Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2005 mengatur penyelenggaraan dan pengusahaan jalan tol di Indonesia, termasuk definisi jalan tol, wewenang pemerintah, serta syarat teknis dan pelayanan minimal. Pengusahaan dapat dilakukan oleh pemerintah dan badan usaha, dengan adanya pedoman dan standar teknis yang ditetapkan untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi. Kebijakan perencanaan dan pengaturan jaringan jalan tol juga harus mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.