Dokumen ini membahas manajemen laba, yang merupakan praktik yang dilakukan oleh manajemen perusahaan untuk memengaruhi laba yang dilaporkan, sering kali untuk mencapai tujuan pribadi atau perusahaan tertentu. Walaupun praktik ini tidak selalu melanggar prinsip akuntansi, namun dapat menyebabkan laporan keuangan yang tidak mencerminkan realitas, dan berpotensi dianggap sebagai manipulasi atau fraud. Berbagai faktor motivasi, termasuk rencana bonus, perjanjian utang, dan penghematan pajak, mendorong manajer untuk melakukan manajemen laba.