Materi Pertumbuhan dan
Perkembangan SMP
Kurikulum Merdeka
Selamat datang di materi esensial pertumbuhan dan perkembangan,
dirancang khusus untuk Kurikulum Merdeka SMP. Kita akan menjelajahi
konsep dasar, faktor-faktor penentu, dan contoh nyata dalam
kehidupan, serta bagaimana Kurikulum Merdeka mendukung
eksplorasi ini melalui pendekatan berbasis proyek dan penguatan
karakter.
Pertumbuhan
Proses fisik yang menghasilkan pertambahan ukuran,
massa, dan volume organisme. Ini dapat diukur secara
kuantitatif, seperti pertambahan tinggi badan atau
berat.
Perkembangan
Proses kualitatif menuju kedewasaan, melibatkan
peningkatan fungsi dan kompleksitas struktur organ
serta kemampuan, seperti kemampuan berpikir atau
emosional.
Contoh: Tinggi badan yang terus bertambah adalah pertumbuhan, sementara kemampuan siswa dalam memecahkan
masalah matematika yang semakin kompleks adalah perkembangan. Keduanya saling melengkapi dan berlangsung
sepanjang hidup organisme.
Pertumbuhan: Kuantitatif
Bersifat terukur dan dapat dinyatakan dalam angka
(misalnya, berat, tinggi, volume). Ini adalah perubahan
fisik yang jelas dan dapat diperhatikan.
Perkembangan: Kualitatif
Lebih kompleks, melibatkan perubahan fungsi, struktur,
dan kemampuan. Sulit diukur secara langsung, tetapi
terlihat dari peningkatan keterampilan atau perilaku.
Misalnya, mengukur lingkar kepala bayi adalah pertumbuhan, sedangkan melihat bayi mulai mengucapkan kata-kata
pertamanya adalah perkembangan.
Faktor Internal
Meliputi genetik (warisan sifat orang tua), hormon (zat
pengatur fungsi tubuh), dan kondisi kesehatan individu. Ini
adalah bawaan dari dalam tubuh.
Faktor Eksternal
Termasuk nutrisi (asupan makanan), lingkungan (suasana
fisik dan sosial), serta stimulasi sosial dan pendidikan. Ini
datang dari luar individu.
Sebagai contoh, seorang anak dengan gizi buruk akan mengalami hambatan signifikan dalam pertumbuhan fisiknya,
bahkan jika faktor genetiknya mendukung.
Tahap Bayi dan Anak-anak
Pertumbuhan fisik pesat,
kemampuan motorik kasar dan
halus mulai berkembang, serta
pengenalan emosi dasar.
Tahap Remaja
Percepatan pertumbuhan fisik
(pubertas), perkembangan identitas
diri, kemampuan berpikir abstrak,
dan kematangan emosi.
Tahap Dewasa
Pertumbuhan fisik melambat, fokus
pada stabilitas emosi,
pengembangan karir, dan tanggung
jawab sosial yang lebih besar.
Pertumbuhan dan
Perkembangan pada Hewan
Hewan mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang
bervariasi tergantung spesiesnya. Salah satu contoh paling
menarik adalah metamorfosis, perubahan bentuk yang
dramatis.
• Contoh: Metamorfosis katak dari telur, berudu, hingga
menjadi katak dewasa.
• Setiap tahap melibatkan perubahan fisik dan fungsional
yang signifikan.
• Pertumbuhan bertahap sesuai siklus hidup, diiringi
perkembangan fungsi organ dan perilaku yang lebih
kompleks.
Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan
Pertumbuhan Primer
Peningkatan panjang pada akar dan
batang karena aktivitas jaringan
meristem apikal, membuat tanaman
semakin tinggi dan akarnya
memanjang.
Pertumbuhan Sekunder
Peningkatan diameter batang atau
akar yang disebabkan oleh aktivitas
kambium, menghasilkan lingkaran
tahun pada pohon.
Perkembangan
Pembentukan struktur khusus
seperti bunga, buah, dan daun, serta
diferensiasi sel yang membuat
organ-organ tersebut berfungsi
sempurna.
Pembelajaran Fleksibel
Mengakomodasi beragam
kebutuhan dan gaya belajar
siswa, memberikan
keleluasaan dalam mencapai
tujuan pembelajaran.
Fokus Esensial &
Karakter
Prioritas pada materi inti dan
penguatan nilai-nilai Profil
Pelajar Pancasila, membentuk
siswa yang berakhlak mulia
dan kompeten.
Proyek P5
Mengintegrasikan
pembelajaran dengan Proyek
Penguatan Profil Pelajar
Pancasila, mendorong siswa
berkreasi dan memecahkan
masalah nyata.
Contoh Proyek P5 untuk Pertumbuhan dan Perkembangan
Project-Based Learning
Plant Growth
Experiments
Student-Led
Investigations
Animal Development
Studies
Observation
Presentations
Pertumbuhan dan perkembangan adalah inti
kehidupan, saling terkait dan esensial untuk
semua makhluk hidup.
Kurikulum Merdeka memberikan fondasi yang kuat bagi siswa untuk mengeksplorasi konsep ini secara mendalam,
menumbuhkan kreativitas, dan mengembangkan karakter Profil Pelajar Pancasila.
Sebagai guru, peran kita adalah fasilitator dalam perjalanan penemuan ini, membimbing siswa menuju pemahaman yang
holistik dan aplikatif. Mari terus berinovasi dalam pembelajaran!

Materi-Pertumbuhan-dan-Perkembangan-SMP-Kurikulum-Merdeka.pptx

  • 1.
    Materi Pertumbuhan dan PerkembanganSMP Kurikulum Merdeka Selamat datang di materi esensial pertumbuhan dan perkembangan, dirancang khusus untuk Kurikulum Merdeka SMP. Kita akan menjelajahi konsep dasar, faktor-faktor penentu, dan contoh nyata dalam kehidupan, serta bagaimana Kurikulum Merdeka mendukung eksplorasi ini melalui pendekatan berbasis proyek dan penguatan karakter.
  • 2.
    Pertumbuhan Proses fisik yangmenghasilkan pertambahan ukuran, massa, dan volume organisme. Ini dapat diukur secara kuantitatif, seperti pertambahan tinggi badan atau berat. Perkembangan Proses kualitatif menuju kedewasaan, melibatkan peningkatan fungsi dan kompleksitas struktur organ serta kemampuan, seperti kemampuan berpikir atau emosional. Contoh: Tinggi badan yang terus bertambah adalah pertumbuhan, sementara kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika yang semakin kompleks adalah perkembangan. Keduanya saling melengkapi dan berlangsung sepanjang hidup organisme.
  • 3.
    Pertumbuhan: Kuantitatif Bersifat terukurdan dapat dinyatakan dalam angka (misalnya, berat, tinggi, volume). Ini adalah perubahan fisik yang jelas dan dapat diperhatikan. Perkembangan: Kualitatif Lebih kompleks, melibatkan perubahan fungsi, struktur, dan kemampuan. Sulit diukur secara langsung, tetapi terlihat dari peningkatan keterampilan atau perilaku. Misalnya, mengukur lingkar kepala bayi adalah pertumbuhan, sedangkan melihat bayi mulai mengucapkan kata-kata pertamanya adalah perkembangan.
  • 4.
    Faktor Internal Meliputi genetik(warisan sifat orang tua), hormon (zat pengatur fungsi tubuh), dan kondisi kesehatan individu. Ini adalah bawaan dari dalam tubuh. Faktor Eksternal Termasuk nutrisi (asupan makanan), lingkungan (suasana fisik dan sosial), serta stimulasi sosial dan pendidikan. Ini datang dari luar individu. Sebagai contoh, seorang anak dengan gizi buruk akan mengalami hambatan signifikan dalam pertumbuhan fisiknya, bahkan jika faktor genetiknya mendukung.
  • 5.
    Tahap Bayi danAnak-anak Pertumbuhan fisik pesat, kemampuan motorik kasar dan halus mulai berkembang, serta pengenalan emosi dasar. Tahap Remaja Percepatan pertumbuhan fisik (pubertas), perkembangan identitas diri, kemampuan berpikir abstrak, dan kematangan emosi. Tahap Dewasa Pertumbuhan fisik melambat, fokus pada stabilitas emosi, pengembangan karir, dan tanggung jawab sosial yang lebih besar.
  • 6.
    Pertumbuhan dan Perkembangan padaHewan Hewan mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang bervariasi tergantung spesiesnya. Salah satu contoh paling menarik adalah metamorfosis, perubahan bentuk yang dramatis. • Contoh: Metamorfosis katak dari telur, berudu, hingga menjadi katak dewasa. • Setiap tahap melibatkan perubahan fisik dan fungsional yang signifikan. • Pertumbuhan bertahap sesuai siklus hidup, diiringi perkembangan fungsi organ dan perilaku yang lebih kompleks.
  • 7.
    Pertumbuhan dan Perkembanganpada Tumbuhan Pertumbuhan Primer Peningkatan panjang pada akar dan batang karena aktivitas jaringan meristem apikal, membuat tanaman semakin tinggi dan akarnya memanjang. Pertumbuhan Sekunder Peningkatan diameter batang atau akar yang disebabkan oleh aktivitas kambium, menghasilkan lingkaran tahun pada pohon. Perkembangan Pembentukan struktur khusus seperti bunga, buah, dan daun, serta diferensiasi sel yang membuat organ-organ tersebut berfungsi sempurna.
  • 8.
    Pembelajaran Fleksibel Mengakomodasi beragam kebutuhandan gaya belajar siswa, memberikan keleluasaan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Fokus Esensial & Karakter Prioritas pada materi inti dan penguatan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, membentuk siswa yang berakhlak mulia dan kompeten. Proyek P5 Mengintegrasikan pembelajaran dengan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, mendorong siswa berkreasi dan memecahkan masalah nyata.
  • 9.
    Contoh Proyek P5untuk Pertumbuhan dan Perkembangan Project-Based Learning Plant Growth Experiments Student-Led Investigations Animal Development Studies Observation Presentations
  • 10.
    Pertumbuhan dan perkembanganadalah inti kehidupan, saling terkait dan esensial untuk semua makhluk hidup. Kurikulum Merdeka memberikan fondasi yang kuat bagi siswa untuk mengeksplorasi konsep ini secara mendalam, menumbuhkan kreativitas, dan mengembangkan karakter Profil Pelajar Pancasila. Sebagai guru, peran kita adalah fasilitator dalam perjalanan penemuan ini, membimbing siswa menuju pemahaman yang holistik dan aplikatif. Mari terus berinovasi dalam pembelajaran!