Melakukan Install HOME THEATER
064.KK.013
MELAKUKAN TROUBLE SHOOTING HASIL
INSTALL
Teknologi dan Rekayasa
Melakukan Trouble Shooting
Hasil Install
 Langkah-langkah Instalasi Sistem Home Theater :
 Perencanaan Penataan.
 Rencanakan tata letak.
 Pertimbangkan penempatan saluran-saluran dalam ruang
home theater.
 Tempatkan TV agar dapat dilihat secara lurus.
 Pasang speaker sebelum mulai ditonton.
 Posisikan speaker kanal senter di atas atau di bawah TV.
 Tempatkan speaker depan sebelah kiri dan kanan pada
jarak yang sama pada salah satu sisi TV.
 Letakkan speaker surround pada jarak yang sama pada kiri
dan kanan tempat duduk.
 Tempatkan subwoofer pada sisi ruang, sekitar tengah-
tengah antara posisi penonton dan TV.
 Hubungkan speaker dan sistem teater dengan memasang
kabel speaker sepanjang baseboard atau turunkan dari
dinding.
Teknologi dan Rekayasa
 Instalasi Home Theater.
Keamanan :
Unit tidak perlu dilepaskan dengan sumber
tegangan AC sepanjang ini dihubungkan dengan
dinding saluran utama, dan perangkat telah
diposisikan off.
Lepaskan unit dari dinding saluran jika anda
tidak berniat menggunakan untuk perioda waktu
yang lama. Untuk melepaskan cord, keluarkan
plug tidak beserta talinya.
Teknologi dan Rekayasa
Instalasi :
 Yakinkan sirkulasi udara cukup untuk mencegah timbulnya
panas dari dalam.
 Jangan menempatkan unit pada permukaan permadani/
selimut atau di dekat bahan ( tabir, korden) yang
menghalangi ventilasi.
 Jangan menginstalasi unit didekat sumber-sumber panas
seperti radiator, saluran udara, tempat yang terkena sinar
matahari langsung, debu yang berlebihan dan getaran
mekanis.
 Jangan menginstal unit dalam posisi ditundukkan. Ini
dirancang untuk dioperasikan hanya dalam posisi
horisontal.
 Jaga unit dan disc dari peralatan yang mempunyai kekuatan
magnit yang besar seperti oven microwave, speaker yang
besar.
 Jangan meletakkan obyek yang berat diatas unit.
 Bila unit dipindahkan langsung dari lokasi dingin ke panas
kemungkinan akan timbul embun di dalam DVD sistem
home teater dan menyebabkan kerusakan pada lensa.
Teknologi dan Rekayasa
 Merakit Speaker.
 Untuk amannya gunakan alas pada bawah speaker.
 Amankan alas dengan menggunakan tonggak.
 Amankan alas tumpuan pada tonggak dengan sekrup.
 Hubungkan tali speaker ke speaker kemudian belitkan
melalui slot A, B, C dan D.
Teknologi dan Rekayasa
Alur koneksi antar speaker :
Teknologi dan Rekayasa
 Langkah-langkah Perancangan Sistem Pada Home
Theater :
 Menghubungkan Speaker.
 Menghubungkan dengan televisi.
 Menghubungkan antenna ( Aerial).
 Mengatur Posisi Sistem.
 Pemasangan Peningkatan Televisi.
 Komponen Pengembangan Lain.
Teknologi dan Rekayasa
 Melacak Kerusakan Sistem Pada Home Theater :
 Televisi tidak dapat ON.
 Televisi tidak menerima gambar.
 Kualitias gambar lemah.
 Tidak ada warna.
 Koneksi HDMI (Hight- Defenition Multimedia Interface) tidak
bekerja.
 Suara surround kelihatan tak benar.
 Penerimaan radio lemah.
 Terlalu sering skip atau freeze DVD.
Teknologi dan Rekayasa
 Melacak Gangguan Pada Gambar :
 Power tidak terpasang.
 Tidak ada gambar.
 Tampak noise gambar.
 Terjadi ketidak keteraturan warna pada layar TV.
 Tidak ada suara.
 Suara kiri dan kanan tidak seimbang atau terbalik.
 Tidak suara pada subwoofer.
 Disc tak dapat dimainkan.
Teknologi dan Rekayasa
 Arah Pantulan Suara Karena Efek Akustik
Teknologi dan Rekayasa
 Macam-macam Efek Akustik :
 Pantulan, Penyerapan, Difusi.
Teknologi dan Rekayasa
Keterangan :
 Pantulan.
Terdapat beberapa jenis refleksi ruang, semua mempengaruhi
sistem suara. Refleksi permukaan keras dari dekat sekeras
suara asli.
 Penyerapan.
Cara kebanyakan untuk mengendalikan refleksi yang tidak
dikehendaki, melalui penggunan busa penyerap atau fiberglas.
 Difusi.
Permukaan yang bersifat memancar, memantulkan secara tak
langsung atau menyerap suara namun menyebar berbagai
arah. Sekarang perancang bahan memancarkan menggunakan
permukaan tak beraturan didasarkan pada teori matematika.
Teknologi dan Rekayasa
Mode Gelombang Berdiri dan Resonansi Ruang.
Teknologi dan Rekayasa
Keterangan :
Mode Gelombang Berdiri.
Gelombang tegak menciptakan suara ketika direfleksikan
kembali dan berjalan diantara dua permukaan paralel dalam
ruang. Ini mempengaruhi frekuensi di bawah 300 Hz.
 Resonansi Ruang.
 Sumbu panjang.
 Sumbu lebar.
 Sumbu tinggi.
Teknologi dan Rekayasa
Ukuran Ruang.
Mode resonansi terjadi bila jarak antara dinding ruang sama dengan
setengah panjang gelombang suara dan kelipatan setengah panjang
gelombang. Perlu diingat tekanan suara puncak (tingkat volume)
pada dinding.
Teknologi dan Rekayasa
SELESAI
By. EKO SUPRIYADI, SPd
SMK RISTEK KIKIN JAKARTA

Melakukan trouble shooting

  • 1.
    Melakukan Install HOMETHEATER 064.KK.013 MELAKUKAN TROUBLE SHOOTING HASIL INSTALL
  • 2.
    Teknologi dan Rekayasa MelakukanTrouble Shooting Hasil Install  Langkah-langkah Instalasi Sistem Home Theater :  Perencanaan Penataan.  Rencanakan tata letak.  Pertimbangkan penempatan saluran-saluran dalam ruang home theater.  Tempatkan TV agar dapat dilihat secara lurus.  Pasang speaker sebelum mulai ditonton.  Posisikan speaker kanal senter di atas atau di bawah TV.
  • 3.
     Tempatkan speakerdepan sebelah kiri dan kanan pada jarak yang sama pada salah satu sisi TV.  Letakkan speaker surround pada jarak yang sama pada kiri dan kanan tempat duduk.  Tempatkan subwoofer pada sisi ruang, sekitar tengah- tengah antara posisi penonton dan TV.  Hubungkan speaker dan sistem teater dengan memasang kabel speaker sepanjang baseboard atau turunkan dari dinding.
  • 4.
    Teknologi dan Rekayasa Instalasi Home Theater. Keamanan : Unit tidak perlu dilepaskan dengan sumber tegangan AC sepanjang ini dihubungkan dengan dinding saluran utama, dan perangkat telah diposisikan off. Lepaskan unit dari dinding saluran jika anda tidak berniat menggunakan untuk perioda waktu yang lama. Untuk melepaskan cord, keluarkan plug tidak beserta talinya.
  • 5.
    Teknologi dan Rekayasa Instalasi:  Yakinkan sirkulasi udara cukup untuk mencegah timbulnya panas dari dalam.  Jangan menempatkan unit pada permukaan permadani/ selimut atau di dekat bahan ( tabir, korden) yang menghalangi ventilasi.  Jangan menginstalasi unit didekat sumber-sumber panas seperti radiator, saluran udara, tempat yang terkena sinar matahari langsung, debu yang berlebihan dan getaran mekanis.
  • 6.
     Jangan menginstalunit dalam posisi ditundukkan. Ini dirancang untuk dioperasikan hanya dalam posisi horisontal.  Jaga unit dan disc dari peralatan yang mempunyai kekuatan magnit yang besar seperti oven microwave, speaker yang besar.  Jangan meletakkan obyek yang berat diatas unit.  Bila unit dipindahkan langsung dari lokasi dingin ke panas kemungkinan akan timbul embun di dalam DVD sistem home teater dan menyebabkan kerusakan pada lensa.
  • 7.
    Teknologi dan Rekayasa Merakit Speaker.  Untuk amannya gunakan alas pada bawah speaker.  Amankan alas dengan menggunakan tonggak.  Amankan alas tumpuan pada tonggak dengan sekrup.  Hubungkan tali speaker ke speaker kemudian belitkan melalui slot A, B, C dan D.
  • 8.
    Teknologi dan Rekayasa Alurkoneksi antar speaker :
  • 9.
    Teknologi dan Rekayasa Langkah-langkah Perancangan Sistem Pada Home Theater :  Menghubungkan Speaker.  Menghubungkan dengan televisi.  Menghubungkan antenna ( Aerial).  Mengatur Posisi Sistem.  Pemasangan Peningkatan Televisi.  Komponen Pengembangan Lain.
  • 10.
    Teknologi dan Rekayasa Melacak Kerusakan Sistem Pada Home Theater :  Televisi tidak dapat ON.  Televisi tidak menerima gambar.  Kualitias gambar lemah.  Tidak ada warna.  Koneksi HDMI (Hight- Defenition Multimedia Interface) tidak bekerja.  Suara surround kelihatan tak benar.  Penerimaan radio lemah.  Terlalu sering skip atau freeze DVD.
  • 11.
    Teknologi dan Rekayasa Melacak Gangguan Pada Gambar :  Power tidak terpasang.  Tidak ada gambar.  Tampak noise gambar.  Terjadi ketidak keteraturan warna pada layar TV.  Tidak ada suara.  Suara kiri dan kanan tidak seimbang atau terbalik.  Tidak suara pada subwoofer.  Disc tak dapat dimainkan.
  • 12.
    Teknologi dan Rekayasa Arah Pantulan Suara Karena Efek Akustik
  • 13.
    Teknologi dan Rekayasa Macam-macam Efek Akustik :  Pantulan, Penyerapan, Difusi.
  • 14.
    Teknologi dan Rekayasa Keterangan:  Pantulan. Terdapat beberapa jenis refleksi ruang, semua mempengaruhi sistem suara. Refleksi permukaan keras dari dekat sekeras suara asli.  Penyerapan. Cara kebanyakan untuk mengendalikan refleksi yang tidak dikehendaki, melalui penggunan busa penyerap atau fiberglas.  Difusi. Permukaan yang bersifat memancar, memantulkan secara tak langsung atau menyerap suara namun menyebar berbagai arah. Sekarang perancang bahan memancarkan menggunakan permukaan tak beraturan didasarkan pada teori matematika.
  • 15.
    Teknologi dan Rekayasa ModeGelombang Berdiri dan Resonansi Ruang.
  • 16.
    Teknologi dan Rekayasa Keterangan: Mode Gelombang Berdiri. Gelombang tegak menciptakan suara ketika direfleksikan kembali dan berjalan diantara dua permukaan paralel dalam ruang. Ini mempengaruhi frekuensi di bawah 300 Hz.  Resonansi Ruang.  Sumbu panjang.  Sumbu lebar.  Sumbu tinggi.
  • 17.
    Teknologi dan Rekayasa UkuranRuang. Mode resonansi terjadi bila jarak antara dinding ruang sama dengan setengah panjang gelombang suara dan kelipatan setengah panjang gelombang. Perlu diingat tekanan suara puncak (tingkat volume) pada dinding.
  • 18.
    Teknologi dan Rekayasa SELESAI By.EKO SUPRIYADI, SPd SMK RISTEK KIKIN JAKARTA