Cerita ini menceritakan tentang seorang ulama besar bernama Ubaidillah al-Qawariri yang tertinggal melaksanakan shalat Isya berjamaah karena menerima tamu. Ia kemudian melakukan shalat Isya sebanyak 27 kali untuk menebus kesalahannya, namun dalam mimpi ia disadarkan bahwa shalat berjamaah tetap lebih berpahala dibandingkan shalat sendirian meskipun dilakukan berkali-