Metode Linear Programming
Boldson Herdianto Situmorang Skom., MMSI
Linear Programming
• Untuk menyelesaikan permainan-permainan
strategi campuran 3 x 3 atau dimensi yang
lebih besar, dapat mempergunakan linear
programming.
• Untuk menguraikan teknik dan prosedur linear
programming, akan kembali kita gunakan
contoh permainan dua-pemain jumlah-nol
sebelumnya.
St rat egi
Pemai n B
Mi ni mum Bari s
B1 B2
Pemai n A
A1 2 5 2 Maksi mi n
A3 6 1 1
Maksi mum Kol om
6 5
mi ni maks
Linear Programming
• Notasi yang dipergunakan:
V = nilai permainan
= probabilitas pemilihan strategi A1
dan strategi A3
= probabilitas pemilihan strategi B1
dan strategi B2
• Dengan A sebagai maximizing player, maka
dapat dinyatakan keuntungan yang diharapkan
A dalam tanda ketidaksamaan ≥.
21 XdanX
21 YdanY
Linear Programming
• A berarti memiliki kemungkinan memperoleh
keuntungan lebih dari V jika B menggunakan
strategi yang lemah.
• Jadi, nilai keuntungan yang diharapkan untuk
pemain A adalah:
(bila pemain B menggunakan
strategi B1 seterusnya)
(bila pemain B menggunakan
strategi B2 seterusnya)
• Diketahui bahwa
VXX 21 62
VXX 21 15
0,1 2121 XXdanXX
Linear Programming
• Dengan B sebagai minimizing player, maka
dapat dinyatakan kerugian yang diharapkan B
dalam tanda ketidaksamaan ≤.
• B berarti memiliki kemungkinan mengalami
kerugian kurang dari V bila A menggunakan
strategi yang lemah.
• Jadi, nilai kerugian yang diharapkan pemain B
adalah:
Linear Programming
• (bila pemain A menggunakan
strategi A1 seterusnya)
(bila pemain A menggunakan
strategi A3 seterusnya)
Diketahui bahwa
• Dengan membagi setiap ketidaksamaan dan
persamaan di atas dengan V, didapatkan:
VYY 21 52
VYY 21 16
0,1 2121 YYdanYY
Linear Programming
• Untuk perusahaan A Untuk perusahaan B
• Bila ditentukan variabel-variabel baru:
maka didapatkan:
1
1
15
1
62
21
21
21
V
X
V
X
V
X
V
X
V
X
V
X
1
1
16
1
52
21
21
21
V
Y
V
Y
V
Y
V
Y
V
Y
V
Y
2
2
1
1
2
2
1
1
,
,
Y
V
Y
Y
V
Y
X
V
X
X
V
X
Linear Programming
• Untuk perusahaan A Untuk perusahaan B
• Karena perusahaan A adalah maximizing
player, maka tujuannya adalah
memaksimumkan V, atau sama dengan
meminimumkan .
V
XX
XX
XX
1
115
162
21
21
21
V
YY
YY
YY
1
116
152
21
21
21
V
1
Linear Programming
• Minimumkan
X1 + X2
Batasan-batasan:
2X1 + 6X2 ≥ 1
5X1 + 1X2 ≥ 1
X1, X2 ≥ 0
• Sedangkan perusahaan B adalah minimizing
player, maka tujuannya adalah
meminimumkan V, atau B harus
memaksimumkan .
V
1
Linear Programming
• Dengan Y1 + Y2 = , dapat dirumuskan
masalah linear programming untuk
perusahaan B sebagai berikut:
Maksimumkan
Y1 + Y2
Batasan-batasan:
2Y1 + 5Y2 ≤ 1
6Y1 + 1Y2 ≤ 1
Y1, Y2 ≥ 0
V
1
Linear Programming
Y1 = , Y2 =
X1 = , X2 =
• Nilai permainan V dapat dicari sebagai
berikut:
Jadi, V =
7
1
7
1
28
5
28
3
7
2
28
3
28
51
21 XX
V
5,3
2
7
Linear Programming
• Hasilnya sama dengan yang diperoleh dari
metode-metode sebelumnya (analitis dan
aljabar matriks).
• Selanjutnya dapat dicari:
5,0
2
1
7
1
2
7
.
5,0
2
1
7
1
2
7
.
375,0
8
3
28
3
2
7
.
625,0
8
5
28
5
2
7
.
22
11
22
11
xYVY
xYVY
dan
xXVX
xXVX

Metode linear programming

  • 1.
    Metode Linear Programming BoldsonHerdianto Situmorang Skom., MMSI
  • 2.
    Linear Programming • Untukmenyelesaikan permainan-permainan strategi campuran 3 x 3 atau dimensi yang lebih besar, dapat mempergunakan linear programming. • Untuk menguraikan teknik dan prosedur linear programming, akan kembali kita gunakan contoh permainan dua-pemain jumlah-nol sebelumnya.
  • 3.
    St rat egi Pemain B Mi ni mum Bari s B1 B2 Pemai n A A1 2 5 2 Maksi mi n A3 6 1 1 Maksi mum Kol om 6 5 mi ni maks
  • 4.
    Linear Programming • Notasiyang dipergunakan: V = nilai permainan = probabilitas pemilihan strategi A1 dan strategi A3 = probabilitas pemilihan strategi B1 dan strategi B2 • Dengan A sebagai maximizing player, maka dapat dinyatakan keuntungan yang diharapkan A dalam tanda ketidaksamaan ≥. 21 XdanX 21 YdanY
  • 5.
    Linear Programming • Aberarti memiliki kemungkinan memperoleh keuntungan lebih dari V jika B menggunakan strategi yang lemah. • Jadi, nilai keuntungan yang diharapkan untuk pemain A adalah: (bila pemain B menggunakan strategi B1 seterusnya) (bila pemain B menggunakan strategi B2 seterusnya) • Diketahui bahwa VXX 21 62 VXX 21 15 0,1 2121 XXdanXX
  • 6.
    Linear Programming • DenganB sebagai minimizing player, maka dapat dinyatakan kerugian yang diharapkan B dalam tanda ketidaksamaan ≤. • B berarti memiliki kemungkinan mengalami kerugian kurang dari V bila A menggunakan strategi yang lemah. • Jadi, nilai kerugian yang diharapkan pemain B adalah:
  • 7.
    Linear Programming • (bilapemain A menggunakan strategi A1 seterusnya) (bila pemain A menggunakan strategi A3 seterusnya) Diketahui bahwa • Dengan membagi setiap ketidaksamaan dan persamaan di atas dengan V, didapatkan: VYY 21 52 VYY 21 16 0,1 2121 YYdanYY
  • 8.
    Linear Programming • Untukperusahaan A Untuk perusahaan B • Bila ditentukan variabel-variabel baru: maka didapatkan: 1 1 15 1 62 21 21 21 V X V X V X V X V X V X 1 1 16 1 52 21 21 21 V Y V Y V Y V Y V Y V Y 2 2 1 1 2 2 1 1 , , Y V Y Y V Y X V X X V X
  • 9.
    Linear Programming • Untukperusahaan A Untuk perusahaan B • Karena perusahaan A adalah maximizing player, maka tujuannya adalah memaksimumkan V, atau sama dengan meminimumkan . V XX XX XX 1 115 162 21 21 21 V YY YY YY 1 116 152 21 21 21 V 1
  • 10.
    Linear Programming • Minimumkan X1+ X2 Batasan-batasan: 2X1 + 6X2 ≥ 1 5X1 + 1X2 ≥ 1 X1, X2 ≥ 0 • Sedangkan perusahaan B adalah minimizing player, maka tujuannya adalah meminimumkan V, atau B harus memaksimumkan . V 1
  • 11.
    Linear Programming • DenganY1 + Y2 = , dapat dirumuskan masalah linear programming untuk perusahaan B sebagai berikut: Maksimumkan Y1 + Y2 Batasan-batasan: 2Y1 + 5Y2 ≤ 1 6Y1 + 1Y2 ≤ 1 Y1, Y2 ≥ 0 V 1
  • 12.
    Linear Programming Y1 =, Y2 = X1 = , X2 = • Nilai permainan V dapat dicari sebagai berikut: Jadi, V = 7 1 7 1 28 5 28 3 7 2 28 3 28 51 21 XX V 5,3 2 7
  • 13.
    Linear Programming • Hasilnyasama dengan yang diperoleh dari metode-metode sebelumnya (analitis dan aljabar matriks). • Selanjutnya dapat dicari: 5,0 2 1 7 1 2 7 . 5,0 2 1 7 1 2 7 . 375,0 8 3 28 3 2 7 . 625,0 8 5 28 5 2 7 . 22 11 22 11 xYVY xYVY dan xXVX xXVX