PSIKOTERAPI
ISLAM
Maratul Jannah Umbola
PENGERTIAN
• Psikoterapi, secara Bahasa artinya nafas, roh, atau jiwa; therapeia
yang berarti merawat atau perawatan. Jadi, psikoterapi adalah
perawatan jiwa.
• Psikoterapi adalah serangkaian metode berdasarkan ilmu psikologi
yang digunakan untuk mengatasi gangguan kejiwaan atau mental
seseorang.
• Psikoterapi Islam adalah sebagai upaya mengatasi problem kejiwaan
yang didasarkan pada pandangan agama Islam.
• Psikoterapi Islam percaya bahwa keimanan dan kedekatan terhadap
Allah akan menjadi kekuatan yang sangat berarti bagi kebaikan
problem kejiwaan seseorang.
• Psikoterapi Islam, banyak digunakan dalam berbagai bidang
seperti Psikiatri, Psikologi, Bimbingan dan Penyuluhan (guidance
and counseling), Kerja Sosial, Pendidikan dan Ilmu Agama.
• Psikoterapi Islam adalah proses pengobatan dan penyembuhan
suatu penyakit baik mental, spiritual, moral, maupun fisik dengan
melalui bimbingan Al-Quran dan As Sunnah Nabi saw, atau secara
empiris adalah melalui bimbingan dan pengajaran Allah swt,
malaikat-malaikat-Nya, Nabi dan Rasul-Nya (Siregar)
• Psikoterapi Islam (Trimulyaningsih) adalah proses penyembuhan
(gangguan fisik, mental, spiritual, dan karakter) yang didasarkan
pada nilai-nilai Islam yang berasa dari Al-Quran dan Hadits
• Psikoterapi Islam adalah bagian pengobatan dari sisi manusia dari
aspek yang bersifat rohaniah ketimbang aspek fisik atau jasmaniah
dengan menggunakan ajaran-ajaran yang berlaku dalam Islam.
• Psikoterapi Islam efektif untuk meningkatkan Kesehatan Mental
• Teknik yang digunakan  Teknik sekuler yang dimodifikasi untuk
memasukkan konten keagamaan/ spiritual
• Zikir dan Sholat, adalah yang sering digunakan
• Metodenya  pelatihan, diskusi, praktek langsung
• Teknik sekuler  CBT, Mindfulness, dan relaksasi otot progresif
TUJUAN PSIKOTERAPI ISLAM
• Memberikan pertolongan kepada setiap individu agar sehat jasmani
dan rohani, spiritual dan moral
• Menggali dan mengembangkan potensi diri
• Mengantarkan individu pada perubahan konstruksi dalam kepribadian
dan etos kerja
• Meningkatkan kualitas keimanan, keislaman, keikhlasan, dan
ketauhidan dalam kehiduapn sehari-hari dan nyata
• Mengantakan individu mengenal, mencintai, dan berjumpa dengan
esensi atau jati diri dan citra diri serta sang Khalik
FOKUS PSIKOTERAPI ISLAM
• Moral / Akhlak  karakter / kepribadian (bentuk berpikir, berbicara,
tingkah laku, dsb)
• Mental  pikiran, akal, ingatan. Misal, pelupa, malas, tidak mampu
konsektrasi, tidak dapat mengambil keputusan
• Spiritual  ruh, jiwa, religious. Misal, syirik, kufur, fasi, dll
• Fisik (jasmaniyah)  bentuk perubahan fisik manusia. Biasanya ada
kombinasi dengan terapi dari medis. Misal, sesak nafas, penyakit
jantung, dll.
FUNGSI DAN TUGAS TERAPIS
• Tugas Terapis adalah sebagai pembimbing (mursyid) bagi klien untuk
mencapai taraf kehidupan yang lebih tinggi dan sempurna sesuai
dengan kapasitas manusia dan fitrah kemanusiaannya.
• Prinsip preventif :
1. Hifzh al din (memelihara ketentuan ibadah dari agama)
2. Hifzh al nafsi (memelihara kebersihan jiwa)
3. Hifzh al nasal (memelihara keturunan)
4. Hifzh al mal (memelihara harta)
5. Hifzh al ‘aql (memelihara dari hal yang merusak akal)
METODE
• Metode Tasawuf  peleburan diri dari sifat-sifat, karakter, dan
perubatan yang menyimpang dari kehendak dan tuntutan ke-Tuhan-
an. Seperti :
• Tajalli, yaitu menampakkan diri Allah SWT. Dalam bentuk martabat
• Tahalli, yaitu pengisian diri dengan ibadah dan ketahanan aplikasi
tauhid dan akhlak yang terpuji
• Takhalli, yaitu metode pengosongan diri dari bekasan kedurhakaan
dan dosa terhadap Allah swt, dengan melakukan tobat yang
sesungguhnya. Ini adalah fase pensucia jiwa, mental, akal pikiran,
labu, dan moral (akhlak) dengan sifat-sifat mulia dan terpuji.
• Metode Terapi dengan Wudhu  dapat memberikan ketenangan,
kedamaian, sehat
• Metode Terapi dengan Sholat  dapat menerangi hati, melapangkan
dada, serta menggairahkan jiwa dan raga. Ahli medis menyampaikan
bahwa shalat dapat merehatkan hati dan membuatnya tenang, serta
menghilangkan kegundahan dan kegalauannya (merupakan faktor
utama untuk memulihkan Kesehatan tubuh)
• Terapi dengan Puasa  melatih manusia dalam mengontrol diri,
keinginan, hawa nafsu.
• Terapi dengan Al-Quran atau Ruqyah  dapat menguatkan sisi
mental dan jiwa seseorang
PENDEKATAN
• Aspek Biologis  mental organic, penyakit afektif, psikosis, dan
penyalahguna zat adiktif
• Aspek Psikologis  peristiwa pencetus dan efeknya terhadap proses
fungsional, kesedihan, krisis perkembangan, gangguan pikiran dan
respon emosional
• Aspek social  system dukungan social, makna social atau budaya
• Aspek fisiologis  martabat dan harga diri seseorang, kebebasan
seseorang untuk menentukan nilai dan keinginannya. *merujuk pada
nilai yang dimiliki oleh klien.
MODEL PSIKOTERAPI ISLAM
• Psikoterapi dengan Keimanan : melalui Ibadah  memperbaiki
keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah swt. Sehingga klien
merasa tenang.
• Psikoterapi melalui Ibadah : sholat khusyuk  ikatan atau hubungan
yang kuat antara hamba dengan Tuhannya. Melahirkan kejernihan
spiritual, ketenangan hati dan keamanan diri, dimana ia mengerahkan
semua emosi dan anggota tubuhnya kepada Allah. Mjiwa menjadi
tenang dan akal pun selalu terbimbing.
• Psikoterapi dengan Puasa : sebagai Latihan dan didikan jiwa terhadap
penyakit jiwa dan fisik. Terlatih untuk bersabar, dan menahan
syahwat.
• Psikoterapi melalui Ibadah Haji : melahirkan sifat-sifat mulia, seperti
kebersamaan, kesatuan, dan banyak melantukan kalimat-kalimat
talbiyah.
• Psikoterapi melalui Sabar : sifat yang masuk dalam cakupan ibadah
dan hubungan interaksi manusia dan sesamanya. Manfaatnya
mendidik jiwa menjadi kepribadian yang kuat
• Psikoterapi melalui Istigfar dan Taubat : mengingat dosa, dan
memohon ampun
• Psikoterapi melalui Dzikir : ‘mengingat’ dan ‘menyebut’ Allah, maka
jiwanya semakin damai, tenang dan tenteram
• Psikoterapi dengan Do’a : memiliki harapan dan keyakinan bahwa
Allah akan mengabilkan harapannya. Terapi Do’a bisa menyembuhkan
penyakit jiwa dan fisik.

Pert. 12 PSIKOTERAPI ISLAM.ppt

  • 1.
  • 2.
    PENGERTIAN • Psikoterapi, secaraBahasa artinya nafas, roh, atau jiwa; therapeia yang berarti merawat atau perawatan. Jadi, psikoterapi adalah perawatan jiwa. • Psikoterapi adalah serangkaian metode berdasarkan ilmu psikologi yang digunakan untuk mengatasi gangguan kejiwaan atau mental seseorang. • Psikoterapi Islam adalah sebagai upaya mengatasi problem kejiwaan yang didasarkan pada pandangan agama Islam. • Psikoterapi Islam percaya bahwa keimanan dan kedekatan terhadap Allah akan menjadi kekuatan yang sangat berarti bagi kebaikan problem kejiwaan seseorang.
  • 3.
    • Psikoterapi Islam,banyak digunakan dalam berbagai bidang seperti Psikiatri, Psikologi, Bimbingan dan Penyuluhan (guidance and counseling), Kerja Sosial, Pendidikan dan Ilmu Agama. • Psikoterapi Islam adalah proses pengobatan dan penyembuhan suatu penyakit baik mental, spiritual, moral, maupun fisik dengan melalui bimbingan Al-Quran dan As Sunnah Nabi saw, atau secara empiris adalah melalui bimbingan dan pengajaran Allah swt, malaikat-malaikat-Nya, Nabi dan Rasul-Nya (Siregar) • Psikoterapi Islam (Trimulyaningsih) adalah proses penyembuhan (gangguan fisik, mental, spiritual, dan karakter) yang didasarkan pada nilai-nilai Islam yang berasa dari Al-Quran dan Hadits
  • 4.
    • Psikoterapi Islamadalah bagian pengobatan dari sisi manusia dari aspek yang bersifat rohaniah ketimbang aspek fisik atau jasmaniah dengan menggunakan ajaran-ajaran yang berlaku dalam Islam. • Psikoterapi Islam efektif untuk meningkatkan Kesehatan Mental • Teknik yang digunakan  Teknik sekuler yang dimodifikasi untuk memasukkan konten keagamaan/ spiritual • Zikir dan Sholat, adalah yang sering digunakan • Metodenya  pelatihan, diskusi, praktek langsung • Teknik sekuler  CBT, Mindfulness, dan relaksasi otot progresif
  • 5.
    TUJUAN PSIKOTERAPI ISLAM •Memberikan pertolongan kepada setiap individu agar sehat jasmani dan rohani, spiritual dan moral • Menggali dan mengembangkan potensi diri • Mengantarkan individu pada perubahan konstruksi dalam kepribadian dan etos kerja • Meningkatkan kualitas keimanan, keislaman, keikhlasan, dan ketauhidan dalam kehiduapn sehari-hari dan nyata • Mengantakan individu mengenal, mencintai, dan berjumpa dengan esensi atau jati diri dan citra diri serta sang Khalik
  • 6.
    FOKUS PSIKOTERAPI ISLAM •Moral / Akhlak  karakter / kepribadian (bentuk berpikir, berbicara, tingkah laku, dsb) • Mental  pikiran, akal, ingatan. Misal, pelupa, malas, tidak mampu konsektrasi, tidak dapat mengambil keputusan • Spiritual  ruh, jiwa, religious. Misal, syirik, kufur, fasi, dll • Fisik (jasmaniyah)  bentuk perubahan fisik manusia. Biasanya ada kombinasi dengan terapi dari medis. Misal, sesak nafas, penyakit jantung, dll.
  • 7.
    FUNGSI DAN TUGASTERAPIS • Tugas Terapis adalah sebagai pembimbing (mursyid) bagi klien untuk mencapai taraf kehidupan yang lebih tinggi dan sempurna sesuai dengan kapasitas manusia dan fitrah kemanusiaannya. • Prinsip preventif : 1. Hifzh al din (memelihara ketentuan ibadah dari agama) 2. Hifzh al nafsi (memelihara kebersihan jiwa) 3. Hifzh al nasal (memelihara keturunan) 4. Hifzh al mal (memelihara harta) 5. Hifzh al ‘aql (memelihara dari hal yang merusak akal)
  • 8.
    METODE • Metode Tasawuf peleburan diri dari sifat-sifat, karakter, dan perubatan yang menyimpang dari kehendak dan tuntutan ke-Tuhan- an. Seperti : • Tajalli, yaitu menampakkan diri Allah SWT. Dalam bentuk martabat • Tahalli, yaitu pengisian diri dengan ibadah dan ketahanan aplikasi tauhid dan akhlak yang terpuji • Takhalli, yaitu metode pengosongan diri dari bekasan kedurhakaan dan dosa terhadap Allah swt, dengan melakukan tobat yang sesungguhnya. Ini adalah fase pensucia jiwa, mental, akal pikiran, labu, dan moral (akhlak) dengan sifat-sifat mulia dan terpuji.
  • 9.
    • Metode Terapidengan Wudhu  dapat memberikan ketenangan, kedamaian, sehat • Metode Terapi dengan Sholat  dapat menerangi hati, melapangkan dada, serta menggairahkan jiwa dan raga. Ahli medis menyampaikan bahwa shalat dapat merehatkan hati dan membuatnya tenang, serta menghilangkan kegundahan dan kegalauannya (merupakan faktor utama untuk memulihkan Kesehatan tubuh) • Terapi dengan Puasa  melatih manusia dalam mengontrol diri, keinginan, hawa nafsu. • Terapi dengan Al-Quran atau Ruqyah  dapat menguatkan sisi mental dan jiwa seseorang
  • 10.
    PENDEKATAN • Aspek Biologis mental organic, penyakit afektif, psikosis, dan penyalahguna zat adiktif • Aspek Psikologis  peristiwa pencetus dan efeknya terhadap proses fungsional, kesedihan, krisis perkembangan, gangguan pikiran dan respon emosional • Aspek social  system dukungan social, makna social atau budaya • Aspek fisiologis  martabat dan harga diri seseorang, kebebasan seseorang untuk menentukan nilai dan keinginannya. *merujuk pada nilai yang dimiliki oleh klien.
  • 11.
    MODEL PSIKOTERAPI ISLAM •Psikoterapi dengan Keimanan : melalui Ibadah  memperbaiki keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah swt. Sehingga klien merasa tenang. • Psikoterapi melalui Ibadah : sholat khusyuk  ikatan atau hubungan yang kuat antara hamba dengan Tuhannya. Melahirkan kejernihan spiritual, ketenangan hati dan keamanan diri, dimana ia mengerahkan semua emosi dan anggota tubuhnya kepada Allah. Mjiwa menjadi tenang dan akal pun selalu terbimbing. • Psikoterapi dengan Puasa : sebagai Latihan dan didikan jiwa terhadap penyakit jiwa dan fisik. Terlatih untuk bersabar, dan menahan syahwat.
  • 12.
    • Psikoterapi melaluiIbadah Haji : melahirkan sifat-sifat mulia, seperti kebersamaan, kesatuan, dan banyak melantukan kalimat-kalimat talbiyah. • Psikoterapi melalui Sabar : sifat yang masuk dalam cakupan ibadah dan hubungan interaksi manusia dan sesamanya. Manfaatnya mendidik jiwa menjadi kepribadian yang kuat • Psikoterapi melalui Istigfar dan Taubat : mengingat dosa, dan memohon ampun • Psikoterapi melalui Dzikir : ‘mengingat’ dan ‘menyebut’ Allah, maka jiwanya semakin damai, tenang dan tenteram • Psikoterapi dengan Do’a : memiliki harapan dan keyakinan bahwa Allah akan mengabilkan harapannya. Terapi Do’a bisa menyembuhkan penyakit jiwa dan fisik.