PRINSIP-PRINSIP
DASAR PENELITIAN
SEJARAH
Penelitian
Sejarah
Langkah-langkah
dalam Penelitian
Sejarah
Sumbe
r, Bukti, dan Fakta
Sejarah
Jenis Sejarah
Prinsip Dasar
dalam Penelitian
Sejarah
Peristiwa
Peninggalan
Sejarah, Monumen
Peringatan Sejarah
Pemilihan Topik
Heuristik
(Pengumpulan Sumber)
Verifikasi (kritik
Sejarah dan Keansahan
sumber)
Interpretasi (analisis
dan sintesis)
Historiografi(penulisan
Sejaran)
Pemilihan Topik
 Topik yang dipilih haruslah bernilai (keunikan
peristiwa, tidak bersifat majemuk, dan tidak
bersifat multidimensional)
 Topik harus bersifat orisinil (Upaya
pembuktian baru, interpretasi baru)
 Topik harus praktis (mudah dijangkau,
memiliki signifikasi antara sumber dan
peristiwa, memiliki signifikasi antara sumber
dan peristiwa, antara fakta dan
argumentasi,serta memiliki validitas sumber,
fakta, dan argumentasi)
 Topik harus memiliki kesatuan (Terdapat
kesatuan ide antara nilai,orisinalitas, dan
kepraktisan)
Heuristik
Bahasa Yunani, berasal dari kata
“heuriskein” artinya
“menemukan”
Suatu teknik atau cara mencari
dan mengumpulkan sumber.
Pengumpulan informasi
mengenai topik sejarah dapat
dilakukan di perpustakaan dan
dipusat penyimpanan arsip.
Verifikasi (Kritik
Sumber)
Setelah sumber sejarah terkumpul
dilakukan verifikasi untuk
memperoleh keabsahan sumber
Ada dua macam kritik sumber yakni
kritik eksternal dan kritik internal
Hal yang harus diuji tentang :
ď‚§ Keaslian sumber (otentisitas) yang
dilakukan melalui kritik eksternal
ď‚§ Keabsahan tentang kesahihan
sumber (kredibilitas) yang ditelusuri
lewat kritik internal
Interpretasi
(Analisi Sejarah))
 Interpretasi atau penafsiran sejarah
bertujuan untuk mendapatkan makna dan
saling berhubungan antara fakta yang
satu dengan yang lainnya atas sejumlah
fakta yang diperoleh dari sumber-sumber.
 Dalam sejarah tidak jarang terjadi
perbedaan penafsiran atas suatu peristiwa
karena antara penulis dan saksi sejarah
memiliki pandangan, wawasan, interest
(ketertarikan), ideologi, kepentingan,
latar belakang dan tujuan yang berbeda.
Historiografi
 Historiografi adalah cara penulisan atau
pemaparan laporan hasil penelitian sejarah
 Penulisan sejarah secara naratif : penulisan
sejarah dengan pendekatan sejarah sebagai
rekaman peristiwa dan tindakan aktor
sejarah secara individual yang berlangsung
dalam kurun waktu tertentu.
 Penulisan sejarah strukturalis sering disebut
sebagai sejarah sosial. Pendekatan ini
memahami sejarah sebagai rekaman
peristiwa struktural yang berupa proses dan
corak perubahan masyarakat, bangsa dan
dunia.

Penelitian sejarah x

  • 1.
  • 2.
    Penelitian Sejarah Langkah-langkah dalam Penelitian Sejarah Sumbe r, Bukti,dan Fakta Sejarah Jenis Sejarah Prinsip Dasar dalam Penelitian Sejarah Peristiwa Peninggalan Sejarah, Monumen Peringatan Sejarah
  • 4.
    Pemilihan Topik Heuristik (Pengumpulan Sumber) Verifikasi(kritik Sejarah dan Keansahan sumber) Interpretasi (analisis dan sintesis) Historiografi(penulisan Sejaran)
  • 5.
  • 6.
     Topik yangdipilih haruslah bernilai (keunikan peristiwa, tidak bersifat majemuk, dan tidak bersifat multidimensional)  Topik harus bersifat orisinil (Upaya pembuktian baru, interpretasi baru)  Topik harus praktis (mudah dijangkau, memiliki signifikasi antara sumber dan peristiwa, memiliki signifikasi antara sumber dan peristiwa, antara fakta dan argumentasi,serta memiliki validitas sumber, fakta, dan argumentasi)  Topik harus memiliki kesatuan (Terdapat kesatuan ide antara nilai,orisinalitas, dan kepraktisan)
  • 7.
  • 8.
    Bahasa Yunani, berasaldari kata “heuriskein” artinya “menemukan” Suatu teknik atau cara mencari dan mengumpulkan sumber. Pengumpulan informasi mengenai topik sejarah dapat dilakukan di perpustakaan dan dipusat penyimpanan arsip.
  • 9.
  • 10.
    Setelah sumber sejarahterkumpul dilakukan verifikasi untuk memperoleh keabsahan sumber Ada dua macam kritik sumber yakni kritik eksternal dan kritik internal Hal yang harus diuji tentang :  Keaslian sumber (otentisitas) yang dilakukan melalui kritik eksternal  Keabsahan tentang kesahihan sumber (kredibilitas) yang ditelusuri lewat kritik internal
  • 11.
  • 12.
     Interpretasi ataupenafsiran sejarah bertujuan untuk mendapatkan makna dan saling berhubungan antara fakta yang satu dengan yang lainnya atas sejumlah fakta yang diperoleh dari sumber-sumber.  Dalam sejarah tidak jarang terjadi perbedaan penafsiran atas suatu peristiwa karena antara penulis dan saksi sejarah memiliki pandangan, wawasan, interest (ketertarikan), ideologi, kepentingan, latar belakang dan tujuan yang berbeda.
  • 13.
  • 14.
     Historiografi adalahcara penulisan atau pemaparan laporan hasil penelitian sejarah  Penulisan sejarah secara naratif : penulisan sejarah dengan pendekatan sejarah sebagai rekaman peristiwa dan tindakan aktor sejarah secara individual yang berlangsung dalam kurun waktu tertentu.  Penulisan sejarah strukturalis sering disebut sebagai sejarah sosial. Pendekatan ini memahami sejarah sebagai rekaman peristiwa struktural yang berupa proses dan corak perubahan masyarakat, bangsa dan dunia.