Misi Evangelisasi
Introduksi
Oleh : Chatarina Pantja W
Evangelisasi adalah
tugas pokok dan penting
di dalam Gereja.
Paus Paulus VI
menghimbau agar umat Katolik
mempunyai kesadaran dan refleksi baru
mengenai evangelisasi/ penginjilan.
3 bidang besar penginjilan meliputi :
• Lebih banyak membagikan kesaksian iman
daripada mempertobatkan.
• Keterlibatan dan partisipasi awam bersama hirarki
Gereja.
• Hasil evangelisasi : menjadi orang katolik yang
dewasa dan berdedikasi.
Permasalahan :
Banyak orang yang
ingin mewartakan Kabar Baik
dan ingin membagi pengalaman imannya,
namun tidak tahu bagaimana cara
melakukannya.
Jawaban :
Melalui KEP ( Kursus Evangelisasi Pribadi )
peserta dilatih bagaimana memulai
persahabatan/membangun relasi dengan sesama,
membagikan cerita/kesaksian iman dengan
sederhana, menghantar orang lain kepada Yesus
sebagai Tuhan dan bagaimana menolong sesama
bergabung ke dalam jemaat beriman.
Peserta dilatih untuk membagikan kesaksian iman
secara :
Efektif : dengan memakai metode sistematis yang teruji.
Mantap : melalui peragaan di kelas dan latihan
/penugasan
Akurat : dengan mempelajari teologi yang pokok dan
dasar-dasar iman katolik
Sederhana : dengan menyertakan ringkasan kebenaran
pokok Injil.
Perbedaan
Evangelizer dan Evangelist
Evangelizer
Semua orang yang percaya kepada Kristus,
yang telah menerima pewartaan Kerajaan Allah
dan janji keselamatan,
dipanggil untuk menjadi
pembawa Kabar Baik (evangelizer),
bukan hanya dengan kata-kata namun
dengan hidup nyata sehari-hari.
Evangelist
Seorang evangelist (pelayan sabda)
adalah mereka yang telah membuat
suatu komitmen khusus untuk kegiatan
pelayanan pewartaan Injil
di dalam kehidupan
Gereja.
Karakteristik seorang evangelist :
• dipanggil (oleh Kristus & komunitasnya)
• diberi karisma-karisma( khusus untuk pelayanannya),
• dididik & dibina (dilatih & dikembangkan hidup rohaninya)
• diberi kuat kuasa (oleh Roh Kudus & wewenang Gereja)
• diutus (melalui komunitas & Gereja)
Istilah evangelisasi
Kata evangelisasi berasal dari sejarah kuno,
melalui kejadian di mana seorang budak dipilih untuk
membawa kabar gembira kepada raja mengenai
kemenangan di dalam suatu peperangan. Pembawa
kabar baik ini kemudian dianugerahi kebebasan menjadi
orang “merdeka”. Maka ia membawa kabar baik itu
dengan berlari kencang sambil menari-nari dengan
gembira, karena tugas tersebut sekaligus membawa
kebebasan bagi dirinya.
Istilah evangelisasi di dalam Gereja
Evangelisasi adalah pewartaan Kabar Baik,
bahwa di dalam Yesus Kristus, Putera Allah
yang menjelma menjadi manusia,
“keselamatan” ditawarkan
kepada segenap umat manusia.
Ini merupakan anugerah yang berupa
rahmat dan belas kasih Allah.
Dalam pengertian yang lebih luas,
evangelisasi (penginjilan) berarti :
Setiap kegiatan yang berakar pada Kristus untuk
menggalakkan perubahan kemanusiaan dari dalam
dan memperbaharuinya
(berdasarkan Evangelii Nuntiandi / EN
18)
Proses Pengutusan Agung ( Mat 28:19-20)
Karena itu pergilah,
jadikanlah semua bangsa murid-Ku
dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan
Anak dan Roh Kudus,
dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu
yang telah Kuperintahkan kepadamu.
Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa
sampai kepada akhir zaman.”
Lima langkah evangelisasi
Proses evangelisasi dimulai dari
dan berakhir dengan pemuridan.
Langkah 1 : Berteman dengan orang-orang
Langkah 2 : Sharing Iman
Langkah 3 : Kisah Kristus
Langkah 4 : Ajakan untuk bertobat
Langkah 5 : Bergabung dengan komunitas
Isi dari evangelisasi
1. Suatu kesaksian tentang Kasih Bapa.
“kesaksian bahwa dalam PuteraNya Allah telah
mengasihi dunia” (EN 26)
2. Suatu pewartaan yang jelas, bahwa Yesus Kristus,
Putera Allah yang menjadi manusia, yang wafat
dan bangkit dari kematian, penebusan ditawarkan
kepada semua manusia, sebagai suatu karunia
rahmat dan belas kasih Allah. (EN 27)
3. Nubuat / pewartaan profetis (EN 28) tentang :
• Pewartaan mengenai harapan akan janji-janji yang dibuat
Allah (dalam Perjanjian Baru melalui Yesus Kristus)
• Pewartaan mengenai Kasih Allah bagi kita dan kasih kita
kepada Allah.
• Pewartaan mengenai kasih persaudaraan terhadap semua
orang.
• Pewartaan dan usaha yang sungguh-sungguh untuk
mencari kebaikan.
• Pewartaan mengenai usaha mencari Allah sendiri melalui
doa (penyembahan dan ucapan syukur), dan sakramen-
sakramen (yang memuncak dalam Ekaristi)
Secara garis besar,
evangelisasi
mewartakan :
• Suatu pesan tentang pembebasan (EN 30)
• Berpusat pada Kerajaan Allah (EN 8)
• Tuntutannya : pertobatan hati dan pandangan
hidup (EN 36)
Kristus memanggil kita untuk
menyampaikan Kabar Baik
kepada setiap orang yang mau
mendengarnya.
Pertobatan tidak dapat dipaksakan,
melainkan harus ditawarkan dan
disambut dengan rela.
Sumber Pustaka:
Misi Evangelisasi, Penerbit Shekinah,
Jakarta, 2012.
***

Misi Evangelisasi, Introduksi

  • 1.
  • 2.
    Evangelisasi adalah tugas pokokdan penting di dalam Gereja. Paus Paulus VI menghimbau agar umat Katolik mempunyai kesadaran dan refleksi baru mengenai evangelisasi/ penginjilan.
  • 3.
    3 bidang besarpenginjilan meliputi : • Lebih banyak membagikan kesaksian iman daripada mempertobatkan. • Keterlibatan dan partisipasi awam bersama hirarki Gereja. • Hasil evangelisasi : menjadi orang katolik yang dewasa dan berdedikasi.
  • 4.
    Permasalahan : Banyak orangyang ingin mewartakan Kabar Baik dan ingin membagi pengalaman imannya, namun tidak tahu bagaimana cara melakukannya.
  • 5.
    Jawaban : Melalui KEP( Kursus Evangelisasi Pribadi ) peserta dilatih bagaimana memulai persahabatan/membangun relasi dengan sesama, membagikan cerita/kesaksian iman dengan sederhana, menghantar orang lain kepada Yesus sebagai Tuhan dan bagaimana menolong sesama bergabung ke dalam jemaat beriman.
  • 6.
    Peserta dilatih untukmembagikan kesaksian iman secara : Efektif : dengan memakai metode sistematis yang teruji. Mantap : melalui peragaan di kelas dan latihan /penugasan Akurat : dengan mempelajari teologi yang pokok dan dasar-dasar iman katolik Sederhana : dengan menyertakan ringkasan kebenaran pokok Injil.
  • 7.
  • 8.
    Evangelizer Semua orang yangpercaya kepada Kristus, yang telah menerima pewartaan Kerajaan Allah dan janji keselamatan, dipanggil untuk menjadi pembawa Kabar Baik (evangelizer), bukan hanya dengan kata-kata namun dengan hidup nyata sehari-hari.
  • 9.
    Evangelist Seorang evangelist (pelayansabda) adalah mereka yang telah membuat suatu komitmen khusus untuk kegiatan pelayanan pewartaan Injil di dalam kehidupan Gereja.
  • 10.
    Karakteristik seorang evangelist: • dipanggil (oleh Kristus & komunitasnya) • diberi karisma-karisma( khusus untuk pelayanannya), • dididik & dibina (dilatih & dikembangkan hidup rohaninya) • diberi kuat kuasa (oleh Roh Kudus & wewenang Gereja) • diutus (melalui komunitas & Gereja)
  • 11.
    Istilah evangelisasi Kata evangelisasiberasal dari sejarah kuno, melalui kejadian di mana seorang budak dipilih untuk membawa kabar gembira kepada raja mengenai kemenangan di dalam suatu peperangan. Pembawa kabar baik ini kemudian dianugerahi kebebasan menjadi orang “merdeka”. Maka ia membawa kabar baik itu dengan berlari kencang sambil menari-nari dengan gembira, karena tugas tersebut sekaligus membawa kebebasan bagi dirinya.
  • 12.
    Istilah evangelisasi didalam Gereja Evangelisasi adalah pewartaan Kabar Baik, bahwa di dalam Yesus Kristus, Putera Allah yang menjelma menjadi manusia, “keselamatan” ditawarkan kepada segenap umat manusia. Ini merupakan anugerah yang berupa rahmat dan belas kasih Allah.
  • 13.
    Dalam pengertian yanglebih luas, evangelisasi (penginjilan) berarti : Setiap kegiatan yang berakar pada Kristus untuk menggalakkan perubahan kemanusiaan dari dalam dan memperbaharuinya (berdasarkan Evangelii Nuntiandi / EN 18)
  • 14.
    Proses Pengutusan Agung( Mat 28:19-20) Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
  • 15.
    Lima langkah evangelisasi Prosesevangelisasi dimulai dari dan berakhir dengan pemuridan. Langkah 1 : Berteman dengan orang-orang Langkah 2 : Sharing Iman Langkah 3 : Kisah Kristus Langkah 4 : Ajakan untuk bertobat Langkah 5 : Bergabung dengan komunitas
  • 16.
    Isi dari evangelisasi 1.Suatu kesaksian tentang Kasih Bapa. “kesaksian bahwa dalam PuteraNya Allah telah mengasihi dunia” (EN 26) 2. Suatu pewartaan yang jelas, bahwa Yesus Kristus, Putera Allah yang menjadi manusia, yang wafat dan bangkit dari kematian, penebusan ditawarkan kepada semua manusia, sebagai suatu karunia rahmat dan belas kasih Allah. (EN 27)
  • 17.
    3. Nubuat /pewartaan profetis (EN 28) tentang : • Pewartaan mengenai harapan akan janji-janji yang dibuat Allah (dalam Perjanjian Baru melalui Yesus Kristus) • Pewartaan mengenai Kasih Allah bagi kita dan kasih kita kepada Allah. • Pewartaan mengenai kasih persaudaraan terhadap semua orang. • Pewartaan dan usaha yang sungguh-sungguh untuk mencari kebaikan. • Pewartaan mengenai usaha mencari Allah sendiri melalui doa (penyembahan dan ucapan syukur), dan sakramen- sakramen (yang memuncak dalam Ekaristi)
  • 18.
    Secara garis besar, evangelisasi mewartakan: • Suatu pesan tentang pembebasan (EN 30) • Berpusat pada Kerajaan Allah (EN 8) • Tuntutannya : pertobatan hati dan pandangan hidup (EN 36)
  • 19.
    Kristus memanggil kitauntuk menyampaikan Kabar Baik kepada setiap orang yang mau mendengarnya. Pertobatan tidak dapat dipaksakan, melainkan harus ditawarkan dan disambut dengan rela.
  • 20.
    Sumber Pustaka: Misi Evangelisasi,Penerbit Shekinah, Jakarta, 2012. ***