mengetahui potensi bahan kimia
Menerapkan teknologi pengendalian dalam
melindungi pekerja
Mengembangkan rencana pengelolaan bahan kimia
ditempat kerja
Mengetahui cara menanggulangi
kecelakaan yang mungkin terjadi
MSDS NaOH
MSDS NaOH
MSDS HCL
MSDS HCL
LABEL BAHAYA NFPA
Bahaya rank 0 yang berwarna merah artinya
Bahaya Kebakaran bahan yang tidak dapat
dibakar sama sekali.
Bahaya rank 3 yang
berwarna biru artinya
Bahaya Kesehatan
yang berakibat serius
pada keterpaan
singkat, meskipun ada
pertolongan.
Bahaya rank 2 yang
berwarna kuning
artinya Bahaya
Reaktivitas tidak
stabil, bereaksi hebat
tetapi tidak meledak.
BAHAYA NAOH
Bahaya yang disebabkan oleh NaOH
• Jika terkena kulit menyebabkan iritasi
dan menimbulkan luka bakar.
• Jika ditelan akan menimbulkan
potensi kematian.
• Jika terkena mata dapat
menyebabkan kebutaan.
Bahaya rank 3 yang
berwarna biru artinya
Bahaya Kesehatan
berakibat serius pada
keterpaan singkat
meskipun ada
pertolongan.
Bahaya rank 0 yang
berwarna kuning
artinya Bahaya
Reaktivitas stabil,
tidak reaktif,
meskipun kena panas
atau suhu tinggi.
Bahaya rank 0 yang berwarna merah
artinya Bahaya Kebakaran bahan tidak
dapat dibakar sama sekali.
BAHAYA HCL
Bahaya yang disebabkan oleh HCL
• Jika terkena kulit dapat menyebabkan
melepuh, terbakar, dan nyeri.
• Jika ditelan akan menimbulkan nyeri seperti
terbakar yang parah , sakit perut hebat,
muntah darah, dan nyeri dada.
• Jika terhirup dapat menyebabkan kerusakan
pada paru-paru yang membuat pengambilan
oksigen terganggu, kuku dan bibir akan
membiru, dada terasa sesak, tersedak, batuk
darah, pusing, serta pingsan.
Yang harus dilakukan jika
terjadi tumpahan/bocoran
adalah :
• Amankan Tumpahan bahan
kimia.
• Bendung tumpahan agar
tidak melebar
• Serap tumpahan setelah
dibendung.
• Bersihkan tumpahan dan
segera dekontaminasi
lokasi.
Pertolongan pertama yang harus
dilakukan jika terkena kulit
adalah :
• Membasuh luka dengan air
mengalir selama 10 - 20
menit sebelum mencari
perawatan ke rumah sakit.
• Lepaskan segala benda yang
terkontaminasi (pakaian,
perhiasaan/benda lainnya
yang sedang dipakai), agar
air mudah mengalir ke area
yang terpapar.
Pertolongan pertama yang
harus dilakukan jika terhirup
adalah :
• Cari udara segar.
• Lakukan CPR (jika
mampu) Bawa ke rumah
sakit.
Pertolongan pertama yang harus
dilakukan jika tertelan adalah :
• Meludahkan sisa racun yang
masih ada di mulut.
• Jika muntah segera bersihkan
mulut dan tenggorokannya.
• Jika tidak sadarkan diri,
cobalah untuk
membangunkannya, lalu minta
ia untuk meludahkan sisa
racun yang masih terdapat di
mulutnya.
TUMPAH
TERKENA
KULIT
TERHIRUP TERTELAN
PENGENALAN BAHAN KIMIA
DAN SIFATNYA
Setiap zat kimia yang dapat menyebabkan penyakit,luka atau sesuatu kejadian
darurat (kebakaran/ledakan)
iritasi kulit, cedera mata atau kebutaan ,gangguan pernapasan,dan luka bakar
Simbol Bahan kimia
1. Highly Flammable
Bahan kimia yang memiliki titik nyala rendah (<21oC) di bawah kondisi tekanan
atmosfer.
Contoh : Aseton, Etanol, Solven. Contoh : Aseton, Etanol, Solven
2. Iritasi
Efek yang ditimbulkan seperti gatal-gatal hingga luka bakar kecil pada kulit.
Contoh : Kalsium Klorida, Natrium Hidroksida, Toulena
3. Corrosive
mengiritasi kulit hingga gatal-gatal dan mengelupas serta merusak jaringan hidup.
Contoh : Asam Klorida, Asam Sulfat, Formic Acid
4. Beracun/Toxic
Efek kerusakan kesehatan yang akut bahkan kematian meskipun terjadi kontak (melalui
hidung, kulit, dan mulut) dalam konsentrasi yang rendah.
Contoh : Metanol & Benzena
5. Mudah Meledak/Explosive
Bahan kimia yang mudah meledak apabila terkena benturan, gesekan, pemanasan,
sumber api.
Contoh : TNT, NH4NO3, Butyric Acid
6. Oxidizing
Bahan kimia bersifat pengoksidasi, dapat menyebabkan kebakaran dengan
menghasilkan panas saat kontak dengan bahan organik dan bahan pereduksi.
Contoh : Hidrogen peroksida, Kalium perklorat
7. Dengerous For the Environment/Berbahaya Bagi Lingkungan
Bahan kimia yang berbahaya bagi satu atau beberapa komponen lingkungan. Dapat
menyebabkan kerusakan ekosistem.
Contoh : Tributil timah klorida, Tetraklorometan, Petroleum bensin
8. Radioactive
Dapat menyebabkan kromosom dalam jangka waktu bulanan atau tahunan.
Contoh : Tritium, Uranium
CARA PENANGANAN :
1. Tumpah
Pertolongan pertama yang harus dilakukan jika terkena kulit adalah :
• Membasuh luka dengan air mengalir selama 10 - 20 menit sebelum mencari
perawatan ke rumah sakit.
• Lepaskan segala benda yang terkontaminasi (pakaian, perhiasaan/benda lainnya
yang sedang dipakai), agar air mudah mengalir ke area yang terpapar.
2. Terkena Kulit
Pertolongan pertama yang harus dilakukan jika terkena kulit adalah :
• Membasuh luka dengan air mengalir selama 10 - 20 menit sebelum mencari
perawatan ke rumah sakit.
• Lepaskan segala benda yang terkontaminasi (pakaian, perhiasaan/benda lainnya
yang sedang dipakai), agar air mudah mengalir ke area yang terpapar.
3. Terhirup
Pertolongan pertama yang harus dilakukan jika terhirup adalah :
• Cari udara segar.
• Lakukan CPR (jika mampu) Bawa ke rumah sakit.
4. Tertelan
Pertolongan pertama yang harus dilakukan jika tertelan adalah :
• Meludahkan sisa racun yang masih ada di mulut.
• Jika muntah segera bersihkan mulut dan tenggorokannya.
• Jika tidak sadarkan diri, cobalah untuk membangunkannya, lalu minta ia untuk
meludahkan sisa racun yang masih terdapat di mulutnya.
Thank You

PPT MSDS.pptx

  • 1.
    MSDS Presentation By : LINDUANGGA RAYIDIAS YUNIMALA XI KI–A / 16
  • 2.
    Apa itu MSDS? MaterialSafety Data Sheet (MSDS) adalah lembar petunjuk yang berisi keselamatan dan harus ada pada industri yang membuat, menyimpan, menggunakannya, dan yang memberikan informasi tentang bahan kimia tsb. Selain itu juga dapat sebagai informasi acuan bagi para pekerja dan supervisor yang menangani langsung dan mengelola bahan kimia berbahaya dalam industri/lab.kimia, agar mempunyai naluri untuk mencegah dan menghindari serta mampu menanggulangi kecelakaan kimia yang mungkin terjadi.
  • 3.
    Fungsi dan Manfaat msds Mengetahuipotensi bahan kimia Menerapkan teknologi pengendalian dalam melindungi pekerja Mengembangkan rencana pengelolaan bahan kimia ditempat kerja Mengetahui cara menanggulangi kecelakaan yang mungkin terjadi
  • 4.
  • 5.
  • 6.
  • 7.
  • 8.
  • 9.
    Bahaya rank 0yang berwarna merah artinya Bahaya Kebakaran bahan yang tidak dapat dibakar sama sekali. Bahaya rank 3 yang berwarna biru artinya Bahaya Kesehatan yang berakibat serius pada keterpaan singkat, meskipun ada pertolongan. Bahaya rank 2 yang berwarna kuning artinya Bahaya Reaktivitas tidak stabil, bereaksi hebat tetapi tidak meledak. BAHAYA NAOH
  • 10.
    Bahaya yang disebabkanoleh NaOH • Jika terkena kulit menyebabkan iritasi dan menimbulkan luka bakar. • Jika ditelan akan menimbulkan potensi kematian. • Jika terkena mata dapat menyebabkan kebutaan.
  • 11.
    Bahaya rank 3yang berwarna biru artinya Bahaya Kesehatan berakibat serius pada keterpaan singkat meskipun ada pertolongan. Bahaya rank 0 yang berwarna kuning artinya Bahaya Reaktivitas stabil, tidak reaktif, meskipun kena panas atau suhu tinggi. Bahaya rank 0 yang berwarna merah artinya Bahaya Kebakaran bahan tidak dapat dibakar sama sekali. BAHAYA HCL
  • 12.
    Bahaya yang disebabkanoleh HCL • Jika terkena kulit dapat menyebabkan melepuh, terbakar, dan nyeri. • Jika ditelan akan menimbulkan nyeri seperti terbakar yang parah , sakit perut hebat, muntah darah, dan nyeri dada. • Jika terhirup dapat menyebabkan kerusakan pada paru-paru yang membuat pengambilan oksigen terganggu, kuku dan bibir akan membiru, dada terasa sesak, tersedak, batuk darah, pusing, serta pingsan.
  • 13.
    Yang harus dilakukanjika terjadi tumpahan/bocoran adalah : • Amankan Tumpahan bahan kimia. • Bendung tumpahan agar tidak melebar • Serap tumpahan setelah dibendung. • Bersihkan tumpahan dan segera dekontaminasi lokasi. Pertolongan pertama yang harus dilakukan jika terkena kulit adalah : • Membasuh luka dengan air mengalir selama 10 - 20 menit sebelum mencari perawatan ke rumah sakit. • Lepaskan segala benda yang terkontaminasi (pakaian, perhiasaan/benda lainnya yang sedang dipakai), agar air mudah mengalir ke area yang terpapar. Pertolongan pertama yang harus dilakukan jika terhirup adalah : • Cari udara segar. • Lakukan CPR (jika mampu) Bawa ke rumah sakit. Pertolongan pertama yang harus dilakukan jika tertelan adalah : • Meludahkan sisa racun yang masih ada di mulut. • Jika muntah segera bersihkan mulut dan tenggorokannya. • Jika tidak sadarkan diri, cobalah untuk membangunkannya, lalu minta ia untuk meludahkan sisa racun yang masih terdapat di mulutnya. TUMPAH TERKENA KULIT TERHIRUP TERTELAN
  • 14.
  • 15.
    Setiap zat kimiayang dapat menyebabkan penyakit,luka atau sesuatu kejadian darurat (kebakaran/ledakan) iritasi kulit, cedera mata atau kebutaan ,gangguan pernapasan,dan luka bakar
  • 16.
  • 17.
    1. Highly Flammable Bahankimia yang memiliki titik nyala rendah (<21oC) di bawah kondisi tekanan atmosfer. Contoh : Aseton, Etanol, Solven. Contoh : Aseton, Etanol, Solven 2. Iritasi Efek yang ditimbulkan seperti gatal-gatal hingga luka bakar kecil pada kulit. Contoh : Kalsium Klorida, Natrium Hidroksida, Toulena 3. Corrosive mengiritasi kulit hingga gatal-gatal dan mengelupas serta merusak jaringan hidup. Contoh : Asam Klorida, Asam Sulfat, Formic Acid 4. Beracun/Toxic Efek kerusakan kesehatan yang akut bahkan kematian meskipun terjadi kontak (melalui hidung, kulit, dan mulut) dalam konsentrasi yang rendah. Contoh : Metanol & Benzena
  • 18.
    5. Mudah Meledak/Explosive Bahankimia yang mudah meledak apabila terkena benturan, gesekan, pemanasan, sumber api. Contoh : TNT, NH4NO3, Butyric Acid 6. Oxidizing Bahan kimia bersifat pengoksidasi, dapat menyebabkan kebakaran dengan menghasilkan panas saat kontak dengan bahan organik dan bahan pereduksi. Contoh : Hidrogen peroksida, Kalium perklorat 7. Dengerous For the Environment/Berbahaya Bagi Lingkungan Bahan kimia yang berbahaya bagi satu atau beberapa komponen lingkungan. Dapat menyebabkan kerusakan ekosistem. Contoh : Tributil timah klorida, Tetraklorometan, Petroleum bensin 8. Radioactive Dapat menyebabkan kromosom dalam jangka waktu bulanan atau tahunan. Contoh : Tritium, Uranium
  • 19.
    CARA PENANGANAN : 1.Tumpah Pertolongan pertama yang harus dilakukan jika terkena kulit adalah : • Membasuh luka dengan air mengalir selama 10 - 20 menit sebelum mencari perawatan ke rumah sakit. • Lepaskan segala benda yang terkontaminasi (pakaian, perhiasaan/benda lainnya yang sedang dipakai), agar air mudah mengalir ke area yang terpapar. 2. Terkena Kulit Pertolongan pertama yang harus dilakukan jika terkena kulit adalah : • Membasuh luka dengan air mengalir selama 10 - 20 menit sebelum mencari perawatan ke rumah sakit. • Lepaskan segala benda yang terkontaminasi (pakaian, perhiasaan/benda lainnya yang sedang dipakai), agar air mudah mengalir ke area yang terpapar.
  • 20.
    3. Terhirup Pertolongan pertamayang harus dilakukan jika terhirup adalah : • Cari udara segar. • Lakukan CPR (jika mampu) Bawa ke rumah sakit. 4. Tertelan Pertolongan pertama yang harus dilakukan jika tertelan adalah : • Meludahkan sisa racun yang masih ada di mulut. • Jika muntah segera bersihkan mulut dan tenggorokannya. • Jika tidak sadarkan diri, cobalah untuk membangunkannya, lalu minta ia untuk meludahkan sisa racun yang masih terdapat di mulutnya.
  • 21.