XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
PEMBANGUNAN DAN PERTUMBUHAN 
EKONOMI 
1.Ira Kusuma Dewi 
2.Mita Risa Wahyuningrum 
3.Rizqi Awalia Yan Syaputri 
4.Yusup Fatoni
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
1.Pengertian 
Pembangunan 
Ekonomi
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
Pembangunan ekonomi adalah suatu proses 
kenaikan pendapatan total dan pendapatan 
perkapita dengan memperhitungkan adanya 
pertambahan penduduk dan disertai dengan 
perubahan fundamental dalam struktur ekonomi 
suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi 
penduduk suatu Negara
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
2. Faktor-faktor yang 
mempengaruhi pertumbuhan 
ekonomi
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
1. Sumber Dya Manusia (SDM) 
SDM merupakan faktor kunci dalam 
prosesnya pembanguanan, baik 
tidaknya perncanaan dan 
pengorganisasian, proses 
pengorganisasian tergantung kepada 
kualitas manusia sebagai objek dan 
subjeknya.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
Economic 
2. Sumber Daya Alam (SDA) 
Sumber daya alam, yang meliputi tanah 
dan kekayaan alam seperti kesuburan 
tanah, keadaan iklim/cuaca, hasil 
hutan, tambang, dan hasil laut, sangat 
mempengaruhi pembanguanan suatu 
negara, terutama dalam hal penyediaan 
bahan baku produksi. 
KELOMPOK 3
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
Economic 
3. Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi 
(IPTEK) 
Ilmu pengetahuan dan teknolgi 
meripakaan alat bagi sumber 
manusia untuk mengolah sumber 
daya alam secara produktif. 
KELOMPOK 3
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
Economic 
4. Sosial budaya 
Nilai - nilai sosial budaya sangat 
berpengaruh terhadap proses 
pembanguanan. nilai - niai tersebut 
dapat menjadi faktor pendorong dan 
dapat pula menjadi faktor 
penghambat. 
KELOMPOK 3
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
Economic 
5. Keadaan Politik 
Sistem keadaan politik suatu negara 
berpengaruh terhadap 
keberlangsungan proses 
pembanguanan. 
KELOMPOK 3
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
Economic 
6. Sistem Pemerintah 
Pemerintahan dengan sistem sosialis 
dan liberalis kedua-duanya akan 
memberikan warna yang berbeda 
terhadap proses pembanguanan 
KELOMPOK 3
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
3. Indikator 
keberhasilan 
pembangunan 
ekonomi
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
1. Pendapatan perkapita 
Pendapatan per kapita, baik dalam ukuran 
GNP maupun PDB merupakan salah satu 
indikator makro-ekonomi yang telah lama 
digunakan untuk mengukur pertumbuhan 
ekonomi.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
Economic 
2. Struktur ekonomi 
Telah menjadi asumsi bahwa 
peningkatan pendapatan per kapita 
akan mencerminkan transformasi 
struktural dalam bidang ekonomi dan 
kelas-kelas sosial. 
KELOMPOK 3
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
Economic 
3. Urbanisasi 
Urbanisasi dapat diartikan sebagai 
meningkatnya proporsi penduduk yang 
bermukim di wilayah perkotaan 
dibandingkan dengan di pedesaan. 
KELOMPOK 3
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
4. Angka Tabungan 
Perkembangan sektor manufaktur/industri 
selama tahap industrialisasi memerlukan 
investasi dan modal.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
5. Indeks Kualitas Hidup 
Indeks kualitas hidup (IKH) atau Physical Qualty of life Index (PQLI) 
digunakan untuk mengukur kesejahteraan dan kemakmuran 
masyarakat. Indeks makroekonomi tidak dapat memberikan 
gambaran tentang kesejahteraan masyarakat dalam mengukur 
keberhasilan ekonomi. Misalnya, pendapatan nasional sebuah 
bangsa dapat tumbuh terus, tetapi tanpa diikuti oleh peningkatan 
kesejahteraan sosial. 
Indeks kulaitas hidup dihitung berdasarkan kepada : 
(1) angka rata-rata harapan hidup pada umur satu tahun, 
(2) angka kematian bayi, dan (3) angka melek huruf.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
6. Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index) 
The United Nations Development Program(UNDP) telah membuat 
indicator pembangunan yang lain, sebagai tambahan untuk 
beberapa indicator yang telah ada. Ide dasar yang melandasi 
dibuatnya indeks ini adalah pentingnya memperhatikan kualitas 
sumber daya manusia. Menurut UNDP, pembangunan hendaknya 
ditujukan kepada pengembangan sumberdaya manusia. Dalam 
pemahaman ini, pembangunan dapat diartikan sebagai sebuah 
proses yang bertujuan m ngembangkan pilihan-pilihan yang dapat 
dilakukan oleh manusia. Hal ini didasari oleh asumsi bahwa 
peningkatan kualitas sumberdaya manusia akan diikuti oleh 
terbukanya berbagai pilihan dan peluang menentukan jalan hidup 
manusia secara bebas.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
4. Masalah-masalah di 
negara berkembang
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
Economic 
1. Penduduk 
Permasalahan utama di negara berkembang adalah pertumbuhan 
penduduk yang tidak dapat dikendalikan. Hal ini disebabkan oleh 
kurangnya pemahaman tentang pentingnya membatasi jumlah 
anak dalam keluarga. Jika pertumbuhan penduduk tidak diimbangi 
dengan peingkatan kualitas penduduknya, maka hal ini dapat 
membuat rendahnya tingkat Indeks Pembangunan Manusia atau 
Human Development Index (HDI). Oleh karena itu maka diperlukan 
pengembangan sistem pendidikan yang lebih intens untuk 
memperkecil resiko ledakan penduduk ini. 
KELOMPOK 3
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
2. Ekonomi 
Dengan jumlah penduduk yang 
meningkat pesat, maka akibatnya 
adalah terjadi banyak pengangguran 
yang tidak mendapat kesempatan 
kerja. Hal ini menyebabkan angka 
kemiskinan juga meningkat sehingga 
pertumbuhan ekonomi di negara 
berkembang juga terhambat.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
3. Pendidikan 
Di negara berkembang 
karena jumlah penduduk 
yang terlalu banyak, maka 
pendidikan masih kurang 
merata. Banyak penduduk 
yang belum mendapatkan 
pendidikan yang layak. Hal 
ini menyebabkan 
banyaknya pengangguran 
dan rendahnya kualitas 
sumber daya manusia 
tersebut.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
4. Kesehatan 
Kesehatan juga merupakan salah 
satu permasalahan di negara 
berkembang yang harus 
ditangani. Karena di negara 
berkembang pastilah fasilitas 
kesehatannya masih kurang 
merata dan kualitasnya masih 
rendah. Selain itu, kesadaran 
masyarakat di negara 
berkembang akan pentingnya 
menjaga kesehatan dan 
kebersihan masih kurang.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
5. Infrastruktur 
Negara berkembang pada umumnya 
memiliki luas wilayah yang cukup luas 
dibandingkan negara maju. Dengan 
luas wilayah tersebut, sarana 
infrastruktur haruslah berkembang 
dengan baik. Namun karena 
kurangnya anggaran yang ada, pastilah 
banyak infrastruktur yang belum 
dibangun atau tidak dirawat dengan 
baik.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
Economic 
6. Penegakan Hukum 
Penduduk di negara berkembang umumnya 
kurang menyadari akan pentingnya mematuhi 
hukum yang berlaku di suatu negara. Jangankan 
penduduk, dalam pemerintahanpun masih banyak 
yang suka melanggar hukum seperti koruptor 
misalnya. Orang yang mengetahui seluk-beluk 
hukum akan menggunakan hukum untuk 
menguntungkan dirinya sendiri. 
KELOMPOK 3
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
7. Tingkat Produksi 
TIngkat produksi di negara berkembang masih 
rendah. Hal ini diakibatkan oleh kualitas sumber 
daya manusia yang kurang dan kurangnya inovasi 
dari masyarakat. Industri di negara berkembang 
umumnya masih menggunakan tenaga manusia 
sehingga hasilnya kalah banyak dibandingkan 
dengan menggunakan mesin.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
Economic 
8. Kualitas Penduduk 
Kualitas penduduk rata-rata di negara 
berkembang masih rendah. Hal ini 
disebabkan oleh pendidikan yang kurang 
merata. Ini juga berpengaruh pada 
pertumbuhan di negara tersebut. 
KELOMPOK 3
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
Economic 
9. Ketidakmerataan Hasil Pembangunan 
Infrastruktur yang kurang menyebabkan 
ketidakmerataan pada hasil pembangunan. 
Sehingga hanya daerah ibukota saja yang 
mendapatkan hasil pembangunan yang 
layak. Hal ini juga disebabkan oleh ketidak 
merataan pendapatan masyarakat. 
KELOMPOK 3
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
Economic 
10. Ketergantungan Pada Luar Negeri 
Negara berkembang umumnya masih belum 
mampu memenuhi kebutuhannya sendiri 
dan masih mengimpor barang-barang dari 
luar negeri. Selain itu, kecintaan terhadap 
produk dalam negeri masih kurang sehingga 
masyarakat hanya ingin menggunakan 
barang impor. 
KELOMPOK 3
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
5. Strategi pembangunan di 
Indonesia
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
Economic 
1. Mengembangkan koridor pembangunan ekonomi Indonesia 
dengan cara membangun pusat-pusat perekonomian di setiap pulau. 
Selain mengembangkan klaster industri berbasis sumber-sumber 
superior. Baik komoditas maupun sektor. Koridor pembangunan 
ekonomi Indonesia terbagi dalam empat tahap : 
· Mengindentifikasikan pusat-pusat perekonomian, misalnya 
ibukota provinsi. 
· Menentukan kebutuhan pengubung antara pusat ekonomi 
tersebut, seperti trafik barang. 
· Validasi untuk memastikan sejalan dengan pembangunan 
nasional, yakni pengaturan area tempat tinggal dengan sistem 
infrastruktur serta fasilitas. 
· Menentukan hubungan lokasi sektor fokus, guna menunjang 
fasilitas. Misalnya menghubungkan area pertambangan dengan 
kawasan pemrosesnya. 
KELOMPOK 3
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
2.Memperkuat hubungan nasional baik secara lokal 
maupun internasional. Hal ini bisa mengurangi biaya 
transaksi, menciptakan sinergi antara pusat-pusat 
pertumbuhan dan menyadari perlunya akses-akses ke 
sejumlah layanan. Seperti intra dan inter-konektivitas 
antara pusat pertumbuhan serta pintu perdagangan dan 
pariwisata internasional. Integrasi ekonomi merupakan 
hal terbaik untuk mencapai keuntungan langsung dari 
konsentrasi produksi. Serta dalam jangka panjang, 
meningkatkan standar kehidupan.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
Economic 
3. Mempercepat kapabilitas teknologi dan ilmu 
pengetahuan nasional atau Iptek. Selain tiga strategi 
utama ini, juga ada beberapa strategi pendukung seperti 
kebijakan investasi, perdagangan dan finansial. Beberapa 
elemen utama di sektor Iptek adalah meningkatkan 
kualitas pendidikan termasuk pendidikan kejuruan tinggi 
serta pelatihannya. Meningkatkan level kompetensi 
teknologi dan sumber daya ahli. Peningkatan aktivitas 
riset dan pengembangan, baik pemerintah maupun 
swasta, dengan memberikan insentif serta menaikkan 
anggaran. Kemudian mengembangkan sistem inovasi 
nasional, termasuk pembiayaannya. 
KELOMPOK 3
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
Economic 
6. Pengertian 
pertumbuhan 
ekonomi 
KELOMPOK 3
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
pertumbuhan ekonomi ialah proses kenaikan output 
perkapita yang terus menerus dalam jangka panjang. 
Pertumbuhan ekonomi tersebut merupakan salah satu 
indikator keberhasilan pembangunan. Dengan 
demikian makin tingginya pertumbuhan ekonomi 
biasanya makin tinggi pula kesejahteraan masyarakat, 
meskipun terdapat indikator yang lain yaitu distribusi 
pendapatan.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
7. Perbedaan 
pertumbuhan ekonomin 
dan pembangunan 
ekonomi
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
PERTUMBUHAN EKONOMI PEMBANGUNAN EKONOMI 
Merupakan proses naiknya produk per 
kapita dalam jangka panjang. 
Merupakan proses perubahan yang 
terus menerus menuju perbaikan 
termasuk usaha meningkatkan produk 
per kapita. 
Tidak memperhatikan pemerataan 
pendapatan. 
Memperhatikan pemerataan pendapatan 
termasuk pemerataan pembangunan dan 
hasil-hasilnya. 
Tidak memperhatikan pertambahan 
penduduk 
Memperhatikan pertambahan 
penduduk. 
Belum tentu dapat meningkatkan taraf 
hidup masyarakat. 
Meningkatkan taraf hidup masyarakat. 
Pertumbuhan ekonomi belum tentu 
disertai dengan pembangunan ekonomi 
Pembangunan ekonomi selalu dibarengi 
dengan pertumbuhan ekonomi. 
Setiap input dapat menghasilkan output 
yang lebih banyak 
Setiap input selain menghasilkan 
output yang lebih banyak juga terjadi 
perubahan – perubahan kelembagaan 
dan pengetahuan teknik.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
8. Teori ekonomi menurut 
para ahli
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
1. Teori Pertumbuhan Ekonomi Historis 
Aliran historis berkembang di Jerman dan 
kemunculannya merupakan reaksi terhadap 
pandangan kaum klasik yang menyatakan 
bahwa pertumbuhan ekonomi dapat dipercepat 
dengan revolusi industri, sedangkan aliran 
historis menyatakan bahwa pertumbuhan 
ekonomi dilakukan secara bertahap.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
. 
a. Teori pertumbuhan ekonomi 
Frederich list (1789 - 1846) 
Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi 
menurut frederich list adalah tingkat-tingkat 
yang dikenal dengan sebutan 
Stuffen theorien (teori tangga).
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
. 
b. Teori pertumbuhan ekonomi Karl Bucher (1847 
- 1930) 
Pada tahap Perekonomian menurut Karu Bucher 
ini dapat dibagi menjadi 4, yaitu : 
1.Rumah tangga tertutup 
2.Rumah tangga kota 
3.Rumah tangga bangsa 
4.Rumah tangga dunia
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
. 
c. Teori pertumbuhan ekonomi Bruno Hildebrand 
Bruno Hildebrand melihat pertumbuhan ekonomi masyarakat dari 
perkembangan alat tukar-menukarnya, yaitu: 
masa tukar-menukar secara barter 
masa tukar-menukar dengan uang 
masa tukar-menukar dengan kredit
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
. 
d. Teori pertumbuhan ekonomi Werner sombart (1863 - 1947) 
Menurut Werner Sombart pertumbuhan ekonomi suatu bangsa 
dapat dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu : 
1. Masa perekonomian tertutup 
2. Masa kerajinan dan pertukangan 
3. Masa kapitalis
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
. 
e. Teori pertumbuhan ekonomi Walt Whitmen Rostow (1916 - 
1979) 
W.W.Rostow mengungkapkan teori pertumbuhan ekonomi dalam 
bukunya yang bejudul The Stages of Economic Growth menyatakan 
bahwa pertumbuhan perekonomian dibagi menjadi 5 (lima) sebagai 
berikut: 
1.Masyarakat Tradisional 
2. Masyarakat pra kondisi untuk periode lepas landas 
3. Periode Lepas Landas (The take off) 
4. Gerak Menuju Kedewasaan (Maturity) 
5. Tingkat Konsumsi Tinggi (high mass consumption)
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
. 
2. Teori Pertumbuhan Ekonomi Klasik dan Neoklasik 
a. Teori pertumbuhan ekonomi klasik 
Menurut pandangan ahli-ahli ekonomi klasik, ada 4 faktor 
yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, yaitu: jumlah 
penduduk, jumlah stok barang-barang modal, luas tanah 
dan kekayaan alam, serta tingkat teknologi yang 
digunakan.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
. 
1. Teori pertumbuhan ekonomi menurut Adam Smith 
“An Inquiry into the nature and causes of the wealth of the 
nation”, teorinya yang dibuat dengan teori the invisible 
hands (Teori tangan-tangan gaib)
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
. 
2. Teori pertumbuhan ekonomi David Ricardo dan T.R 
Malthus 
Menurut David Ricardo faktor pertumbuhan penduduk 
yang semakin besar hingga menjadi dua kali lipat pada 
suatu saat akan menyebabkan jumlah tenaga kerja 
melimpah.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
. 
b. Teori pertumbuhan ekonomi Neoklasik 
Teori pertumbuhan Neo-klasik melihat dari 
sudut pandang yang berbeda, yaitu dari segi 
penawaran.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
Economic 
.1 . Teori pertumbuhan ekonomi Robert Sollow 
Rober Sollow lahir pada tahun 1950 di Brookyn, ia seorang 
peraih nobel di bidang dibidang ilmu ekonomi pada tahun 
1987. Robert Sollow menekankan perhatiannya pada 
pertumbuhan out put yang akan terjadi atas hasil kerja 
dua faktor input utama. Yaitu modal dan tenaga kerja. 
KELOMPOK 3
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
. 2. Teori pertumbuhan ekonomi Harrod dan Domar 
RF. Harrod dan Evsey Domar tahun 1947 
pertumbhan ekonomi menurut Harrod dan domar 
akan terjadi apabila ada peningkatan produktivitas 
modal (MEC) dan produktivitas tenaga kerja.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
. 3. Teori pertumbuhan ekonomi Joseph 
Schumpeter 
Menurut J. Schumpeter, pertumbuhan ekonomi 
suatu negara ditentukan oleh adanya proses 
inovasi-inovasi (penemuan-penemuan baru di 
bidang teknologi produksi) yang dilakukan oleh 
para pengusaha. Tanpa adanya inovasi, tidak ada 
pertumbuhan ekonomi.
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
9.Perhitungan laju 
ekonomi
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
.D ata yang digunakan ini berupa data deret waktu (series) dari Tahun 1, Tahun 2, 
Tahun 3 dan Tahun 4. 
Laju pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dapat diukur dengan menggunakan laju 
pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK).Berikut ini adalah rumus 
untuk menghitung tingkat pertumbuhan ekonomi (Sukirno, 2007): 
G = Laju pertumbuhan ekonomi 
PDRB1 = PDRB ADHK pada suatu tahun 
PDRB0 = PDRB ADHK pada tahun sebelumnya
XI SENIOR HIGH SCHOOL 
KELOMPOK 3 
Economic 
.S trukturekonomi dinyatakan dalam persentase. 
Penghitungan struktur ekonomi adalah sebagai 
berikut:dimana: 
PDRB sektor it = nilai PDRB sektor i pada tahun t 
Total PDRBt = nilai total PDRB pada tahun t
ADA YANG INGIN BERTANYA ??????
Pembangunan dan pertumbuhan ekonomi

Pembangunan dan pertumbuhan ekonomi

  • 2.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic PEMBANGUNAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI 1.Ira Kusuma Dewi 2.Mita Risa Wahyuningrum 3.Rizqi Awalia Yan Syaputri 4.Yusup Fatoni
  • 3.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 1.Pengertian Pembangunan Ekonomi
  • 4.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu Negara
  • 5.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi
  • 6.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 1. Sumber Dya Manusia (SDM) SDM merupakan faktor kunci dalam prosesnya pembanguanan, baik tidaknya perncanaan dan pengorganisasian, proses pengorganisasian tergantung kepada kualitas manusia sebagai objek dan subjeknya.
  • 7.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL Economic 2. Sumber Daya Alam (SDA) Sumber daya alam, yang meliputi tanah dan kekayaan alam seperti kesuburan tanah, keadaan iklim/cuaca, hasil hutan, tambang, dan hasil laut, sangat mempengaruhi pembanguanan suatu negara, terutama dalam hal penyediaan bahan baku produksi. KELOMPOK 3
  • 8.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL Economic 3. Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi (IPTEK) Ilmu pengetahuan dan teknolgi meripakaan alat bagi sumber manusia untuk mengolah sumber daya alam secara produktif. KELOMPOK 3
  • 9.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL Economic 4. Sosial budaya Nilai - nilai sosial budaya sangat berpengaruh terhadap proses pembanguanan. nilai - niai tersebut dapat menjadi faktor pendorong dan dapat pula menjadi faktor penghambat. KELOMPOK 3
  • 10.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL Economic 5. Keadaan Politik Sistem keadaan politik suatu negara berpengaruh terhadap keberlangsungan proses pembanguanan. KELOMPOK 3
  • 11.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL Economic 6. Sistem Pemerintah Pemerintahan dengan sistem sosialis dan liberalis kedua-duanya akan memberikan warna yang berbeda terhadap proses pembanguanan KELOMPOK 3
  • 12.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 3. Indikator keberhasilan pembangunan ekonomi
  • 13.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 1. Pendapatan perkapita Pendapatan per kapita, baik dalam ukuran GNP maupun PDB merupakan salah satu indikator makro-ekonomi yang telah lama digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi.
  • 14.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL Economic 2. Struktur ekonomi Telah menjadi asumsi bahwa peningkatan pendapatan per kapita akan mencerminkan transformasi struktural dalam bidang ekonomi dan kelas-kelas sosial. KELOMPOK 3
  • 15.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL Economic 3. Urbanisasi Urbanisasi dapat diartikan sebagai meningkatnya proporsi penduduk yang bermukim di wilayah perkotaan dibandingkan dengan di pedesaan. KELOMPOK 3
  • 16.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 4. Angka Tabungan Perkembangan sektor manufaktur/industri selama tahap industrialisasi memerlukan investasi dan modal.
  • 17.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 5. Indeks Kualitas Hidup Indeks kualitas hidup (IKH) atau Physical Qualty of life Index (PQLI) digunakan untuk mengukur kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. Indeks makroekonomi tidak dapat memberikan gambaran tentang kesejahteraan masyarakat dalam mengukur keberhasilan ekonomi. Misalnya, pendapatan nasional sebuah bangsa dapat tumbuh terus, tetapi tanpa diikuti oleh peningkatan kesejahteraan sosial. Indeks kulaitas hidup dihitung berdasarkan kepada : (1) angka rata-rata harapan hidup pada umur satu tahun, (2) angka kematian bayi, dan (3) angka melek huruf.
  • 18.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 6. Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index) The United Nations Development Program(UNDP) telah membuat indicator pembangunan yang lain, sebagai tambahan untuk beberapa indicator yang telah ada. Ide dasar yang melandasi dibuatnya indeks ini adalah pentingnya memperhatikan kualitas sumber daya manusia. Menurut UNDP, pembangunan hendaknya ditujukan kepada pengembangan sumberdaya manusia. Dalam pemahaman ini, pembangunan dapat diartikan sebagai sebuah proses yang bertujuan m ngembangkan pilihan-pilihan yang dapat dilakukan oleh manusia. Hal ini didasari oleh asumsi bahwa peningkatan kualitas sumberdaya manusia akan diikuti oleh terbukanya berbagai pilihan dan peluang menentukan jalan hidup manusia secara bebas.
  • 19.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 4. Masalah-masalah di negara berkembang
  • 20.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL Economic 1. Penduduk Permasalahan utama di negara berkembang adalah pertumbuhan penduduk yang tidak dapat dikendalikan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang pentingnya membatasi jumlah anak dalam keluarga. Jika pertumbuhan penduduk tidak diimbangi dengan peingkatan kualitas penduduknya, maka hal ini dapat membuat rendahnya tingkat Indeks Pembangunan Manusia atau Human Development Index (HDI). Oleh karena itu maka diperlukan pengembangan sistem pendidikan yang lebih intens untuk memperkecil resiko ledakan penduduk ini. KELOMPOK 3
  • 21.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 2. Ekonomi Dengan jumlah penduduk yang meningkat pesat, maka akibatnya adalah terjadi banyak pengangguran yang tidak mendapat kesempatan kerja. Hal ini menyebabkan angka kemiskinan juga meningkat sehingga pertumbuhan ekonomi di negara berkembang juga terhambat.
  • 22.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 3. Pendidikan Di negara berkembang karena jumlah penduduk yang terlalu banyak, maka pendidikan masih kurang merata. Banyak penduduk yang belum mendapatkan pendidikan yang layak. Hal ini menyebabkan banyaknya pengangguran dan rendahnya kualitas sumber daya manusia tersebut.
  • 23.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 4. Kesehatan Kesehatan juga merupakan salah satu permasalahan di negara berkembang yang harus ditangani. Karena di negara berkembang pastilah fasilitas kesehatannya masih kurang merata dan kualitasnya masih rendah. Selain itu, kesadaran masyarakat di negara berkembang akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan masih kurang.
  • 24.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 5. Infrastruktur Negara berkembang pada umumnya memiliki luas wilayah yang cukup luas dibandingkan negara maju. Dengan luas wilayah tersebut, sarana infrastruktur haruslah berkembang dengan baik. Namun karena kurangnya anggaran yang ada, pastilah banyak infrastruktur yang belum dibangun atau tidak dirawat dengan baik.
  • 25.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL Economic 6. Penegakan Hukum Penduduk di negara berkembang umumnya kurang menyadari akan pentingnya mematuhi hukum yang berlaku di suatu negara. Jangankan penduduk, dalam pemerintahanpun masih banyak yang suka melanggar hukum seperti koruptor misalnya. Orang yang mengetahui seluk-beluk hukum akan menggunakan hukum untuk menguntungkan dirinya sendiri. KELOMPOK 3
  • 26.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 7. Tingkat Produksi TIngkat produksi di negara berkembang masih rendah. Hal ini diakibatkan oleh kualitas sumber daya manusia yang kurang dan kurangnya inovasi dari masyarakat. Industri di negara berkembang umumnya masih menggunakan tenaga manusia sehingga hasilnya kalah banyak dibandingkan dengan menggunakan mesin.
  • 27.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL Economic 8. Kualitas Penduduk Kualitas penduduk rata-rata di negara berkembang masih rendah. Hal ini disebabkan oleh pendidikan yang kurang merata. Ini juga berpengaruh pada pertumbuhan di negara tersebut. KELOMPOK 3
  • 28.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL Economic 9. Ketidakmerataan Hasil Pembangunan Infrastruktur yang kurang menyebabkan ketidakmerataan pada hasil pembangunan. Sehingga hanya daerah ibukota saja yang mendapatkan hasil pembangunan yang layak. Hal ini juga disebabkan oleh ketidak merataan pendapatan masyarakat. KELOMPOK 3
  • 29.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL Economic 10. Ketergantungan Pada Luar Negeri Negara berkembang umumnya masih belum mampu memenuhi kebutuhannya sendiri dan masih mengimpor barang-barang dari luar negeri. Selain itu, kecintaan terhadap produk dalam negeri masih kurang sehingga masyarakat hanya ingin menggunakan barang impor. KELOMPOK 3
  • 30.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 5. Strategi pembangunan di Indonesia
  • 31.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL Economic 1. Mengembangkan koridor pembangunan ekonomi Indonesia dengan cara membangun pusat-pusat perekonomian di setiap pulau. Selain mengembangkan klaster industri berbasis sumber-sumber superior. Baik komoditas maupun sektor. Koridor pembangunan ekonomi Indonesia terbagi dalam empat tahap : · Mengindentifikasikan pusat-pusat perekonomian, misalnya ibukota provinsi. · Menentukan kebutuhan pengubung antara pusat ekonomi tersebut, seperti trafik barang. · Validasi untuk memastikan sejalan dengan pembangunan nasional, yakni pengaturan area tempat tinggal dengan sistem infrastruktur serta fasilitas. · Menentukan hubungan lokasi sektor fokus, guna menunjang fasilitas. Misalnya menghubungkan area pertambangan dengan kawasan pemrosesnya. KELOMPOK 3
  • 32.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 2.Memperkuat hubungan nasional baik secara lokal maupun internasional. Hal ini bisa mengurangi biaya transaksi, menciptakan sinergi antara pusat-pusat pertumbuhan dan menyadari perlunya akses-akses ke sejumlah layanan. Seperti intra dan inter-konektivitas antara pusat pertumbuhan serta pintu perdagangan dan pariwisata internasional. Integrasi ekonomi merupakan hal terbaik untuk mencapai keuntungan langsung dari konsentrasi produksi. Serta dalam jangka panjang, meningkatkan standar kehidupan.
  • 33.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL Economic 3. Mempercepat kapabilitas teknologi dan ilmu pengetahuan nasional atau Iptek. Selain tiga strategi utama ini, juga ada beberapa strategi pendukung seperti kebijakan investasi, perdagangan dan finansial. Beberapa elemen utama di sektor Iptek adalah meningkatkan kualitas pendidikan termasuk pendidikan kejuruan tinggi serta pelatihannya. Meningkatkan level kompetensi teknologi dan sumber daya ahli. Peningkatan aktivitas riset dan pengembangan, baik pemerintah maupun swasta, dengan memberikan insentif serta menaikkan anggaran. Kemudian mengembangkan sistem inovasi nasional, termasuk pembiayaannya. KELOMPOK 3
  • 34.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL Economic 6. Pengertian pertumbuhan ekonomi KELOMPOK 3
  • 35.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic pertumbuhan ekonomi ialah proses kenaikan output perkapita yang terus menerus dalam jangka panjang. Pertumbuhan ekonomi tersebut merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan. Dengan demikian makin tingginya pertumbuhan ekonomi biasanya makin tinggi pula kesejahteraan masyarakat, meskipun terdapat indikator yang lain yaitu distribusi pendapatan.
  • 36.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 7. Perbedaan pertumbuhan ekonomin dan pembangunan ekonomi
  • 37.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic PERTUMBUHAN EKONOMI PEMBANGUNAN EKONOMI Merupakan proses naiknya produk per kapita dalam jangka panjang. Merupakan proses perubahan yang terus menerus menuju perbaikan termasuk usaha meningkatkan produk per kapita. Tidak memperhatikan pemerataan pendapatan. Memperhatikan pemerataan pendapatan termasuk pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya. Tidak memperhatikan pertambahan penduduk Memperhatikan pertambahan penduduk. Belum tentu dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Meningkatkan taraf hidup masyarakat. Pertumbuhan ekonomi belum tentu disertai dengan pembangunan ekonomi Pembangunan ekonomi selalu dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi. Setiap input dapat menghasilkan output yang lebih banyak Setiap input selain menghasilkan output yang lebih banyak juga terjadi perubahan – perubahan kelembagaan dan pengetahuan teknik.
  • 38.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 8. Teori ekonomi menurut para ahli
  • 39.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 1. Teori Pertumbuhan Ekonomi Historis Aliran historis berkembang di Jerman dan kemunculannya merupakan reaksi terhadap pandangan kaum klasik yang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat dipercepat dengan revolusi industri, sedangkan aliran historis menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi dilakukan secara bertahap.
  • 40.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic . a. Teori pertumbuhan ekonomi Frederich list (1789 - 1846) Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi menurut frederich list adalah tingkat-tingkat yang dikenal dengan sebutan Stuffen theorien (teori tangga).
  • 41.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic . b. Teori pertumbuhan ekonomi Karl Bucher (1847 - 1930) Pada tahap Perekonomian menurut Karu Bucher ini dapat dibagi menjadi 4, yaitu : 1.Rumah tangga tertutup 2.Rumah tangga kota 3.Rumah tangga bangsa 4.Rumah tangga dunia
  • 42.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic . c. Teori pertumbuhan ekonomi Bruno Hildebrand Bruno Hildebrand melihat pertumbuhan ekonomi masyarakat dari perkembangan alat tukar-menukarnya, yaitu: masa tukar-menukar secara barter masa tukar-menukar dengan uang masa tukar-menukar dengan kredit
  • 43.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic . d. Teori pertumbuhan ekonomi Werner sombart (1863 - 1947) Menurut Werner Sombart pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dapat dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu : 1. Masa perekonomian tertutup 2. Masa kerajinan dan pertukangan 3. Masa kapitalis
  • 44.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic . e. Teori pertumbuhan ekonomi Walt Whitmen Rostow (1916 - 1979) W.W.Rostow mengungkapkan teori pertumbuhan ekonomi dalam bukunya yang bejudul The Stages of Economic Growth menyatakan bahwa pertumbuhan perekonomian dibagi menjadi 5 (lima) sebagai berikut: 1.Masyarakat Tradisional 2. Masyarakat pra kondisi untuk periode lepas landas 3. Periode Lepas Landas (The take off) 4. Gerak Menuju Kedewasaan (Maturity) 5. Tingkat Konsumsi Tinggi (high mass consumption)
  • 45.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic . 2. Teori Pertumbuhan Ekonomi Klasik dan Neoklasik a. Teori pertumbuhan ekonomi klasik Menurut pandangan ahli-ahli ekonomi klasik, ada 4 faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, yaitu: jumlah penduduk, jumlah stok barang-barang modal, luas tanah dan kekayaan alam, serta tingkat teknologi yang digunakan.
  • 46.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic . 1. Teori pertumbuhan ekonomi menurut Adam Smith “An Inquiry into the nature and causes of the wealth of the nation”, teorinya yang dibuat dengan teori the invisible hands (Teori tangan-tangan gaib)
  • 47.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic . 2. Teori pertumbuhan ekonomi David Ricardo dan T.R Malthus Menurut David Ricardo faktor pertumbuhan penduduk yang semakin besar hingga menjadi dua kali lipat pada suatu saat akan menyebabkan jumlah tenaga kerja melimpah.
  • 48.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic . b. Teori pertumbuhan ekonomi Neoklasik Teori pertumbuhan Neo-klasik melihat dari sudut pandang yang berbeda, yaitu dari segi penawaran.
  • 49.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL Economic .1 . Teori pertumbuhan ekonomi Robert Sollow Rober Sollow lahir pada tahun 1950 di Brookyn, ia seorang peraih nobel di bidang dibidang ilmu ekonomi pada tahun 1987. Robert Sollow menekankan perhatiannya pada pertumbuhan out put yang akan terjadi atas hasil kerja dua faktor input utama. Yaitu modal dan tenaga kerja. KELOMPOK 3
  • 50.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic . 2. Teori pertumbuhan ekonomi Harrod dan Domar RF. Harrod dan Evsey Domar tahun 1947 pertumbhan ekonomi menurut Harrod dan domar akan terjadi apabila ada peningkatan produktivitas modal (MEC) dan produktivitas tenaga kerja.
  • 51.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic . 3. Teori pertumbuhan ekonomi Joseph Schumpeter Menurut J. Schumpeter, pertumbuhan ekonomi suatu negara ditentukan oleh adanya proses inovasi-inovasi (penemuan-penemuan baru di bidang teknologi produksi) yang dilakukan oleh para pengusaha. Tanpa adanya inovasi, tidak ada pertumbuhan ekonomi.
  • 52.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic 9.Perhitungan laju ekonomi
  • 53.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic .D ata yang digunakan ini berupa data deret waktu (series) dari Tahun 1, Tahun 2, Tahun 3 dan Tahun 4. Laju pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dapat diukur dengan menggunakan laju pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK).Berikut ini adalah rumus untuk menghitung tingkat pertumbuhan ekonomi (Sukirno, 2007): G = Laju pertumbuhan ekonomi PDRB1 = PDRB ADHK pada suatu tahun PDRB0 = PDRB ADHK pada tahun sebelumnya
  • 54.
    XI SENIOR HIGHSCHOOL KELOMPOK 3 Economic .S trukturekonomi dinyatakan dalam persentase. Penghitungan struktur ekonomi adalah sebagai berikut:dimana: PDRB sektor it = nilai PDRB sektor i pada tahun t Total PDRBt = nilai total PDRB pada tahun t
  • 55.
    ADA YANG INGINBERTANYA ??????