Pertumbuhan,
perkembangan, dan
perkembangbiakkan
makhluk hidup
anggota kelompok :
1.Annisa Frisyahda Mecca (24129212)
2.Balqis (24129017)
3.Diary Nur Islami (24129222)
4.Nandhifa Chandra (24129261)
5.Syalsyabilla Cisita Kahar (24129182)
6.Siti Nur Assyfa (24129488)
A. Pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup
Paengertian pertumbuhan dan perkembangan
makhluk hidup
pertumbuhan adalah peristiwa perubahan biologis
yang Terjadi pada seluruh makhluk hidup berupa
pertambahan Ukuran volume, tinggi, dan massa
yang bersifat Irreversible. Pertumbuhan dapat
diukur secara kuantitatif Dalam satuan ukuran
panjang dan berat. Irreversible Berarti perubahan
yang sudah terjadi tidak akan kembali Lagi.
Contohnya bayi yang lahir dengan panjang 50 cm,
Setelah dewasa menjadi 150 cm. Ukuran bayi yang
Panjangnya 150 cm tidak kembali menjadi 50 cm.
Perkembangan adalah proses diferensiasi dan
Spesialisasi sel proses menuju tercapainya
kedewasaan. Perkembangan tidak dapat diukur
tetapi dinyatakan Secara kualitatif. Ditinjau dari
segi anatomi dan fisiologi, Diferensiasi
merupakan perubahan yang menyangkut Pada
spesialisasi fungsi sel. Siklus perkembangan
Tanaman diawali dengan perkecambahan,
dilanjutkan Dengan “juvenility”,kemudian
pendewasaan, Pembungaan dan pembuahan. Pada
beberapa tanaman Tahunan, sebelum masuk ke
siklus selanjutnya, tanaman Akan mengalami masa
dormansiPertumbuhan dalam biologi mengacu
kepada perubahan fisik berupa pertambahan
ukuran, volume, tinggi, dan massa,
Terdapat beberapa perbedaan pertumbuhan dan
perkembangan:
a. Berdasarkan Sifatnya
- Pertumbuhan bersifat kuantitatif yang artinya dapat
diukur dan dihitung dengan angka.
- Perkembangan bersifat kualitatif yang artinya tidak
dapat diukur atau dihitung dengan angka.
b. Berdasarkan Penglihatan
- Pertumbuhan dapat dilihat secara fisik dengan
penglihatan luar.
- Perkembangan tidak dapat dilihat secara fisik, tetapi
hanya dapat diidentifikasi dari kenampakan dalam.
c. Berdasarkan Prosesnya
- Pertumbuhan mengalami proses yang cepat di awal
usia hingga remaja.
- Perkembangan prosesnya terjadi seiring berjalannya
waktu.
d. Berdasarkan Batasnya
- Pertumbuhan prosesnya dibatasi oleh usia.
- Perkembangan tidak dibatasi oleh usia.
e. Berdasarkan Keterulangannya
- Pertumbuhan bersifat irreversible. Irreversible
maksudnya tidak dapat terulang.
- Perkembangan bersifat reversible. Reversible
maksudnya dapat terulang.
Perbedaan Pertumbuhan dan perkembangan
pada manusia, hewan, dan tumbuhan
Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan
pada tumbuhan
Pada tumbuhan, pertumbuhan dapat terjadi
dengan adanya pertambahan tinggi, volume,
dan massa. Misalnya, batang yang semakin
panjang.
Sementara perkembangan adalah sebuah
proses diferensiasi, organogenesis, yang
diakhiri dengan terbentuknya individu baru
yang lebih lengkap dan sifatnya kualitatif.
Perbedaan Pertumbuhan dan perkembangan
pada manusia, hewan, dan tumbuhan
Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan
pada hewan
Pada hewan, pertumbuhan ditandai dengan
bertambahnya ukuran, seperti berat, panjang,
tinggi pada tubuh yang sifatnya irreversible.
Pada hewan, pertumbuhan ini akan berhenti di
usia tertentu.
Sementara perkembangan pada hewan terlihat
dengan adanya proses perubahan bentuk
organ-organ, misalnya sel tubuh yang lebih
matang.
Perbedaan Pertumbuhan dan perkembangan
pada manusia, hewan, dan tumbuhan
Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan pada
manusia
Pertumbuhan pada manusia ditandai dari
bertambahnya jumlah dan ukuran sel tubuh. Sel
yang semakin banyak tersebut membuat jaringan
dan organ tubuh semakin besar, sehingga ukuran
fisik manusia terlihat ada pertambahan ukuran.
Perkembangan pada manusia diartikan dengan
pematangan sel-sel tubuh menuju dewasa. Berbeda
dengan pertumbuhan yang bisa diukur,
perkembangan tidak dapat diukur.
Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan
dan perkembangan
faktor luar (eksternal)
1. Nutrisi
Setiap makhluk hidup yang berkembang membutuhkan
nutrisi yang bersumber dari makanan. Selain bisa
membuat lebih besar, makanan juga berperan dalam
perkembangan otak.
2. Air
Air sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup, baik manusia,
hewan, atau tumbuhan. Tanpa air, makhluk hidup tidak
akan bertahan hidup. Salah satu fungsi air dalam tubuh
makhluk hidup adalah sebagai tempat berlangsungnya
reaksi-reaksi kimia.
Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan
dan perkembangan
3. Suhu
Semua makhluk hidup membutuhkan suhu yang tepat untuk
menunjang perkembangan dan pertumbuhan mereka. Setiap makhluk
hidup memiliki suhu optimum mereka masing-masing yang
merupakan suhu terbaik agar mereka dapat melakukan pertumbuhan
dan perkembangan.
faktor dalam (internal)
1. Hormon
Hormon yang ada di dalam tubuh makhluk hidup berfungsi sebagai
pengendali berbagai fungsi organ-organ untuk bertumbuh dan
berkembang.
2. Gen
Gen adalah pembawa sifat yang diturunkan dari induk. Gen tidak
hanya mempengaruhi ciri-ciri fisik makhluk hidup saja juga
menentukan kemampuan metabolis makhluk hidup.
Ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan
makhluk hidup
Ciri pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan
Pada tumbuhan, ada beberapa ciri-ciri makhluk hidup ini mengalami
pertumbuhan, yaitu: adanya perubahan ukuran secara kuantitatif
(bertambah besar dan tinggi), prosesnya terjadi pada jaringan
meristem, dan berlangsung secara mitosis.
Ciri pertumbuhan dan perkembangan pada hewan
Pertumbuhan pada hewan bisa dilihat dengan ukuran tubuh hewan
yang semakin besar dan tinggi. Sementara itu, perkembangan pada
hewan bisa dilihat dari perubahan pada organ-organ tubuhnya
Ciri pertumbuhan dan perkembangan pada manusia
Hampir sama dengan ciri pertumbuhan pada hewan, pertumbuhan
pada manusia dapat dilihat dengan bertambahnya ukuran secara
fisik (berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, dan lainnya.
Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan melalui 3
fase yaitu: Perkecambahan, Pertumbuhan dan perkembangan.
Secara singkat, di bawah ini urutan pertumbuhan dan
perkembangan hewan pada fase embrionik yang akan
dijelaskan secara singkat:
1. Tahap morula: zigot mengalami pembelahan mitosis.
2. Tahap blastula: sel-sel morula akan membelah diri dan
membentuk bola sel berongga berisi cairan.
3. Tahap grastula: bentuk tubuh hewan semakin nyata.
4. Tahap organogenesis: proses pembentukan organ tubuh.
Proses pertumbuhan dan perkembangan pada manusia
Tahap proses pertumbuhan dan perkembangan pada manusia
yang dimulai dari embrio hingga manusia dewasa.
1. Fase embrio ini berlangsung mulai dari manusia berada di
dalam kandungan hingga lahir.
Embrionik adalah fase dimana pertumbuhan dan
perkembangan embrio saat masa – masa kehamilan hingga
melahirkan.
2. Pasca-embrionik atau lebih sering disebut bayi adalah
proses pertumbuhan dan perkembangan manusia setelah lahir.
Organ pada manusia sudah mulai bisa bekerja namun belum
sempurna.
3. Masa anak-anak awal biasa (umur 5 – 6 tahun), manusia
mulai bisa melakukan banyak hal sendiri, seperti buang air
dan makan. Perkembangan pada fase kanak-kanak akan mulai
berkembang secara emosional serta sosialnya.
4. Masa anak-anak tengah (umur 6 – 11 tahun), manusia
sudah semakin pintar, ditandai dengan bisa membaca,
menulis, dan lainnya.
5. Masa remaja, organ reproduksi sudah mulai berkembang
yang disebut dengan masa pubertas. Pada masa ini,
perubahan fisik yang membedakan pria dan wanita semakin
terlihat.
6. Masa dewasa muda (umur 19 – 40 tahun), manusia sudah
mengalami kematangan dari berbagai aspek. Pada masa ini
pula pertumbuhan fisik sudah mulai berhenti.
7. Masa dewasa tengah (umur 40 – 60 tahun), kondisi sudah
tidak lagi prima bahkan tingkat berpikir pun mulai menurun.
8. Masa tua, organ tubuh sudah mengalami penurunan
fisiologi. Pada masa tua organ-organ tubuh akan mengalami
penurunan secara fisiologis, berbeda dengan masa dewasa
dimana pertumbuhan akan berhenti.
Contoh dan Pertumbuhan Perkembangan
Contoh pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan
1. Tumbuhnya kecambah pada biji tanaman.
2. Tumbuhnya tunas menjadi pohon.
3. Tanaman semakin tinggi.
4. Pertumbuhan buah yang ditandai dengan perubahan
volume dan berat.
5. Bertambahnya lingkaran tahun pada batang.
Contoh pertumbuhan dan perkembangan pada hewan.
1. Metamorfosis pada kupu-kupu.
2. Sel tubuh yang semakin matang sehingga bisa bereproduksi.
3. Bertambahnya ukuran tinggi, berat, dan panjang.
4. Tumbuh bulu atau rambut pada hewan.
5. Mengalami perkembangbiakan.
Contoh pertumbuhan dan perkembangan pada manusia
1. Rambut pada bayi mulai tumbuh dan memanjang.
2. Rambut pada lansia mulai berwarna putih.
3. Tumbuhnya jerawat.
4. Manusia semakin tinggi.
5. Perubahan pada berat badan yang bertambah.
6. Manusia mengalami pubertas.
7. Organ reproduksi semakin matang.
8. Fungsi tubuh semakin meningkat.
9. Pola pikir berubah.
10. Sikap dan perilaku berubah semakin dewasa.
B. Perkembangbiakan Makhluk Hidup
Berkembang biak merupakan salah satu ciri dari makhluk hidup.
Proses perkembangbiakan makhluk hidup sendiri terdiri dari
berbagai macam proses. Makhluk hidup memiliki proses
perkembanganbiakan yang berbeda. Setiap proses tersebut
disesuaikan dengan jenis dari setiap makhluk hidup.
Perkembangbiakan makhluk merupakan salah satu kajian umum pada
ilmu biologi. Kajian ini berfokus pada cara reproduksi makhluk
hidup.
1. Perkembangbiakan Tumbuhan
Proses perkembangbiakan dapat dilakukan secara seksual
(generatif) atau aseksual (vegetatif).
1. Perkembangbiakan Vegetatif Buatan
Perkembangbiakan secara vegetatif buatan adalah proses reproduksi
tanaman tidak melalui perkawinan tetapi menggunakan campur
tangan manusia (dengan bantuan manusia).
Berikut adalah beberapa cara dari
perkembangbiakan vegetatif buatan.
A. Cangkok
Cangkok adalah proses mengembangbiakan
tanaman dengan cara merusak bagian batang.
b. Okulasi
Okulasi adalah mengembangbiakan tanaman
dengan menempelkan potongan pucuk dari
batang satu tanaman ke batang tanaman lain.
c. Kopulasi
Kopulasi adalah kegiatan menggabungkan
batang bawah dan batang atas tanaman.
D. Stek
Stek adalah proses perkembangbiakan tanaman
dengan menggunakan bagian tubuh tanaman
seperti akar, daun dan batang.
2. Perkembangbiakan Vegetatif Alami
Perkembangbiakan vegetatif secara alami
artinya tumbuhan berkembang biak tanpa
adanya bantuan manusia.
a. Tunas
Tunas adalah perkembangbiakan tanaman yang
menggunakan bagian tunas atau tanaman yang
baru tumbuh.
b. Tunas Adventif
Tunas adventif memiliki kemiripan dengan tunas
biasa, namun tunas adventif merupakan
tumbuhan yang tumbuh dari bagian tumbuhan
seperti akar atau daun.
c. Spora
Spora adalah organ reproduksi yang
dimaksudkan untuk penyebaran pada tumbuhan
berpembuluh tidak berbiji.
d. Umbi Lapis
Umbi lapis adalah organ reproduksi yang dihasilkan dari
sekelompok daun tebal berlapis dengan susunan seperti roset.
e. Umbi Batang
Umbi batang merupakan alat perkembangbiakan berupa batang
atau modifikasi struktur batang yang terdapat di dalam tanah
dan biasa digunakan sebagai cadangan makanan bagi tanaman.
f. Umbi Akar
Umbi akar merupakan perkembangbiakan vegetatif alami yang
memanfaatkan akar, termasuk cadangan makanan. Umbi akar
ada dua jenis, yaitu berserat dan akar tunggang.
g. Akar Tinggal
Akar tinggal ini, biasa disebut rimpang, berarti
perkembangbiakan tumbuhan yang tumbuh dan menyebar di
bawah permukaan tanah.
h. Geragih
Geragih adalah perkembangbiakan tumbuhan dengan
memodifikasi batang yang tumbuh di samping atau bisa disebut
cabang di batang.
B. Perkembangbiakan Generatif Tumbuhan
a. Proses Penyerbukan Perkembangbiakan Generatif
1.penyerbukan tetangga
penyerbukan yang terjadi jika serbuk sari dan kepala
sari berasal dari pohon yang sama.
2. Penyerbukan Silang
Penyerbukan silang adalah penyerbukan yang terjadi
ketika serbuk sari dan kepala sari berasal dari bunga
dan tanaman lain.
3.Penyerbukan Bastar
Jenis penyerbukan yang terakhir adalah penyerbukan
bastar atau hibridisasi, artinya penyerbukan terjadi
ketika serbuk sari dan kepala sari berasal dari bunga
lain, serta tanaman lain dengan spesies tanaman yang
berbeda.
b. Hal yang Membantu Proses Penyerbukan
1.hewan
2.manusia
3.angin
4.air
2.Perkembangbiakan Hewan
Secara umum hewan akan perkembangbiakan dengan cara aseksual atau
vegetatif dan seksual atau generatif.
a.perkembangbiakan generatif
Ovipar (Bertelur)
Ovipar adalah salah satu jenis perkembangbiakan generatif binatang dengan
cara bertelur.
Vivipar (Melahirkan)
Vivipar adalah jenis perkembangbiakan yang akan dilakukan dengan cara
melahirkan. Dalam hal ini tentunya hewan akan mengalami masa kehamilan.
Ovovivipar (Bertelur dan Melahirkan)
Pada perkembangbiakan generatif ada yang namanya jenis ovovivipar. Secara
mudahnya ovovivipar merupakan kombinasi antara du acara pebangbiakan
yaitu ovipar atau bertelur dan vivipar atau melahirkan.
B. Perkembangan Vegetatif
Berikutnya ada cara perkembangbiakan vegetatif atau aseksual.
membelah diri,amoeba,protozoa,paramecium,pertunasan,hydra,
porifera,coelenterate,fragmentasi,dan,partenogenesis.
3.Perkemmbangbiakan Manusia
Perkembangbiakan manusia adalah proses biologis yang memungkinkan
spesies manusia untuk berkembang dan melanjutkan keturunan.
Organ Reproduksi Manusia
A. Organ Reproduksi Pria
Testis: Menghasilkan sperma dan hormon testosteron.
Epididimis: Tempat pematangan dan penyimpanan sementara sperma.
Vas deferens: Saluran penghubung dari epididimis ke uretra.
Uretra: Saluran untuk mengeluarkan urin dan semen.
Kelenjar aksesori:
Kelenjar prostat: Menghasilkan cairan yang membentuk sebagian besar semen.
Vesikula seminalis: Menghasilkan cairan yang memberi energi pada sperma.
Penis: Organ untuk memasukkan sperma ke dalam saluran reproduksi wanita.
B. Organ Reproduksi Wanita
Ovarium (Indung Telur): Menghasilkan ovum dan hormon estrogen serta
progesteron.
Tuba falopi (Saluran Telur): Tempat terjadinya pembuahan.
Uterus (Rahim): Tempat perkembangan embrio dan janin.
Vagina: Saluran yang menghubungkan rahim dengan bagian luar tubuh;
tempat masuknya sperma dan jalan lahir bayi.
Proses Perkembangbiakan Manusia
A. Pematangan dan Pelepasan Sel Kelamin
Pada pria: Spermatogenesis terjadi di testis, menghasilkan jutaan sperma
setiap hari.
Pada wanita: Oogenesis menghasilkan satu ovum setiap bulan melalui siklus
menstruasi.
B. Pembuahan (Fertilisasi)
Ovulasi: Pelepasan sel telur matang dari ovarium ke tuba falopi.
Perjalanan Sperma: Setelah ejakulasi, sperma bergerak melalui vagina,
serviks, dan rahim menuju tuba falopi.
Pembuahan: Sperma bertemu dan membuahi sel telur di tuba falopi,
membentuk zigot.
Perjalanan Zigot: Zigot bergerak menuju rahim, membelah menjadi embrio.
C. Implantasi dan Kehamilan
Implantasi: Embrio menempel pada dinding rahim, memulai kehamilan.
Perkembangan Janin: Janin berkembang selama sekitar 9 bulan dalam
rahim, melalui tiga trimester.
D. Persalinan
Kontraksi Rahim: Otot rahim berkontraksi untuk mendorong bayi keluar.
Proses Kelahiran: Bayi dilahirkan melalui vagina atau melalui operasi
caesar jika diperlukan.
4. Masa Pubertas dan Kematangan Reproduksi
A. Pubertas pada Pria
Usia: Biasanya dimulai antara 9–14 tahun.
Perubahan Fisik: Pembesaran testis, tumbuhnya rambut wajah dan tubuh,
suara menjadi lebih berat.
B. Pubertas pada Wanita
Usia: Biasanya dimulai antara 8–13 tahun.
Perubahan Fisik: Pembesaran payudara, tumbuhnya rambut di ketiak dan
area kemaluan, menstruasi pertama (menarche)
Kesimpulan
Pertumbuhan adalah proses bertambahnya
ukuran (tinggi, berat, volume) makhluk hidup
secara fisik dan bersifat irreversible (tidak
dapat kembali seperti semula).
Perkembangan adalah proses menuju
kedewasaan yang mencakup perubahan
struktur dan fungsi tubuh makhluk hidup.
Perkembangbiakan adalah cara makhluk
hidup menghasilkan keturunan untuk
melestarikan jenisnya, yang bisa terjadi
secara generatif (seksual) atau vegetatif
(aseksual).
Thank You
by:kelompok 2

PPT_Kelompok_2_Biologi_compressed_(1)[1].pdf

  • 1.
  • 2.
    anggota kelompok : 1.AnnisaFrisyahda Mecca (24129212) 2.Balqis (24129017) 3.Diary Nur Islami (24129222) 4.Nandhifa Chandra (24129261) 5.Syalsyabilla Cisita Kahar (24129182) 6.Siti Nur Assyfa (24129488)
  • 3.
    A. Pertumbuhan danperkembangan makhluk hidup Paengertian pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup pertumbuhan adalah peristiwa perubahan biologis yang Terjadi pada seluruh makhluk hidup berupa pertambahan Ukuran volume, tinggi, dan massa yang bersifat Irreversible. Pertumbuhan dapat diukur secara kuantitatif Dalam satuan ukuran panjang dan berat. Irreversible Berarti perubahan yang sudah terjadi tidak akan kembali Lagi. Contohnya bayi yang lahir dengan panjang 50 cm, Setelah dewasa menjadi 150 cm. Ukuran bayi yang Panjangnya 150 cm tidak kembali menjadi 50 cm.
  • 4.
    Perkembangan adalah prosesdiferensiasi dan Spesialisasi sel proses menuju tercapainya kedewasaan. Perkembangan tidak dapat diukur tetapi dinyatakan Secara kualitatif. Ditinjau dari segi anatomi dan fisiologi, Diferensiasi merupakan perubahan yang menyangkut Pada spesialisasi fungsi sel. Siklus perkembangan Tanaman diawali dengan perkecambahan, dilanjutkan Dengan “juvenility”,kemudian pendewasaan, Pembungaan dan pembuahan. Pada beberapa tanaman Tahunan, sebelum masuk ke siklus selanjutnya, tanaman Akan mengalami masa dormansiPertumbuhan dalam biologi mengacu kepada perubahan fisik berupa pertambahan ukuran, volume, tinggi, dan massa,
  • 5.
    Terdapat beberapa perbedaanpertumbuhan dan perkembangan: a. Berdasarkan Sifatnya - Pertumbuhan bersifat kuantitatif yang artinya dapat diukur dan dihitung dengan angka. - Perkembangan bersifat kualitatif yang artinya tidak dapat diukur atau dihitung dengan angka. b. Berdasarkan Penglihatan - Pertumbuhan dapat dilihat secara fisik dengan penglihatan luar. - Perkembangan tidak dapat dilihat secara fisik, tetapi hanya dapat diidentifikasi dari kenampakan dalam. c. Berdasarkan Prosesnya - Pertumbuhan mengalami proses yang cepat di awal usia hingga remaja. - Perkembangan prosesnya terjadi seiring berjalannya waktu.
  • 6.
    d. Berdasarkan Batasnya -Pertumbuhan prosesnya dibatasi oleh usia. - Perkembangan tidak dibatasi oleh usia. e. Berdasarkan Keterulangannya - Pertumbuhan bersifat irreversible. Irreversible maksudnya tidak dapat terulang. - Perkembangan bersifat reversible. Reversible maksudnya dapat terulang.
  • 7.
    Perbedaan Pertumbuhan danperkembangan pada manusia, hewan, dan tumbuhan Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan Pada tumbuhan, pertumbuhan dapat terjadi dengan adanya pertambahan tinggi, volume, dan massa. Misalnya, batang yang semakin panjang. Sementara perkembangan adalah sebuah proses diferensiasi, organogenesis, yang diakhiri dengan terbentuknya individu baru yang lebih lengkap dan sifatnya kualitatif.
  • 8.
    Perbedaan Pertumbuhan danperkembangan pada manusia, hewan, dan tumbuhan Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan pada hewan Pada hewan, pertumbuhan ditandai dengan bertambahnya ukuran, seperti berat, panjang, tinggi pada tubuh yang sifatnya irreversible. Pada hewan, pertumbuhan ini akan berhenti di usia tertentu. Sementara perkembangan pada hewan terlihat dengan adanya proses perubahan bentuk organ-organ, misalnya sel tubuh yang lebih matang.
  • 9.
    Perbedaan Pertumbuhan danperkembangan pada manusia, hewan, dan tumbuhan Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan pada manusia Pertumbuhan pada manusia ditandai dari bertambahnya jumlah dan ukuran sel tubuh. Sel yang semakin banyak tersebut membuat jaringan dan organ tubuh semakin besar, sehingga ukuran fisik manusia terlihat ada pertambahan ukuran. Perkembangan pada manusia diartikan dengan pematangan sel-sel tubuh menuju dewasa. Berbeda dengan pertumbuhan yang bisa diukur, perkembangan tidak dapat diukur.
  • 10.
    Faktor yang mempengaruhipertumbuhan dan perkembangan faktor luar (eksternal) 1. Nutrisi Setiap makhluk hidup yang berkembang membutuhkan nutrisi yang bersumber dari makanan. Selain bisa membuat lebih besar, makanan juga berperan dalam perkembangan otak. 2. Air Air sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup, baik manusia, hewan, atau tumbuhan. Tanpa air, makhluk hidup tidak akan bertahan hidup. Salah satu fungsi air dalam tubuh makhluk hidup adalah sebagai tempat berlangsungnya reaksi-reaksi kimia.
  • 11.
    Faktor yang mempengaruhipertumbuhan dan perkembangan 3. Suhu Semua makhluk hidup membutuhkan suhu yang tepat untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhan mereka. Setiap makhluk hidup memiliki suhu optimum mereka masing-masing yang merupakan suhu terbaik agar mereka dapat melakukan pertumbuhan dan perkembangan. faktor dalam (internal) 1. Hormon Hormon yang ada di dalam tubuh makhluk hidup berfungsi sebagai pengendali berbagai fungsi organ-organ untuk bertumbuh dan berkembang. 2. Gen Gen adalah pembawa sifat yang diturunkan dari induk. Gen tidak hanya mempengaruhi ciri-ciri fisik makhluk hidup saja juga menentukan kemampuan metabolis makhluk hidup.
  • 12.
    Ciri-ciri pertumbuhan danperkembangan makhluk hidup Ciri pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan Pada tumbuhan, ada beberapa ciri-ciri makhluk hidup ini mengalami pertumbuhan, yaitu: adanya perubahan ukuran secara kuantitatif (bertambah besar dan tinggi), prosesnya terjadi pada jaringan meristem, dan berlangsung secara mitosis. Ciri pertumbuhan dan perkembangan pada hewan Pertumbuhan pada hewan bisa dilihat dengan ukuran tubuh hewan yang semakin besar dan tinggi. Sementara itu, perkembangan pada hewan bisa dilihat dari perubahan pada organ-organ tubuhnya Ciri pertumbuhan dan perkembangan pada manusia Hampir sama dengan ciri pertumbuhan pada hewan, pertumbuhan pada manusia dapat dilihat dengan bertambahnya ukuran secara fisik (berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, dan lainnya.
  • 13.
    Pertumbuhan dan perkembanganpada tumbuhan melalui 3 fase yaitu: Perkecambahan, Pertumbuhan dan perkembangan. Secara singkat, di bawah ini urutan pertumbuhan dan perkembangan hewan pada fase embrionik yang akan dijelaskan secara singkat: 1. Tahap morula: zigot mengalami pembelahan mitosis. 2. Tahap blastula: sel-sel morula akan membelah diri dan membentuk bola sel berongga berisi cairan. 3. Tahap grastula: bentuk tubuh hewan semakin nyata. 4. Tahap organogenesis: proses pembentukan organ tubuh.
  • 14.
    Proses pertumbuhan danperkembangan pada manusia Tahap proses pertumbuhan dan perkembangan pada manusia yang dimulai dari embrio hingga manusia dewasa. 1. Fase embrio ini berlangsung mulai dari manusia berada di dalam kandungan hingga lahir. Embrionik adalah fase dimana pertumbuhan dan perkembangan embrio saat masa – masa kehamilan hingga melahirkan. 2. Pasca-embrionik atau lebih sering disebut bayi adalah proses pertumbuhan dan perkembangan manusia setelah lahir. Organ pada manusia sudah mulai bisa bekerja namun belum sempurna. 3. Masa anak-anak awal biasa (umur 5 – 6 tahun), manusia mulai bisa melakukan banyak hal sendiri, seperti buang air dan makan. Perkembangan pada fase kanak-kanak akan mulai berkembang secara emosional serta sosialnya.
  • 15.
    4. Masa anak-anaktengah (umur 6 – 11 tahun), manusia sudah semakin pintar, ditandai dengan bisa membaca, menulis, dan lainnya. 5. Masa remaja, organ reproduksi sudah mulai berkembang yang disebut dengan masa pubertas. Pada masa ini, perubahan fisik yang membedakan pria dan wanita semakin terlihat. 6. Masa dewasa muda (umur 19 – 40 tahun), manusia sudah mengalami kematangan dari berbagai aspek. Pada masa ini pula pertumbuhan fisik sudah mulai berhenti. 7. Masa dewasa tengah (umur 40 – 60 tahun), kondisi sudah tidak lagi prima bahkan tingkat berpikir pun mulai menurun. 8. Masa tua, organ tubuh sudah mengalami penurunan fisiologi. Pada masa tua organ-organ tubuh akan mengalami penurunan secara fisiologis, berbeda dengan masa dewasa dimana pertumbuhan akan berhenti.
  • 16.
    Contoh dan PertumbuhanPerkembangan Contoh pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan 1. Tumbuhnya kecambah pada biji tanaman. 2. Tumbuhnya tunas menjadi pohon. 3. Tanaman semakin tinggi. 4. Pertumbuhan buah yang ditandai dengan perubahan volume dan berat. 5. Bertambahnya lingkaran tahun pada batang. Contoh pertumbuhan dan perkembangan pada hewan. 1. Metamorfosis pada kupu-kupu. 2. Sel tubuh yang semakin matang sehingga bisa bereproduksi. 3. Bertambahnya ukuran tinggi, berat, dan panjang. 4. Tumbuh bulu atau rambut pada hewan. 5. Mengalami perkembangbiakan.
  • 17.
    Contoh pertumbuhan danperkembangan pada manusia 1. Rambut pada bayi mulai tumbuh dan memanjang. 2. Rambut pada lansia mulai berwarna putih. 3. Tumbuhnya jerawat. 4. Manusia semakin tinggi. 5. Perubahan pada berat badan yang bertambah. 6. Manusia mengalami pubertas. 7. Organ reproduksi semakin matang. 8. Fungsi tubuh semakin meningkat. 9. Pola pikir berubah. 10. Sikap dan perilaku berubah semakin dewasa.
  • 18.
    B. Perkembangbiakan MakhlukHidup Berkembang biak merupakan salah satu ciri dari makhluk hidup. Proses perkembangbiakan makhluk hidup sendiri terdiri dari berbagai macam proses. Makhluk hidup memiliki proses perkembanganbiakan yang berbeda. Setiap proses tersebut disesuaikan dengan jenis dari setiap makhluk hidup. Perkembangbiakan makhluk merupakan salah satu kajian umum pada ilmu biologi. Kajian ini berfokus pada cara reproduksi makhluk hidup. 1. Perkembangbiakan Tumbuhan Proses perkembangbiakan dapat dilakukan secara seksual (generatif) atau aseksual (vegetatif). 1. Perkembangbiakan Vegetatif Buatan Perkembangbiakan secara vegetatif buatan adalah proses reproduksi tanaman tidak melalui perkawinan tetapi menggunakan campur tangan manusia (dengan bantuan manusia).
  • 19.
    Berikut adalah beberapacara dari perkembangbiakan vegetatif buatan. A. Cangkok Cangkok adalah proses mengembangbiakan tanaman dengan cara merusak bagian batang. b. Okulasi Okulasi adalah mengembangbiakan tanaman dengan menempelkan potongan pucuk dari batang satu tanaman ke batang tanaman lain. c. Kopulasi Kopulasi adalah kegiatan menggabungkan batang bawah dan batang atas tanaman. D. Stek Stek adalah proses perkembangbiakan tanaman dengan menggunakan bagian tubuh tanaman seperti akar, daun dan batang.
  • 20.
    2. Perkembangbiakan VegetatifAlami Perkembangbiakan vegetatif secara alami artinya tumbuhan berkembang biak tanpa adanya bantuan manusia. a. Tunas Tunas adalah perkembangbiakan tanaman yang menggunakan bagian tunas atau tanaman yang baru tumbuh. b. Tunas Adventif Tunas adventif memiliki kemiripan dengan tunas biasa, namun tunas adventif merupakan tumbuhan yang tumbuh dari bagian tumbuhan seperti akar atau daun. c. Spora Spora adalah organ reproduksi yang dimaksudkan untuk penyebaran pada tumbuhan berpembuluh tidak berbiji.
  • 21.
    d. Umbi Lapis Umbilapis adalah organ reproduksi yang dihasilkan dari sekelompok daun tebal berlapis dengan susunan seperti roset. e. Umbi Batang Umbi batang merupakan alat perkembangbiakan berupa batang atau modifikasi struktur batang yang terdapat di dalam tanah dan biasa digunakan sebagai cadangan makanan bagi tanaman. f. Umbi Akar Umbi akar merupakan perkembangbiakan vegetatif alami yang memanfaatkan akar, termasuk cadangan makanan. Umbi akar ada dua jenis, yaitu berserat dan akar tunggang. g. Akar Tinggal Akar tinggal ini, biasa disebut rimpang, berarti perkembangbiakan tumbuhan yang tumbuh dan menyebar di bawah permukaan tanah. h. Geragih Geragih adalah perkembangbiakan tumbuhan dengan memodifikasi batang yang tumbuh di samping atau bisa disebut cabang di batang.
  • 22.
    B. Perkembangbiakan GeneratifTumbuhan a. Proses Penyerbukan Perkembangbiakan Generatif 1.penyerbukan tetangga penyerbukan yang terjadi jika serbuk sari dan kepala sari berasal dari pohon yang sama. 2. Penyerbukan Silang Penyerbukan silang adalah penyerbukan yang terjadi ketika serbuk sari dan kepala sari berasal dari bunga dan tanaman lain. 3.Penyerbukan Bastar Jenis penyerbukan yang terakhir adalah penyerbukan bastar atau hibridisasi, artinya penyerbukan terjadi ketika serbuk sari dan kepala sari berasal dari bunga lain, serta tanaman lain dengan spesies tanaman yang berbeda.
  • 23.
    b. Hal yangMembantu Proses Penyerbukan 1.hewan 2.manusia 3.angin 4.air 2.Perkembangbiakan Hewan Secara umum hewan akan perkembangbiakan dengan cara aseksual atau vegetatif dan seksual atau generatif. a.perkembangbiakan generatif Ovipar (Bertelur) Ovipar adalah salah satu jenis perkembangbiakan generatif binatang dengan cara bertelur. Vivipar (Melahirkan) Vivipar adalah jenis perkembangbiakan yang akan dilakukan dengan cara melahirkan. Dalam hal ini tentunya hewan akan mengalami masa kehamilan. Ovovivipar (Bertelur dan Melahirkan) Pada perkembangbiakan generatif ada yang namanya jenis ovovivipar. Secara mudahnya ovovivipar merupakan kombinasi antara du acara pebangbiakan yaitu ovipar atau bertelur dan vivipar atau melahirkan.
  • 24.
    B. Perkembangan Vegetatif Berikutnyaada cara perkembangbiakan vegetatif atau aseksual. membelah diri,amoeba,protozoa,paramecium,pertunasan,hydra, porifera,coelenterate,fragmentasi,dan,partenogenesis. 3.Perkemmbangbiakan Manusia Perkembangbiakan manusia adalah proses biologis yang memungkinkan spesies manusia untuk berkembang dan melanjutkan keturunan. Organ Reproduksi Manusia A. Organ Reproduksi Pria Testis: Menghasilkan sperma dan hormon testosteron. Epididimis: Tempat pematangan dan penyimpanan sementara sperma. Vas deferens: Saluran penghubung dari epididimis ke uretra. Uretra: Saluran untuk mengeluarkan urin dan semen. Kelenjar aksesori: Kelenjar prostat: Menghasilkan cairan yang membentuk sebagian besar semen. Vesikula seminalis: Menghasilkan cairan yang memberi energi pada sperma. Penis: Organ untuk memasukkan sperma ke dalam saluran reproduksi wanita.
  • 25.
    B. Organ ReproduksiWanita Ovarium (Indung Telur): Menghasilkan ovum dan hormon estrogen serta progesteron. Tuba falopi (Saluran Telur): Tempat terjadinya pembuahan. Uterus (Rahim): Tempat perkembangan embrio dan janin. Vagina: Saluran yang menghubungkan rahim dengan bagian luar tubuh; tempat masuknya sperma dan jalan lahir bayi. Proses Perkembangbiakan Manusia A. Pematangan dan Pelepasan Sel Kelamin Pada pria: Spermatogenesis terjadi di testis, menghasilkan jutaan sperma setiap hari. Pada wanita: Oogenesis menghasilkan satu ovum setiap bulan melalui siklus menstruasi. B. Pembuahan (Fertilisasi) Ovulasi: Pelepasan sel telur matang dari ovarium ke tuba falopi. Perjalanan Sperma: Setelah ejakulasi, sperma bergerak melalui vagina, serviks, dan rahim menuju tuba falopi. Pembuahan: Sperma bertemu dan membuahi sel telur di tuba falopi, membentuk zigot. Perjalanan Zigot: Zigot bergerak menuju rahim, membelah menjadi embrio.
  • 26.
    C. Implantasi danKehamilan Implantasi: Embrio menempel pada dinding rahim, memulai kehamilan. Perkembangan Janin: Janin berkembang selama sekitar 9 bulan dalam rahim, melalui tiga trimester. D. Persalinan Kontraksi Rahim: Otot rahim berkontraksi untuk mendorong bayi keluar. Proses Kelahiran: Bayi dilahirkan melalui vagina atau melalui operasi caesar jika diperlukan. 4. Masa Pubertas dan Kematangan Reproduksi A. Pubertas pada Pria Usia: Biasanya dimulai antara 9–14 tahun. Perubahan Fisik: Pembesaran testis, tumbuhnya rambut wajah dan tubuh, suara menjadi lebih berat. B. Pubertas pada Wanita Usia: Biasanya dimulai antara 8–13 tahun. Perubahan Fisik: Pembesaran payudara, tumbuhnya rambut di ketiak dan area kemaluan, menstruasi pertama (menarche)
  • 27.
    Kesimpulan Pertumbuhan adalah prosesbertambahnya ukuran (tinggi, berat, volume) makhluk hidup secara fisik dan bersifat irreversible (tidak dapat kembali seperti semula). Perkembangan adalah proses menuju kedewasaan yang mencakup perubahan struktur dan fungsi tubuh makhluk hidup. Perkembangbiakan adalah cara makhluk hidup menghasilkan keturunan untuk melestarikan jenisnya, yang bisa terjadi secara generatif (seksual) atau vegetatif (aseksual).
  • 28.