Manajemen Dapur Umum, Logistik dan KeuanganPurnawan Kristanto
Posko (Pos Komunikasi/Pos Komado)
Dapur Umum
Barak PengungsiIntensitas Bantuan
Pos-pos bantuan ini dibentuk sebagai tempat untuk mengatur informasi, komunikasi dan kerjasama antara masyarakat dan pihak luar.
Nama yang jelas, jenis pelayanannya petunjuk arah. Tempat aman.
Regu Komunikasi dan ketua posko masuk pertama kaliPosko Bantuan Kemanusiaan
Fungsi PoskoMengatur komunikasi, koordinasi dan kerjasama antar Seksi dan Regu
Memberi keterangan kepada orang yang datang dan mengatur hubungan keluar
Penyimpanan dan penyebaran data
Tempat papan pengumuman - tentang keterangan umum yang bisa dilihat oleh masyarakat
Tempat melaporkan orang yang belum ditemukan
Tempat mengolah laporan kondisi korbanPosko Bantuan Kemanusiaan
Aktivitas PoskoMembuat Laporan Kondisi Sarana
Menerima Laporan Orang hilang
Membuat Laporan Jumlah KorbanPosko Bantuan Kemanusiaan
Dapur umum menyediakan makanan siap santap buat penyintas dan relawan.
Penyintas dan relawan membutuhkan persediaan makanan yang bergizi karena mengalami banyak tekanan.
Perhatian khusus harus diberikan kepada masyarakat yang rentan seperti bayi, anak, perempuan hamil, ibu yang menyusui, orang lanjut usia dan penyandang cacat. Dapur Umum
Laki-laki butuh 2.500 kalori/hari
Perempuan butuh 2.200 kalori/hari.

Manajemen Posko Tanggap Bencana

  • 1.
    Manajemen Dapur Umum,Logistik dan KeuanganPurnawan Kristanto
  • 2.
  • 3.
  • 4.
  • 5.
    Pos-pos bantuan inidibentuk sebagai tempat untuk mengatur informasi, komunikasi dan kerjasama antara masyarakat dan pihak luar.
  • 6.
    Nama yang jelas,jenis pelayanannya petunjuk arah. Tempat aman.
  • 7.
    Regu Komunikasi danketua posko masuk pertama kaliPosko Bantuan Kemanusiaan
  • 8.
    Fungsi PoskoMengatur komunikasi,koordinasi dan kerjasama antar Seksi dan Regu
  • 9.
    Memberi keterangan kepadaorang yang datang dan mengatur hubungan keluar
  • 10.
  • 11.
    Tempat papan pengumuman- tentang keterangan umum yang bisa dilihat oleh masyarakat
  • 12.
    Tempat melaporkan orangyang belum ditemukan
  • 13.
    Tempat mengolah laporankondisi korbanPosko Bantuan Kemanusiaan
  • 14.
  • 15.
  • 16.
    Membuat Laporan JumlahKorbanPosko Bantuan Kemanusiaan
  • 17.
    Dapur umum menyediakanmakanan siap santap buat penyintas dan relawan.
  • 18.
    Penyintas dan relawanmembutuhkan persediaan makanan yang bergizi karena mengalami banyak tekanan.
  • 19.
    Perhatian khusus harusdiberikan kepada masyarakat yang rentan seperti bayi, anak, perempuan hamil, ibu yang menyusui, orang lanjut usia dan penyandang cacat. Dapur Umum
  • 20.
  • 21.
  • 22.
    Gizi seimbang: sumberzat tenaga (karbohidrat), sumber zat pembangun (protein) melalui lauk pauk, dan sumber zat pengatur melalui sayuran dan buah. Protein bisa hewani seperti daging, ikan, atau telur, maupun protein nabati, seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan.
  • 23.
    Kebutuhan karbohidrat diIndonesia, kebanyakan dipenuhi dengan konsumsi beras yaitu sekitar 1 s/d 1,5 ons beras per hari. Konsumsi lauk pauk, baik laki-laki maupun perempuan hampir sama, sehari sekitar 2 potong. Satu potong atau satu porsinya sekitar 50 gram. Catatan: Batasi nasi bungkus.Dapur Umum
  • 24.
    Catatan:Kebanyakan dapur umummenyajikan makanan dalam bentuk nasi bungkus. Isinya berupa nasi, daging/telur/tempe/tahu. Pengalaman di lapangan, pengungsi yang terus-menerus mengkonsumsi nasi bungkus akan mengalami sembelit (susah BAB) karena kekurangan serat. Dapur Umum
  • 25.
    Keterlibatan paling intensifbagi gereja adalah dengan membuka tempat pengungsian. Pada level ini, pengelolaan bantuan kemanusiaan menjadi lebih kompleks karena bukan sekadar memberikan bantuan barang dan makanan, tapi gereja juga harus mempertimbangkan aspek sanitasi, kesehatan, kebutuhan spiritual dan perlindungan keamanan.Barak Pengungsian
  • 26.
    Mempersiapkan lokasi pengungsianLokasipengungsian sebaiknya ditentukan masyarakat karena mereka tahu wilayah yang aman. Kemudian kirim Regu Perintis dan Regu Pengungsian untuk mempersiapkan lokasi pengungsian.Tentukan jalur yang terbaik menuju ke lokasi pengungsian. Periksa jalurnya dan bersihkan dari segala macam hambatan. Di samping mengawasi jalannya pengungsian, regu-regu ini juga perlu membuat bangunan sederhana untuk digunakan sebagai posko bantuan kemanusiaan.Barak Pengungsian
  • 27.
    Kebutuhan kendaraanPerhitungkan kebutuhankendaraan dan manfaatkan kendaraan yang dimiliki warga setempat. Apabila tidak mencukupi mohon bantuan dari warga sekitar. Truk besar bisa digunakan untuk mengangkut barang-barang. Pastikan lokasi pengungsian dan jalur menuju ke sana telah siap, dan kendaraan berisi cukup bahan bakar untuk perjalanan.Prioritas pengangkutan:Korban luka-luka
  • 28.
    Warga yang rentan- bayi, anak-anak, perempuan hamil, perempuan menyusui, orang lanjut
  • 29.
  • 30.
  • 31.
    Mengamankan KeadaanTempatkan beberapaorang dari Regu Keamanan di sepanjang jalan untuk mengatur keluar masuknya orang dan bantuan ke lokasi pengungsian. Orang yang tidak berkepentingan sebaiknya dilarang masuk.Membuka Pos KesehatanJika memiliki sumberdaya, maka gereja bisa membuka pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi para pentintas. Pos ini sebaiknya berada di tempat yang teduh dan dekat dapur umum.Di sinilah semua kegiatan perawatan medis dan kejiwaan dilakukan. Masyarakat yang membutuhkan obat-obatan, perawatan, konseling bisa datang ke pos ini untuk mendapatkan bantuan.Barak Pengungsian
  • 32.
    Pemenuhan Kebutuhan AirBersih dan SanitasiDalam kebanyakan kasus, masalah-masalah kesehatan yang paling utama disebabkan oleh kebersihan yang buruk dikarenakan kurangnya air dan juga karena penggunaan air yang tercemar.Air BersihKebutuhan manusia untuk air minum, memasak dan kebersihan pribadi adalah 15 liter per orang per hari.
  • 33.
    Jarak terjauh untuksumber air bersih adalah 500 meter.
  • 34.
    Antrean di sumberair tidak lebih dari 15 menit.
  • 35.
    Untuk mengisi airsebanyak 20 liter di sumber air tidak melebihi 3 menit.Barak Pengungsian
  • 36.
    Piranti Penggunaan AirBersihTiap rumah tangga punya dua tempat penyimpan air bersih berukuran 10-20 liter.
  • 37.
    Punya wadah untukmengambil air bersih berleher sempit atau tertutup.
  • 38.
    Tersedia 250 gramsabun per orang per bulan.
  • 39.
    200 gram sabuncuci per orang per bulan
  • 40.
    Ibu-ibu dan remajaputri harus memiliki pembalut wanita
  • 41.
    Untuk bayi hinggausia 2 tahun, 12 popok yang dapat dicuci
  • 42.
    Jika ada pemandianumum maka ada penyekat antara laki-laki dan perempuan secara proporsional dan berkeadilan.
  • 43.
    Jika ada pencucianumum, setidaknya tersedia temppat cuci untul 100 orang yang tersedia tempat pencucian pribadi untuk para perempuan.
  • 44.
    Partisipasi kelompok rentandidorong dalam penentuan lokasi dan pembangunan sarana MCK.Barak Pengungsian
  • 45.
    JambanMaksimal 20 oranguntuk satu jamban
  • 46.
    Untuk jamban umum,ada pemisahan antara jamban laki-laki dan perempuan
  • 47.
    Jarak jamban maksimal50 meter dari tempat tinggal
  • 48.
    Jamban umum: Adatanggungjawab bersama untuk perawatan dan pembersihan
  • 49.
  • 50.
    kebutuhan kelompok rentan(anak-anak, wanita hamill. Lansia, difabel, dll).
  • 51.
    Keamanan bagi penggunaterutama perempuan dan anak-anak.
  • 52.
    Memberikan privasiPengelolaan SampahBakarlahsampah-sampah yang dapat dibakar (pembakaran hanya dilakukan pada saat situasi tanggap darurat). Sampah-sampah yang tidak dapat dibakar sebaiknya ditanam di lubang khusus yang sudah digali sebelumnya, minimal 20 meter dari tempat hunian dan tempat pengambilan air bersih. Sedapat mungkin warga diajak untuk memisahkan ‘sampah makanan’ dan ‘sampah nonmakanan’ supaya sampah makanan bisa dijadikan kompos. Barak Pengungsian
  • 53.
    Kebutuhan rumah tanggaPakaiandan tempat tidur – Selimut - termasuk selimut khusus untuk bayiTempat tidur atau alas tidurPakaian yang sesuai dengan adat setempatAlat dapur, lampu, peralatan rumah tangga lainnyaJika makanan dimasak oleh masing-masing keluarga, maka setiap keluarga perlu memiliki:Kompor atau tempat perapian untuk memasak
  • 54.
  • 55.
    Panci masak besardengan tutup
  • 56.
  • 57.
  • 58.
    Sendok kayuTempat penampunganair lengkap dengan penutupLentera, senter atau lilin
  • 59.
  • 60.
  • 61.
  • 62.
    GelasGudang penyimpanan persediaanBahan-bahanpersediaan dan bantuan yang diterima perlu disimpan di dalam ruangan yang memadai untuk menjaga ketahanannya. Untuk ini perlu dibangun sebuah tempat sementara atau dicari ruangan dari bangunan yang sudah ada. Tempat penyimpanan ini harus bersih, kering dan bisa dikunci.Barak Pengungsian
  • 63.
    Kebutuhan rumah tanggaPakaiandan tempat tidur – Selimut - termasuk selimut khusus untuk bayiTempat tidur atau alas tidurPakaian yang sesuai dengan adat setempatAlat dapur, lampu, peralatan rumah tangga lainnyaJika makanan dimasak oleh masing-masing keluarga, maka setiap keluarga perlu memiliki:Kompor atau tempat perapian untuk memasak
  • 64.
  • 65.
    Panci masak besardengan tutup
  • 66.
  • 67.
  • 68.
    Sendok kayuTempat penampunganair lengkap dengan penutupLentera, senter atau lilin
  • 69.
  • 70.
  • 71.
  • 72.
    GelasGudang penyimpanan persediaanBahan-bahanpersediaan dan bantuan yang diterima perlu disimpan di dalam ruangan yang memadai untuk menjaga ketahanannya. Untuk ini perlu dibangun sebuah tempat sementara atau dicari ruangan dari bangunan yang sudah ada. Tempat penyimpanan ini harus bersih, kering dan bisa dikunci.Barak Pengungsian
  • 73.
    Tujuan Pembukuan:Semua transaksiuang dan barang harus dicatat secara lengkap, tepat dan bisa diperlihatkan kapan saja kepada masyarakat supaya:Menumbuhkan keyakinan pada masyarakat bahwa dana yang ada telah disalurkan secara tepat dan adil
  • 74.
    Memiliki catatan penerimaandan pengeluaran yang jelas untuk bisa dipertanggung-jawabkan kepada pihak pemberi bantuan dan masyarakat
  • 75.
    Ada catatan yangjelas tentang bantuan yang telah disalurkan; kepada siapa disalurkan dan berapa jumlahnya
  • 76.
    Pengetahuan ini akanmembantu posko untuk menentukan bantuan yang masih diperlukan.Pembukuan
  • 77.
    Setiap kwitansi penerimaandan pengeluaran uang harus dimasukkan kedalam Jurnal Rangkuman.Transaksi Keuangan. Jurnal keuangan ini berfungsi untuk mengetahui berapa besar uang yang telah diterima dan dikeluarkan.Setiap bukti penerimaan dan pengeluaran barang harus dimasukkan kedalam Jurnal Rangkuman Transaksi Barang. Pembukuan
  • 78.
    What (Bencana apayang terjadi)
  • 79.
  • 80.
  • 81.
    Who (Siapa sajayang menjadi korban)
  • 82.
    Why (Mengapa bencanaitu bisa terjadi)
  • 83.
    How (Bagaimana peristiwaitu terjadi).Humas
  • 84.