Memahami keanekaragaman
Makhluk Hidup dan
Persebarannya
Mana yang lebih anda sukai?
Mana yang lebih anda sukai?
A B
Mana yang lebih anda sukai?
A B
Mana yang lebih kamu sukai?
Mana yang lebih anda sukai?
Apakah Keanekaragaman Hayati Itu?
Makhluk Hidup
Prokariot
Eukariot
Cyanobakteri
Bakteri
Protista Fungi
Plantae
Animalia
Keanekaragaman Hayati
Contoh Keanekaragaman
 Keanekaragaman hayati terus mengalami
penyusutan.
 Hutan tropika menyusut lebih dari
setengahnya (gudang keanekaragaman
hayati)
 Perhatian khusus dan penanganan yang
lebih serius.”
 Varasi atau perbedaan bentuk-bentuk makhluk
hidup
 Perbedaan pada tumbuhan, hewan, dan
mikroorganisme, materi genetik yang di
kandungnya, serta bentuk-bentuk ekosistem
tempat hidup suatu makhluk hidup.
 menyediakan berbagai barang dan jasa, mulai
dari pangan, energi, dan bahan produksi hingga
sumber daya genetik bahan dasar pemuliaan
tanaman komoditas serta obat.
Tingkatan Keanekaragaman Hayati
KEANEKARAGAMAN GENETIK
(PADA SETIAP SPESIES YANG SAMA)
KEANEKARAGAMAN SPESIES
(ANTAR SPESIES YANG BERBEDA)
KEANEKARAGAMAN
EKOSISTEM
(ANTAR EKOSISTEM)
Perbedaan gen dapat menyebabkan terjadinya variasi.
KEANEKARAGAMAN GENETIK
(PADA SETIAP SPESIES YANG SAMA)
KEANEKARAGAMAN SPESIES
(ANTAR SPESIES YANG BERBEDA)
KEANEKARAGAMAN
EKOSISTEM
(ANTAR EKOSISTEM)
Tingkatan Keanekaragaman Hayati
Pada spesies yang berbeda menunjukkan adanya keanekaragaman
KEANEKARAGAMAN GENETIK
(PADA SETIAP SPESIES YANG SAMA)
KEANEKARAGAMAN SPESIES
(ANTAR SPESIES YANG BERBEDA)
KEANEKARAGAMAN
EKOSISTEM
(ANTAR EKOSISTEM)
Tingkatan Keanekaragaman Hayati
Ekosistem yang berbeda menunjukkan adanya keanekaragaman
Keanekaragaman Hayati Indonesia
Fakta :
1. Keanekaragaman hayati adalah anugerah Tuhan yang
sangat besar.
2. Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman
hayati nomor 2 di dunia, setelah negara Brazil.
3. Keanekaragaman hayati indonesia menurut Sastra Pradja
meliputi :
Mamalia (300 jenis 12 % dari jenis mamalia dunia), Burung
(7500 jenis 17% dari jenis burung dunia), Reptil (2000
jenis 7,3 % dari jenis reptilia dunia), Tumbuhan berbiji (25
ribu jenis), Paku-pakuan (1250 jenis), Lumut (7500
jenis), Algae (7800 jenis), Jamur (72 ribu jenis), serta
Monera (300 jenis). 1.260 jenis yang bernilai medis.
 burung cendrawasih di papua,
 burung maleo di sulawesi,
 komodo di pulau komodo.
 anoa di sulawesi
 rafflesia arnoldii, terdapat dipulau sumatera dan
penyebarannya disepanjang bukit barisan dari aceh
sampai lampung.
 Bunga bangkai (Amorphophallus titanum) merupakan
flora khas indonesia yang terdapat disumatra.
 Biogeografi, penyebaran organisme di muka bumi
 Spesies-spesies berasal dari satu tampat, kemudian
menyebar ke daerah lain, mengalami diferensiasi dan
menjadi subspesies ditempat yang baru.
 Barier (penghalang) : pegunungan, sungai, lautan
 Isolasi geografi, menyebabkan perbedaan susunan
flora dan fauna di suatu tempat.
 Nearktik : Amerika utara
 Palearktik : Asia sebelah utara Himalaya, Eropa dan
Afrika , gurun sahara sebelah utara.
 Neotropikal : Amerika Selatan bagian tengah.
 Oriental: Asia, Himalaya bagian selatan.
 Ethiopia : Afrika
 Australian : Australia dan pulau - pulau sekitarnya.
PENYEBARAN FLORA DAN FAUNA DI
INDONESIA
 Indonesia berada dalam kawasan oriental
(kawasan Asia Tenggara sampai dengan Papua
sebelah barat) dengan dua pusat keanekaragaman
yaitu Borneo dan Papua serta tingkat endemisitas
yang sangat tinggi dan habitat yang unik.
 Sebagai contoh, di kawasan Papua, tingkat
endemisitas flora mencapai sekitar 60 - 70%. Di
antara dua pusat keragaman tersebut, terdapat
kawasan transisi yang berada di selat Makasar
(Wallace’s line) dimana dapat ditemukan flora
ecotype.
 Bagian barat yang merupakan paparan sunda memiliki
fauna asia, contohnya berbagai jenis
kera, gajah, macan, kerbau liar, babi hutan, dan rusa.
 ditempati fauna tipe Australia yang terdiri atas burung
- burung dengan warna menyolok misalnya
Kasuari, burung nuri, parkit, cendrawasih, dan
merpati berjambul, beberapa jenis hewan berkantung
misalnya kanguru, wallabi, dan kanguru pohon.
 dibagian tengah , seperti sulawesi terdapat hewan
yang khas yaitu anoa,dan dipulau komodo terdapat
komodo (biawak besar).
Manfaat Keanekaragaman Hayati
1. Keanekaragaman Hayati sebagai Sumber
Pangan di Indonesia
2. Keanekaragaman Hayati sebagai Sumber
Sandang dan Papan
3. Sumber daya Hayati sebagai Sumber Obat dan
Kosmetik
4. Aspek Kultural Sumberdaya Hayati di Indonesia
 Perubahan ekosistem
 Kebakaran hutan, ilegal loging, ilegal
mining, deforestasi
 Perdagangan ilegal
 Konflik manusia dan satwa
 Kebikjakan dan program
 konservasi in-situ dan ek-situ
 Konservasi plasma nutfah (pelestarian genetis)

Pertemuan 7

  • 2.
  • 3.
    Mana yang lebihanda sukai?
  • 4.
    Mana yang lebihanda sukai?
  • 5.
    A B Mana yanglebih anda sukai?
  • 6.
    A B Mana yanglebih kamu sukai?
  • 7.
    Mana yang lebihanda sukai?
  • 8.
    Apakah Keanekaragaman HayatiItu? Makhluk Hidup Prokariot Eukariot Cyanobakteri Bakteri Protista Fungi Plantae Animalia Keanekaragaman Hayati
  • 9.
  • 10.
     Keanekaragaman hayatiterus mengalami penyusutan.  Hutan tropika menyusut lebih dari setengahnya (gudang keanekaragaman hayati)  Perhatian khusus dan penanganan yang lebih serius.”
  • 11.
     Varasi atauperbedaan bentuk-bentuk makhluk hidup  Perbedaan pada tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme, materi genetik yang di kandungnya, serta bentuk-bentuk ekosistem tempat hidup suatu makhluk hidup.  menyediakan berbagai barang dan jasa, mulai dari pangan, energi, dan bahan produksi hingga sumber daya genetik bahan dasar pemuliaan tanaman komoditas serta obat.
  • 12.
    Tingkatan Keanekaragaman Hayati KEANEKARAGAMANGENETIK (PADA SETIAP SPESIES YANG SAMA) KEANEKARAGAMAN SPESIES (ANTAR SPESIES YANG BERBEDA) KEANEKARAGAMAN EKOSISTEM (ANTAR EKOSISTEM) Perbedaan gen dapat menyebabkan terjadinya variasi.
  • 13.
    KEANEKARAGAMAN GENETIK (PADA SETIAPSPESIES YANG SAMA) KEANEKARAGAMAN SPESIES (ANTAR SPESIES YANG BERBEDA) KEANEKARAGAMAN EKOSISTEM (ANTAR EKOSISTEM) Tingkatan Keanekaragaman Hayati Pada spesies yang berbeda menunjukkan adanya keanekaragaman
  • 14.
    KEANEKARAGAMAN GENETIK (PADA SETIAPSPESIES YANG SAMA) KEANEKARAGAMAN SPESIES (ANTAR SPESIES YANG BERBEDA) KEANEKARAGAMAN EKOSISTEM (ANTAR EKOSISTEM) Tingkatan Keanekaragaman Hayati Ekosistem yang berbeda menunjukkan adanya keanekaragaman
  • 15.
    Keanekaragaman Hayati Indonesia Fakta: 1. Keanekaragaman hayati adalah anugerah Tuhan yang sangat besar. 2. Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati nomor 2 di dunia, setelah negara Brazil. 3. Keanekaragaman hayati indonesia menurut Sastra Pradja meliputi : Mamalia (300 jenis 12 % dari jenis mamalia dunia), Burung (7500 jenis 17% dari jenis burung dunia), Reptil (2000 jenis 7,3 % dari jenis reptilia dunia), Tumbuhan berbiji (25 ribu jenis), Paku-pakuan (1250 jenis), Lumut (7500 jenis), Algae (7800 jenis), Jamur (72 ribu jenis), serta Monera (300 jenis). 1.260 jenis yang bernilai medis.
  • 16.
     burung cendrawasihdi papua,  burung maleo di sulawesi,  komodo di pulau komodo.  anoa di sulawesi  rafflesia arnoldii, terdapat dipulau sumatera dan penyebarannya disepanjang bukit barisan dari aceh sampai lampung.  Bunga bangkai (Amorphophallus titanum) merupakan flora khas indonesia yang terdapat disumatra.
  • 17.
     Biogeografi, penyebaranorganisme di muka bumi  Spesies-spesies berasal dari satu tampat, kemudian menyebar ke daerah lain, mengalami diferensiasi dan menjadi subspesies ditempat yang baru.  Barier (penghalang) : pegunungan, sungai, lautan  Isolasi geografi, menyebabkan perbedaan susunan flora dan fauna di suatu tempat.
  • 18.
     Nearktik :Amerika utara  Palearktik : Asia sebelah utara Himalaya, Eropa dan Afrika , gurun sahara sebelah utara.  Neotropikal : Amerika Selatan bagian tengah.  Oriental: Asia, Himalaya bagian selatan.  Ethiopia : Afrika  Australian : Australia dan pulau - pulau sekitarnya.
  • 19.
    PENYEBARAN FLORA DANFAUNA DI INDONESIA
  • 20.
     Indonesia beradadalam kawasan oriental (kawasan Asia Tenggara sampai dengan Papua sebelah barat) dengan dua pusat keanekaragaman yaitu Borneo dan Papua serta tingkat endemisitas yang sangat tinggi dan habitat yang unik.  Sebagai contoh, di kawasan Papua, tingkat endemisitas flora mencapai sekitar 60 - 70%. Di antara dua pusat keragaman tersebut, terdapat kawasan transisi yang berada di selat Makasar (Wallace’s line) dimana dapat ditemukan flora ecotype.
  • 21.
     Bagian baratyang merupakan paparan sunda memiliki fauna asia, contohnya berbagai jenis kera, gajah, macan, kerbau liar, babi hutan, dan rusa.
  • 22.
     ditempati faunatipe Australia yang terdiri atas burung - burung dengan warna menyolok misalnya Kasuari, burung nuri, parkit, cendrawasih, dan merpati berjambul, beberapa jenis hewan berkantung misalnya kanguru, wallabi, dan kanguru pohon.  dibagian tengah , seperti sulawesi terdapat hewan yang khas yaitu anoa,dan dipulau komodo terdapat komodo (biawak besar).
  • 23.
    Manfaat Keanekaragaman Hayati 1.Keanekaragaman Hayati sebagai Sumber Pangan di Indonesia 2. Keanekaragaman Hayati sebagai Sumber Sandang dan Papan 3. Sumber daya Hayati sebagai Sumber Obat dan Kosmetik 4. Aspek Kultural Sumberdaya Hayati di Indonesia
  • 24.
     Perubahan ekosistem Kebakaran hutan, ilegal loging, ilegal mining, deforestasi  Perdagangan ilegal  Konflik manusia dan satwa
  • 25.
     Kebikjakan danprogram  konservasi in-situ dan ek-situ  Konservasi plasma nutfah (pelestarian genetis)