Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Unit 1
Permainan Invasi
(Permainan Sepak Bola)
(Pilih Salah Satu Materi atau Lebih Sesuai dengan Kondisi Sekolah)
PERANGKAT / MODUL AJAR
I. INFORMASI UMUM
A. Identitas Sekolah
Nama Penyusun :
Tahun Pembuatan : 202... Mata Pelajaran : PJOK
Jenjang : SMP/MTS Kelas/Semester : IX/Ganjil
Kode : Fase : Fase D
UNIT : Unit 1 Permainan Invasi (Permainan Sepak Bola)
Pokok Bahasan : Variasi dan kombinasi Gerak Spesifik dalam Berbagai Permainan
Invasi
Sub Pokok Bahasan : Variasi dan kombinasi Gerak Spesifik dalam Permainan Sepak Bola
Pokok Materi : Sekilas Tentang PermainanSepak bola dan Perkembangan
Permainannya, Variasi dan kombinasi Gerak Spesifik Menendang/
Mengumpan dan Menghentikan Bola, Variasi dan kombinasi Gerak
Spesifik Menggiring dan Menyundul Bola, Melempar Bola Ke dalam,
dan Menjaga Gawang, Bermain Sepak bola dengan Menggunakan
Peraturan yang Dimodifikasi, Peraturan Dasar Permainan Sepak bola
yang Berhubungan dengan Keterampilan yang Diajarkan, Peraturan
Dasar Permainan Sepak bola yang Berhubungan dengan
Keterampilan yang Diajarkan, Bermain Sepak bola dengan
Menggunakan Peraturan yang Dimodifikasi (Penerapan Keterampilan
Gerak Spesifik dan Fungsional)
Alokasi Waktu : 4 Pertemuan X 2JP X 40 Menit = 320 Menit
Pada akhir Fase D, peserta didik menganalisis keterampilan gerak, mentransfer ke dalam
berbagai situasi gerak, dan serta menjelaskan penerapan konsep dan strategi gerak untuk
meningkatkan capaian keterampilan gerak. Mereka menguji berbagai strategi gerak dan
membuktikan strategi yang paling efektif. Peserta didik mengkaji bagaimana modifikasi
peralatan dan peraturan permainan dapat mendukung fair play dan partisipasi inklusif.
Mereka juga menerapkan kepemimpinan, kolaborasi, dan pengambilan keputusan dalam
berbagai konteks gerak. Peserta didik menggambarkan prinsip intensitas dan dampaknya
pada tubuh saat melakukan aktivitas jasmani. Mereka juga mengusulkan strategi untuk
meningkatkan partisipasi aktivitas jasmani dan pencegahan perilaku sedenter. Capaian
Pembelajaran setiap elemen adalah sebagai berikut.
Terampil Bergerak Peserta didik menganalisis dan
menghaluskan keterampilan gerak serta
mentransfernya ke dalam berbagai situasi
gerak. Peserta didik menyusun dan
memeragakan strategi gerak yang dapat
dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian
keterampilan gerak. Peserta didik
memeragakan dan menjelaskan konsep gerak
yang dapat dimanfaatkan untuk
meningkatkan capaian keterampilan gerak.
Belajar melalui
Gerak
Peserta didik mengemukakan dan
membuktikan strategi gerak yang paling
efektif dalam situasi gerak yang berbeda.
Peserta didik menginvestigasi modifikasi
peralatan, peraturan, dan sistem skoring yang
mendukung fair play dan partisipasi inklusif.
Peserta didik menerapkan kepemimpinan,
kolaborasi, dan proses pengambilan
keputusan kelompok ketika berpartisipasi di
dalam berbagai aktivitas jasmani.
Bergaya Hidup Aktif Peserta didik berpartisipasi dalam
aktivitas jasmani untuk menggambarkan
reaksi tubuh terhadap berbagai tingkat
intensitas yang berbeda. Peserta didik
berpartisipasi dalam aktivitas jasmani yang
menyehatkan di luar ruang dan/atau
lingkungan alam dan menggambarkan
sumber daya yang dibutuhkan untuk
meningkatkan partisipasi. Peserta didik
menjelaskan dan mengusulkan strategi
peningkatan aktivitas jasmani dan
pencegahan perilaku sedenter
Memilih Hidup yang
Menyehatkan
Peserta didik menganalisis risiko kesehatan
akibat gaya hidup dan merancang tindakan
pencegahan melalui aktivitas jasmani
berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan.
Peserta didik merancang pilihan makanan
sehat berdasarkan analisis kandungan gizi
sesuai kebutuhan aktivitas jasmani. Peserta
didik mempraktikkan prosedur untuk
menangani cedera yang berisiko terhadap
kesehatan dan keselamatan berdasarkan
prinsip pertolongan pertama.
A. Kompetensi Awal (Prasyarat Pengetahuan/Keterampilan)
1. Memahami kemampuan dalam mempraktikkan rancangan keterampilan gerak mengoper,
menangkap, menggiring, dan menembak bola permainan bola basket sesuai potensi dan
kreativitas yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan
meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian,
berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat
menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
B. Profil Lulusan 8 Dimensi
 Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME)
 Kewargaan.
 Kreativitas.
 Kemandirian.
 Komunikasi.
 Kesehatan.
 Kolaborasi.
 Penalaran Kritis.
C. GURU MENANYAKAN PELAKSANAAN 7 KEBIASAAN ANAK HEBAT
 Bangun-tidur bagaimana kamu memulai hari dengan baik?
 Beribadah -apa yang kamu lakukan untuk mengingat tuhan setiap hari?
 Berolahraga- mengapa penting untuk berolahraga setiap hari/
 Gemar belajar -apa hal yang kamu pelajari hari ini?
 Makan sehat dan bergizi -apa makanan yang sehat yang kamu konsumsi?
 Bermasyarakat-makan sehat dan bergizi apa yang kamu lakukan untuk membantu teman
atau keluarga?
 Tidur cepat - mengapa tidur yang cukup itu penting
B. Sarana dan Prasarana (Materi ajar, Alat dan bahan)
Materi :
Pada Sub Unit Pembelajaran 1 ini peserta didik akan mempelajari konsep, prinsip, dan cara-cara
melakukan variasi dan kombinasi aktivitas keterampilan gerak spesifik dan fungsional pada
permainan sepak bola (menendang/ mengumpan bola, menghentikan bola, menggiring bola,
menyundul bola, melempar bola ke dalam, dan menjaga gawang). Kegiatan pembelajaran dengan
menggunakan pendekatan teori dan praktik
Guru juga dapat melakukan pengembangan kemampuan berpikir ke taraf yang lebih tinggi
dengan memberikan pertanyaan;
1. Apa yang dimaksud dengan variasi dan kombinasi aktivitas keterampilan gerak spesifik dan
fungsional permainan sepak bola?
2. Jelaskan berbagai bentuk-bentuk variasi dan kombinasi aktivitas keterampilan gerak spesifik
dan fungsional permainan sepak bola.
3. Jelaskan prosedur berbagai bentuk-bentuk variasi dan kombinasi aktivitas keterampilan
gerak spesifik dan fungsional permainan sepak bola.
4. Bisakah peserta didik mempelajari dasar-dasar permainan dan menggunakannya untuk
menciptakan keterampilan problem solving?
5. Bisakah peserta didik mempelajari dasar-dasar permainan dan menggunakannya untuk
menciptakan keterampilan belajar seumur hidup?
6. Bagaimana performa peserta didik dapat memengaruhi tim?
Sumber Belajar :
 Buku PJOK Pegangan Guru Kelas IX Kurikulum Merdeka Tahun 2022
C. Target Peserta Didik
1. Peserta didik reguler/tipikal
2. Peserta didik dengan pencapaian tinggi:
D. Media Pembelajaran
1) Pelantang
2) Gawai
3) Alat pandang dengar
E. Jumlah siswa
 Maksimum 25 - 35 Siswa
F. Model, Alternatif, Metode Pembelajaran
1. Pembelajaran tatap muka
2. Model Pembelajaran Penemuan (Discovery Learning)
3. Pengajaran Interaktif (Interactive Teaching)
4. Pengajaran Berpangkalan (Station Teaching)
5. Pengajaran Sesama Teman (Peer Teaching)
6. Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning)
7. Strategi Pembelajaran Sendiri (Self-instructional Strategies)
8. Strategi Kognitif (Cognitive Strategies)
9. Pengajaran Beregu (Team Teaching)
II. KEGIATAN INTI
G. Tujuan Pembelajaran Unit 1
Pada akhir pembelajaran ini peserta didik mampu menganalisis dan mempraktikkan variasi dan
kombinasi aktivitas keterampilan gerak spesifik dan fungsional pada permainan sepak bola
(menendang/ mengumpan bola, menghentikan bola, menggiring bola, menyundul bola, melempar
bola ke dalam, dan menjaga gawang) sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki. Secara rinci
tujuan pembelajaran ini dapat dijabarkan sebagai berikut.
1. Peserta didik dapat menganalisis variasi dan kombinasi aktivitas keterampilan gerak spesifik
dan fungsional pada permainan sepak bola (menendang/ mengumpan bola, menghentikan
bola, menggiring bola, menyundul bola, melempar bola ke dalam, dan menjaga gawang)
sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki, melalui penugasan berkelompok.
2. Peserta didik dapat mempraktikkan variasi dan kombinasi aktivitasketerampilan gerak
spesifik dan fungsional pada permainan sepak bola (menendang/ mengumpan bola,
menghentikan bola, menggiring bola, menyundul bola, melempar bola ke dalam, dan menjaga
gawang) sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki, melalui penugasan berkelompok.
3. Peserta didik menunjukkan sikap dan nilai-nilai pengembangan tanggung jawab personal (
jujur disiplin, patuh), serta tanggung jawab sosial (kerja sama, toleran, peduli) melalui
penugasan berkelompok.
4. Peserta didik dapat membandingkan besarnya keuntungan berbagai aktivitas jasmani yang
dapat digunakan untuk menjaga kesehatan
 Pertanyaan Pemantik Mindful Learning
(Mendorong siswa untuk menyadari pengalaman dan proses belajarnya)
1. Apa yang kamu rasakan saat harus melakukan kombinasi gerakan seperti dribble,
passing, dan menembak ke gawang secara cepat?
2. Gerakan apa yang menurutmu paling menantang dalam permainan invasi?
Bagaimana kamu mengatasi tantangan itu?
3. Bagaimana kerja sama tim memengaruhi keberhasilanmu dalam melakukan variasi
gerakan saat bermain?
4. Apa yang kamu pelajari tentang koordinasi tubuh dan kerja sama dalam permainan
invasi?
 Pertanyaan Pemantik Meaningful Learning
(Mendorong siswa memahami makna dan nilai dari pembelajaran dalam konteks kehidupan nyata)
1. Mengapa penting menguasai variasi dan kombinasi gerak spesifik dalam permainan
invasi?
2. Bagaimana strategi permainan dan keterampilan fisik dalam permainan invasi
membantumu mengembangkan kemampuan berpikir cepat dan membuat keputusan?
3. Apa manfaat bermain permainan invasi terhadap kebugaran jasmani dan
keterampilan sosialmu?
4. Bagaimana kamu bisa menerapkan semangat kerja sama, komunikasi, dan sportivitas
dari permainan invasi ke kehidupan sehari-hari?
H. Apersepsi
Apersepsi dilakukan dengan memberikan pertanyaan dan pembahasan mengenai pengetahuan
dan keterampilan awal yang telah dikuasai oleh peserta didik terkait dengan permainan sepak
bola (variasi gerak spesifik dan kombinasi gerak spesifik). Kemampuan dan pengalaman peserta
didik tersebut kemudian dihubungkan dengan kompetensi yang akan didapat peserta didik
setelah mempelajari pokok bahasan ini variasi dan kombinasi gerak spesifik permainan sepak
bola (menendang/mengumpan dan menghentikan; menggiring, menendang/ mengumpan dan
menghentikan bola; menggiring, menghentikan, dan menendang bola ke gawang/sasaran;
melempar bola ke dalam dan menyundul bola), serta penerapannya di dalam kinerja yang
sesungguhnya..
I. Persiapan Pembelajaran
Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara lain
sebagai berikut:
1) Membaca Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah dipersiapkan guru
sebelumnya.
2) Mencari berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan permainan sepak bola.
3) Menyiapkan sarana dan prasarana pembelajaran, di antaranya:
a) Bola sepak atau bola sejenisnya (bola volley, bola sepak atau bola plastik).
b) Lapangan permainan sepak bola atau lapangan sejenisnya (lapangan bola voli atau
halaman sekolah) yang aman.
c) Rintangan (corong) atau sejenisnya (botol bekas, kursi atau bilah bambu).
d) ) Peluit dan stopwatch.
e) Lembar tugas peserta didik (student task sheet) yang berisi perintah, dan indikator tugas
gerak.
A. Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran Ke 1-2 ( 2 Pertemuan x 4 JP X 40 menit)
Alokasi
Waktu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Mindful Learning – Kesadaran diri dan konteks:
 Guru meminta salah seorang siswa untuk menyiapkan barisan di lapangan sekolah dan
mengucapkan salam atau selamat pagi kepada siswa.
 Guru meminta salah seorang siswa untuk memimpin doa, dan siswa berdoa sesuai
dengan agamanya masing-masing.
 Guru memastikan bahwa semua siswa dalam keadaan sehat, bila ada siswa yang
kurang sehat (sakit), maka guru meminta siswa tersebut untuk berisitirahat di kelas.
 Guru memotivasi siswa untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan
dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi kesehatan dan
kebugaran.
 Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan
cara tanya jawab.
Pemanasan
a) Peregangan (Stretching)
 Peregangan statik (Static Stretching)
 Peregangan dinamik (Dynamic Stretching)
 Four Lines Warm up (Gerakan ini menjadi rutinitas yang dilakukan setiap kali
melakukan pemanasan)
10
menit
Pembelajaran Ke 1-2 ( 2 Pertemuan x 4 JP X 40 menit)
Alokasi
Waktu
b) Permainan Kecil (Minor Games) Soccer Shooting Stars
Gambar 1.1. Anak bermain Soccer Shooting Stars
 Kelas dibagi ke dalam 2 kelompok, kelompok pertama adalah peserta didik sebagai
bintang-bintang dan kelompok ke dua adalah pesawat tempur dimulai dengan 3
pesawat yang dilengkapi dengan 3 bola sepak.
 Peserta didik diberi penjelasan tentang area bermain dengan batasan garis
lapangan, atau meletakan botol bekas, kursi atau bilah bambu di setiap ujung garis.
 Tugas pesawat tempur adalah menembak bintang-bintang agar jatuh, dengan cara
melakukan shooting/passing dengan bola kearah kaki bintang-bintang, pesawat
tempur boleh berlari dengan menggiring bola atau melakukan passing kepada
anggota kelompoknya, bola harus tetap berada dilantai dan tidak boleh melayang di
atas bagian betis peserta didik.
 Tugas bintang-bintang menghindar dari tembakan pesawat tempur dengan berlari
kesegala arah, melompat atau mengelak dengan catatan tidak diperkenankan
meninggalkan lapangan permainan
 Variasi yang dapat dilakukan adalah menambah jumlah pesawat tempur, bintang
yang tertembak menjadi pesawat, batasan waktu lalu dan perubahan peran.
 Guru memberikan penguatan terhadap jawaban murid atau memberikan scaffolding untuk
menyelesaikan menampilkan masalah penyelesaian tersebut dari dengan sumber
internet/video/buku referensi dari perpustakaan, apabila tidak ada murid yang memberikan
jawaban yang benar. (Menanyakan kesiapan belajar siswa terhadap materi baru yang akan
dipelajari). (Kegiatan rutin ditujukan untuk membangun suasana pembelajaran yang positif dan
mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan pembelajaran selanjutnya) (
 Guru mencatat dan menggunakan informasi yang didapat dari kegiatan awal rutin tersebut
untuk memetakan sejauh mana pengetahuan awal murid (Kesadaran diri dan Pengambilan
Keputusan yang Bertanggung Jawab)
 Setelah memetakan kebutuhan belajar murid, guru menyiapkan kebutuhan tersebut sesuai
dengan profil belajar masing-masing murid : (diferensiasi konten)
KEGIATAN INTI
Pembelajaran Ke 1-2 ( 2 Pertemuan x 4 JP X 40 menit)
Alokasi
Waktu
 Pelaksanaan pembelajaran inti dilakukan sesuai sintaks sebagaimana yang dituliskan
pada tabel pokok-pokok materi dan kegiatan (D. Prosedur Kegiatan Pembelajaran
(Pertemuan Pertama) poin 1. Pokok-pokok Materi dan Kegiatan). Mindful
Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman
mereka
 Peserta didik menerima dan mempelajari kartu tugas (task sheet) yang berisi perintah
dan indikator tugas variasi dan kombinasi gerak spesifik permainan sepak bola
(menendang/mengumpan dan menghentikan; menggiring, menendang/ mengumpan
dan menghentikan bola; menggiring, menghentikan,dan menendang bola ke
gawang/sasaran; melempar bola ke dalam dan menyundul bola). Mindful Learning-
Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka
 Peserta didik melaksanakan tugas ajar sesuai dengan target waktu yang ditentukan
guru untuk mencapai ketuntasan belajar pada setiap materi pembelajaran. Mindful
Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman
mereka
 Peserta didik menerima umpan balik dari guru. Mindful Learning- Membuat Siswa
lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka
 Peserta didik melakukan pengulangan pada materi pembelajaran yang belum tercapai
ketuntasannya sesuai umpan balik yang diberikan. Mindful Learning- Membuat
Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka
 Peserta didik mencoba tugas variasi dan kombinasi gerak spesifik permainan sepak
bola ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin,
percaya diri, sportif, dan kerja sama. Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar
akan pengalaman dan pemahaman mereka
 Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran. Mindful
Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman
mereka
140
menit
Kegiatan alternatif
Catatan : Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang
meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggung
jawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup
 Salah seorang siswa di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan, guru
mempertanyakan apa manfaatnya. Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar
akan pengalaman dan pemahaman mereka
 Guru dan siswa melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai
dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih
sering timbul saat melakukan aktivitas pembelajaran. Mindful Learning- Membuat
10
Menit
Pembelajaran Ke 1-2 ( 2 Pertemuan x 4 JP X 40 menit)
Alokasi
Waktu
Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka
 Guru menginformasikan kepada siswa, kelompok dan siswa yang paling baik
penampilannya selama pembelajaran permainan bola basket. Mindful Learning-
Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka
 Bermain sepak bola dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi menggunakan
setengah lapangan aktivitas keterampilan gerak spesifik dan fungsional permainan dan
olahraga Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan
pemahaman mereka
 Berdoa dipimpin oleh salah satu siswa dan menyampaikan salam.
 Siswa kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib, dan bagi siswa yang bertugas
mengembalikan peralatan ke tempat semula..
Pembelajaran Ke 3 ( 1 Pertemuan x 2 JP X 40 menit)
Alokasi
Waktu
KEGIATAN PENDAHULUAN
 Guru meminta salah seorang siswa untuk menyiapkan barisan di lapangan sekolah dan
mengucapkan salam atau selamat pagi kepada siswa.
 Guru meminta salah seorang siswa untuk memimpin doa, dan siswa berdoa sesuai
dengan agamanya masing-masing.
 Guru memastikan bahwa semua siswa dalam keadaan sehat, bila ada siswa yang
kurang sehat (sakit), maka guru meminta siswa tersebut untuk berisitirahat di kelas.
 Guru memotivasi siswa untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan
dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi kesehatan dan
kebugaran.
 Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan
cara tanya jawab.
 Kegiatan pendahuluan pada pertemuan ketiga ini dilakukan sebagaimana pertemuan
pertama dengan beberapa variasi dengan mempertimbangkan kondisi peserta didik.
10
menit
Pembelajaran Ke 3 ( 1 Pertemuan x 2 JP X 40 menit)
Alokasi
Waktu
Apersepsi yang mengaitkan antara pertemuan pertama dan lanjutan pada pertemuan
ketiga ini sangat penting dilakukan oleh guru
Pemanasan
a) Peregangan (Stretching)
 Peregangan statik (Static Stretching)
 Peregangan dinamik (Dynamic Stretching)
 Four Lines Warm up (Gerakan ini menjadi rutinitas yang dilakukan setiap kali
melakukan pemanasan, Lihat Pertemuan Pertama)
b) Permainan Kecil (Minor Games) Looking Partner Tag
 Instruksikan peserta didik untuk mencari pasangan, setiap pasangan akan
meletakan ke dua tangan mereka dipinggang dan saling mengaitkan salah satu
tangan mereka dengan pasangannya.
 Instruksikan kepada para pasangan untuk menyebar, berdiri dan tidak berpindah
tempat.
 Beri penjelasan area bermain bagi para peserta didik dengan batasan garis
lapangan, atau meletakan botol bekas, kursi atau bilah bambu disetiap ujung garis.
 Pilih salah satu peserta didik sebagai pelari dan satu peserta didik sebagai pengejar.
 Tugas pelari menghindar dari tangkapan pengejar dengan berlari kesegala arah
atau mengelak ketika akan ditangkap dengan catatan tidak meninggalkan lapangan
permainan, apa bila dirasa lelah pelari dapat berhenti hinggap disalah satu
pasangan terdekat lalu menggandeng salah satu tangan pasangan.
 Peserta didik paling pinggir yang tangannya tidak digandeng oleh pelari ketika
hinggap akan menggantikan posisi pelari.
 Tugas pengejar menangkap pelari dengan menepuk anggota tubuh pelari sebelum
hinggap di salah satu pasangan.
 Variasi yang dapat dilakukan : menambah jumlah pelari dan pengejar
 Guru memberikan penguatan terhadap jawaban murid atau memberikan scaffolding untuk
menyelesaikan menampilkan masalah penyelesaian tersebut dari dengan sumber
internet/video/buku referensi dari perpustakaan, apabila tidak ada murid yang memberikan
jawaban yang benar. (Menanyakan kesiapan belajar siswa terhadap materi baru yang akan
dipelajari). (Kegiatan rutin ditujukan untuk membangun suasana pembelajaran yang positif dan
mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan pembelajaran selanjutnya) (
 Guru mencatat dan menggunakan informasi yang didapat dari kegiatan awal rutin tersebut
untuk memetakan sejauh mana pengetahuan awal murid (Kesadaran diri dan Pengambilan
Keputusan yang Bertanggung Jawab)
 Setelah memetakan kebutuhan belajar murid, guru menyiapkan kebutuhan tersebut sesuai
dengan profil belajar masing-masing murid : (diferensiasi konten)
KEGIATAN INTI
 Pelaksanaan pembelajaran inti dilakukan sesuai sintaks sebagaimana yang dituliskan
pada tabel pokok-pokok materi dan kegiatan (D. Prosedur Kegiatan Pembelajaran
(Pertemuan Pertama) poin 1. Pokok-pokok Materi dan Kegiatan). Mindful
Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman
mereka
 Peserta didik menerima dan mempelajari kartu tugas (task sheet) yang berisi perintah
60
menit
Pembelajaran Ke 3 ( 1 Pertemuan x 2 JP X 40 menit)
Alokasi
Waktu
dan indikator tugas variasi dan kombinasi gerak spesifik permainan sepak bola
(menendang/mengumpan dan menghentikan; menggiring, menendang/ mengumpan
dan menghentikan bola; menggiring, menghentikan,dan menendang bola ke
gawang/sasaran; melempar bola ke dalam dan menyundul bola). Learning- Membuat
Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka
 Peserta didik melaksanakan tugas ajar sesuai dengan target waktu yang ditentukan
guru untuk mencapai ketuntasan belajar pada setiap materi pembelajaran. Learning-
Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka
 Peserta didik menerima umpan balik dari guru. (Meaningful Learning - Menekankan
relevansi materi dengan kehidupan nyata)
 Peserta didik melakukan pengulangan pada materi pembelajaran yang belum tercapai
ketuntasannya sesuai umpan balik yang diberikan. (Meaningful Learning -
Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)
 Peserta didik mencoba tugas variasi dan kombinasi gerak spesifik permainan sepak
bola ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin,
percaya diri, sportif, dan kerja sama. (Meaningful Learning - Menekankan relevansi
materi dengan kehidupan nyata)
 Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.
Kegiatan alternatif
 Alternatif kegiatan pembelajaran yang dapat dipilih secara garis besar sama dengan
pertemuan pertama. Alternatif kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan
keterlaksanaan metode, sarana dan prasarana, bahan ajar, waktu, serta pengelolaan
peserta didik.
Catatan : Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang
meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggung
jawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup
 Salah seorang siswa di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan, guru
mempertanyakan apa manfaatnya.
 Guru dan siswa melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai
dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih
sering timbul saat melakukan aktivitas pembelajaran. Mindful Learning- Membuat
Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka
 Guru menginformasikan kepada siswa, kelompok dan siswa yang paling baik
penampilannya selama pembelajaran permainan bola basket. Mindful Learning-
Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka
 Berdoa dipimpin oleh salah satu siswa dan menyampaikan salam.
 Siswa kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib, dan bagi siswa yang bertugas
mengembalikan peralatan ke tempat semula.. Mindful Learning- Membuat Siswa
lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka
 Guru memberikan penguatan terhadap jawaban murid atau memberikan scaffolding untuk
menyelesaikan menampilkan masalah penyelesaian tersebut dari dengan sumber
10
Menit
Pembelajaran Ke 3 ( 1 Pertemuan x 2 JP X 40 menit)
Alokasi
Waktu
internet/video/buku referensi dari perpustakaan, apabila tidak ada murid yang memberikan
jawaban yang benar. (Menanyakan kesiapan belajar siswa terhadap materi baru yang akan
dipelajari). (Kegiatan rutin ditujukan untuk membangun suasana pembelajaran yang positif dan
mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan pembelajaran selanjutnya) (
 Guru mencatat dan menggunakan informasi yang didapat dari kegiatan awal rutin tersebut
untuk memetakan sejauh mana pengetahuan awal murid (Kesadaran diri dan Pengambilan
Keputusan yang Bertanggung Jawab)
 Setelah memetakan kebutuhan belajar murid, guru menyiapkan kebutuhan tersebut sesuai
dengan profil belajar masing-masing murid : (diferensiasi konten)
Pembelajaran Ke 4 ( 1 Pertemuan x 2 JP X 40 menit)
Alokasi
Waktu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Mindful Learning – Kesadaran diri dan konteks:
 Guru meminta salah seorang siswa untuk menyiapkan barisan di lapangan sekolah dan
mengucapkan salam atau selamat pagi kepada siswa.
 Guru meminta salah seorang siswa untuk memimpin doa, dan siswa berdoa sesuai
dengan agamanya masing-masing.
 Guru memastikan bahwa semua siswa dalam keadaan sehat, bila ada siswa yang
kurang sehat (sakit), maka guru meminta siswa tersebut untuk berisitirahat di kelas.
 Guru memotivasi siswa untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan
dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi kesehatan dan
kebugaran.
 Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan
cara tanya jawab.
Pemanasan
 Peregangan (Stretching)
 Peregangan statik (Static Stretching)
 Peregangan dinamik (Dynamic Stretching)
 Four Lines Warm up (Gerakan ini menjadi rutinitas yang dilakukan setiap kali
melakukan pemanasan, Lihat Pertemuan Pertama)
 Permainan Kecil (Minor Games) Star Wars Game
10
menit
Pembelajaran Ke 4 ( 1 Pertemuan x 2 JP X 40 menit)
Alokasi
Waktu
 Bagi peserta didik dalam 2 kelompok, terdiri dari kelompok Star dan Wars, pastikan
saat membagi kelompok sebisa mungkin membagi anggota kelompok dengan
demografi anggota memiliki skill, gender dan jumlah yang berimbang.
 Buat area bermain berbentuk lingkaran atau segi empat seluas lapangan yang tersedia,
beri cones/botol/penanda pada garis lingkaran/segi empat denangan jarak sekitar 2-3
antar cones/botol/penanda
 Instruksikan Kelompok War untuk masing-masing peserta didik berdiri dibelakang
cones/botol/penanda, sementara kelompok Star berada ditengah area permainan
 Tugas Kelompok War adalah menembak jatuh Kelompok Star dengan cara
melembarkan bola kearah kaki peserta didik menggunakan kedua tangan layaknya saat
melakukan lemparan kedalam dalam Sepak bola tanpa meninggalkan
cones/botol/penanda.
 Tugas Kelompok Star adalah sebisa mungkin menghindar dari tembakan kelompok
War dengan berlari, melompat atau mengelak tanpa meninggalkan area permainan
 Guru memberikan penguatan terhadap jawaban murid atau memberikan scaffolding untuk
menyelesaikan menampilkan masalah penyelesaian tersebut dari dengan sumber
internet/video/buku referensi dari perpustakaan, apabila tidak ada murid yang memberikan
jawaban yang benar. (Menanyakan kesiapan belajar siswa terhadap materi baru yang akan
dipelajari). (Kegiatan rutin ditujukan untuk membangun suasana pembelajaran yang positif dan
mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan pembelajaran selanjutnya) (
 Guru mencatat dan menggunakan informasi yang didapat dari kegiatan awal rutin tersebut
untuk memetakan sejauh mana pengetahuan awal murid (Kesadaran diri dan Pengambilan
Keputusan yang Bertanggung Jawab)
 Setelah memetakan kebutuhan belajar murid, guru menyiapkan kebutuhan tersebut sesuai
dengan profil belajar masing-masing murid : (diferensiasi konten)
KEGIATAN INTI
 Pelaksanaan pembelajaran inti dilakukan sesuai sintaks sebagaimana yang dituliskan
pada tabel pokok-pokok materi dan kegiatan (D. Prosedur Kegiatan Pembelajaran
(Pertemuan Ketiga) poin 1. Pokok-pokok Materi dan Kegiatan). Mindful
Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman
mereka
 Peserta didik membagi diri dalam 4 regu. Learning- Membuat Siswa lebih sadar
akan pengalaman dan pemahaman mereka
 Setiap regu berhadapan dengan regu lain dan bermain sepak bola (menerapkan
keterampilan gerak spesifik dan fungsional) dengan peraturan yang dimodifikasi,
60
menit
Pembelajaran Ke 4 ( 1 Pertemuan x 2 JP X 40 menit)
Alokasi
Waktu
menggunakan setengah lapangan. Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan
pengalaman dan pemahaman mereka
 Guru mengubah-ubah jumlah pemain, bola yang digunakan, maupun aturan permainan.
 Peserta didik mengatur strategi untuk tetap bermain baik, walaupun berbagai elemen
 permainan dilakukan perubahan. Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan
pengalaman dan pemahaman mereka
 Peserta didik mendapatkan umpan balik secara umum dari guru
 Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.
Kegiatan alternatif
 Alternatif kegiatan pembelajaran yang dapat dipilih secara garis besar sama dengan
pertemuan pertama. Alternatif kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan
keterlaksanaan metode, sarana dan prasarana, bahan ajar, waktu, serta pengelolaan
peserta didik.
Catatan : Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang
meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggung
jawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup
 Salah seorang siswa di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan, guru
mempertanyakan apa manfaatnya.
 Guru dan siswa melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai
dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih
sering timbul saat melakukan aktivitas pembelajaran.
 Guru menginformasikan kepada siswa, kelompok dan siswa yang paling baik
penampilannya selama pembelajaran permainan bola basket.
 Bermain sepak bola dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi menggunakan
setengah lapangan aktivitas keterampilan gerak spesifik dan fungsional permainan dan
olahraga
 Berdoa dipimpin oleh salah satu siswa dan menyampaikan salam.
 Siswa kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib, dan bagi siswa yang bertugas
mengembalikan peralatan ke tempat semula..
10
Menit
B. Refleksi
Refleksi Untuk Siswa
Refleksi bertujuan untuk mengetahui sikap peserta didik setelah mempelajari materi tertentu.
Beberapa pertanyaan berikut dapat diajukan sebagai pertanyaan refleksi.
a. Apakah kalian merasa senang dengan pembelajaran ini?
b. Apa yang kalian dapatkan dari pembelajaran ini?
c. Bagian mana yang sudah kalian kuasai?
d. Siapa yang belum paham pada materi ini?
Dari refleksi ini guru mendapatkan balikan. Apakah guru perlu mengulang penjelasan, apakah
peserta didik perlu diberikan remedial, apakah guru perlu memberikan pengayaan, apakah model
dan metode pembelajarannya perlu diganti, dan lain-lain.
Lembar Refleksi Diri (Sikap) Siswa
1. Isikan identitas siswa.
2. Berikan tanda cek (√) pada kolom “Ya” jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan
sikap Siswa, dan “Tidak” jika belum sesuai.
3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur.
4. Hitunglah jumlah jawaban “Ya”.
5. Lingkari krteria Sangat Baik, Baik, atau Baik sesuai jumlah “Ya” yang terisi.
Nama: ............................ Kelas: ..............................
No Pernyataan Ya Tidak
1 Saya membuat target penilaian yang realistis sesuai
kemampuan dan minat belajar yang dilakukan
2 Saya memonitor kemajuan belajar yang dicapai serta
memprediksi tantangan yang dihadapi
3 Saya menyusun langkah-langkah dan strategi untuk
mengelola emosi dalam pelaksanaan belajar
4 Saya merancang strategi dalam mencapai tujuan
belajar.
5 Saya mengkritisi efektivitas diri dalam bekerja secara
mandiri dalam mencapai tujuan
6 Saya berkomitmen dan menjaga konsistensi dalam
mencapai tujuan yang telah direncanakannya
7 Saya membuat tugas baru dan keyakinan baru dalam
melaksanakannya.
8 Saya menyamakan tindakan sendiri dengan tindakan
orang lain untuk melaksanakan tujuan kelompok
9 Saya memahami hal-hal yang disampaikan oleh orang lain
secara efektif
10 Saya melakukan kegiatan kelompok dengan saling membantu
sesuai dengan kelebihan dan kekurangan
11 Saya membagi peran dan menyesuaikan tindakan dalam
kelompok untuk mencapai tujuan bersama.
12 Saya tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan
tuntutan peran sosialnya di masyarakat
13 Saya menggunakan pengetahuan tentang sebab dan alasan
oranglain menampilkan reaksi tertentu
14 Saya berupaya memberi hal yang dianggap penting dan
berharga bagi masyarakat.
Sangat Baik Baik Perlu Perbaikan
Jika 11 – 14 pernyataan terisi
“Ya”
Jika 6 – 10 pernyataan terisi
“Ya”
terisi “Ya” Jika 1 – 5 pernyataan
terisi “Ya”
Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Siswa Cara Menyontreng
1. Isikan identitas siswa.
2. Berikan tanda cek (√) pada kolom “Ya” jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan
sikap Siswa, dan “Tidak” jika belum sesuai.
3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur.
4. Hitunglah jumlah jawaban “Ya”.
5. Lingkari krteria Sangat Baik, Baik, atau Perlu Perbaikan sesuai
jumlah “Ya” yang terisi.
Nama: ............................ Kelas: ............................
No Pernyataan Ya Tidak
Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak
mengoper/melempar, menangkap, menggiring bola, menembak
ke ring basket, dan bermain bolabasket menggunakan
peraturan yang dimodifikasi permainan bola basket dengan
benar
Saya telah dapat menyebutkan berbagai jenis keterampilan
gerak mengoper/melempar, menangkap, menggiring bola,
menembak ke ring basket, dan bermain bola basket
menggunakan peraturan yang dimodifikasi permainan bola
basekt dengan lengkap
Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak
mengoper/melempar, menangkap, menggiring bola, menembak
ke ring basket, dan bermain bola basket menggunakan
peraturan yang dimodifikasi permainan bola basket dengan
lengkap dan benar
Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak
mengoper/melempar, menangkap, menggiring bola, menembak
ke ring basket, dan bermain bola basket menggunakan
peraturan yang dimodifikasi permainan bola basket secara
terkontrol.
Saya telah dapat menjelaskan kesalahankesalahan dalam
melakukan keterampilan gerak mengoper/melempar,
menangkap, menggiring bola,
menembak ke ring basket, dan bermain bola basket
menggunakan peraturan yang dimodifikasi permainan bola
basket dengan benar.
Sangat Baik Baik Perlu Perbaikan
Jika 11 – 14 pernyataan terisi
“Ya”
Jika 6 – 10 pernyataan terisi
“Ya”
terisi “Ya” Jika 1 – 5 pernyataan
terisi “Ya”
Pengetahuan atau keterampilan yang sudah saya pelajari:
1. …………..
2. ……………….
3. …………….
4. ……………
Refleksi Proses Belajar
1. Kegiatan yang paling sulit bagi saya pada bab ini:
2. Hal yang saya lakukan untuk memperbaiki hasil belajar saya:
3. Untuk memperbaiki hasil belajar, saya akan meminta bantuan kepada:
4. Pandangan saya terhadap usaha belajar yang telah saya lakukan:
1 2 3 4 5
5. Lingkari salah satu angka untuk menggambarkan:
1 = sangat tidak puas 4 = puas
2 = tidak puas 5 = sangat puas
3 = biasa saja
Refleksi Untuk Guru
Selama proses pembelajaran berlangsung guru melakukan penilaian proses pembelajaran yang
bertujuan untuk merefleksi diri. Lembar refleksi diri dicontohkan pada Lampiran 3.
Pedoman Refleksi Guru
No Pertanyaan Refleksi
1 Apakah didalam kegiatan pembukaan siswa sudah dapat
diarahkan dan siap untuk mengikuti pelajaran dengan baik?
2 Apakah dalam memberikan penjelasan teknis atau intruksi
yang disampaikan dapat dipahami oleh siswa?
3 Bagaimana respon siswa terhadap sarana dan prasarana
(media pembelajaran) serta alat dan bahan yang digunakan
dalam pembelajaran mempermudah dalam memahami
konsep bilangan?
4 Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi atau bahan ajar
yang disampaikan sesuai dengan yang diharapkan?
5 Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas
dalam pembelajaran?
6 Bagaimana tanggapan siswa terhadap latihan dan penilaian
yang telah dilakukan?
7 Apakah dalam kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan
alokasi waktu yang direncanakan?
8 Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai
dengan yang diharapkan?
9 Apakah 100% siswa telah mencapai penguasaan sesuai tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai?
10 Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari
dapat dipahami oleh siswa?
11 Apakah seluruh peserta didik mengikuti kegiatan
pembelajaran dengan baik?
12 Apakah model pembelajaran yang diterapkan mampu
mendorong meningkatnya keaktifan peserta didik untuk
terlibat dalam pembelajaran?
13 Kendala apa yang ditemui pada saat melaksanakan proses
pembelajaran?
14 Upaya apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala
tersebut dalam rangka perbaikan pembelajaran yang akan
datang?
C. Asesmen/Penilaian dan Kriteria & Rubrik Penilaian
Penilaian
1. Penilaian Sikap Contoh lembar penilaian sikap dapat dilihat pada lampiran 1 Pada Buku Guru
Lampiran
A. Lampiran 1. Contoh format penilaian model 1
1. Penilaian Sikap
Lembar Penilaian Sikap Diri
Isikan identitas Peserta didik!
Berikan tanda cek (√) pada kolom “Ya” jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap
Peserta didik, dan “Tidak” jika belum sesuai! Isilah pernyataan tersebut dengan jujur!
Hitunglah jumlah jawaban “Ya”! Lingkari krteria Sangat Baik, Baik, atau Baik sesuai jumlah “Ya” yang
terisi
Nama: ............................ Kelas: ........................
2. Penilaian Pengetahuan Contoh lembar penilaian pengetahuan dapat dilihat pada lampiran 1
Pada Buku Guru
3. Penilaian Keterampilan Contoh lembar penilaian keterampilan dapat dilihat pada lampiran 1
Pada Buku Guru
4. Pengolahan Hasil Penilaian Contoh pengolahan hasil penilaian dapat dilihat pada lampiran 1
Pada Buku Guru
Kegiatan asesmen/penilaian bertujuan mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran. Asesmen
dapat dilakukan melalui asesmen awal, asesmen formatif di sepanjang bab, dan uji kompetensi
sebagai penilaian sumatif pada akhir bab.
1. Asesmen Penempatan atau Diagnosis
Pada penilaian awal guru perlu memberikan stimulus pertanyaan untuk mengukur
pengetahuan awal peserta didik terkait dengan materi yang akan dipelajari. Beberapa
pertanyaan pemantik yang dapat diajukan guru sebagai berikut.
b. Apakah kamu sudah hafal Pancasila?
c. Apa saja makna Pancasila di setiap sila?
d. Jelaskan makna setiap sila berdasarkan pemahamanmu!
Untuk mengukur kemampuan awal peserta didik, guru dapat memberikan penilaian
menggunakan instrumen berikut.
Tabel Kriteria Penilaian
Kriteria
No
Nama
Peserta
Didik
Hafal
Pancasila
Hafal Pancasila dan
Kurang Memahami
Makna Setiap Sila
Hafal Pancasila
dan Cukup
Memahami
Makna Setiap
Sila
Hafal
Pancasila dan
Memahami
Makna Setiap
Sila
1
2
3
4
2. Asesmen Formatif
PENILAIAN SIKAP PERCAYA DIRI OLEH GURU
Petunjuk menilai:
a. Berikan nilai untuk rangkuman dengan cara memberikan tanda silang (X) pada salah satu nilai
di kolom nilai.
b. Arti nilai =
1 artinya tidak baik/tidak jelas;
2 artinya cukup baik/cukup jelas;
3 artinya baik/jelas;
4 artinya sangat baik/sangat jelas.
c. Berilah kesimpulan penilaian dengan cara menjumlahkan angka setiap butir penilaian dan
dibagi 4.
Aspek Penilaian
Berani
berbicara di
depan umum
Berani
bertanya
Mengemukakan
pendapat
Menghargai
Pendapat
Nama
Siswa
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Jumlah
Nilai
Total
Nilai Akhir =
Jumlah Nilai
Jumlah Butir penilaian = ………………………
RUBRIK PENILAIAN PENILAIAN SIKAP PERCAYA DIRI OLEH GURU
Deskripsi Indikator
No Aspek Penilaian
Nilai Keterangan
1 Tidak berani di depan umum
2 Kurang berani berbicara di depan umum
3 Berani berbicara di depan umum
1 Berani berbicara di depan umum
4 Sangat berani berbicara di depan umum
1 Tidak berani bertanya
2 Kurang berani bertanya
3 Berani bertanya
2 Berani bertanya
4 Sangat berani bertanya
1 Tidak berani mengemukakan pendapat
2 Kurang berani mengemukakan pendapat
3 Berani mengemukakan pendapat
3
Mengemukakan pendapat
Mengemukakan pendapat
4 Sangat berani mengemukakan pendapat
1 Tidak menghargai pendapat
2 Kurang menghargai pendapat
3 Menghargai pendapat
4 Mengemukakan pendapat
4 Sangat menghargai pendapat
LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN PEMBELAJARAN
Nama Siswa : ……………………………
Kelas : ……………………………………
Pertemuan Ke- : ……………………………
Hari/Tanggal Pelaksanaan : ……………………………………………………………………
Berilah penilaian terhadap aspek pengamatan yang diamati dengan membubuhkan tanda ceklis (√)
pada berbagai nilai sesuai indikator.
SKOR PENILAIAN
KURANG CUKUP BAIK
SANGAT
BAIK
NO ASPEK YANG DIAMATI
1 2 3 4
1 Pendahuluan
Melakukan do’a sebelum belajar
Mencermati penjelasan guru berkaitan dengan
materi yang akan dibahas
2 Kegiatan Inti
Keaktifan siswa dalam pembelajaran
Kerjasama dalam diskusi kelompok
Mengajukan pertanyaan
Menyampaikan pendapat
Menghargai pendapat orang lain
Menggunakan alat peraga pembelajaran
3 Penutup
Menyampaikan refleksi pembelajaran
Mengerjakan latihan soal secara mandiri
Memperhatikan arahan guru berkaitan materi
selanjutnya
Keterangan Penskoran:
Skor 1 = Kurang ………………….,
…………………
Skor 2 = Cukup Guru Mata
Pelajaran
Skor 3 = Baik
Skor 4 = Sangat Baik ……………………………………
Nilai = Nilai yang di peroleh/44 x 100 %
Bagian III. Pengayaan dan Remedial (Diferensiasi)
Pengayaan Menyebutkan secara lesan urutan bilangan bulat
Remedial Mengulang mengerjakan Lembar kerja secara mandiri
PENILAIAN KETERAMPILAN DISKUSI
Indikator keterampilan antara lain adalah kemampuan menyampaikan hasil diskusi kelompok secara
tegas dan lugas; kemampuan mengomunikasikan ide dan gagasan dengan terarah dan sistematis;
kemampuan merespons pertanyaan yang pada sesi diskusi; atau lainnya. Adapun pelaksanan penilaian
keterampilan dilakukan di setiap akhir pertemuan yang menuntut adanya penilaian keterampilan,
dengan menggunakan empat tingkat penilaian, yakni
Baik Sekali (A=4),
Baik (B=3),
Sedang (C=2),
Kurang (D=1).
Pedoman Penilaian Aspek Keterampilan
Nilai (A, B, C, D)
No Indikator
A B C D
Rata-
Rata
1 Mampu menyampaikan hasil diskusi kelompok secara
tegas dan lugas
2 Mampu mengomunikasikan ide dan gagasan dengan
terarah dan sistematis
3 Mampu merespons pertanyaan yang pada sesi diskusi
D. Kegiatan Tindak Lanjut Pengayaan dan Remedial
Remidial
Remidial dilakukan oleh guru terintegrasi dalam pembelajaran yaitu dengan memberikan
intervensi yang sesuai dengan level kompetensi siswa dari mana guru mengetahui level
kompetensi siswa. Level kompetensi diketahui dari refleksi yang dilakukan setiap kali
pembelajaran. Remedial dilakukan dengan cara menetapkan atau menurunkan tingkat kesulitan
dalam materi pembelajaran.
Pengayaan
Pengayaan diberikan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap
aktivitas pembelajaran. Pengayaan dilakukan apabila setelah diadakan asesmen pada kompetensi
yang telah diajarkan pada siswa pada setiap aktivitas pembelajaran, nilai yang dicapai melampaui
kompetensi yang telah ditetapkan oleh guru. Pengayaan dilakukan dengan cara menaikkan tingkat
kesulitan permainan dengan cara mengubah jumlah pemain, memperketat peraturan, menambah
alat yang digunakan, serta menambah tingkat kesulitan tugas keterampilan yang diberikan.
Interaksi Guru dengan Orang Tua
Interaksi guru dengan orang tua/wali dan masyarakat merupakan bagian dari komponen
keberhasilan pendidikan di sekolah. Hubungan guru, orang tua, dan peserta didik harus menjadi
pola hubungan dialogis yang terkoneksi erat secara emosional. Oleh karena itu, interaksi antara
pihak-pihak tersebut menjadi sangat krusial bagi keberhasilan pendidikan. Dalam proses
pembelajaran di sekolah, terdapat tugas-tugas yang membutuhkan bantuan orang tua atau wali
dan masyarakat. Sebagai contoh, kegiatan observasi, diskusi, wawancara, dan beberapa aktivitas
lainnya di dalam maupun di luar sekolah. Berbagai kegiatan tersebut membutuhkan dukungan dan
pendampingan dari orang tua atau wali. Guru perlu menjalin interaksi yang intensif dengan orang
tua/wali untuk memudahkan kegiatan tersebut. Selain itu, orang tua dan wali perlu diajak kerja
sama untuk memantau kemajuan kegiatan belajar para peserta didik di rumah.
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 1
MATERI POKOK :
Tanggal : .................................................................
Lingkup/materi pembelajaran : .................................................................
Nama Siswa : .................................................................
Fase/Kelas : F / XI
Panduan umum
Pastikan peseta didik dalam keadaan sehat dan siap untuk
1. mengikuti aktivitas pembelajaran
2. Ikuti gerakan pemanasan dengan baik, sesuai dengan instruksi yang diberikan guru untuk
menghindari cidera.
3. Mulailah kegiatan dengan berdo’a.
4. Selama kegiatan perhatikan selalu keselamatan diri dan keselamatan bersama.
Panduan Aktivitas Pembelajaran
1. . Bersama dengan teman, buatlah kelompok sejumlah maksimal 9 orang.
2. Lakukan aktivitas pembelajaran merancang keterampilan gerak permainan bola basket secara
berpasangan dengan temanmu satu kelompok.
3. Perhatikan penjelasan berikut ini: Cara bermain aktivitas pembelajaran hasil rancangan
keterampilan gerak permainan bola basket antara lain:
1) Keterampilan merancang gerak melempar/mengoperkan dan menangkap bola permainan
basket dari.
2) Keterampilan merancang gerak menggiring bola permainan bola basket.
3) Keterampilan merancang gerak menembak bola permainan bola basket.
4) Konsep peraturan permainan dan modifikasi aktivitas permainan bola basket, serta
mempraktikkan bermain bola basket dengan berbagai modifikas
A. Petunjuk Umum
1. Perhatikan penjelasan dari guru
2. Amati lembar kerja ini dengan seksama
3. Baca dan diskusikan dengan teman kelompokmu dan tanyakan kepada guru jika ada hal
yang kurang dipahami.
4. Setiap kelompok akan mendapatkan alat dan bahan dalam mengerjakan LK ini.
5. Gunakan alat dan bahan tersebut untuk memahami bilangan bulat.
B. Tugas/ Langkah-langkah Kegiatan
1. Persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
2. Sebelum mengerjakan soal, telitilah terlebih dahulu jumlah soal dan nomor halaman yang
terdapat pada naskah.
3. Tuliskan nama, nomor peserta, dan kelengkapan identitas peserta pada lembar jawaban.3.
4. Tulis jawaban secara sistematis dan jelas
5. Tuliskan jawaban Anda pada lembar jawaban yang tersedia
III. LAMPIRAN
Kunci Jawaban
Nomor
Soal
Kunci Jawaban Skor
1 10
2 10
3 - 10
4 - 10
5 10
6 10
7 10
8 10
9 10
10 10
Skor 100
Penskoran Soal Uraian
Nomor Soal Kriteria Yang Dinilai/ Alternatif Pertanyaan
Skor
Maksimal
1 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan,lengkap dan benar. 10
2 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik dan benar, tapi kurang 7
3 Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah sebagian besar. 5
4 Siswa tidak dapat menjawab dengan benar 0
B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK (Bahan Ajar)
K. Bahan Bacaan Siswa
1. Sekilas Tentang Sepak bola
Sepak bola adalah permainan olahraga beregu yang dimainkan masing– masing oleh sebelas
orang dengan nama kesebelasan, tujuh orang dengan nama ketujuhan dan lima orang dengan
nama kelimaan termasuk masing– masing seorang penjaga gawang. Dalam permainan sepak bola,
para pemain menggunakan keterampilan kakinya dan anggota badan lainnya kecuali penjaga
gawang boleh seluruh bagian tubuhnya. Dalam perkembangannya sepak bola ketujuhan dan
kelimaan sering dimainkan di dalam ruangan dengan nama indoor soccer atau yang sedang
berkembang dan semarak sekarang adalah futsal. Untuk bermain sepak bola diperlukan lapangan
yang rata berbentuk empat persegi panjang. Lebar dan panjang berbanding 3 dan 4. Sebuah bola
dari kulit dibutuhkan oleh kedua regu untuk main bersama. Permainan sepak bola dipimpin oleh
seorang wasit dan dua orang penjaga garis. Selain itu juga ditambah 1 orang wasit cadangan,
sekaligus petugas pergantian pemain, dan pemberian waktu tambahan
Tujuan masing–masing regu ialah memasukkan bola sebanyak–banyaknya dan mempertahankan
supaya gawangnya sendiri terhindar dari kemasukkan bola oleh lawan.
Permainan sepak bola dilakukan dalam dua babak, yang masing–masing babak berlangsung
paling lama 45 menit dan bila diperlukan ada tambahan waktu yang tidak lebih dari 10 menit
(injury time). Pada babak kedua diadakan pertukaran tempat. Para pemain memakai sepatu
khusus (sepatu bola), serta kostum yang berbeda warna antara kedua regu, sedangkan penjaga
gawang mengenakan kostum khusus dan berbeda dengan pemain lainnya.`
2. Jenis Variasi dan kombinasi Gerak Spesifik dalam Permainan Sepak bola dan Cara
Melakukannya
a. Menghentikan dan Mengumpan Bola
Menghentikan bola dengan kaki dan mengumpan
Bahu dan pinggul lurus dengan bola yang akan datang, bergeraklah ke arah bola, julurkan kaki
yang akan menerima bola untuk menjemput bola. Letakkankaki pada posisi meyamping, jaga agar
kaki tetap kuat. Kepala tidak bergerak dan memperhatikan bola, kemudian terima bola dengan
bagian dalam kaki, tarik kaki untuk mengurangi benturan dan arahkan. Letakkan bola di samping
kaki tumpu, kemudian bola ditendang menggunakan sisi kura-kura atau bagian kaki lain.
Perkenaan antara kaki sisi kura-kura dengan bola dilakukan dengan cara menendang bagian
bawah bola, sehingga bola melambung mengarah kepada posisi teman yang berada pada jarak
yang jauh. Carilah pengertian dari istilah berikut ini; inside of the foot (dengan bagian
sampingdalam kaki), outside of the foot (dengan bagian samping luar kaki), dan instep (dengan
kura–kura kaki). Hubungkan dengan cara melakukan umpan sesuai dengan jarak yang peserta
didik inginkan.`

Menghentikan bola tinggi dengan paha dan mengumpan
Tempatkan tubuh di bawah bola yang sedang bergerak turun, angkat kaki yang akan menerima
bola dan paha paralel dengan permukaan lapangan kemudiantekukkan kaki yang menahan
keseimbangan, rentangkan tangan samping untuk menjaga keseimbangan, kepala tidak bergerak
memperhatikan bola. Cara melakukan yaitu dengan tiga Langkah. (1) Terima bola dengan bagian
pertengahan paha, tarik paha kebawah, tempatkan bola didekat kaki, lindungi bola dari lawan. (2)
Arahkan bola ke ruang yang terbuka, tegakkan kepala dan lihat ke lapangan. (3) Lanjutkan
dengan mengumpan sebagaimana cara pada penjelasan sebelumnya. Selain menghentikan bola
dengan kaki dan paha, Peserta didik juga dapat melakukan dengan bagian tubuh yang lain. Carilah
informasi dari sumbersumber lain!
b. Menghentikan dan Menggiring Bola
Peserta didik telah dapat menghentikan bola dengan berbagai variasi anggota tubuh. Dengan cara
yang sama peserta didik dapat melanjutkan dengan menggiring bola.
Semua tipe menggiring bola yang baik terdiri dari beberapa komponen, mencakup perubahan
kecepatan dan arah yang mendadak, gerakkan tipuan tubuh dan kaki dan kontrol bola yang rapat.
Apapun tipe menggiring bola yang anda gunakan, pastikan Peserta didik menggunakkan
komponen ini dalam teknik peserta didik. Teknik menggiring bola yang baik yaitu, postur tubuh
tegak, bola diletakkan di samping kaki tumpu lalu fokuskan perhatian pada bola, perkenaan bola
dengan bagian instep, outstep, atau punggung kakikemudian dorong bola beberapa kali. Kepala
tegak untuk melihat lapangan dengan baik.
Menggiring dan Mengumpan Bola
Cara menggiring bola dengan berbagai bagian kaki telah Peserta didik lakukan, selanjutnya
kombinasikan gerakan tersebut dengan mengumpan. Lakukan kombinasi gerakan ini dengan
variasi menggunakan berbagai bagian kaki,kecepatan dan arah. Selain Peserta didik dapat
melakukan sendiri, Peserta didik juga dapat melakukan dengan berpasangan maupun
berkelompok.
Menggiring bola dengan variasi menggunakan berbagai bagian kaki, kecepatan dan arah telah
peserta didik kuasai, selanjutnya Peserta didik akan melakukan tembakan ke arah gawang.
Tembakan ke arah gawang dilakukan dengan cara meletakkan bola di samping kaki tumpu,
kemudian bola ditendang menggunakan sisi bagian punggung kaki, pada saat perkenaan sisi
bagianpunggung kaki dengan bola seluruh tenaga dipusatkan pada kaki tersebut. Posisi tubuh
agak dicondongkan ke belakang agar menghasilkan tembakan yang lebih kuat. Cobalah variasikan
berbagai arah tembakan dengan prinsip, bola selalu berada di tengah posisi tubuh, sehingga arah
bola selalu searah dengan tubuh menghadap. Peserta didik juga dapat melakukan berbagai variasi
arah tembakan tanpa menghadap lurus ke bola pada tahap selanjutnya (advance).
e. Menghentikan, Menggiring, dan Menembak Bola ke Gawang
Peserta didik telah mempelajari cara menghentikan, menggiring, dan menembak bola ke gawang.
Selanjutnya, yang perlu peserta didik lakukan yaitu mengombinasikan ketiga gerakan tersebut
dengan berbagai variasi arah, kecepatan, jarak, dengan atau tanpa gangguan lawan main dan
seterusnya. Lakukan variasi dan kombinasi gerakan tersebut sehingga pergerakan semakin lancar
dan akurat
Bahan Bacaan Guru
1. Bentuk-Bentuk Latihan Variasi dan Kombinasi Gerak Spesifik dalam Permainan Sepak
Bola
a. Latihan 1: Variasi dan kombinasi gerak dasar spesifik menendang/ mengumpan dan
menghentikan bola ditempat “Diamond Pass and Stop”.
1. Cara melakukannya sesuai dengan gambar berikut
b. Latihan 2: Variasi Gerak Spesifik Menendang/Mengumpan dan Menghentikan Bola
Sambil Bergerak “Perfect Pass and Stop”.
Cara melakukannya sesuai dengan gambar berikut.
c. Latihan 3: Variasi Gerak Spesifik Menendang/Mengumpan Bola Formasi (Passing Run)
“Give and Go Pass”.
Cara melakukannya sesuai dengan gambar berikut
d. Latihan 4: Variasi Gerak Spesifik Menendang ke Arah Gawang dan Mengumpan Jauh
“Rapid Fire shooting”.
Cara melakukannya sesuai dengan gambar berikut
Latihan 5: Variasi dan kombinasi gerak dasar spesifik menggontol bola ditempat dan
menggiring bola sambil berjalan “Circle Dribbling”. Cara melakukannya sesuai dengan
gambar berikut
f. Latihan 6: Variasi Gerak Dasar Spesifik Menggiring Bola Sambil Berjalan dan Berlari
“Four Corners Turn Dribbling”.
Cara melakukannya sesuai dengan gambar berikut
g. Latihan 7: Variasi Gerak Dasar Spesifik Menyundul Bola Ditempat dan Sambil
Bergerak “Fun Heading”.
Cara melakukannya sesuai dengan gambar berikut
h. Latihan 8: Variasi Gerak Dasar Spesifik Melempar Bola ke Dalam “Throw-in For
Corners”.
Cara melakukannya sesuai dengan gambar berikut.
C. GLOSARIUM
D. DAFTAR PUSTAKA
Jakarta, 10 Juli
Mengetahui
Kepala SMA/MA Guru Mata Pelajaran
…………………………………… …………………………………….
NIP/NRK. NIP/NRK.

Modul Ajar PJOK Kelas 9 Deep Learning pdf

  • 1.
    Pendidikan Jasmani, Olahragadan Kesehatan Unit 1 Permainan Invasi (Permainan Sepak Bola) (Pilih Salah Satu Materi atau Lebih Sesuai dengan Kondisi Sekolah) PERANGKAT / MODUL AJAR
  • 2.
    I. INFORMASI UMUM A.Identitas Sekolah Nama Penyusun : Tahun Pembuatan : 202... Mata Pelajaran : PJOK Jenjang : SMP/MTS Kelas/Semester : IX/Ganjil Kode : Fase : Fase D UNIT : Unit 1 Permainan Invasi (Permainan Sepak Bola) Pokok Bahasan : Variasi dan kombinasi Gerak Spesifik dalam Berbagai Permainan Invasi Sub Pokok Bahasan : Variasi dan kombinasi Gerak Spesifik dalam Permainan Sepak Bola Pokok Materi : Sekilas Tentang PermainanSepak bola dan Perkembangan Permainannya, Variasi dan kombinasi Gerak Spesifik Menendang/ Mengumpan dan Menghentikan Bola, Variasi dan kombinasi Gerak Spesifik Menggiring dan Menyundul Bola, Melempar Bola Ke dalam, dan Menjaga Gawang, Bermain Sepak bola dengan Menggunakan Peraturan yang Dimodifikasi, Peraturan Dasar Permainan Sepak bola yang Berhubungan dengan Keterampilan yang Diajarkan, Peraturan Dasar Permainan Sepak bola yang Berhubungan dengan Keterampilan yang Diajarkan, Bermain Sepak bola dengan Menggunakan Peraturan yang Dimodifikasi (Penerapan Keterampilan Gerak Spesifik dan Fungsional) Alokasi Waktu : 4 Pertemuan X 2JP X 40 Menit = 320 Menit Pada akhir Fase D, peserta didik menganalisis keterampilan gerak, mentransfer ke dalam berbagai situasi gerak, dan serta menjelaskan penerapan konsep dan strategi gerak untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak. Mereka menguji berbagai strategi gerak dan membuktikan strategi yang paling efektif. Peserta didik mengkaji bagaimana modifikasi peralatan dan peraturan permainan dapat mendukung fair play dan partisipasi inklusif. Mereka juga menerapkan kepemimpinan, kolaborasi, dan pengambilan keputusan dalam berbagai konteks gerak. Peserta didik menggambarkan prinsip intensitas dan dampaknya pada tubuh saat melakukan aktivitas jasmani. Mereka juga mengusulkan strategi untuk meningkatkan partisipasi aktivitas jasmani dan pencegahan perilaku sedenter. Capaian Pembelajaran setiap elemen adalah sebagai berikut. Terampil Bergerak Peserta didik menganalisis dan menghaluskan keterampilan gerak serta mentransfernya ke dalam berbagai situasi gerak. Peserta didik menyusun dan memeragakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak. Peserta didik memeragakan dan menjelaskan konsep gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak. Belajar melalui Gerak Peserta didik mengemukakan dan membuktikan strategi gerak yang paling efektif dalam situasi gerak yang berbeda. Peserta didik menginvestigasi modifikasi peralatan, peraturan, dan sistem skoring yang mendukung fair play dan partisipasi inklusif. Peserta didik menerapkan kepemimpinan, kolaborasi, dan proses pengambilan keputusan kelompok ketika berpartisipasi di dalam berbagai aktivitas jasmani. Bergaya Hidup Aktif Peserta didik berpartisipasi dalam aktivitas jasmani untuk menggambarkan reaksi tubuh terhadap berbagai tingkat
  • 3.
    intensitas yang berbeda.Peserta didik berpartisipasi dalam aktivitas jasmani yang menyehatkan di luar ruang dan/atau lingkungan alam dan menggambarkan sumber daya yang dibutuhkan untuk meningkatkan partisipasi. Peserta didik menjelaskan dan mengusulkan strategi peningkatan aktivitas jasmani dan pencegahan perilaku sedenter Memilih Hidup yang Menyehatkan Peserta didik menganalisis risiko kesehatan akibat gaya hidup dan merancang tindakan pencegahan melalui aktivitas jasmani berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan. Peserta didik merancang pilihan makanan sehat berdasarkan analisis kandungan gizi sesuai kebutuhan aktivitas jasmani. Peserta didik mempraktikkan prosedur untuk menangani cedera yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan berdasarkan prinsip pertolongan pertama. A. Kompetensi Awal (Prasyarat Pengetahuan/Keterampilan) 1. Memahami kemampuan dalam mempraktikkan rancangan keterampilan gerak mengoper, menangkap, menggiring, dan menembak bola permainan bola basket sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. B. Profil Lulusan 8 Dimensi  Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME)  Kewargaan.  Kreativitas.  Kemandirian.  Komunikasi.  Kesehatan.  Kolaborasi.  Penalaran Kritis. C. GURU MENANYAKAN PELAKSANAAN 7 KEBIASAAN ANAK HEBAT  Bangun-tidur bagaimana kamu memulai hari dengan baik?  Beribadah -apa yang kamu lakukan untuk mengingat tuhan setiap hari?  Berolahraga- mengapa penting untuk berolahraga setiap hari/  Gemar belajar -apa hal yang kamu pelajari hari ini?  Makan sehat dan bergizi -apa makanan yang sehat yang kamu konsumsi?  Bermasyarakat-makan sehat dan bergizi apa yang kamu lakukan untuk membantu teman atau keluarga?  Tidur cepat - mengapa tidur yang cukup itu penting B. Sarana dan Prasarana (Materi ajar, Alat dan bahan) Materi : Pada Sub Unit Pembelajaran 1 ini peserta didik akan mempelajari konsep, prinsip, dan cara-cara melakukan variasi dan kombinasi aktivitas keterampilan gerak spesifik dan fungsional pada permainan sepak bola (menendang/ mengumpan bola, menghentikan bola, menggiring bola,
  • 4.
    menyundul bola, melemparbola ke dalam, dan menjaga gawang). Kegiatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan teori dan praktik Guru juga dapat melakukan pengembangan kemampuan berpikir ke taraf yang lebih tinggi dengan memberikan pertanyaan; 1. Apa yang dimaksud dengan variasi dan kombinasi aktivitas keterampilan gerak spesifik dan fungsional permainan sepak bola? 2. Jelaskan berbagai bentuk-bentuk variasi dan kombinasi aktivitas keterampilan gerak spesifik dan fungsional permainan sepak bola. 3. Jelaskan prosedur berbagai bentuk-bentuk variasi dan kombinasi aktivitas keterampilan gerak spesifik dan fungsional permainan sepak bola. 4. Bisakah peserta didik mempelajari dasar-dasar permainan dan menggunakannya untuk menciptakan keterampilan problem solving? 5. Bisakah peserta didik mempelajari dasar-dasar permainan dan menggunakannya untuk menciptakan keterampilan belajar seumur hidup? 6. Bagaimana performa peserta didik dapat memengaruhi tim? Sumber Belajar :  Buku PJOK Pegangan Guru Kelas IX Kurikulum Merdeka Tahun 2022 C. Target Peserta Didik 1. Peserta didik reguler/tipikal 2. Peserta didik dengan pencapaian tinggi: D. Media Pembelajaran 1) Pelantang 2) Gawai 3) Alat pandang dengar E. Jumlah siswa  Maksimum 25 - 35 Siswa F. Model, Alternatif, Metode Pembelajaran 1. Pembelajaran tatap muka 2. Model Pembelajaran Penemuan (Discovery Learning) 3. Pengajaran Interaktif (Interactive Teaching) 4. Pengajaran Berpangkalan (Station Teaching) 5. Pengajaran Sesama Teman (Peer Teaching) 6. Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning) 7. Strategi Pembelajaran Sendiri (Self-instructional Strategies) 8. Strategi Kognitif (Cognitive Strategies) 9. Pengajaran Beregu (Team Teaching) II. KEGIATAN INTI G. Tujuan Pembelajaran Unit 1 Pada akhir pembelajaran ini peserta didik mampu menganalisis dan mempraktikkan variasi dan kombinasi aktivitas keterampilan gerak spesifik dan fungsional pada permainan sepak bola (menendang/ mengumpan bola, menghentikan bola, menggiring bola, menyundul bola, melempar bola ke dalam, dan menjaga gawang) sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki. Secara rinci tujuan pembelajaran ini dapat dijabarkan sebagai berikut. 1. Peserta didik dapat menganalisis variasi dan kombinasi aktivitas keterampilan gerak spesifik dan fungsional pada permainan sepak bola (menendang/ mengumpan bola, menghentikan bola, menggiring bola, menyundul bola, melempar bola ke dalam, dan menjaga gawang) sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki, melalui penugasan berkelompok. 2. Peserta didik dapat mempraktikkan variasi dan kombinasi aktivitasketerampilan gerak spesifik dan fungsional pada permainan sepak bola (menendang/ mengumpan bola,
  • 5.
    menghentikan bola, menggiringbola, menyundul bola, melempar bola ke dalam, dan menjaga gawang) sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki, melalui penugasan berkelompok. 3. Peserta didik menunjukkan sikap dan nilai-nilai pengembangan tanggung jawab personal ( jujur disiplin, patuh), serta tanggung jawab sosial (kerja sama, toleran, peduli) melalui penugasan berkelompok. 4. Peserta didik dapat membandingkan besarnya keuntungan berbagai aktivitas jasmani yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan  Pertanyaan Pemantik Mindful Learning (Mendorong siswa untuk menyadari pengalaman dan proses belajarnya) 1. Apa yang kamu rasakan saat harus melakukan kombinasi gerakan seperti dribble, passing, dan menembak ke gawang secara cepat? 2. Gerakan apa yang menurutmu paling menantang dalam permainan invasi? Bagaimana kamu mengatasi tantangan itu? 3. Bagaimana kerja sama tim memengaruhi keberhasilanmu dalam melakukan variasi gerakan saat bermain? 4. Apa yang kamu pelajari tentang koordinasi tubuh dan kerja sama dalam permainan invasi?  Pertanyaan Pemantik Meaningful Learning (Mendorong siswa memahami makna dan nilai dari pembelajaran dalam konteks kehidupan nyata) 1. Mengapa penting menguasai variasi dan kombinasi gerak spesifik dalam permainan invasi? 2. Bagaimana strategi permainan dan keterampilan fisik dalam permainan invasi membantumu mengembangkan kemampuan berpikir cepat dan membuat keputusan? 3. Apa manfaat bermain permainan invasi terhadap kebugaran jasmani dan keterampilan sosialmu? 4. Bagaimana kamu bisa menerapkan semangat kerja sama, komunikasi, dan sportivitas dari permainan invasi ke kehidupan sehari-hari? H. Apersepsi Apersepsi dilakukan dengan memberikan pertanyaan dan pembahasan mengenai pengetahuan dan keterampilan awal yang telah dikuasai oleh peserta didik terkait dengan permainan sepak bola (variasi gerak spesifik dan kombinasi gerak spesifik). Kemampuan dan pengalaman peserta didik tersebut kemudian dihubungkan dengan kompetensi yang akan didapat peserta didik setelah mempelajari pokok bahasan ini variasi dan kombinasi gerak spesifik permainan sepak bola (menendang/mengumpan dan menghentikan; menggiring, menendang/ mengumpan dan menghentikan bola; menggiring, menghentikan, dan menendang bola ke gawang/sasaran; melempar bola ke dalam dan menyundul bola), serta penerapannya di dalam kinerja yang sesungguhnya.. I. Persiapan Pembelajaran Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut: 1) Membaca Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah dipersiapkan guru sebelumnya.
  • 6.
    2) Mencari berbagaisumber informasi yang berkaitan dengan permainan sepak bola. 3) Menyiapkan sarana dan prasarana pembelajaran, di antaranya: a) Bola sepak atau bola sejenisnya (bola volley, bola sepak atau bola plastik). b) Lapangan permainan sepak bola atau lapangan sejenisnya (lapangan bola voli atau halaman sekolah) yang aman. c) Rintangan (corong) atau sejenisnya (botol bekas, kursi atau bilah bambu). d) ) Peluit dan stopwatch. e) Lembar tugas peserta didik (student task sheet) yang berisi perintah, dan indikator tugas gerak. A. Kegiatan Pembelajaran Pembelajaran Ke 1-2 ( 2 Pertemuan x 4 JP X 40 menit) Alokasi Waktu KEGIATAN PENDAHULUAN Mindful Learning – Kesadaran diri dan konteks:  Guru meminta salah seorang siswa untuk menyiapkan barisan di lapangan sekolah dan mengucapkan salam atau selamat pagi kepada siswa.  Guru meminta salah seorang siswa untuk memimpin doa, dan siswa berdoa sesuai dengan agamanya masing-masing.  Guru memastikan bahwa semua siswa dalam keadaan sehat, bila ada siswa yang kurang sehat (sakit), maka guru meminta siswa tersebut untuk berisitirahat di kelas.  Guru memotivasi siswa untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi kesehatan dan kebugaran.  Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan cara tanya jawab. Pemanasan a) Peregangan (Stretching)  Peregangan statik (Static Stretching)  Peregangan dinamik (Dynamic Stretching)  Four Lines Warm up (Gerakan ini menjadi rutinitas yang dilakukan setiap kali melakukan pemanasan) 10 menit
  • 7.
    Pembelajaran Ke 1-2( 2 Pertemuan x 4 JP X 40 menit) Alokasi Waktu b) Permainan Kecil (Minor Games) Soccer Shooting Stars Gambar 1.1. Anak bermain Soccer Shooting Stars  Kelas dibagi ke dalam 2 kelompok, kelompok pertama adalah peserta didik sebagai bintang-bintang dan kelompok ke dua adalah pesawat tempur dimulai dengan 3 pesawat yang dilengkapi dengan 3 bola sepak.  Peserta didik diberi penjelasan tentang area bermain dengan batasan garis lapangan, atau meletakan botol bekas, kursi atau bilah bambu di setiap ujung garis.  Tugas pesawat tempur adalah menembak bintang-bintang agar jatuh, dengan cara melakukan shooting/passing dengan bola kearah kaki bintang-bintang, pesawat tempur boleh berlari dengan menggiring bola atau melakukan passing kepada anggota kelompoknya, bola harus tetap berada dilantai dan tidak boleh melayang di atas bagian betis peserta didik.  Tugas bintang-bintang menghindar dari tembakan pesawat tempur dengan berlari kesegala arah, melompat atau mengelak dengan catatan tidak diperkenankan meninggalkan lapangan permainan  Variasi yang dapat dilakukan adalah menambah jumlah pesawat tempur, bintang yang tertembak menjadi pesawat, batasan waktu lalu dan perubahan peran.  Guru memberikan penguatan terhadap jawaban murid atau memberikan scaffolding untuk menyelesaikan menampilkan masalah penyelesaian tersebut dari dengan sumber internet/video/buku referensi dari perpustakaan, apabila tidak ada murid yang memberikan jawaban yang benar. (Menanyakan kesiapan belajar siswa terhadap materi baru yang akan dipelajari). (Kegiatan rutin ditujukan untuk membangun suasana pembelajaran yang positif dan mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan pembelajaran selanjutnya) (  Guru mencatat dan menggunakan informasi yang didapat dari kegiatan awal rutin tersebut untuk memetakan sejauh mana pengetahuan awal murid (Kesadaran diri dan Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab)  Setelah memetakan kebutuhan belajar murid, guru menyiapkan kebutuhan tersebut sesuai dengan profil belajar masing-masing murid : (diferensiasi konten) KEGIATAN INTI
  • 8.
    Pembelajaran Ke 1-2( 2 Pertemuan x 4 JP X 40 menit) Alokasi Waktu  Pelaksanaan pembelajaran inti dilakukan sesuai sintaks sebagaimana yang dituliskan pada tabel pokok-pokok materi dan kegiatan (D. Prosedur Kegiatan Pembelajaran (Pertemuan Pertama) poin 1. Pokok-pokok Materi dan Kegiatan). Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Peserta didik menerima dan mempelajari kartu tugas (task sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas variasi dan kombinasi gerak spesifik permainan sepak bola (menendang/mengumpan dan menghentikan; menggiring, menendang/ mengumpan dan menghentikan bola; menggiring, menghentikan,dan menendang bola ke gawang/sasaran; melempar bola ke dalam dan menyundul bola). Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Peserta didik melaksanakan tugas ajar sesuai dengan target waktu yang ditentukan guru untuk mencapai ketuntasan belajar pada setiap materi pembelajaran. Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Peserta didik menerima umpan balik dari guru. Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Peserta didik melakukan pengulangan pada materi pembelajaran yang belum tercapai ketuntasannya sesuai umpan balik yang diberikan. Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Peserta didik mencoba tugas variasi dan kombinasi gerak spesifik permainan sepak bola ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, percaya diri, sportif, dan kerja sama. Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran. Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka 140 menit Kegiatan alternatif Catatan : Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggung jawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan) Kegiatan Penutup  Salah seorang siswa di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan, guru mempertanyakan apa manfaatnya. Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Guru dan siswa melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul saat melakukan aktivitas pembelajaran. Mindful Learning- Membuat 10 Menit
  • 9.
    Pembelajaran Ke 1-2( 2 Pertemuan x 4 JP X 40 menit) Alokasi Waktu Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Guru menginformasikan kepada siswa, kelompok dan siswa yang paling baik penampilannya selama pembelajaran permainan bola basket. Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Bermain sepak bola dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi menggunakan setengah lapangan aktivitas keterampilan gerak spesifik dan fungsional permainan dan olahraga Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Berdoa dipimpin oleh salah satu siswa dan menyampaikan salam.  Siswa kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib, dan bagi siswa yang bertugas mengembalikan peralatan ke tempat semula.. Pembelajaran Ke 3 ( 1 Pertemuan x 2 JP X 40 menit) Alokasi Waktu KEGIATAN PENDAHULUAN  Guru meminta salah seorang siswa untuk menyiapkan barisan di lapangan sekolah dan mengucapkan salam atau selamat pagi kepada siswa.  Guru meminta salah seorang siswa untuk memimpin doa, dan siswa berdoa sesuai dengan agamanya masing-masing.  Guru memastikan bahwa semua siswa dalam keadaan sehat, bila ada siswa yang kurang sehat (sakit), maka guru meminta siswa tersebut untuk berisitirahat di kelas.  Guru memotivasi siswa untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi kesehatan dan kebugaran.  Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan cara tanya jawab.  Kegiatan pendahuluan pada pertemuan ketiga ini dilakukan sebagaimana pertemuan pertama dengan beberapa variasi dengan mempertimbangkan kondisi peserta didik. 10 menit
  • 10.
    Pembelajaran Ke 3( 1 Pertemuan x 2 JP X 40 menit) Alokasi Waktu Apersepsi yang mengaitkan antara pertemuan pertama dan lanjutan pada pertemuan ketiga ini sangat penting dilakukan oleh guru Pemanasan a) Peregangan (Stretching)  Peregangan statik (Static Stretching)  Peregangan dinamik (Dynamic Stretching)  Four Lines Warm up (Gerakan ini menjadi rutinitas yang dilakukan setiap kali melakukan pemanasan, Lihat Pertemuan Pertama) b) Permainan Kecil (Minor Games) Looking Partner Tag  Instruksikan peserta didik untuk mencari pasangan, setiap pasangan akan meletakan ke dua tangan mereka dipinggang dan saling mengaitkan salah satu tangan mereka dengan pasangannya.  Instruksikan kepada para pasangan untuk menyebar, berdiri dan tidak berpindah tempat.  Beri penjelasan area bermain bagi para peserta didik dengan batasan garis lapangan, atau meletakan botol bekas, kursi atau bilah bambu disetiap ujung garis.  Pilih salah satu peserta didik sebagai pelari dan satu peserta didik sebagai pengejar.  Tugas pelari menghindar dari tangkapan pengejar dengan berlari kesegala arah atau mengelak ketika akan ditangkap dengan catatan tidak meninggalkan lapangan permainan, apa bila dirasa lelah pelari dapat berhenti hinggap disalah satu pasangan terdekat lalu menggandeng salah satu tangan pasangan.  Peserta didik paling pinggir yang tangannya tidak digandeng oleh pelari ketika hinggap akan menggantikan posisi pelari.  Tugas pengejar menangkap pelari dengan menepuk anggota tubuh pelari sebelum hinggap di salah satu pasangan.  Variasi yang dapat dilakukan : menambah jumlah pelari dan pengejar  Guru memberikan penguatan terhadap jawaban murid atau memberikan scaffolding untuk menyelesaikan menampilkan masalah penyelesaian tersebut dari dengan sumber internet/video/buku referensi dari perpustakaan, apabila tidak ada murid yang memberikan jawaban yang benar. (Menanyakan kesiapan belajar siswa terhadap materi baru yang akan dipelajari). (Kegiatan rutin ditujukan untuk membangun suasana pembelajaran yang positif dan mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan pembelajaran selanjutnya) (  Guru mencatat dan menggunakan informasi yang didapat dari kegiatan awal rutin tersebut untuk memetakan sejauh mana pengetahuan awal murid (Kesadaran diri dan Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab)  Setelah memetakan kebutuhan belajar murid, guru menyiapkan kebutuhan tersebut sesuai dengan profil belajar masing-masing murid : (diferensiasi konten) KEGIATAN INTI  Pelaksanaan pembelajaran inti dilakukan sesuai sintaks sebagaimana yang dituliskan pada tabel pokok-pokok materi dan kegiatan (D. Prosedur Kegiatan Pembelajaran (Pertemuan Pertama) poin 1. Pokok-pokok Materi dan Kegiatan). Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Peserta didik menerima dan mempelajari kartu tugas (task sheet) yang berisi perintah 60 menit
  • 11.
    Pembelajaran Ke 3( 1 Pertemuan x 2 JP X 40 menit) Alokasi Waktu dan indikator tugas variasi dan kombinasi gerak spesifik permainan sepak bola (menendang/mengumpan dan menghentikan; menggiring, menendang/ mengumpan dan menghentikan bola; menggiring, menghentikan,dan menendang bola ke gawang/sasaran; melempar bola ke dalam dan menyundul bola). Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Peserta didik melaksanakan tugas ajar sesuai dengan target waktu yang ditentukan guru untuk mencapai ketuntasan belajar pada setiap materi pembelajaran. Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Peserta didik menerima umpan balik dari guru. (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)  Peserta didik melakukan pengulangan pada materi pembelajaran yang belum tercapai ketuntasannya sesuai umpan balik yang diberikan. (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)  Peserta didik mencoba tugas variasi dan kombinasi gerak spesifik permainan sepak bola ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, percaya diri, sportif, dan kerja sama. (Meaningful Learning - Menekankan relevansi materi dengan kehidupan nyata)  Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran. Kegiatan alternatif  Alternatif kegiatan pembelajaran yang dapat dipilih secara garis besar sama dengan pertemuan pertama. Alternatif kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan keterlaksanaan metode, sarana dan prasarana, bahan ajar, waktu, serta pengelolaan peserta didik. Catatan : Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggung jawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan) Kegiatan Penutup  Salah seorang siswa di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan, guru mempertanyakan apa manfaatnya.  Guru dan siswa melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul saat melakukan aktivitas pembelajaran. Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Guru menginformasikan kepada siswa, kelompok dan siswa yang paling baik penampilannya selama pembelajaran permainan bola basket. Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Berdoa dipimpin oleh salah satu siswa dan menyampaikan salam.  Siswa kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib, dan bagi siswa yang bertugas mengembalikan peralatan ke tempat semula.. Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Guru memberikan penguatan terhadap jawaban murid atau memberikan scaffolding untuk menyelesaikan menampilkan masalah penyelesaian tersebut dari dengan sumber 10 Menit
  • 12.
    Pembelajaran Ke 3( 1 Pertemuan x 2 JP X 40 menit) Alokasi Waktu internet/video/buku referensi dari perpustakaan, apabila tidak ada murid yang memberikan jawaban yang benar. (Menanyakan kesiapan belajar siswa terhadap materi baru yang akan dipelajari). (Kegiatan rutin ditujukan untuk membangun suasana pembelajaran yang positif dan mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan pembelajaran selanjutnya) (  Guru mencatat dan menggunakan informasi yang didapat dari kegiatan awal rutin tersebut untuk memetakan sejauh mana pengetahuan awal murid (Kesadaran diri dan Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab)  Setelah memetakan kebutuhan belajar murid, guru menyiapkan kebutuhan tersebut sesuai dengan profil belajar masing-masing murid : (diferensiasi konten) Pembelajaran Ke 4 ( 1 Pertemuan x 2 JP X 40 menit) Alokasi Waktu KEGIATAN PENDAHULUAN Mindful Learning – Kesadaran diri dan konteks:  Guru meminta salah seorang siswa untuk menyiapkan barisan di lapangan sekolah dan mengucapkan salam atau selamat pagi kepada siswa.  Guru meminta salah seorang siswa untuk memimpin doa, dan siswa berdoa sesuai dengan agamanya masing-masing.  Guru memastikan bahwa semua siswa dalam keadaan sehat, bila ada siswa yang kurang sehat (sakit), maka guru meminta siswa tersebut untuk berisitirahat di kelas.  Guru memotivasi siswa untuk mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat olahraga bagi kesehatan dan kebugaran.  Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, dengan cara tanya jawab. Pemanasan  Peregangan (Stretching)  Peregangan statik (Static Stretching)  Peregangan dinamik (Dynamic Stretching)  Four Lines Warm up (Gerakan ini menjadi rutinitas yang dilakukan setiap kali melakukan pemanasan, Lihat Pertemuan Pertama)  Permainan Kecil (Minor Games) Star Wars Game 10 menit
  • 13.
    Pembelajaran Ke 4( 1 Pertemuan x 2 JP X 40 menit) Alokasi Waktu  Bagi peserta didik dalam 2 kelompok, terdiri dari kelompok Star dan Wars, pastikan saat membagi kelompok sebisa mungkin membagi anggota kelompok dengan demografi anggota memiliki skill, gender dan jumlah yang berimbang.  Buat area bermain berbentuk lingkaran atau segi empat seluas lapangan yang tersedia, beri cones/botol/penanda pada garis lingkaran/segi empat denangan jarak sekitar 2-3 antar cones/botol/penanda  Instruksikan Kelompok War untuk masing-masing peserta didik berdiri dibelakang cones/botol/penanda, sementara kelompok Star berada ditengah area permainan  Tugas Kelompok War adalah menembak jatuh Kelompok Star dengan cara melembarkan bola kearah kaki peserta didik menggunakan kedua tangan layaknya saat melakukan lemparan kedalam dalam Sepak bola tanpa meninggalkan cones/botol/penanda.  Tugas Kelompok Star adalah sebisa mungkin menghindar dari tembakan kelompok War dengan berlari, melompat atau mengelak tanpa meninggalkan area permainan  Guru memberikan penguatan terhadap jawaban murid atau memberikan scaffolding untuk menyelesaikan menampilkan masalah penyelesaian tersebut dari dengan sumber internet/video/buku referensi dari perpustakaan, apabila tidak ada murid yang memberikan jawaban yang benar. (Menanyakan kesiapan belajar siswa terhadap materi baru yang akan dipelajari). (Kegiatan rutin ditujukan untuk membangun suasana pembelajaran yang positif dan mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan pembelajaran selanjutnya) (  Guru mencatat dan menggunakan informasi yang didapat dari kegiatan awal rutin tersebut untuk memetakan sejauh mana pengetahuan awal murid (Kesadaran diri dan Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab)  Setelah memetakan kebutuhan belajar murid, guru menyiapkan kebutuhan tersebut sesuai dengan profil belajar masing-masing murid : (diferensiasi konten) KEGIATAN INTI  Pelaksanaan pembelajaran inti dilakukan sesuai sintaks sebagaimana yang dituliskan pada tabel pokok-pokok materi dan kegiatan (D. Prosedur Kegiatan Pembelajaran (Pertemuan Ketiga) poin 1. Pokok-pokok Materi dan Kegiatan). Mindful Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Peserta didik membagi diri dalam 4 regu. Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Setiap regu berhadapan dengan regu lain dan bermain sepak bola (menerapkan keterampilan gerak spesifik dan fungsional) dengan peraturan yang dimodifikasi, 60 menit
  • 14.
    Pembelajaran Ke 4( 1 Pertemuan x 2 JP X 40 menit) Alokasi Waktu menggunakan setengah lapangan. Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Guru mengubah-ubah jumlah pemain, bola yang digunakan, maupun aturan permainan.  Peserta didik mengatur strategi untuk tetap bermain baik, walaupun berbagai elemen  permainan dilakukan perubahan. Learning- Membuat Siswa lebih sadar akan pengalaman dan pemahaman mereka  Peserta didik mendapatkan umpan balik secara umum dari guru  Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran. Kegiatan alternatif  Alternatif kegiatan pembelajaran yang dapat dipilih secara garis besar sama dengan pertemuan pertama. Alternatif kegiatan dipilih dengan mempertimbangkan keterlaksanaan metode, sarana dan prasarana, bahan ajar, waktu, serta pengelolaan peserta didik. Catatan : Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggung jawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan) Kegiatan Penutup  Salah seorang siswa di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan, guru mempertanyakan apa manfaatnya.  Guru dan siswa melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai dengan tujuan yang ditetapkan secara umum dan kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul saat melakukan aktivitas pembelajaran.  Guru menginformasikan kepada siswa, kelompok dan siswa yang paling baik penampilannya selama pembelajaran permainan bola basket.  Bermain sepak bola dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi menggunakan setengah lapangan aktivitas keterampilan gerak spesifik dan fungsional permainan dan olahraga  Berdoa dipimpin oleh salah satu siswa dan menyampaikan salam.  Siswa kembali ke kelas yang dilakukan dengan tertib, dan bagi siswa yang bertugas mengembalikan peralatan ke tempat semula.. 10 Menit B. Refleksi Refleksi Untuk Siswa Refleksi bertujuan untuk mengetahui sikap peserta didik setelah mempelajari materi tertentu. Beberapa pertanyaan berikut dapat diajukan sebagai pertanyaan refleksi. a. Apakah kalian merasa senang dengan pembelajaran ini? b. Apa yang kalian dapatkan dari pembelajaran ini? c. Bagian mana yang sudah kalian kuasai? d. Siapa yang belum paham pada materi ini? Dari refleksi ini guru mendapatkan balikan. Apakah guru perlu mengulang penjelasan, apakah peserta didik perlu diberikan remedial, apakah guru perlu memberikan pengayaan, apakah model dan metode pembelajarannya perlu diganti, dan lain-lain.
  • 15.
    Lembar Refleksi Diri(Sikap) Siswa 1. Isikan identitas siswa. 2. Berikan tanda cek (√) pada kolom “Ya” jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Siswa, dan “Tidak” jika belum sesuai. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. 4. Hitunglah jumlah jawaban “Ya”. 5. Lingkari krteria Sangat Baik, Baik, atau Baik sesuai jumlah “Ya” yang terisi. Nama: ............................ Kelas: .............................. No Pernyataan Ya Tidak 1 Saya membuat target penilaian yang realistis sesuai kemampuan dan minat belajar yang dilakukan 2 Saya memonitor kemajuan belajar yang dicapai serta memprediksi tantangan yang dihadapi 3 Saya menyusun langkah-langkah dan strategi untuk mengelola emosi dalam pelaksanaan belajar 4 Saya merancang strategi dalam mencapai tujuan belajar. 5 Saya mengkritisi efektivitas diri dalam bekerja secara mandiri dalam mencapai tujuan 6 Saya berkomitmen dan menjaga konsistensi dalam mencapai tujuan yang telah direncanakannya 7 Saya membuat tugas baru dan keyakinan baru dalam melaksanakannya. 8 Saya menyamakan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain untuk melaksanakan tujuan kelompok 9 Saya memahami hal-hal yang disampaikan oleh orang lain secara efektif 10 Saya melakukan kegiatan kelompok dengan saling membantu sesuai dengan kelebihan dan kekurangan 11 Saya membagi peran dan menyesuaikan tindakan dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama. 12 Saya tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan tuntutan peran sosialnya di masyarakat 13 Saya menggunakan pengetahuan tentang sebab dan alasan oranglain menampilkan reaksi tertentu 14 Saya berupaya memberi hal yang dianggap penting dan berharga bagi masyarakat. Sangat Baik Baik Perlu Perbaikan Jika 11 – 14 pernyataan terisi “Ya” Jika 6 – 10 pernyataan terisi “Ya” terisi “Ya” Jika 1 – 5 pernyataan terisi “Ya” Lembar Refleksi Diri (Pengetahuan dan Keterampilan) Siswa Cara Menyontreng 1. Isikan identitas siswa. 2. Berikan tanda cek (√) pada kolom “Ya” jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Siswa, dan “Tidak” jika belum sesuai. 3. Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. 4. Hitunglah jumlah jawaban “Ya”. 5. Lingkari krteria Sangat Baik, Baik, atau Perlu Perbaikan sesuai jumlah “Ya” yang terisi. Nama: ............................ Kelas: ............................ No Pernyataan Ya Tidak Saya telah dapat menjelaskan pengertian keterampilan gerak mengoper/melempar, menangkap, menggiring bola, menembak ke ring basket, dan bermain bolabasket menggunakan
  • 16.
    peraturan yang dimodifikasipermainan bola basket dengan benar Saya telah dapat menyebutkan berbagai jenis keterampilan gerak mengoper/melempar, menangkap, menggiring bola, menembak ke ring basket, dan bermain bola basket menggunakan peraturan yang dimodifikasi permainan bola basekt dengan lengkap Saya telah dapat merinci cara melakukan keterampilan gerak mengoper/melempar, menangkap, menggiring bola, menembak ke ring basket, dan bermain bola basket menggunakan peraturan yang dimodifikasi permainan bola basket dengan lengkap dan benar Saya telah dapat memeragakan keterampilan gerak mengoper/melempar, menangkap, menggiring bola, menembak ke ring basket, dan bermain bola basket menggunakan peraturan yang dimodifikasi permainan bola basket secara terkontrol. Saya telah dapat menjelaskan kesalahankesalahan dalam melakukan keterampilan gerak mengoper/melempar, menangkap, menggiring bola, menembak ke ring basket, dan bermain bola basket menggunakan peraturan yang dimodifikasi permainan bola basket dengan benar. Sangat Baik Baik Perlu Perbaikan Jika 11 – 14 pernyataan terisi “Ya” Jika 6 – 10 pernyataan terisi “Ya” terisi “Ya” Jika 1 – 5 pernyataan terisi “Ya” Pengetahuan atau keterampilan yang sudah saya pelajari: 1. ………….. 2. ………………. 3. ……………. 4. …………… Refleksi Proses Belajar 1. Kegiatan yang paling sulit bagi saya pada bab ini: 2. Hal yang saya lakukan untuk memperbaiki hasil belajar saya: 3. Untuk memperbaiki hasil belajar, saya akan meminta bantuan kepada: 4. Pandangan saya terhadap usaha belajar yang telah saya lakukan: 1 2 3 4 5 5. Lingkari salah satu angka untuk menggambarkan: 1 = sangat tidak puas 4 = puas 2 = tidak puas 5 = sangat puas 3 = biasa saja Refleksi Untuk Guru Selama proses pembelajaran berlangsung guru melakukan penilaian proses pembelajaran yang bertujuan untuk merefleksi diri. Lembar refleksi diri dicontohkan pada Lampiran 3. Pedoman Refleksi Guru No Pertanyaan Refleksi 1 Apakah didalam kegiatan pembukaan siswa sudah dapat diarahkan dan siap untuk mengikuti pelajaran dengan baik? 2 Apakah dalam memberikan penjelasan teknis atau intruksi yang disampaikan dapat dipahami oleh siswa? 3 Bagaimana respon siswa terhadap sarana dan prasarana
  • 17.
    (media pembelajaran) sertaalat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran mempermudah dalam memahami konsep bilangan? 4 Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi atau bahan ajar yang disampaikan sesuai dengan yang diharapkan? 5 Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran? 6 Bagaimana tanggapan siswa terhadap latihan dan penilaian yang telah dilakukan? 7 Apakah dalam kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan? 8 Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan? 9 Apakah 100% siswa telah mencapai penguasaan sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai? 10 Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh siswa? 11 Apakah seluruh peserta didik mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik? 12 Apakah model pembelajaran yang diterapkan mampu mendorong meningkatnya keaktifan peserta didik untuk terlibat dalam pembelajaran? 13 Kendala apa yang ditemui pada saat melaksanakan proses pembelajaran? 14 Upaya apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut dalam rangka perbaikan pembelajaran yang akan datang?
  • 18.
    C. Asesmen/Penilaian danKriteria & Rubrik Penilaian Penilaian 1. Penilaian Sikap Contoh lembar penilaian sikap dapat dilihat pada lampiran 1 Pada Buku Guru Lampiran A. Lampiran 1. Contoh format penilaian model 1 1. Penilaian Sikap Lembar Penilaian Sikap Diri Isikan identitas Peserta didik! Berikan tanda cek (√) pada kolom “Ya” jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Peserta didik, dan “Tidak” jika belum sesuai! Isilah pernyataan tersebut dengan jujur! Hitunglah jumlah jawaban “Ya”! Lingkari krteria Sangat Baik, Baik, atau Baik sesuai jumlah “Ya” yang terisi Nama: ............................ Kelas: ........................ 2. Penilaian Pengetahuan Contoh lembar penilaian pengetahuan dapat dilihat pada lampiran 1 Pada Buku Guru
  • 19.
    3. Penilaian KeterampilanContoh lembar penilaian keterampilan dapat dilihat pada lampiran 1 Pada Buku Guru 4. Pengolahan Hasil Penilaian Contoh pengolahan hasil penilaian dapat dilihat pada lampiran 1 Pada Buku Guru Kegiatan asesmen/penilaian bertujuan mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran. Asesmen dapat dilakukan melalui asesmen awal, asesmen formatif di sepanjang bab, dan uji kompetensi sebagai penilaian sumatif pada akhir bab. 1. Asesmen Penempatan atau Diagnosis Pada penilaian awal guru perlu memberikan stimulus pertanyaan untuk mengukur pengetahuan awal peserta didik terkait dengan materi yang akan dipelajari. Beberapa pertanyaan pemantik yang dapat diajukan guru sebagai berikut. b. Apakah kamu sudah hafal Pancasila? c. Apa saja makna Pancasila di setiap sila? d. Jelaskan makna setiap sila berdasarkan pemahamanmu! Untuk mengukur kemampuan awal peserta didik, guru dapat memberikan penilaian menggunakan instrumen berikut. Tabel Kriteria Penilaian Kriteria No Nama Peserta Didik Hafal Pancasila Hafal Pancasila dan Kurang Memahami Makna Setiap Sila Hafal Pancasila dan Cukup Memahami Makna Setiap Sila Hafal Pancasila dan Memahami Makna Setiap Sila
  • 20.
  • 21.
    2. Asesmen Formatif PENILAIANSIKAP PERCAYA DIRI OLEH GURU Petunjuk menilai: a. Berikan nilai untuk rangkuman dengan cara memberikan tanda silang (X) pada salah satu nilai di kolom nilai. b. Arti nilai = 1 artinya tidak baik/tidak jelas; 2 artinya cukup baik/cukup jelas; 3 artinya baik/jelas; 4 artinya sangat baik/sangat jelas. c. Berilah kesimpulan penilaian dengan cara menjumlahkan angka setiap butir penilaian dan dibagi 4. Aspek Penilaian Berani berbicara di depan umum Berani bertanya Mengemukakan pendapat Menghargai Pendapat Nama Siswa 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Jumlah Nilai Total Nilai Akhir = Jumlah Nilai Jumlah Butir penilaian = ………………………
  • 22.
    RUBRIK PENILAIAN PENILAIANSIKAP PERCAYA DIRI OLEH GURU Deskripsi Indikator No Aspek Penilaian Nilai Keterangan 1 Tidak berani di depan umum 2 Kurang berani berbicara di depan umum 3 Berani berbicara di depan umum 1 Berani berbicara di depan umum 4 Sangat berani berbicara di depan umum 1 Tidak berani bertanya 2 Kurang berani bertanya 3 Berani bertanya 2 Berani bertanya 4 Sangat berani bertanya 1 Tidak berani mengemukakan pendapat 2 Kurang berani mengemukakan pendapat 3 Berani mengemukakan pendapat 3 Mengemukakan pendapat Mengemukakan pendapat 4 Sangat berani mengemukakan pendapat 1 Tidak menghargai pendapat 2 Kurang menghargai pendapat 3 Menghargai pendapat 4 Mengemukakan pendapat 4 Sangat menghargai pendapat
  • 23.
    LEMBAR OBSERVASI KEGIATANPEMBELAJARAN Nama Siswa : …………………………… Kelas : …………………………………… Pertemuan Ke- : …………………………… Hari/Tanggal Pelaksanaan : …………………………………………………………………… Berilah penilaian terhadap aspek pengamatan yang diamati dengan membubuhkan tanda ceklis (√) pada berbagai nilai sesuai indikator. SKOR PENILAIAN KURANG CUKUP BAIK SANGAT BAIK NO ASPEK YANG DIAMATI 1 2 3 4 1 Pendahuluan Melakukan do’a sebelum belajar Mencermati penjelasan guru berkaitan dengan materi yang akan dibahas 2 Kegiatan Inti Keaktifan siswa dalam pembelajaran Kerjasama dalam diskusi kelompok Mengajukan pertanyaan Menyampaikan pendapat Menghargai pendapat orang lain Menggunakan alat peraga pembelajaran 3 Penutup Menyampaikan refleksi pembelajaran Mengerjakan latihan soal secara mandiri Memperhatikan arahan guru berkaitan materi selanjutnya Keterangan Penskoran: Skor 1 = Kurang …………………., ………………… Skor 2 = Cukup Guru Mata Pelajaran Skor 3 = Baik Skor 4 = Sangat Baik …………………………………… Nilai = Nilai yang di peroleh/44 x 100 % Bagian III. Pengayaan dan Remedial (Diferensiasi) Pengayaan Menyebutkan secara lesan urutan bilangan bulat Remedial Mengulang mengerjakan Lembar kerja secara mandiri
  • 25.
    PENILAIAN KETERAMPILAN DISKUSI Indikatorketerampilan antara lain adalah kemampuan menyampaikan hasil diskusi kelompok secara tegas dan lugas; kemampuan mengomunikasikan ide dan gagasan dengan terarah dan sistematis; kemampuan merespons pertanyaan yang pada sesi diskusi; atau lainnya. Adapun pelaksanan penilaian keterampilan dilakukan di setiap akhir pertemuan yang menuntut adanya penilaian keterampilan, dengan menggunakan empat tingkat penilaian, yakni Baik Sekali (A=4), Baik (B=3), Sedang (C=2), Kurang (D=1). Pedoman Penilaian Aspek Keterampilan Nilai (A, B, C, D) No Indikator A B C D Rata- Rata 1 Mampu menyampaikan hasil diskusi kelompok secara tegas dan lugas 2 Mampu mengomunikasikan ide dan gagasan dengan terarah dan sistematis 3 Mampu merespons pertanyaan yang pada sesi diskusi
  • 26.
    D. Kegiatan TindakLanjut Pengayaan dan Remedial Remidial Remidial dilakukan oleh guru terintegrasi dalam pembelajaran yaitu dengan memberikan intervensi yang sesuai dengan level kompetensi siswa dari mana guru mengetahui level kompetensi siswa. Level kompetensi diketahui dari refleksi yang dilakukan setiap kali pembelajaran. Remedial dilakukan dengan cara menetapkan atau menurunkan tingkat kesulitan dalam materi pembelajaran. Pengayaan Pengayaan diberikan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Pengayaan dilakukan apabila setelah diadakan asesmen pada kompetensi yang telah diajarkan pada siswa pada setiap aktivitas pembelajaran, nilai yang dicapai melampaui kompetensi yang telah ditetapkan oleh guru. Pengayaan dilakukan dengan cara menaikkan tingkat kesulitan permainan dengan cara mengubah jumlah pemain, memperketat peraturan, menambah alat yang digunakan, serta menambah tingkat kesulitan tugas keterampilan yang diberikan. Interaksi Guru dengan Orang Tua Interaksi guru dengan orang tua/wali dan masyarakat merupakan bagian dari komponen keberhasilan pendidikan di sekolah. Hubungan guru, orang tua, dan peserta didik harus menjadi pola hubungan dialogis yang terkoneksi erat secara emosional. Oleh karena itu, interaksi antara pihak-pihak tersebut menjadi sangat krusial bagi keberhasilan pendidikan. Dalam proses pembelajaran di sekolah, terdapat tugas-tugas yang membutuhkan bantuan orang tua atau wali dan masyarakat. Sebagai contoh, kegiatan observasi, diskusi, wawancara, dan beberapa aktivitas lainnya di dalam maupun di luar sekolah. Berbagai kegiatan tersebut membutuhkan dukungan dan pendampingan dari orang tua atau wali. Guru perlu menjalin interaksi yang intensif dengan orang tua/wali untuk memudahkan kegiatan tersebut. Selain itu, orang tua dan wali perlu diajak kerja sama untuk memantau kemajuan kegiatan belajar para peserta didik di rumah.
  • 27.
    A. LEMBAR KERJAPESERTA DIDIK 1 MATERI POKOK : Tanggal : ................................................................. Lingkup/materi pembelajaran : ................................................................. Nama Siswa : ................................................................. Fase/Kelas : F / XI Panduan umum Pastikan peseta didik dalam keadaan sehat dan siap untuk 1. mengikuti aktivitas pembelajaran 2. Ikuti gerakan pemanasan dengan baik, sesuai dengan instruksi yang diberikan guru untuk menghindari cidera. 3. Mulailah kegiatan dengan berdo’a. 4. Selama kegiatan perhatikan selalu keselamatan diri dan keselamatan bersama. Panduan Aktivitas Pembelajaran 1. . Bersama dengan teman, buatlah kelompok sejumlah maksimal 9 orang. 2. Lakukan aktivitas pembelajaran merancang keterampilan gerak permainan bola basket secara berpasangan dengan temanmu satu kelompok. 3. Perhatikan penjelasan berikut ini: Cara bermain aktivitas pembelajaran hasil rancangan keterampilan gerak permainan bola basket antara lain: 1) Keterampilan merancang gerak melempar/mengoperkan dan menangkap bola permainan basket dari. 2) Keterampilan merancang gerak menggiring bola permainan bola basket. 3) Keterampilan merancang gerak menembak bola permainan bola basket. 4) Konsep peraturan permainan dan modifikasi aktivitas permainan bola basket, serta mempraktikkan bermain bola basket dengan berbagai modifikas A. Petunjuk Umum 1. Perhatikan penjelasan dari guru 2. Amati lembar kerja ini dengan seksama 3. Baca dan diskusikan dengan teman kelompokmu dan tanyakan kepada guru jika ada hal yang kurang dipahami. 4. Setiap kelompok akan mendapatkan alat dan bahan dalam mengerjakan LK ini. 5. Gunakan alat dan bahan tersebut untuk memahami bilangan bulat. B. Tugas/ Langkah-langkah Kegiatan 1. Persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan 2. Sebelum mengerjakan soal, telitilah terlebih dahulu jumlah soal dan nomor halaman yang terdapat pada naskah. 3. Tuliskan nama, nomor peserta, dan kelengkapan identitas peserta pada lembar jawaban.3. 4. Tulis jawaban secara sistematis dan jelas 5. Tuliskan jawaban Anda pada lembar jawaban yang tersedia III. LAMPIRAN
  • 28.
  • 29.
    4 - 10 510 6 10 7 10 8 10 9 10 10 10 Skor 100 Penskoran Soal Uraian Nomor Soal Kriteria Yang Dinilai/ Alternatif Pertanyaan Skor Maksimal 1 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan,lengkap dan benar. 10 2 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik dan benar, tapi kurang 7 3 Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah sebagian besar. 5 4 Siswa tidak dapat menjawab dengan benar 0
  • 30.
    B. BAHAN BACAANGURU & PESERTA DIDIK (Bahan Ajar) K. Bahan Bacaan Siswa 1. Sekilas Tentang Sepak bola Sepak bola adalah permainan olahraga beregu yang dimainkan masing– masing oleh sebelas orang dengan nama kesebelasan, tujuh orang dengan nama ketujuhan dan lima orang dengan nama kelimaan termasuk masing– masing seorang penjaga gawang. Dalam permainan sepak bola, para pemain menggunakan keterampilan kakinya dan anggota badan lainnya kecuali penjaga gawang boleh seluruh bagian tubuhnya. Dalam perkembangannya sepak bola ketujuhan dan kelimaan sering dimainkan di dalam ruangan dengan nama indoor soccer atau yang sedang berkembang dan semarak sekarang adalah futsal. Untuk bermain sepak bola diperlukan lapangan yang rata berbentuk empat persegi panjang. Lebar dan panjang berbanding 3 dan 4. Sebuah bola dari kulit dibutuhkan oleh kedua regu untuk main bersama. Permainan sepak bola dipimpin oleh seorang wasit dan dua orang penjaga garis. Selain itu juga ditambah 1 orang wasit cadangan, sekaligus petugas pergantian pemain, dan pemberian waktu tambahan Tujuan masing–masing regu ialah memasukkan bola sebanyak–banyaknya dan mempertahankan supaya gawangnya sendiri terhindar dari kemasukkan bola oleh lawan. Permainan sepak bola dilakukan dalam dua babak, yang masing–masing babak berlangsung paling lama 45 menit dan bila diperlukan ada tambahan waktu yang tidak lebih dari 10 menit (injury time). Pada babak kedua diadakan pertukaran tempat. Para pemain memakai sepatu khusus (sepatu bola), serta kostum yang berbeda warna antara kedua regu, sedangkan penjaga gawang mengenakan kostum khusus dan berbeda dengan pemain lainnya.` 2. Jenis Variasi dan kombinasi Gerak Spesifik dalam Permainan Sepak bola dan Cara Melakukannya a. Menghentikan dan Mengumpan Bola Menghentikan bola dengan kaki dan mengumpan Bahu dan pinggul lurus dengan bola yang akan datang, bergeraklah ke arah bola, julurkan kaki yang akan menerima bola untuk menjemput bola. Letakkankaki pada posisi meyamping, jaga agar kaki tetap kuat. Kepala tidak bergerak dan memperhatikan bola, kemudian terima bola dengan bagian dalam kaki, tarik kaki untuk mengurangi benturan dan arahkan. Letakkan bola di samping kaki tumpu, kemudian bola ditendang menggunakan sisi kura-kura atau bagian kaki lain. Perkenaan antara kaki sisi kura-kura dengan bola dilakukan dengan cara menendang bagian bawah bola, sehingga bola melambung mengarah kepada posisi teman yang berada pada jarak yang jauh. Carilah pengertian dari istilah berikut ini; inside of the foot (dengan bagian sampingdalam kaki), outside of the foot (dengan bagian samping luar kaki), dan instep (dengan kura–kura kaki). Hubungkan dengan cara melakukan umpan sesuai dengan jarak yang peserta didik inginkan.` Menghentikan bola tinggi dengan paha dan mengumpan Tempatkan tubuh di bawah bola yang sedang bergerak turun, angkat kaki yang akan menerima bola dan paha paralel dengan permukaan lapangan kemudiantekukkan kaki yang menahan keseimbangan, rentangkan tangan samping untuk menjaga keseimbangan, kepala tidak bergerak memperhatikan bola. Cara melakukan yaitu dengan tiga Langkah. (1) Terima bola dengan bagian pertengahan paha, tarik paha kebawah, tempatkan bola didekat kaki, lindungi bola dari lawan. (2) Arahkan bola ke ruang yang terbuka, tegakkan kepala dan lihat ke lapangan. (3) Lanjutkan dengan mengumpan sebagaimana cara pada penjelasan sebelumnya. Selain menghentikan bola
  • 31.
    dengan kaki danpaha, Peserta didik juga dapat melakukan dengan bagian tubuh yang lain. Carilah informasi dari sumbersumber lain! b. Menghentikan dan Menggiring Bola Peserta didik telah dapat menghentikan bola dengan berbagai variasi anggota tubuh. Dengan cara yang sama peserta didik dapat melanjutkan dengan menggiring bola. Semua tipe menggiring bola yang baik terdiri dari beberapa komponen, mencakup perubahan kecepatan dan arah yang mendadak, gerakkan tipuan tubuh dan kaki dan kontrol bola yang rapat. Apapun tipe menggiring bola yang anda gunakan, pastikan Peserta didik menggunakkan komponen ini dalam teknik peserta didik. Teknik menggiring bola yang baik yaitu, postur tubuh tegak, bola diletakkan di samping kaki tumpu lalu fokuskan perhatian pada bola, perkenaan bola dengan bagian instep, outstep, atau punggung kakikemudian dorong bola beberapa kali. Kepala tegak untuk melihat lapangan dengan baik. Menggiring dan Mengumpan Bola Cara menggiring bola dengan berbagai bagian kaki telah Peserta didik lakukan, selanjutnya kombinasikan gerakan tersebut dengan mengumpan. Lakukan kombinasi gerakan ini dengan variasi menggunakan berbagai bagian kaki,kecepatan dan arah. Selain Peserta didik dapat melakukan sendiri, Peserta didik juga dapat melakukan dengan berpasangan maupun berkelompok.
  • 32.
    Menggiring bola denganvariasi menggunakan berbagai bagian kaki, kecepatan dan arah telah peserta didik kuasai, selanjutnya Peserta didik akan melakukan tembakan ke arah gawang. Tembakan ke arah gawang dilakukan dengan cara meletakkan bola di samping kaki tumpu, kemudian bola ditendang menggunakan sisi bagian punggung kaki, pada saat perkenaan sisi bagianpunggung kaki dengan bola seluruh tenaga dipusatkan pada kaki tersebut. Posisi tubuh agak dicondongkan ke belakang agar menghasilkan tembakan yang lebih kuat. Cobalah variasikan berbagai arah tembakan dengan prinsip, bola selalu berada di tengah posisi tubuh, sehingga arah bola selalu searah dengan tubuh menghadap. Peserta didik juga dapat melakukan berbagai variasi arah tembakan tanpa menghadap lurus ke bola pada tahap selanjutnya (advance). e. Menghentikan, Menggiring, dan Menembak Bola ke Gawang Peserta didik telah mempelajari cara menghentikan, menggiring, dan menembak bola ke gawang. Selanjutnya, yang perlu peserta didik lakukan yaitu mengombinasikan ketiga gerakan tersebut dengan berbagai variasi arah, kecepatan, jarak, dengan atau tanpa gangguan lawan main dan seterusnya. Lakukan variasi dan kombinasi gerakan tersebut sehingga pergerakan semakin lancar dan akurat Bahan Bacaan Guru 1. Bentuk-Bentuk Latihan Variasi dan Kombinasi Gerak Spesifik dalam Permainan Sepak Bola a. Latihan 1: Variasi dan kombinasi gerak dasar spesifik menendang/ mengumpan dan menghentikan bola ditempat “Diamond Pass and Stop”.
  • 33.
    1. Cara melakukannyasesuai dengan gambar berikut b. Latihan 2: Variasi Gerak Spesifik Menendang/Mengumpan dan Menghentikan Bola Sambil Bergerak “Perfect Pass and Stop”. Cara melakukannya sesuai dengan gambar berikut. c. Latihan 3: Variasi Gerak Spesifik Menendang/Mengumpan Bola Formasi (Passing Run) “Give and Go Pass”. Cara melakukannya sesuai dengan gambar berikut d. Latihan 4: Variasi Gerak Spesifik Menendang ke Arah Gawang dan Mengumpan Jauh “Rapid Fire shooting”. Cara melakukannya sesuai dengan gambar berikut
  • 34.
    Latihan 5: Variasidan kombinasi gerak dasar spesifik menggontol bola ditempat dan menggiring bola sambil berjalan “Circle Dribbling”. Cara melakukannya sesuai dengan gambar berikut f. Latihan 6: Variasi Gerak Dasar Spesifik Menggiring Bola Sambil Berjalan dan Berlari “Four Corners Turn Dribbling”. Cara melakukannya sesuai dengan gambar berikut g. Latihan 7: Variasi Gerak Dasar Spesifik Menyundul Bola Ditempat dan Sambil Bergerak “Fun Heading”. Cara melakukannya sesuai dengan gambar berikut
  • 35.
    h. Latihan 8:Variasi Gerak Dasar Spesifik Melempar Bola ke Dalam “Throw-in For Corners”. Cara melakukannya sesuai dengan gambar berikut.
  • 37.
  • 45.
  • 46.
    Jakarta, 10 Juli Mengetahui KepalaSMA/MA Guru Mata Pelajaran …………………………………… ……………………………………. NIP/NRK. NIP/NRK.