Dokumen ini membahas tentang sistem ladang berpindah yang dilakukan oleh masyarakat di Indonesia sebagai praktik pertanian tradisional. Proses ini melibatkan pembukaan lahan hutan dan pergeseran tempat tanam ketika kesuburan tanah menurun, namun dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan perubahan ekosistem. Penyusun makalah ini juga mencermati berbagai faktor penyebab, dampak, dan upaya untuk mengurangi dampak negatif dari kegiatan ladang berpindah.