PROSRDUR PENELITIAN
OSERVASI
EKSPERIMEN
PERBANDINGAN
Oleh
Asmarita (F11110044)
Lukman Nulhakim ( F11110008)
Tri Verdiana (F11108056)
LATAR BELAKANG
Dalam konteks filsafat, penelitian merupakan
manifestasi dari hasrat alamiah manusia untuk
senantiasa mencari kebenaran. Dengan demikian,
penelitian dapat dipandang sebagai alat bagi
filsafat dalam mengembangkan ranah
kebijaksanaannya yang tentu sangat penting untuk
dikaji dan dipahami bagi kaum intelektual, cerdik-
pandai, dan atau cendekiawan, guna
menghindarkan diri dari kesalahan dalam
mengambil kesimpulan, serta makin mendekatkan
diri pada kebenaran yang hakikat dan universal.
PROSEDUR PENELITIAN
Prosedur penelitian adalah langkah-langkah
yang digunakan sebagai alat yang digunakan
dalam mengumpulkan data yang dilaksanakan oleh
seorang peneliti secara teratur dan sistematis guna
menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam penelitian
untuk mencapai tujuan-tujuan penelitian.
LANGKAH-LANGKAH PROSEDUR PENELITIAN
 menjelaskan latar
belakang permasalahan
penelitian
 merumuskan pokok
permasalahan
 memformulasi
permasalahan
 menjelaskan tujuan
penelitian
 menguraikan manfaat
penelitian
 mengkaji kepustakaan
 mendefinisikan variabel
dan indicator
 menjelaskan kerangka
teoritik
Perumusan Permasalahan
Penelitian
Perumusan Kerangka
Teoritik
 menentukan metodologi
penelitian
 menentukan populasi
dan sampel
 membuat matriks
pengembangan
instrument
 membuat rancangan
pengembangan
instrument
 membuat instrument
 mengumpulkan data
 mengolah data
 membuat rencana
analisis data
 menganalisis data
 menafsirkan data
Penentuan Metodologi Penganalisisan Data
 menarik kesimpulan
 menyusun laporan
Penarikan Kesimpulan
OBSERVASI
Observasi merupakan salah satu teknik
pengumpulan data yang tidak hanya mengukur
sikap dari responden (wawancara dan angket)
namun juga dapat digunakan untuk merekam
berbagai fenomena yang terjadi (situasi, kondisi).
JENIS-JENIS OBSERVASI
1. Observasi Partisipan
2. Observasi Non Partisipan
3. Observasi Eksperimental
Keunggulan observasi
1. Kenyataan sulit untuk dibantah
2. Banyak obyek yang dalam memberikan bantuan
data hanya bersedia diobservasi
3. Kejadian yang serempak dapat diamati dan
dicatat secara serempak pula dengan
memperbanyak observer
4. Observasi tidak tergantung pada self report
5. Banyak kejadian-kejadian yang mungkin
dipandang kecil oleh obyek penelitian yang tidak
dapat diungkapkan dengan mempergunakan alat
pengumpulan data yang lain.
Kelemahan obsevasi
1. Observasi sangat tergantung pada kemampuan
pengamatan dan mengingat dari observer
2. Dalam membuat pencatatan terjadi beberapa
pengaruh (kesan umum, keinginan menolong, dan
pengamatan)
3. Banyaknya kejadian atau keadaan obyek yang sulit
untuk diobservasi
4. Observer yang mengetahui dirinya sedang
diobservasi, cenderung dengan sengaja menimbulkan
tingkah laku yang menyenangkan atau yang baik
5. Banyak gejala yang hanya dapat diamati dalam
kondisi lingkungan yang tertentu
PENELITIAN EKSPERIMEN
Gay (dalam Emzir 2012: 63) penelitian
ekperimental merupakan satu-satunya metode
penelitian yang dapat menguji secara benar
hipotesis menyangkut hubungan kausal (sebab
akibat).
KARAKTERISTIK PENELITIAN EKPERIMENTAL
1. Manipulasi
2. Pengendalian
3. Pengamatan
PROSEDUR PENELITIAN EKSPERIMENTAL
Langkah-langkah dalam studi ekperimental
pada dasarnya sama dengan langkah-langkah
pada penelitian yang lain, yaitu memilih dan
merumuskan masalah, memilih subjek dan
instrumen pengukuran, memilih desain
penelitian, melaksanakan prosedur, menganalisis
data, dan merumuskan kesimpulan
VALIDITAS EKSPERIMENTAL
1. validitas internal
Validitas internal mengacu pada kondisi bahwa
perbedaan yang diamati pada variabel bebas
adalah suatu hasil langsung dari variabel bebas
yang dimanipulasi, bukan dari variabel lain.
2. Validitas eksternal
Validitas eksternal mengacu pada kondisi bahwa
hasil yang diperoleh dapat digeneralisasikan dan
dapat diterapkan pada kelompok dan lingkungan
diluar seting eksperimental
PENELITIAN PERBANDINGAN KAUSAL/ KAUSAL
KOMPARATIF
Gay (1981: 197) penelitian perbandingan kausal
adalah penelitian yang dilakukan dengan berusaha
menentukan penyebab atau alasan, untuk keberadaan
perbedaan dalam perilaku atau status dalam kelompok
individu.
PROSEDUR PENELITIAN PERBANDINGAN KAUSAL/
KAUSAL KOMPARATIF
1. penentuan masalah peneltian
2. penentuan penentuan kelompok yang memiliki
karakteristik yang ingin diteliti
3. pemilihan kelompok pembanding
4. pengumpulan data
5. analisis data
Kelebihan kausal komparatif
1. Suatu penelitian yang layak dalam banyak hal bila
metode eksperimental tidak memungkinkan untuk
dilakukan.
2. Penelitian perbandingan kausal akan
menghasilkan informasi yang bermanfaat
mengenai hakikat fenomena
3. Memperbaiki teknik, metode statistic, dan desain
dengan pengontrolan fitur-fitur secara parsial,
dalam beberapa tahun belakangan, studi ini lebih
banyak dipertahankan.
Kelemahan kausal komparatif
1. Tidak adanya control terhadap variabel bebas.
2. Kesulitan menemukan factor penyebab yang relevan
secara actual masuk di antara banyak factor di bawah
penelitian.
3. Kesulitan bahwa tidak ada factor tunggal yang
menyebabkan suatu hasil,.
4. Suatu fenomena tidak hanya dihasilkan dari berbagai
penyebab, tetapi juga dari satu penyebab dalam satu
kejadian dan dari penyebab yang lain dalam kejadian
yang lain.
5. Apabila hubungan antara dua variabel telah terungkap,
penentuan mana penyebab dan mana akibat mungkin
sulit.
Sekian dan Terimakasih

Powerpoint filsafat 10

  • 1.
  • 2.
    LATAR BELAKANG Dalam konteksfilsafat, penelitian merupakan manifestasi dari hasrat alamiah manusia untuk senantiasa mencari kebenaran. Dengan demikian, penelitian dapat dipandang sebagai alat bagi filsafat dalam mengembangkan ranah kebijaksanaannya yang tentu sangat penting untuk dikaji dan dipahami bagi kaum intelektual, cerdik- pandai, dan atau cendekiawan, guna menghindarkan diri dari kesalahan dalam mengambil kesimpulan, serta makin mendekatkan diri pada kebenaran yang hakikat dan universal.
  • 3.
    PROSEDUR PENELITIAN Prosedur penelitianadalah langkah-langkah yang digunakan sebagai alat yang digunakan dalam mengumpulkan data yang dilaksanakan oleh seorang peneliti secara teratur dan sistematis guna menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam penelitian untuk mencapai tujuan-tujuan penelitian.
  • 4.
    LANGKAH-LANGKAH PROSEDUR PENELITIAN menjelaskan latar belakang permasalahan penelitian  merumuskan pokok permasalahan  memformulasi permasalahan  menjelaskan tujuan penelitian  menguraikan manfaat penelitian  mengkaji kepustakaan  mendefinisikan variabel dan indicator  menjelaskan kerangka teoritik Perumusan Permasalahan Penelitian Perumusan Kerangka Teoritik
  • 5.
     menentukan metodologi penelitian menentukan populasi dan sampel  membuat matriks pengembangan instrument  membuat rancangan pengembangan instrument  membuat instrument  mengumpulkan data  mengolah data  membuat rencana analisis data  menganalisis data  menafsirkan data Penentuan Metodologi Penganalisisan Data
  • 6.
     menarik kesimpulan menyusun laporan Penarikan Kesimpulan
  • 7.
    OBSERVASI Observasi merupakan salahsatu teknik pengumpulan data yang tidak hanya mengukur sikap dari responden (wawancara dan angket) namun juga dapat digunakan untuk merekam berbagai fenomena yang terjadi (situasi, kondisi).
  • 8.
    JENIS-JENIS OBSERVASI 1. ObservasiPartisipan 2. Observasi Non Partisipan 3. Observasi Eksperimental
  • 9.
    Keunggulan observasi 1. Kenyataansulit untuk dibantah 2. Banyak obyek yang dalam memberikan bantuan data hanya bersedia diobservasi 3. Kejadian yang serempak dapat diamati dan dicatat secara serempak pula dengan memperbanyak observer 4. Observasi tidak tergantung pada self report 5. Banyak kejadian-kejadian yang mungkin dipandang kecil oleh obyek penelitian yang tidak dapat diungkapkan dengan mempergunakan alat pengumpulan data yang lain.
  • 10.
    Kelemahan obsevasi 1. Observasisangat tergantung pada kemampuan pengamatan dan mengingat dari observer 2. Dalam membuat pencatatan terjadi beberapa pengaruh (kesan umum, keinginan menolong, dan pengamatan) 3. Banyaknya kejadian atau keadaan obyek yang sulit untuk diobservasi 4. Observer yang mengetahui dirinya sedang diobservasi, cenderung dengan sengaja menimbulkan tingkah laku yang menyenangkan atau yang baik 5. Banyak gejala yang hanya dapat diamati dalam kondisi lingkungan yang tertentu
  • 11.
    PENELITIAN EKSPERIMEN Gay (dalamEmzir 2012: 63) penelitian ekperimental merupakan satu-satunya metode penelitian yang dapat menguji secara benar hipotesis menyangkut hubungan kausal (sebab akibat).
  • 12.
    KARAKTERISTIK PENELITIAN EKPERIMENTAL 1.Manipulasi 2. Pengendalian 3. Pengamatan
  • 13.
    PROSEDUR PENELITIAN EKSPERIMENTAL Langkah-langkahdalam studi ekperimental pada dasarnya sama dengan langkah-langkah pada penelitian yang lain, yaitu memilih dan merumuskan masalah, memilih subjek dan instrumen pengukuran, memilih desain penelitian, melaksanakan prosedur, menganalisis data, dan merumuskan kesimpulan
  • 14.
    VALIDITAS EKSPERIMENTAL 1. validitasinternal Validitas internal mengacu pada kondisi bahwa perbedaan yang diamati pada variabel bebas adalah suatu hasil langsung dari variabel bebas yang dimanipulasi, bukan dari variabel lain. 2. Validitas eksternal Validitas eksternal mengacu pada kondisi bahwa hasil yang diperoleh dapat digeneralisasikan dan dapat diterapkan pada kelompok dan lingkungan diluar seting eksperimental
  • 15.
    PENELITIAN PERBANDINGAN KAUSAL/KAUSAL KOMPARATIF Gay (1981: 197) penelitian perbandingan kausal adalah penelitian yang dilakukan dengan berusaha menentukan penyebab atau alasan, untuk keberadaan perbedaan dalam perilaku atau status dalam kelompok individu.
  • 16.
    PROSEDUR PENELITIAN PERBANDINGANKAUSAL/ KAUSAL KOMPARATIF 1. penentuan masalah peneltian 2. penentuan penentuan kelompok yang memiliki karakteristik yang ingin diteliti 3. pemilihan kelompok pembanding 4. pengumpulan data 5. analisis data
  • 17.
    Kelebihan kausal komparatif 1.Suatu penelitian yang layak dalam banyak hal bila metode eksperimental tidak memungkinkan untuk dilakukan. 2. Penelitian perbandingan kausal akan menghasilkan informasi yang bermanfaat mengenai hakikat fenomena 3. Memperbaiki teknik, metode statistic, dan desain dengan pengontrolan fitur-fitur secara parsial, dalam beberapa tahun belakangan, studi ini lebih banyak dipertahankan.
  • 18.
    Kelemahan kausal komparatif 1.Tidak adanya control terhadap variabel bebas. 2. Kesulitan menemukan factor penyebab yang relevan secara actual masuk di antara banyak factor di bawah penelitian. 3. Kesulitan bahwa tidak ada factor tunggal yang menyebabkan suatu hasil,. 4. Suatu fenomena tidak hanya dihasilkan dari berbagai penyebab, tetapi juga dari satu penyebab dalam satu kejadian dan dari penyebab yang lain dalam kejadian yang lain. 5. Apabila hubungan antara dua variabel telah terungkap, penentuan mana penyebab dan mana akibat mungkin sulit.
  • 19.