Kelompok 1
1. Novin Ariska (856732748)
2. Sesi Eryani (856732866)
3. Yuni Wibekti (856732873)
4. Yuni Utami (856732898)
5. Yulia Astuti (856732906)
Kegiatan Belajar 1
Fungsi, Tujuan dan Ciri-ciri Pendidikan Sekolah Dasar
Tujuan Pendidikan SD dapat dipilih menjadi tiga kelompok sebagai
berikut :
1. Menanamkan kemampuan dasar baca-tulis-hitung
2. Menanamkan pengetahuan dan keterampilan dasar yang
bermanfaat bagi siswa sesuai dengan tingkat prkembangannya
3. Mempersiapkan siswa untuk mengikuti pendidikan di SMP
B. KARAKTERISTIK PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR
Pada dasarnya, karakteristik pendidikan SD tercermin dalam berbagai
komponen pendidikan, seperti siswa, guru, dan kurikulum,
pembelajaran, gedung dan fasilitas/peralatan. Komponen-komponen ini
terdapat pada berbagai satuan pendidikan dengan karakteristik yang
berbeda-beda. Dalam uraian berikut kami akan membahas secara
sepintas komponen-komponen tersebut untuk melihat perbedaannya
dengan satuan pendidikan lainnya. Secara lengkap pembehasab akan
dikelompokkan menjadi dua bagian besar, yaitu karakteristik umum dan
karakteristik khusus pendidikan SD.
1. Karakteristik Umum Pendidikan SD
a. Kemelekwancanaan (literacy). Pendidikan SD diarahkan pada pembentukan
kemelekwacanaan, bukan pada pmbentukan kemampuan akademik
b. Kemampuan berkomunikasi. Pendidikan SD diarahkan untuk pembentukan
kemampuan berkomunikasi, yaitu mampu mengomunikasikan sesuatu, baik
buah pikiran sendiri maupun informasi yang didapat dari berbagai sumber,
kepada orang lain dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar .
c. Kemampuan memecahkan masalah (problem solving), yang mencakup
merasakan adanya masalah, menidentifikasi masalah, mencari informasi untuk
memecahkan masalah, mengekslorasi alternatif pemecahan masalah dan
memilih alternatif yang paling layak.
d. Kemapuan bernalar (reasoning), yaitu menggunakan logika dan bukti-bukti
secara sistematis dan konsisten untuk sampai pada kesimpulan
2. KARAKTERISTIK KHUSUS PENDIDIKAN SD
Sebagaimana sudah diisyaratkan di atas, pembahasan hanya
berfokus pada ciri khas komponen tersebut di SD.
a. Siswa SD
b. Guru
c. Kurikulum
d. Pembelajaran
e. Gedung dan Peralatan Pembelajaran
KEGIATAN BELAJAR 2
TATATANAN ORGANISASI DAN BENTUK-BENTUK PENYELENGGARAAN
PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR
A. Tatanan Organisasi Sekolah Dasar
*Pada dasarnya, penyelenggaraan SD menjadi tanggung jawab bersama
antara pemerintah pusat, dalam hal ini Pendidikan Nasional
(Depdiknas) dan pemerintah daerah, baik tingkat provinsi (Dinas
Pendidikan Provinsi), Kabupaten/Kota (Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota), maupun tingkat kecamatan (Ranting Dinas).
Pengelolaan SD juga melibatkan Komite Sekolah sebagai lembaga
mandiri, yang berperan dalam peningkatan mutu pelayanan
pendidikan dan pengawasan pendidikan.
*Pemerintah puasat dalam hal ni Depdiknas menentukan standar
nasional pendidikan untuk menjamin mutu pendidikan, sedangkan
pemerintah provinsi bertugas melakukan koordinasi atas
penyelenggaraan pendidikan, pengembangan tenaga kependidikan,
dan penyediaan fasilitas pendidikan lintas daerah Kabupaten/Kota
untuk pendidikan dasar dan menengah.
*Pengelolaan SD dilaksanakan berdasarkan standar pelayanan minimal
dengan prinsip kemandirian dan manajemen berbasis
sekolah/madrasah. Dengan demikian, tanggung jawab utama
pengelolaan SD berada di tangan SD sendiri.
B. BENTUK-BENTUK PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN SD
1. Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidayah (MI)
2. SD Unggulan atau Sekolah Nasional Plus
3. Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB)
4. Sekolah Dasar Inklusi
5. Program Paket A
6. Sekolah Rumah
Modul 2 perspektif

Modul 2 perspektif

  • 1.
    Kelompok 1 1. NovinAriska (856732748) 2. Sesi Eryani (856732866) 3. Yuni Wibekti (856732873) 4. Yuni Utami (856732898) 5. Yulia Astuti (856732906)
  • 2.
    Kegiatan Belajar 1 Fungsi,Tujuan dan Ciri-ciri Pendidikan Sekolah Dasar
  • 3.
    Tujuan Pendidikan SDdapat dipilih menjadi tiga kelompok sebagai berikut : 1. Menanamkan kemampuan dasar baca-tulis-hitung 2. Menanamkan pengetahuan dan keterampilan dasar yang bermanfaat bagi siswa sesuai dengan tingkat prkembangannya 3. Mempersiapkan siswa untuk mengikuti pendidikan di SMP
  • 4.
    B. KARAKTERISTIK PENDIDIKANSEKOLAH DASAR Pada dasarnya, karakteristik pendidikan SD tercermin dalam berbagai komponen pendidikan, seperti siswa, guru, dan kurikulum, pembelajaran, gedung dan fasilitas/peralatan. Komponen-komponen ini terdapat pada berbagai satuan pendidikan dengan karakteristik yang berbeda-beda. Dalam uraian berikut kami akan membahas secara sepintas komponen-komponen tersebut untuk melihat perbedaannya dengan satuan pendidikan lainnya. Secara lengkap pembehasab akan dikelompokkan menjadi dua bagian besar, yaitu karakteristik umum dan karakteristik khusus pendidikan SD. 1. Karakteristik Umum Pendidikan SD a. Kemelekwancanaan (literacy). Pendidikan SD diarahkan pada pembentukan kemelekwacanaan, bukan pada pmbentukan kemampuan akademik b. Kemampuan berkomunikasi. Pendidikan SD diarahkan untuk pembentukan kemampuan berkomunikasi, yaitu mampu mengomunikasikan sesuatu, baik buah pikiran sendiri maupun informasi yang didapat dari berbagai sumber, kepada orang lain dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar . c. Kemampuan memecahkan masalah (problem solving), yang mencakup merasakan adanya masalah, menidentifikasi masalah, mencari informasi untuk memecahkan masalah, mengekslorasi alternatif pemecahan masalah dan memilih alternatif yang paling layak. d. Kemapuan bernalar (reasoning), yaitu menggunakan logika dan bukti-bukti secara sistematis dan konsisten untuk sampai pada kesimpulan
  • 5.
    2. KARAKTERISTIK KHUSUSPENDIDIKAN SD Sebagaimana sudah diisyaratkan di atas, pembahasan hanya berfokus pada ciri khas komponen tersebut di SD. a. Siswa SD b. Guru c. Kurikulum d. Pembelajaran e. Gedung dan Peralatan Pembelajaran
  • 6.
    KEGIATAN BELAJAR 2 TATATANANORGANISASI DAN BENTUK-BENTUK PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR A. Tatanan Organisasi Sekolah Dasar *Pada dasarnya, penyelenggaraan SD menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, dalam hal ini Pendidikan Nasional (Depdiknas) dan pemerintah daerah, baik tingkat provinsi (Dinas Pendidikan Provinsi), Kabupaten/Kota (Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota), maupun tingkat kecamatan (Ranting Dinas). Pengelolaan SD juga melibatkan Komite Sekolah sebagai lembaga mandiri, yang berperan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan dan pengawasan pendidikan. *Pemerintah puasat dalam hal ni Depdiknas menentukan standar nasional pendidikan untuk menjamin mutu pendidikan, sedangkan pemerintah provinsi bertugas melakukan koordinasi atas penyelenggaraan pendidikan, pengembangan tenaga kependidikan, dan penyediaan fasilitas pendidikan lintas daerah Kabupaten/Kota untuk pendidikan dasar dan menengah. *Pengelolaan SD dilaksanakan berdasarkan standar pelayanan minimal dengan prinsip kemandirian dan manajemen berbasis sekolah/madrasah. Dengan demikian, tanggung jawab utama pengelolaan SD berada di tangan SD sendiri.
  • 7.
    B. BENTUK-BENTUK PENYELENGGARAANPENDIDIKAN SD 1. Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidayah (MI) 2. SD Unggulan atau Sekolah Nasional Plus 3. Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) 4. Sekolah Dasar Inklusi 5. Program Paket A 6. Sekolah Rumah