1. Membangun kegiatan perhutanan sosial dengan tanaman bintaro untuk menghasilkan bioenergi pada kawasan hutan produksi dan sentra produksi pangan.
2. Tanaman bintaro dapat menghasilkan 1,8 ton biodiesel per hektar setara dengan 10 juta rupiah per tahun, sekaligus menyerap emisi karbon dioksida.
3. Kegiatan ini dapat mendorong peningkatan produktivitas petani serta insentif untuk menjaga ketahanan