MODEL
KETERAMPILAN
KONSELING
KELOMPOK
DIAN YULIANA 22101035303569
LUTFIYATUNNISA 22101035303625
M. FERI RAFLIANSYAH 22101035303590
RISKY PEBRI NURIANTO
22101035303610
RIO ADITYA NUGRAHA 22101035303609
SUTIAWAN WAHYU UTOMO
22101035303624
WAHYU NURHIDAYAT 22101035303625
Bimbingan kelompok
Bimbingan kelompok adalah suatu bentuk layanan,
dimana siswa diajak bersama-sama untuk saling bertukar
informasi tentang topik-topik yang dibicarakan dan
mengembangkan bersama permasalahan yang dibicarakan
pada kelompok. Senada dengan pemahaman tersebut.
Pendapat tersebut diperkuat dengan apa yang disampaikan
oleh Gazda bahwa bimbingan kelompok merupakan
kegiatan informasi kepada sekelompok siswa untuk
membantu mereka menyusun rencana dan keputusan yang
tepat
Proses Dan Strategi konseling
Kelompok
Proses Dalam konseling kelompok, tahap
pembentukan yaitu tahap awal yang sangat
berpengaruh dalam proses selanjutnya. Tahap ini
ditandai dengan dibentuknya struktur kelompok.
Adapun manfaat dari dibentuknya struktur kelompok
ini adalah agar anggota kelompok dapat memahami
aturan yang ada dalam kelompok untuk bertanggung
jawab pada tujuan dan proses kelompok.
Strategi konseling kelompok dikembangkan dalam tiga isu sentral
yaitu isu tentang kelompok, tahap konseling kelompok dan proses
dan aplikasi konseling kelompok. Isu tentang kelompok sebagai
kerangka teori yang melandasi tentang proses dan dinamika
kelompok, sebagai integrasi dalam berbagai perspektif teori
Tahapan-Tahapan dalam Konseling
Kelompok
 tahap awal
 tahap transisi
 tahap kerja
 tahap terminasi
 tahap mengevaluasi kelompok
 tahap sesi tindak lanjut
Tugas dan Peran Pemimpin Kelompok
 Membuat dan mempertahankan kelompok.
 Membentuk budaya.
 Membentuk norma-norma
Fungsi pemimpin kelompok
 Mengajarkan cara-cara dan garis besar secara umum untuk
berpartisipasi aktif guna meningkatkan kesempatan mereka
dalam memperoleh hasil dari kelompok, Mengembangkan
dasar hukum dan tatanan norma, Mengajarkan dasar-dasar
proses kelompok, Menjelaskan pembagian tanggung jawab,
Membantu anggota dalam mengembangkan kepercayaan,
Berhubungan terbuka dengan kepedulian dan pertanyaan-
pertanyaan konseli, Membagi harapan-harapan dan
keinginan-keinginan kepada kelompok, Membantu konseli
untuk berbagi tentang apa yang mereka pikirkan dan rasakan
mengenai apa yang terjadi dalam kelompok, Berusaha untuk
mengurangi ketergantungan konseli terhadap konselor
kelompok, Mengajarkan keterampilan-keterampilan dasar
dalam berhubungan dengan orang lain
Keterampilan Dasar untuk Pemimpin
Kelompok
Active Listening (Mendengar Aktif), Refleksi Dalam
konseling, Klarifikasi dan bertanya Seringkali,
Meringkas, Linking (menghubungkan), Ceramah
singkat dan pemberian informasi, Mendorong dan
pendukung, Pengaturan nada Pemodelan dan self
disclosure, Penggunaan nada , Penggunaan suara,
Penggunaan energy, Mengidentifikasi pengikut,
Pemahaman multicultural, Focusing, Cutting off dan
drawing out Cutting off and drawing out, Rounds dan
dyads Rounds
TERIMA KASIH

MODEL KETERAMPILAN KONSELING KELOMPOK.pptx

  • 1.
    MODEL KETERAMPILAN KONSELING KELOMPOK DIAN YULIANA 22101035303569 LUTFIYATUNNISA22101035303625 M. FERI RAFLIANSYAH 22101035303590 RISKY PEBRI NURIANTO 22101035303610 RIO ADITYA NUGRAHA 22101035303609 SUTIAWAN WAHYU UTOMO 22101035303624 WAHYU NURHIDAYAT 22101035303625
  • 2.
    Bimbingan kelompok Bimbingan kelompokadalah suatu bentuk layanan, dimana siswa diajak bersama-sama untuk saling bertukar informasi tentang topik-topik yang dibicarakan dan mengembangkan bersama permasalahan yang dibicarakan pada kelompok. Senada dengan pemahaman tersebut. Pendapat tersebut diperkuat dengan apa yang disampaikan oleh Gazda bahwa bimbingan kelompok merupakan kegiatan informasi kepada sekelompok siswa untuk membantu mereka menyusun rencana dan keputusan yang tepat
  • 3.
    Proses Dan Strategikonseling Kelompok Proses Dalam konseling kelompok, tahap pembentukan yaitu tahap awal yang sangat berpengaruh dalam proses selanjutnya. Tahap ini ditandai dengan dibentuknya struktur kelompok. Adapun manfaat dari dibentuknya struktur kelompok ini adalah agar anggota kelompok dapat memahami aturan yang ada dalam kelompok untuk bertanggung jawab pada tujuan dan proses kelompok.
  • 4.
    Strategi konseling kelompokdikembangkan dalam tiga isu sentral yaitu isu tentang kelompok, tahap konseling kelompok dan proses dan aplikasi konseling kelompok. Isu tentang kelompok sebagai kerangka teori yang melandasi tentang proses dan dinamika kelompok, sebagai integrasi dalam berbagai perspektif teori
  • 5.
    Tahapan-Tahapan dalam Konseling Kelompok tahap awal  tahap transisi  tahap kerja  tahap terminasi  tahap mengevaluasi kelompok  tahap sesi tindak lanjut
  • 6.
    Tugas dan PeranPemimpin Kelompok  Membuat dan mempertahankan kelompok.  Membentuk budaya.  Membentuk norma-norma
  • 7.
    Fungsi pemimpin kelompok Mengajarkan cara-cara dan garis besar secara umum untuk berpartisipasi aktif guna meningkatkan kesempatan mereka dalam memperoleh hasil dari kelompok, Mengembangkan dasar hukum dan tatanan norma, Mengajarkan dasar-dasar proses kelompok, Menjelaskan pembagian tanggung jawab, Membantu anggota dalam mengembangkan kepercayaan, Berhubungan terbuka dengan kepedulian dan pertanyaan- pertanyaan konseli, Membagi harapan-harapan dan keinginan-keinginan kepada kelompok, Membantu konseli untuk berbagi tentang apa yang mereka pikirkan dan rasakan mengenai apa yang terjadi dalam kelompok, Berusaha untuk mengurangi ketergantungan konseli terhadap konselor kelompok, Mengajarkan keterampilan-keterampilan dasar dalam berhubungan dengan orang lain
  • 8.
    Keterampilan Dasar untukPemimpin Kelompok Active Listening (Mendengar Aktif), Refleksi Dalam konseling, Klarifikasi dan bertanya Seringkali, Meringkas, Linking (menghubungkan), Ceramah singkat dan pemberian informasi, Mendorong dan pendukung, Pengaturan nada Pemodelan dan self disclosure, Penggunaan nada , Penggunaan suara, Penggunaan energy, Mengidentifikasi pengikut, Pemahaman multicultural, Focusing, Cutting off dan drawing out Cutting off and drawing out, Rounds dan dyads Rounds
  • 9.