Howard Gardner, seorang profesor di Harvard University, mengembangkan teori kecerdasan majemuk yang menyatakan ada delapan jenis kecerdasan yang dimiliki setiap individu dengan tingkatan yang berbeda-beda. Teori ini mengubah pandangan pendidikan dengan menekankan bahwa semua anak memiliki potensi cerdas dan harus dilayani dengan metode pengajaran yang sesuai dengan kecerdasan mereka. Gardner berargumen bahwa sistem pendidikan harus memberdayakan peserta didik dan menggunakan berbagai strategi untuk menjangkau semua siswa, bukan hanya mereka yang unggul dalam kecerdasan linguistik dan logis.