Dokumen tersebut membahas tentang lima jenis penanda wacana yang penting dalam bahasa Indonesia yaitu untuk memulai ayat, ayat pertama paragraf, menyatakan statistik, menyatakan contoh, dan kesimpulan karangan. Penanda-penanda wacana tersebut bermanfaat untuk meningkatkan keteraturan dan keterkaitan dalam wacana.