RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : SMP NEGERI 02 BOJONG
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam
Kelas/ Semester : VIII / Ganjil
Materi Pokok : Shalat Sunnah Rawatib
Alokasi Waktu : (2x40 menit)
A. Standar Kompetensi
Mengenal tata cara shalat sunnah rawatib
B. Kompetensi Dasar
1. Menjelaskan ketentuan shalat sunnat rawatib.
2. Mempraktikkan shalat sunnat rawatib.
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Menjelaskan pengertian shalat sunnat rawatib
2. Menjelaskanhukum Shalat Rawatib.
3. Menyebutkan macam-macam shalat sunnat rawatib.
4. Menyebutkan dalil naqli tentang shalat sunnat rawatib.
5. Mempraktikkan shalat sunnat rawatib di sekolah.
D. Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi dengan model pembelajaran siswa diharapkan dapat:
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian shalat sunnah rawatib
2. Siswa dapat menjelaskan hukum shalat sunnah rawatib..
3. Siswa mampu menyebutkan macam – macam shalat sunnah rawatib
4. Siswa dapat menyebutkan dalil naqli tentang shalat sunnat rawatib.
5. Siswa mampu mempraktikkan shalat sunnat rawatib.
Karakter Siswa yang Diharapkan:
Dapat dipercaya (Trustworthines), Rasa hormat dan perhatian (respect),
Tekun (diligence),Tanggung jawab( responsibility).
E. Materi Pembelajaran
1. Pengertian Shalat Sunnah Rawatib
Sholat sunnah rowatib adalah salat sunah yang mengikuti salat wajib
fardhu yang lima waktu sehari semalam. Salat ini dikerjakan sebelum
(qabliyah) dan sesudahnya (bakdiyah). Salat rawatib ini dilaksanakan
sendiri (munfarid) tidak berjamaah. Salat rawatib ada sangat yang
dianjurkan oleh Nabi Muhammad (Muakkad) Karena nabi selalu
mengerjakannya. Ada pula yang tidak terlalu dianjurkan (gair muakkad).
Salat sunnah rawatib ini disyariatkan untuk menutup kekurangan yang
mungkin terdapat pada salat fardu.
2. Hukum Sholat Sunah Rawatib
Sholat Sunat Rawatib itu bila ditinjau dari segi hukumnya terbagi dua
yaitu:
a. Sholat Sunat Rawatib Muakkad yaitu sholat sunah yang sangat
dianjurkan untuk dilaksanakan, karena selalu dikerjakan oleh Nabi
Muhammad Saw.
b. Sholat Sunat Rawatib ghoiru Muakkad yaitu sholat sunah yang
kurang dianjurkan untuk dilaksanakan, karena Nabi Muhammad Saw
tidak selalu melaksanakannya.
3. Macam – Macam Shalat Sunnah Rawatib.
Sholat sunat rawatib Muakkad terdiri dari :
a. Dua rakaat sebelum Sholat Subuh.
b. Dua rakaat sebelum Sholat Zuhur.
c. Dua rakaat sesudah Shola Zuhur.
d. Dua rakaat sesudah Sholat Magrib.
e. Dua rakaat sesudah Sholat Isya
Sholat Sunnah Rawatib Ghairu Muakkad terdiri dari :
a. Dua rakaat sebelum Sholat Zuhur.
b. Dua rakaat sesudah Sholat Zuhur.
c. Empat rakaat sebelum Sholat Ashar.
d. Dua rakaat sebelum Sholat Magrib.
e. Dua rakaat sebelum Sholat Isya.
4. Dalil Naqli Tentang Shalat Sunnat Rawatib
a. Dari Ummu Habibah isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau
berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
bersabda:
Artinya:
“Tidaklah seorang muslim mendirikan shalat sunnah ikhlas karena
Allah sebanyak dua belas rakaat selain shalat fardhu, melainkan Allah
akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga.” (HR. Muslim
no.728).
b. Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radliallahu ‘anhudiaberkata:
Artinya:
“Aku menghafal sesuatu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam
berupa shalat sunnat sepuluh raka’at yaitu; dua raka’at sebelum
shalat zuhur, dua raka’at sesudahnya, dua raka’at sesudah shalat
maghrib di rumah beliau, dua raka’at sesudah shalat isya’ di rumah
beliau, dan dua raka’at sebelum shalat subuh.” (HR. Riwayat Bukhari
dan Muslim).
5. Mempraktikan Salat Sunah Rawatib
Tata cara salat rawatib sama dengan salat sunah pada umumnya. Dalam
praktiknya, seseorang diharuskan memerhatikan ketentuan yang telah
dijelaskan di atas. Tidak dibolehkan salat rawatib di luar waktu yang telah
dijelaskan di atas.
Adapun ketentuan pelaksanaan salat rawatib ini adalah.
a. Dilaksnakan munfarid
Salat sunah rawatib yang muakkad atau gair muakkad termasuk salat
sunah lainnya dilakukan sendiri tidak berjamaah.
b. Boleh dilaksanakan sambil duduk
Salat sunah boleh dilakukan sambil duduk, namun lebih diutamakan
berdiri. Karena salat merupakan bentuk syukur manusia atas karunia
Allah. Allahlah yang memberikan kemampuan kita untuk berdiri.
Semoga kita adalah termasuk golongan orang-orang yang bersyukur.
c. Lebih utama lama berdiri dari pada sujud
Dalam pelaksanaan salat sunah, lebih utama memperlama berdiri dari
pada banyak sujud. Artinya, memperbanyak bacaan atau doa dalam
berdiri lebih utama dari pada memperbanyak sujud.
d. Lebih utama dilakukan di rumah
Adapun salat sunah lebih utama dikerjakan di rumah dari pada di
masjid.
Tata Cara SholatSunnahRowatib:
Cara melaksanakan Sholat Rawatib baik sebelum mapun sesudahnya
(qobliyah dan ba’diyah dikerjakan dua rakaat sama dengan sholat fardu
baik gerakannya maupun bacaannya, tetapi yang berbeda hanyalah
niatnya.
Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan
sholat sunah rawatib sbb:
1. Tidak didahului azan dan iqomah.
2. Dilaksanakan secara munfarid (sendirian).
3. Bacaannya tidak dinyaringkan.
4. Jika lebih dari dua rakaat, maka setiap dua rakaat satu salam.
5. Sebaiknya tempat mengerjakan sholat rawatib pindah sedikit dari
tempat mengerjakan sholat fardu.
6. Diutamakan pada rakaat pertama membaca Surat Al Kafirun, dan pada
rakaat ke dua membaca Surat Al Ikhlas.
7. Diawali dengan niat menurut macam sholatnya.
Niat melaksanakan shoal trawatib cukup dalam hati sesuai dengan macam
sholat rawatib tersebut, tetapi boleh diucapkan atau dilafalkan.
Adapun lafal niat sholat sunah rawatib sbb:
Niat sholat sunnah rawatib qubliyah (sebelum sholat fardu)
Artinya:
“Saya niat sholat sunah sebelum …………….. dua rakaat karena Allah”
Niat Sholat sunah rawatib ba’diyah (sesudah sholat)
Artinya:
“Saya nia tsholat sunah sesudah …………. Dua rakaat karena Allah”
F. Metode Pembelajaran
1. Ceramah
2. Diskusi dengan model kelompok
3. Tanya Jawab
4. Praktik
G. Media Pembelajaran
Gambar Praktik Sholat
H. Langkah – langkah Pembelajaran
Kegiatan Waktu
Aspek Life
Skill Yang
Dikembangkan
Nilai Yang
Ditanamkan
A. Pendahuluan:
1. Guru memberi salam,
dan memulai
pembelajaran dengan
membaca basmalah.
2. Guru mengabsen siswa
3. Apersepsi dan
Motivasi:
a. Menanyakan materi
sebelumnya dan
materi yang akan
dipelajari.
b. Menjelaskan tujuan
pembelajaran
c. Guru memotivasi
akan pentingnya
kompetensi yang
akan dipelajari.
B. Kegiatan Inti:
1. Guru menjelaskan
materi shalat sunnah
rawatib
2. Guru membentuk
kelompok menjadi
beberapa kelompok.
(eksplorasi)
3. Guru meminta siswa
untuk aktif diskusi
10
Menit
60
Menit
Pemahaman
konsep
Dapat
dipercaya,
rasa hormat
dan perhatian,
tekun,
tanggung
jawab, cinta
ilmu, gemar
membaca
kreatif,
disiplin,
mandiri, ingin
tahu.
tentang materi shalat
sunnah rawatib, setelah
itu guru meminta
perkelompok membuat
beberapa pertanyaan
yang nantinya akan
dijawab oleh kelompok
lain. (eksplorasi)
4. Guru menyuruh siswa
mempresentasikan
hasil jawaban yang
dihasilkan dari
pertanyaan kelompok
lain. (elaborasi)
5. Siswa dalam kelompok
berdiskusi dan saling
memberikan pendapat.
(elaborasi)
6. Guru memberikan
penguatan tentang
materi shalat sunnah
rawatib. (konfirmasi)
C. Kegiatan Penutup:
1. Guru dan siswa
bersama-sama
menyimpulkan materi
pelajaran yang
berkaitan.
2. Guru mengadakan tes
akhir pelajaran (Post
Tes)
3. Guru mengadakan
10
Menit
refleksi
4. Guru menutup
pelajaran dengan salam.
I. Sumber Belajar dan Media Pembelajaran
1. Sofwan Iskandardan mohammad Lutfi Ubaidillah. 2011. Pendidikan
Agama Islam Untuk SMP Kelas VIII. Dpok: CV Arya Duta.
2. Fiqih untuk Madrasah Aliah kelas VIII. Hal. 70 – 74.
J. Penilaian
1. Alat Penilaian:
a. Jenis:
Tertulis
b. Bentuk:
Uraian
2. Kisi – kisi
Karakter
Yang
Ingin
Dicapai
Indikator
Jenis
Penilaian
Bentuk
Penilaian
Instrumen
Dapat
dipercaya
(Trustwort
hines),
Rasa
hormat
dan
perhatian
(respect),
Tekun
(diligence)
,Tanggung
jawab(
1. Menjelaskan
pengertian
shalat sunnat
rawatib
2. Menjelaskan
hukum Shalat
Rawatib.
Tes
tertulis
Tes
tertulis
Uraian
Uraian
1. Jelaskan
pengertia
n shalat
sunnah
rawatib!
2. Jelaskan
sholat
sunah
rawatib
ditinjau
dari segi
hukumny
a!
responsibi
lity).
3. Menyebutkan
macam-
macam shalat
sunnat
rawatib.
4. Menyebutkan
dalil naqli
tentang shalat
sunnat
rawatib.
5. Mempraktikk
an shalat
sunnat rawatib
di sekolah.
3. Jelaskan
waktu
pelaksana
an salat
sunnah
rawatib!
4. Sebutkan
ketentuan
salat
sunnah
rawatib!
5. Tuliskan
lafad niat
sholat
sunah
qobliah
dzuhur!
3. Kunci jawaban:
No. Kunci Jawaban
1.
Pengertian shalat sunnah rawatib adalah salat sunah yang
mengikuti salat wajib / fardhu yang lima waktu sehari semalam.
2.
Sholat Sunat Rawatib itu bila ditinjau dari segi hukumnya terbagi
duayaitu:
a. Sholat Sunat Rawatib Muakkad yaitu sholat sunah yang sangat
dianjurkan untuk dilaksanakan, karena selalu dikerjakan oleh
Nabi Muhammad SAW.
b. Sholat Sunat Rawatib ghoiru Muakkad yaitu sholat sunah
yang kurang dianjurkan untuk dilaksanakan, karena Nabi
Muhammad Saw tidak selalu melaksanakannya.
3. a. Sholat Sunat rawatib Muakkad terdiri dari :
 Dua rakaat sebelum Sholat Subuh.
 Dua rakaat sebelum Sholat Zuhur.
 Dua rakaat sesudah Shola Zuhur.
 Dua rakaat sesudah Sholat Magrib.
 Dua rakaat sesudah Sholat Isya
b. Sholat Sunnah Rawatib Ghairu Muakkad terdiri dari :
 Dua rakaat sebelum Sholat Zuhur.
 Dua rakaat sesudah Sholat Zuhur.
 Empat rakaat sebelum Sholat Ashar.
 Dua rakaat sebelum Sholat Magrib.
 Dua rakaat sebelum Sholat Isya.
4.
a. Tidak didahului azan dan iqomah.
b. Dilaksanakan secara munfarid (sendirian).
c. Bacaannya tidak dinyaringkan.
d. Jika lebih daridua rakaat, maka setiap dua rakaan satu salam.
e. Sebaiknya tempat mengerjakan sholat rawatib pindah sedikit
dari tempa tmengerjakan sholat fardu.
f. Diutamakan pada rakaat pertama membaca Surat Al Kafirun,
dan pada rakaat kedua membaca Surat Al Ikhlas.
g. Diawali dengan niat menurut macam sholatnya.
5.
5. SkemaPenilaian
Nilai : 5 x 10 : 5 = 10
Pekalongan,16 September 2015
Guru Pamong, Guru PPL,
Drs. H. Abdullah Mohamad Subhan
NIP. 196005192000031001 NIM. 2021212084

Pertemuan 4

  • 1.
    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah: SMP NEGERI 02 BOJONG Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam Kelas/ Semester : VIII / Ganjil Materi Pokok : Shalat Sunnah Rawatib Alokasi Waktu : (2x40 menit) A. Standar Kompetensi Mengenal tata cara shalat sunnah rawatib B. Kompetensi Dasar 1. Menjelaskan ketentuan shalat sunnat rawatib. 2. Mempraktikkan shalat sunnat rawatib. C. Indikator Pencapaian Kompetensi 1. Menjelaskan pengertian shalat sunnat rawatib 2. Menjelaskanhukum Shalat Rawatib. 3. Menyebutkan macam-macam shalat sunnat rawatib. 4. Menyebutkan dalil naqli tentang shalat sunnat rawatib. 5. Mempraktikkan shalat sunnat rawatib di sekolah. D. Tujuan Pembelajaran Melalui diskusi dengan model pembelajaran siswa diharapkan dapat: 1. Siswa dapat menjelaskan pengertian shalat sunnah rawatib 2. Siswa dapat menjelaskan hukum shalat sunnah rawatib.. 3. Siswa mampu menyebutkan macam – macam shalat sunnah rawatib 4. Siswa dapat menyebutkan dalil naqli tentang shalat sunnat rawatib. 5. Siswa mampu mempraktikkan shalat sunnat rawatib. Karakter Siswa yang Diharapkan: Dapat dipercaya (Trustworthines), Rasa hormat dan perhatian (respect), Tekun (diligence),Tanggung jawab( responsibility). E. Materi Pembelajaran 1. Pengertian Shalat Sunnah Rawatib
  • 2.
    Sholat sunnah rowatibadalah salat sunah yang mengikuti salat wajib fardhu yang lima waktu sehari semalam. Salat ini dikerjakan sebelum (qabliyah) dan sesudahnya (bakdiyah). Salat rawatib ini dilaksanakan sendiri (munfarid) tidak berjamaah. Salat rawatib ada sangat yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad (Muakkad) Karena nabi selalu mengerjakannya. Ada pula yang tidak terlalu dianjurkan (gair muakkad). Salat sunnah rawatib ini disyariatkan untuk menutup kekurangan yang mungkin terdapat pada salat fardu. 2. Hukum Sholat Sunah Rawatib Sholat Sunat Rawatib itu bila ditinjau dari segi hukumnya terbagi dua yaitu: a. Sholat Sunat Rawatib Muakkad yaitu sholat sunah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan, karena selalu dikerjakan oleh Nabi Muhammad Saw. b. Sholat Sunat Rawatib ghoiru Muakkad yaitu sholat sunah yang kurang dianjurkan untuk dilaksanakan, karena Nabi Muhammad Saw tidak selalu melaksanakannya. 3. Macam – Macam Shalat Sunnah Rawatib. Sholat sunat rawatib Muakkad terdiri dari : a. Dua rakaat sebelum Sholat Subuh. b. Dua rakaat sebelum Sholat Zuhur. c. Dua rakaat sesudah Shola Zuhur. d. Dua rakaat sesudah Sholat Magrib. e. Dua rakaat sesudah Sholat Isya Sholat Sunnah Rawatib Ghairu Muakkad terdiri dari : a. Dua rakaat sebelum Sholat Zuhur. b. Dua rakaat sesudah Sholat Zuhur. c. Empat rakaat sebelum Sholat Ashar. d. Dua rakaat sebelum Sholat Magrib. e. Dua rakaat sebelum Sholat Isya.
  • 3.
    4. Dalil NaqliTentang Shalat Sunnat Rawatib a. Dari Ummu Habibah isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Artinya: “Tidaklah seorang muslim mendirikan shalat sunnah ikhlas karena Allah sebanyak dua belas rakaat selain shalat fardhu, melainkan Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga.” (HR. Muslim no.728). b. Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radliallahu ‘anhudiaberkata: Artinya: “Aku menghafal sesuatu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berupa shalat sunnat sepuluh raka’at yaitu; dua raka’at sebelum shalat zuhur, dua raka’at sesudahnya, dua raka’at sesudah shalat maghrib di rumah beliau, dua raka’at sesudah shalat isya’ di rumah beliau, dan dua raka’at sebelum shalat subuh.” (HR. Riwayat Bukhari dan Muslim). 5. Mempraktikan Salat Sunah Rawatib
  • 4.
    Tata cara salatrawatib sama dengan salat sunah pada umumnya. Dalam praktiknya, seseorang diharuskan memerhatikan ketentuan yang telah dijelaskan di atas. Tidak dibolehkan salat rawatib di luar waktu yang telah dijelaskan di atas. Adapun ketentuan pelaksanaan salat rawatib ini adalah. a. Dilaksnakan munfarid Salat sunah rawatib yang muakkad atau gair muakkad termasuk salat sunah lainnya dilakukan sendiri tidak berjamaah. b. Boleh dilaksanakan sambil duduk Salat sunah boleh dilakukan sambil duduk, namun lebih diutamakan berdiri. Karena salat merupakan bentuk syukur manusia atas karunia Allah. Allahlah yang memberikan kemampuan kita untuk berdiri. Semoga kita adalah termasuk golongan orang-orang yang bersyukur. c. Lebih utama lama berdiri dari pada sujud Dalam pelaksanaan salat sunah, lebih utama memperlama berdiri dari pada banyak sujud. Artinya, memperbanyak bacaan atau doa dalam berdiri lebih utama dari pada memperbanyak sujud. d. Lebih utama dilakukan di rumah Adapun salat sunah lebih utama dikerjakan di rumah dari pada di masjid. Tata Cara SholatSunnahRowatib: Cara melaksanakan Sholat Rawatib baik sebelum mapun sesudahnya (qobliyah dan ba’diyah dikerjakan dua rakaat sama dengan sholat fardu baik gerakannya maupun bacaannya, tetapi yang berbeda hanyalah niatnya. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan sholat sunah rawatib sbb: 1. Tidak didahului azan dan iqomah. 2. Dilaksanakan secara munfarid (sendirian). 3. Bacaannya tidak dinyaringkan. 4. Jika lebih dari dua rakaat, maka setiap dua rakaat satu salam.
  • 5.
    5. Sebaiknya tempatmengerjakan sholat rawatib pindah sedikit dari tempat mengerjakan sholat fardu. 6. Diutamakan pada rakaat pertama membaca Surat Al Kafirun, dan pada rakaat ke dua membaca Surat Al Ikhlas. 7. Diawali dengan niat menurut macam sholatnya. Niat melaksanakan shoal trawatib cukup dalam hati sesuai dengan macam sholat rawatib tersebut, tetapi boleh diucapkan atau dilafalkan. Adapun lafal niat sholat sunah rawatib sbb: Niat sholat sunnah rawatib qubliyah (sebelum sholat fardu) Artinya: “Saya niat sholat sunah sebelum …………….. dua rakaat karena Allah” Niat Sholat sunah rawatib ba’diyah (sesudah sholat) Artinya: “Saya nia tsholat sunah sesudah …………. Dua rakaat karena Allah” F. Metode Pembelajaran 1. Ceramah 2. Diskusi dengan model kelompok 3. Tanya Jawab 4. Praktik G. Media Pembelajaran Gambar Praktik Sholat
  • 6.
    H. Langkah –langkah Pembelajaran Kegiatan Waktu Aspek Life Skill Yang Dikembangkan Nilai Yang Ditanamkan A. Pendahuluan: 1. Guru memberi salam, dan memulai pembelajaran dengan membaca basmalah. 2. Guru mengabsen siswa 3. Apersepsi dan Motivasi: a. Menanyakan materi sebelumnya dan materi yang akan dipelajari. b. Menjelaskan tujuan pembelajaran c. Guru memotivasi akan pentingnya kompetensi yang akan dipelajari. B. Kegiatan Inti: 1. Guru menjelaskan materi shalat sunnah rawatib 2. Guru membentuk kelompok menjadi beberapa kelompok. (eksplorasi) 3. Guru meminta siswa untuk aktif diskusi 10 Menit 60 Menit Pemahaman konsep Dapat dipercaya, rasa hormat dan perhatian, tekun, tanggung jawab, cinta ilmu, gemar membaca kreatif, disiplin, mandiri, ingin tahu.
  • 7.
    tentang materi shalat sunnahrawatib, setelah itu guru meminta perkelompok membuat beberapa pertanyaan yang nantinya akan dijawab oleh kelompok lain. (eksplorasi) 4. Guru menyuruh siswa mempresentasikan hasil jawaban yang dihasilkan dari pertanyaan kelompok lain. (elaborasi) 5. Siswa dalam kelompok berdiskusi dan saling memberikan pendapat. (elaborasi) 6. Guru memberikan penguatan tentang materi shalat sunnah rawatib. (konfirmasi) C. Kegiatan Penutup: 1. Guru dan siswa bersama-sama menyimpulkan materi pelajaran yang berkaitan. 2. Guru mengadakan tes akhir pelajaran (Post Tes) 3. Guru mengadakan 10 Menit
  • 8.
    refleksi 4. Guru menutup pelajarandengan salam. I. Sumber Belajar dan Media Pembelajaran 1. Sofwan Iskandardan mohammad Lutfi Ubaidillah. 2011. Pendidikan Agama Islam Untuk SMP Kelas VIII. Dpok: CV Arya Duta. 2. Fiqih untuk Madrasah Aliah kelas VIII. Hal. 70 – 74. J. Penilaian 1. Alat Penilaian: a. Jenis: Tertulis b. Bentuk: Uraian 2. Kisi – kisi Karakter Yang Ingin Dicapai Indikator Jenis Penilaian Bentuk Penilaian Instrumen Dapat dipercaya (Trustwort hines), Rasa hormat dan perhatian (respect), Tekun (diligence) ,Tanggung jawab( 1. Menjelaskan pengertian shalat sunnat rawatib 2. Menjelaskan hukum Shalat Rawatib. Tes tertulis Tes tertulis Uraian Uraian 1. Jelaskan pengertia n shalat sunnah rawatib! 2. Jelaskan sholat sunah rawatib ditinjau dari segi hukumny a!
  • 9.
    responsibi lity). 3. Menyebutkan macam- macam shalat sunnat rawatib. 4.Menyebutkan dalil naqli tentang shalat sunnat rawatib. 5. Mempraktikk an shalat sunnat rawatib di sekolah. 3. Jelaskan waktu pelaksana an salat sunnah rawatib! 4. Sebutkan ketentuan salat sunnah rawatib! 5. Tuliskan lafad niat sholat sunah qobliah dzuhur! 3. Kunci jawaban: No. Kunci Jawaban 1. Pengertian shalat sunnah rawatib adalah salat sunah yang mengikuti salat wajib / fardhu yang lima waktu sehari semalam. 2. Sholat Sunat Rawatib itu bila ditinjau dari segi hukumnya terbagi duayaitu: a. Sholat Sunat Rawatib Muakkad yaitu sholat sunah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan, karena selalu dikerjakan oleh Nabi Muhammad SAW. b. Sholat Sunat Rawatib ghoiru Muakkad yaitu sholat sunah yang kurang dianjurkan untuk dilaksanakan, karena Nabi Muhammad Saw tidak selalu melaksanakannya. 3. a. Sholat Sunat rawatib Muakkad terdiri dari :
  • 10.
     Dua rakaatsebelum Sholat Subuh.  Dua rakaat sebelum Sholat Zuhur.  Dua rakaat sesudah Shola Zuhur.  Dua rakaat sesudah Sholat Magrib.  Dua rakaat sesudah Sholat Isya b. Sholat Sunnah Rawatib Ghairu Muakkad terdiri dari :  Dua rakaat sebelum Sholat Zuhur.  Dua rakaat sesudah Sholat Zuhur.  Empat rakaat sebelum Sholat Ashar.  Dua rakaat sebelum Sholat Magrib.  Dua rakaat sebelum Sholat Isya. 4. a. Tidak didahului azan dan iqomah. b. Dilaksanakan secara munfarid (sendirian). c. Bacaannya tidak dinyaringkan. d. Jika lebih daridua rakaat, maka setiap dua rakaan satu salam. e. Sebaiknya tempat mengerjakan sholat rawatib pindah sedikit dari tempa tmengerjakan sholat fardu. f. Diutamakan pada rakaat pertama membaca Surat Al Kafirun, dan pada rakaat kedua membaca Surat Al Ikhlas. g. Diawali dengan niat menurut macam sholatnya. 5. 5. SkemaPenilaian Nilai : 5 x 10 : 5 = 10 Pekalongan,16 September 2015 Guru Pamong, Guru PPL, Drs. H. Abdullah Mohamad Subhan NIP. 196005192000031001 NIM. 2021212084