ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Oleh:
Luluk Kusumawati, S.Pd
SEKOLAH LUAR BIASA PAMARDI PUTRA
BANGUNTAPAN GEDONGKUNING BANTUL
2011
KLASIFIKASI
BERKEBUTUHAN
KHUSUS
(PENYANDANG CACAT)
A. TUNANETRA (VISUAL IMPAIRMENTS)
B. TUNARUNGU WICARA (HEARING
IMPAIRMENTS AND SPEEC)
C. TUNAGRAHITA (MENTAL RETERDATION)
D. KERUSAKAN FISIK DAN GANGGUAN
KESEHATAN (PHYSICAL AND OTHER HEALTH)
E. TUNALARAS (BEHAVIOR DISORDERS)
F. ANAK BERBAKAT (GIFTED AND TALENTED)
G. KESULITAN BELAJAR (LEARNING
DISABILITIES)
H. CACAT BERAT/CACAT GANDA (SEVERE AND
MULTIPEL HANDICAPS)
TUNANETRA
TUNANETRA adalah seseorang yang
mengalami kelainan pada indera
penglihatan dimana ketajaman
penglihatan kurang dari 20/200, dan
memerlukan layanan khususnya
membaca dan menulis braille.
KLASIFIKASI DAN
KARAKTERISTIK
• KLASIFIKASI
• Buta total(The Blind)
• Buta sebagian (low vision)
• KARAKTERISTIK
• Kognifit,intelegensi anak tunanetra tidak berbeda dengan
anak awas pada umumnya.
• Motorik, perkembangan motorik cenderung lambat karena
perlu adanya koordinasi fungsional antara sistem syaraf
dan otot, fungsi psikis serta kesempatan yang diberikan
pada lingkungan.
• Emosi, emosi yang tidak seimbang atau pola emosi yang
negatif dan berlebihan (perasaan takut, cemas, iri hati,
malu, dll).
• Sosial, perkembangan sosial anak tunanetra bergantung
pada perlakuan dan penerimaan lingkungan.
• Kepribadian, ragu-ragu, rendah diri,(percaya diri
berlebih)curiga, mempertahankan diri, menyalahkan orang
lain,dll
HAMBATAN-HAMBATAN
• MASALAH YANG DIHADAPAI ANAK
TUNANETRA
• Anak tunanetra cenderung memiliki berbagai
masalah baik yang berhubungan dengan masalah
pendidikan, sosial, emosi, kesehatan, pengisian
waktu luang, maupun pekerjaan. Permasalahan
tersebut perlu diantisipasi dengan memberikan
layanan pendidikan, arahan, bimbingan, latihan
dan kesempatan yang luas bagi anak tunanetra
sehingga permasalah yang timbul dlm berbagai
aspek dapat ditanggulangi sedini mungkin
TUNARUNGU WICARA
• TUNARUNGU WICARA adalah seseorang
yang mengalami kekurangan atau
kehilangan kemampuan mendengar
yang disebabkan oleh kerusakan
atau tidak berfungsinya sebagian
atau seluruh alat pendengaran
sehingga ia mengalami hambatan
dalam perkembangan bahasanya.
KLASIFIKASI
• Sangat ringan : 25desibell-40
desiBell
• Ringan : 41 dB- 55 dB
• Sedang : 56 dB- 70 dB
• Berat : 71 dB- 90 dB
• Sangat berat : 91 dB-lebih
PHILOSOFI KOMUNIKASI
I hear and I forget
I see and I remember
I do and I understand
HASIL RISET HARVARD BUSINESS SCHOOL
10 % Dari apa yang dibaca
20 % Dari apa yang didengar
30 % Dari apa yang dilihat
50 % Dari apa yang dilihat & didengar
80 % Dari apa yang diucapkan
90 % Dari apa yang diucapkan dan dilakukan
KARAKTERISTIK
• Kognitif, sama dengan anak normal
tetapiketerbatasan informasi dan daya abstraksi
anak,
• Emosi, keragu-raguan, kebimbangan, bertindak
agresif, mudah curiga, menutup diri,dll
• Sosial, berbagai konflik, kebingungan, ketakutan
karena hidup dlm lingkungan yang bermacam-
macam dan beraneka ragam
komunikasi/bahasanya.
• Perkembangan kepribadian banyak ditentukan
oleh hubungan antara anak dan orangtua
terutama ibunya.
HAMBATAN-HAMBATAN
Sehubungan dengan karakteristik anak
tunarungu yaitu : kurang kosa kata, sulit
memahami kata-kata abstrak, kata
kiasan, gangguan bicara, maka anak
tersebut memelukan pendidikan layanan
khusus misal sekolah di SLB atau sekolah
umum tapi perlu disediakan program
khusus bila mereka tidak mampu
mempelajari bahan pelajaran seperti anak
normal.
TUNAGRAHITA
TUNAGRAHITA adalah anak yang
kecerdasannya dibawah rata-rata
yang ditandai oleh keterbatasan
inteligensi (IQ di bawah 70) dan
ketidakcakapan dalam interaksi
sosial.
KLASIFIKASI
TUNAGRAHITA
• RINGAN IQ 70-55
• SEDANG IQ 54-40
• BERAT IQ 39-25
• SANGAT BERAT IQ 24 KEBAWAH
KARAKTERISTIK
1. Keterbatasan intelegensi
2. Keterbatasan sosial
3. Keterbatasan fungsi-fungsi mental
lainnya
HAMBATAN-HAMBATAN
• Daya assosiasi, daya ingat,
konsentrasi,penalaran dan persepsi
yang sangat terbatas, sering lupa,
kemampuan berpikir cenderung
konkrit,dll
• Sosial-emosi anak cenderung
berperilaku impulsif,
hiperaktif/hipoaktif, agresif serta
terkesan suka melanggar norma.
Tingkat perkembangan moral kadang
anak sulit berpikir jauh kedepan dan
kurang paham tentang sebab
akibat.minat bermain sesuai dengan
umur mentalnya.
TUNADAKSA
• TUNADAKSA :Seseorang yang
mengalami suatu kondisi yang
menghambat kegiatan individu,
sebagai akibat kerusakan atau
gangguan pada tulang atau otot
sehingga mengurangi kapasitas
normal individu untuk mengikuti
pendidikan.
KLASIFIKASI
• KERUSAKAN SEJAK
LAHIR/KETURUNAN
• KERUSAKAN PADA WAKTU
KELAHIRAN
• KERUSAKAN SESUDAH KELAHIRAN
KARAKTERISTIK
Mudah tersinggung, kesulitan
menyesuaikan diri, curiga pada orang
lain, sikap rendah diri, frustasi, merasa
tidak pantas, merasa benci,
kecemasan/khawatir dll.
HAMBATAN-HAMBATAN
• AKSESBILITAS
• KETERBATASAN ANGGOTA GERAK
• MEMERLUKAN LAYANAN
PENDIDIKAN
 Pendidikan terpadu atau inklusi
 SLB
NYUWUN PANGAPUNTEN
SELAMAT MENCOBA
SEMOGA SUKSES

special need children with care and implementation

  • 1.
    ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Oleh: LulukKusumawati, S.Pd SEKOLAH LUAR BIASA PAMARDI PUTRA BANGUNTAPAN GEDONGKUNING BANTUL 2011
  • 2.
    KLASIFIKASI BERKEBUTUHAN KHUSUS (PENYANDANG CACAT) A. TUNANETRA(VISUAL IMPAIRMENTS) B. TUNARUNGU WICARA (HEARING IMPAIRMENTS AND SPEEC) C. TUNAGRAHITA (MENTAL RETERDATION) D. KERUSAKAN FISIK DAN GANGGUAN KESEHATAN (PHYSICAL AND OTHER HEALTH) E. TUNALARAS (BEHAVIOR DISORDERS) F. ANAK BERBAKAT (GIFTED AND TALENTED) G. KESULITAN BELAJAR (LEARNING DISABILITIES) H. CACAT BERAT/CACAT GANDA (SEVERE AND MULTIPEL HANDICAPS)
  • 3.
    TUNANETRA TUNANETRA adalah seseorangyang mengalami kelainan pada indera penglihatan dimana ketajaman penglihatan kurang dari 20/200, dan memerlukan layanan khususnya membaca dan menulis braille.
  • 4.
    KLASIFIKASI DAN KARAKTERISTIK • KLASIFIKASI •Buta total(The Blind) • Buta sebagian (low vision) • KARAKTERISTIK • Kognifit,intelegensi anak tunanetra tidak berbeda dengan anak awas pada umumnya. • Motorik, perkembangan motorik cenderung lambat karena perlu adanya koordinasi fungsional antara sistem syaraf dan otot, fungsi psikis serta kesempatan yang diberikan pada lingkungan. • Emosi, emosi yang tidak seimbang atau pola emosi yang negatif dan berlebihan (perasaan takut, cemas, iri hati, malu, dll). • Sosial, perkembangan sosial anak tunanetra bergantung pada perlakuan dan penerimaan lingkungan. • Kepribadian, ragu-ragu, rendah diri,(percaya diri berlebih)curiga, mempertahankan diri, menyalahkan orang lain,dll
  • 5.
    HAMBATAN-HAMBATAN • MASALAH YANGDIHADAPAI ANAK TUNANETRA • Anak tunanetra cenderung memiliki berbagai masalah baik yang berhubungan dengan masalah pendidikan, sosial, emosi, kesehatan, pengisian waktu luang, maupun pekerjaan. Permasalahan tersebut perlu diantisipasi dengan memberikan layanan pendidikan, arahan, bimbingan, latihan dan kesempatan yang luas bagi anak tunanetra sehingga permasalah yang timbul dlm berbagai aspek dapat ditanggulangi sedini mungkin
  • 6.
    TUNARUNGU WICARA • TUNARUNGUWICARA adalah seseorang yang mengalami kekurangan atau kehilangan kemampuan mendengar yang disebabkan oleh kerusakan atau tidak berfungsinya sebagian atau seluruh alat pendengaran sehingga ia mengalami hambatan dalam perkembangan bahasanya.
  • 7.
    KLASIFIKASI • Sangat ringan: 25desibell-40 desiBell • Ringan : 41 dB- 55 dB • Sedang : 56 dB- 70 dB • Berat : 71 dB- 90 dB • Sangat berat : 91 dB-lebih
  • 8.
    PHILOSOFI KOMUNIKASI I hearand I forget I see and I remember I do and I understand
  • 9.
    HASIL RISET HARVARDBUSINESS SCHOOL 10 % Dari apa yang dibaca 20 % Dari apa yang didengar 30 % Dari apa yang dilihat 50 % Dari apa yang dilihat & didengar 80 % Dari apa yang diucapkan 90 % Dari apa yang diucapkan dan dilakukan
  • 10.
    KARAKTERISTIK • Kognitif, samadengan anak normal tetapiketerbatasan informasi dan daya abstraksi anak, • Emosi, keragu-raguan, kebimbangan, bertindak agresif, mudah curiga, menutup diri,dll • Sosial, berbagai konflik, kebingungan, ketakutan karena hidup dlm lingkungan yang bermacam- macam dan beraneka ragam komunikasi/bahasanya. • Perkembangan kepribadian banyak ditentukan oleh hubungan antara anak dan orangtua terutama ibunya.
  • 11.
    HAMBATAN-HAMBATAN Sehubungan dengan karakteristikanak tunarungu yaitu : kurang kosa kata, sulit memahami kata-kata abstrak, kata kiasan, gangguan bicara, maka anak tersebut memelukan pendidikan layanan khusus misal sekolah di SLB atau sekolah umum tapi perlu disediakan program khusus bila mereka tidak mampu mempelajari bahan pelajaran seperti anak normal.
  • 12.
    TUNAGRAHITA TUNAGRAHITA adalah anakyang kecerdasannya dibawah rata-rata yang ditandai oleh keterbatasan inteligensi (IQ di bawah 70) dan ketidakcakapan dalam interaksi sosial.
  • 13.
    KLASIFIKASI TUNAGRAHITA • RINGAN IQ70-55 • SEDANG IQ 54-40 • BERAT IQ 39-25 • SANGAT BERAT IQ 24 KEBAWAH
  • 14.
    KARAKTERISTIK 1. Keterbatasan intelegensi 2.Keterbatasan sosial 3. Keterbatasan fungsi-fungsi mental lainnya
  • 15.
    HAMBATAN-HAMBATAN • Daya assosiasi,daya ingat, konsentrasi,penalaran dan persepsi yang sangat terbatas, sering lupa, kemampuan berpikir cenderung konkrit,dll • Sosial-emosi anak cenderung berperilaku impulsif, hiperaktif/hipoaktif, agresif serta terkesan suka melanggar norma. Tingkat perkembangan moral kadang anak sulit berpikir jauh kedepan dan kurang paham tentang sebab akibat.minat bermain sesuai dengan umur mentalnya.
  • 16.
    TUNADAKSA • TUNADAKSA :Seseorangyang mengalami suatu kondisi yang menghambat kegiatan individu, sebagai akibat kerusakan atau gangguan pada tulang atau otot sehingga mengurangi kapasitas normal individu untuk mengikuti pendidikan.
  • 17.
    KLASIFIKASI • KERUSAKAN SEJAK LAHIR/KETURUNAN •KERUSAKAN PADA WAKTU KELAHIRAN • KERUSAKAN SESUDAH KELAHIRAN
  • 18.
    KARAKTERISTIK Mudah tersinggung, kesulitan menyesuaikandiri, curiga pada orang lain, sikap rendah diri, frustasi, merasa tidak pantas, merasa benci, kecemasan/khawatir dll.
  • 19.
    HAMBATAN-HAMBATAN • AKSESBILITAS • KETERBATASANANGGOTA GERAK • MEMERLUKAN LAYANAN PENDIDIKAN  Pendidikan terpadu atau inklusi  SLB
  • 20.
  • 21.