Dokumen ini membahas karakteristik anak-anak berkebutuhan khusus, termasuk tunanetra, tunarungu, dan tunadaksa, dengan fokus pada berbagai aspek seperti fisik, motorik, akademik, serta sosial-emosional. Setiap kategori memiliki karakteristik unik yang memerlukan pemahaman khusus oleh pendidik untuk memberikan layanan pendidikan yang efektif. Selain itu, dokumen ini juga menekankan pentingnya latihan bagi pendidik untuk memperdalam pemahaman tentang kebutuhan anak-anak dengan kelainan fisik ini.