Kapitan Pattimura, atau Thomas Matulessy, memimpin perlawanan rakyat Maluku terhadap penjajahan Belanda mulai 15 Mei 1817 akibat monopoli perdagangan dan berbagai penindasan. Meskipun mengalami kemenangan awal, ia akhirnya tertangkap dan dihukum gantung pada 16 Desember 1817, tetapi semangat perjuangannya diingat sebagai nilai-nilai kejuangan seperti persatuan, patriotisme, dan solidaritas. Jasa-jasanya dalam perjuangan kemerdekaan menjadikannya pahlawan nasional Indonesia.