Disusun oleh: 
Fauzan M. H. 
Mira Ismiyanti P. 
M.R. Irfan 
Suci Rifiana P. 
Virda Chairani. 
Kerajaan Demak
Awal Penyebaran Pendidikan 
Pada akhir abad ke-15, ketika Majapahit 
memasuki masa akhir kerajaan, para pedagang islam 
dan guru-guru agama berdatangan dari berbagai 
daerah. 
Mulanya pendidikan islam disampaikan oleh para 
saudagar kepada orang-orang terdekat. Guru-guru 
membentuk kelompok pengajian di tempat masing-masing.
Tokoh Pendidikan 
Seluruh wali Songo 
merupakan tokoh-tokoh 
pendidikan kerajaan Demak. 
Keterpaduan pihak kerajaan 
dengan para wali berhasil 
mengisilamkan Jawa. 
Dalam melakukan tugas 
pendidikan islam kepada 
masyarakat, para wali 
memakai masjid sebagai 
sarana pendidikan islam.
Proses Pendidikan 
Di Demak, selain di masjid 
Agung, pendidikan dilakukan di 
masjid-masjid umum yang 
dipimpin oleh seorang badai yang 
digelari Kiai Ageng yang bertugas 
sebagai guru. Guru-guru tersebut 
bertugas mengajar masyarakat 
umum, sedangkan keluarga 
kerajaan belajar langsung dari 
para wali. Bagi masyarakat yang 
ingin intensif belajar islam, 
disediakan pesantren-pesantren 
yang dikelola oleh wali-wali atau 
guru agama .
Metode dan Materi Pendidikan 
Islam 
 Dalam hal ini Para Sunan dan kyai melaksanakan 
pendidikan dan penyiaran agama Islam dengan mengikuti 
sistem yang telah diajarkan oleh Nabi, yaitu dengan 
memberikan suri tauladan yang baik dalam perangai dan 
perbuatan nyata. Selain itu, paraWali menyiarkan agama 
dan memasukkan anasir-anasir pendidikan dan pengajaran 
Islam dalam segala cabang kebudayaan nasional membuat 
agama Islam dapat mudah diterima sehingga dapat 
tersebar keseluruh kepulauan Indonesia.
Peran Kerajaan dalam Pendidikan

Peran Kerajaan dalam Pendidikan

  • 1.
    Disusun oleh: FauzanM. H. Mira Ismiyanti P. M.R. Irfan Suci Rifiana P. Virda Chairani. Kerajaan Demak
  • 2.
    Awal Penyebaran Pendidikan Pada akhir abad ke-15, ketika Majapahit memasuki masa akhir kerajaan, para pedagang islam dan guru-guru agama berdatangan dari berbagai daerah. Mulanya pendidikan islam disampaikan oleh para saudagar kepada orang-orang terdekat. Guru-guru membentuk kelompok pengajian di tempat masing-masing.
  • 3.
    Tokoh Pendidikan Seluruhwali Songo merupakan tokoh-tokoh pendidikan kerajaan Demak. Keterpaduan pihak kerajaan dengan para wali berhasil mengisilamkan Jawa. Dalam melakukan tugas pendidikan islam kepada masyarakat, para wali memakai masjid sebagai sarana pendidikan islam.
  • 4.
    Proses Pendidikan DiDemak, selain di masjid Agung, pendidikan dilakukan di masjid-masjid umum yang dipimpin oleh seorang badai yang digelari Kiai Ageng yang bertugas sebagai guru. Guru-guru tersebut bertugas mengajar masyarakat umum, sedangkan keluarga kerajaan belajar langsung dari para wali. Bagi masyarakat yang ingin intensif belajar islam, disediakan pesantren-pesantren yang dikelola oleh wali-wali atau guru agama .
  • 5.
    Metode dan MateriPendidikan Islam  Dalam hal ini Para Sunan dan kyai melaksanakan pendidikan dan penyiaran agama Islam dengan mengikuti sistem yang telah diajarkan oleh Nabi, yaitu dengan memberikan suri tauladan yang baik dalam perangai dan perbuatan nyata. Selain itu, paraWali menyiarkan agama dan memasukkan anasir-anasir pendidikan dan pengajaran Islam dalam segala cabang kebudayaan nasional membuat agama Islam dapat mudah diterima sehingga dapat tersebar keseluruh kepulauan Indonesia.