Capaian Pembelajaran
• Setelah mengikuti seluruh kegiatan
belajar ini, peserta didik diharapkan
memahami manajemen bandwidth
dalam sebuah jaringan
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Indikator Pencapaian Kompetensi
• 3.12.1 Merangkum (C5) manajemen bandwidth
• 3.12.2 Membandingkan (C5) manajemen bandwidth
• 3.12.3 Memutuskan (C5) manajemen bandwidth yang sesuai
• 4.12.1 Mempersiapkan (P2) manajemen bandwidth
• 4.12.2 Mensimulasikan (P3) manajemen bandwidth
• 4.12.2 Menggambarkan (P3) manajemen bandwidth
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat merangkum manajemen bandwidth setelah melakukan
kajian literatur dan diskusi dengan benar
2. Peserta didik dapat memutuskan manajemen bandwidth setelah malakukan
kajian literatur dan diskusi sesuai dengan permasalahan yang ada dengan tepat
3. Peserta didik dapat membandingkan manajemen bandwidth setelah melalui
kajian literatur, diskusi dan tanya jawab dengan benar
4. Peserta didik dapat mempersiapkan prosedur manajemen bandwidth melalui
kajian literatur, diskusi dan tanya jawab dengan tepat
5. Peserta didik didik dapat mensimulasikan prosedur manajemen bandwidth
melalui kajian literatur dan diskusi kelompok dengan benar
6. Peserta didik dapat menggambarkan prosedur manajemen bandwidth melalui
bahan ajar, internet dan media pembelajaran yang sudah tersedia dengan
benar
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Pokok Materi
1. Analisis Kebutuhan Bandwidth dalam Jaringan
2. Konsep dan Permasalahan pada Manajemen Bandwidth
3. Konsep Quality of Service pada Manajemen Bandwidth
4. Teknik Manajemen Bandwidth
5. Implementasi Teknik Manajemen Bandwidth pada RouterOS
Mikrotik
6. Konfigurasi Manajemen Bandwidth pada RouterOS Mikrotik
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
MATERI 1
ANALISIS KEBUTUHAN
BANDWIDTH DALAM JARINGAN
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Pengertian Bandwidth
Bandwidth  Ukuran dari
banyaknya informasi yang
dapat mengalir dari suatu
tempat ke tempat lain
dalam waktu tertentu.
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Pengertian Throughput
Throughput  bandwidth
yang sebenarnya (aktual)
yang diukur dengan satuan
waktu tertentu dan pada
kondisi jaringan tertentu
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Jenis – Jenis Bandwidth
Bandwidth Analog
Perbedaan antara frekuensi terendah dengan frekuensi tertinggi dalam
sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hertz (Hz) atau
siklus per detik
Bandwidth Digital
Jumlah atau volume data yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran
komunikasi dalam satuan bits per second tanpa distorsi.
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Fungsi Bandwidth dalam Jaringan
Bandwidth sebagai jalur
pengiriman data
memungkinkan data antara
perangkat satu dengan
lainnya pada suatu jaringan
untuk saling berpindah atau
ditransfer.
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Fungsi Bandwidth dalam Jaringan
Bandwidth digunakan
sebagai pembatas kecepatan
transfer atau pengiriman
data, berarti kecepatan
maksimal data dibatasi.
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Fungsi Bandwidth dalam Jaringan
Bandwidth digunakan
sebagai pembatas jumlah
data yang bisa dikirim,
berarti jumlah maksimal data
yang dibatasi.
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
MATERI 2
KONSEP DAN PERMASALAHAN
MANAJEMEN BANDWIDTH
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Pengertian Manajemen Bandwidth
Manajemen Bandwidth 
Metode untuk mengatur
besarnya bandwidth di sebuah
jaringan sehingga penggunaan
bandwidth bisa terdistribusi
secara merata.
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Cara Membagi Bandwidth
Membatasi bandwidth
sesuai dengan kebutuhan
dan jumlah pengguna.
Jika pengguna tidak terus
menerus menggunakan
bandwidth maka penggunaan
dapat ditingkatkan
Jika ada salah satu pengguna
dalam grup tidak memakai
bandwidth maka dapat
digunakan oleh pengguna lain.
Pembagian bandwidth
berdasarkan prioritas
pengguna
Limit Grouping
Burst Priority
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Permasalahan pada Manajemen Bandwidth
• Proses pengiriman data lambat, rusak dan tidak sampai ke tujuan.
Pertama
• Berapapun bandwidth yang dimiliki dapat habis hanya digunakan
oleh beberapa perangkat saja.
Kedua
• Adanya dominasi bandwidth oleh aktifitas dari salah satu atau
beberapa pengguna.
Ketiga
• Apabila pemberian bandwidth lebih rendah dari kebutuhan
sebenarnya maka pengaksesan jaringan internet menjadi lambat.
Keempat
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
MATERI 3
KONSEP QUALITY OF SERVICE
PADA MANAJEMEN
BANDWIDTH
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Apa itu Quality of Service?
Quality of Service (QoS) 
Mekanisme jaringan yang
memungkinkan aplikasi-
aplikasi atau layanan dapat
beroperasi sesuai dengan
yang diharapkan.
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Parameter Quality of Services
Bandwidth
Throughput
Jitter
Packet Loss
Latency
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
MATERI 4
Teknik Manajemen Bandwidth
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Dua Teknik Manajemen Bandwidth
Teknik manajemen
bandwidth yang banyak
digunakan di lapangan,
yaitu, Hierarchical Token
Bucket (HTB) dan Class-
Based Queueing (CBQ).
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Hierarchical Token Bucket (HTB)
Hierarchical Token Bucket
(HTB)  Metode untuk
mengatur pembagian
bandwidth secara hirarki yang
dibagi-bagi ke dalam kelas.
Parameter HTB
Rate Ceil Random Early
Detection (RED)
Menentukan
bandwidth maksimum
yang bisa digunakan
oleh setiap class
Menentukan
peminjaman bandwidth
antar class
Digunakan untuk
gateway/router
backbone dengan
tingkat trafik yang
sangat tinggi.
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Class-based Queueing (CBQ)
CBQ  Teknik klasifikasi paket data yang memungkinkan sharing
bandwidth antar kelas dan memiliki fasilitas user interface.
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
MATERI 5
Implementasi Teknik Manajemen
Bandwidth pada RouterOS Mikrotik
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Manajemen Bandwidth pada Mikrotik
Simple Queue
• Membatasi bandwidth berdasarkan alamat IP tertentu.
Queue Tree
• Pembagian bandwidth berdasarkan protokol, port, kelompok alamat
IP, dan lain-lain.
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
MATERI 6
Konfigurasi Manajemen Bandwidth
RouterOS Mikrotik
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Penerapan QoS pada HTB
Implementasi QoS di RouterOS Mikrotik
banyak bergantung pada sistem HTB
Tidak mengimplementasikan HTB pada
Queue, ada beberapa parameter yang
tidak bekerja
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Konfigurasi Simple Queue pada HTB
• Masing-masing client akan mendapat bandwidth minimal
128kbps.
Pertama
• Jika hanya ada satu client yang melakukan akses, maka bisa
mendapatkan bandwidth 512 kbps.
Kedua
• Jika terdapat beberapa client melakukan akses, maka bandwidth
akan dibagi rata ke sejumlah client yang aktif.
Ketiga
• Setiap client diberikan prioritas yang berbeda maka bandwidth
akan dibagi lebih dulu ke client yang memiliki prioritas tinggi.
Keempat
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Contoh Kasus
Langkah-langkah konfigurasi
• Definisikan total
bandwidth yang
dimiliki
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Langkah-langkah konfigurasi
• Menentukan
limitasi Client 1
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Langkah-langkah konfigurasi
•Menentukan
limitasi Client 2
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Langkah-langkah konfigurasi
•Menentukan
limitasi Client 3
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Hasil Konfigurasi
•Kondisi 1: Satu
client akses
internet
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Hasil Konfigurasi
•Kondisi 2: Dua
client akses
internet
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Hasil Konfigurasi
•Kondisi 3: Tiga
client akses
internet
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Konfigurasi Queue Tree pada HTB
• Masing-masing client akan mendapat bandwidth minimal
128kbps.
Pertama
• Jika hanya ada satu client yang melakukan akses, maka bisa
mendapatkan bandwidth 1 Mbps.
Kedua
• Jika terdapat beberapa client melakukan akses, maka bandwidth
akan dibagi rata ke sejumlah client yang aktif.
Ketiga
• Setiap client diberikan prioritas yang berbeda maka bandwidth
akan dibagi lebih dulu ke client yang memiliki prioritas tinggi.
Keempat
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Langkah-langkah konfigurasi
Konfigurasi mark-connection
untuk tiap client
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Langkah-langkah konfigurasi
Konfigurasi mark-packet
untuk tiap client
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Langkah-langkah konfigurasi
Hasil konfigurasi mark-
connection dan mark-packet
tiap client
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Langkah-langkah konfigurasi
Membuat Parent Queue
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Langkah-langkah konfigurasi
Membuat Child-Parent
Queue untuk tiap client
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Langkah-langkah konfigurasi
Kondisi 1: Satu client akses
internet
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Langkah-langkah konfigurasi
Kondisi 2: Dua client akses
internet
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Langkah-langkah konfigurasi
Kondisi 3: Tiga client akses
internet
WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
Selesai…
Terimakasih

MANAJEMEN BANDWIDTH.pptx

  • 2.
    Capaian Pembelajaran • Setelahmengikuti seluruh kegiatan belajar ini, peserta didik diharapkan memahami manajemen bandwidth dalam sebuah jaringan WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 3.
    Indikator Pencapaian Kompetensi •3.12.1 Merangkum (C5) manajemen bandwidth • 3.12.2 Membandingkan (C5) manajemen bandwidth • 3.12.3 Memutuskan (C5) manajemen bandwidth yang sesuai • 4.12.1 Mempersiapkan (P2) manajemen bandwidth • 4.12.2 Mensimulasikan (P3) manajemen bandwidth • 4.12.2 Menggambarkan (P3) manajemen bandwidth WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 4.
    Tujuan Pembelajaran 1. Pesertadidik dapat merangkum manajemen bandwidth setelah melakukan kajian literatur dan diskusi dengan benar 2. Peserta didik dapat memutuskan manajemen bandwidth setelah malakukan kajian literatur dan diskusi sesuai dengan permasalahan yang ada dengan tepat 3. Peserta didik dapat membandingkan manajemen bandwidth setelah melalui kajian literatur, diskusi dan tanya jawab dengan benar 4. Peserta didik dapat mempersiapkan prosedur manajemen bandwidth melalui kajian literatur, diskusi dan tanya jawab dengan tepat 5. Peserta didik didik dapat mensimulasikan prosedur manajemen bandwidth melalui kajian literatur dan diskusi kelompok dengan benar 6. Peserta didik dapat menggambarkan prosedur manajemen bandwidth melalui bahan ajar, internet dan media pembelajaran yang sudah tersedia dengan benar WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 5.
    Pokok Materi 1. AnalisisKebutuhan Bandwidth dalam Jaringan 2. Konsep dan Permasalahan pada Manajemen Bandwidth 3. Konsep Quality of Service pada Manajemen Bandwidth 4. Teknik Manajemen Bandwidth 5. Implementasi Teknik Manajemen Bandwidth pada RouterOS Mikrotik 6. Konfigurasi Manajemen Bandwidth pada RouterOS Mikrotik WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 6.
    MATERI 1 ANALISIS KEBUTUHAN BANDWIDTHDALAM JARINGAN WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 7.
    Pengertian Bandwidth Bandwidth Ukuran dari banyaknya informasi yang dapat mengalir dari suatu tempat ke tempat lain dalam waktu tertentu. WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 8.
    Pengertian Throughput Throughput bandwidth yang sebenarnya (aktual) yang diukur dengan satuan waktu tertentu dan pada kondisi jaringan tertentu WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 9.
    Jenis – JenisBandwidth Bandwidth Analog Perbedaan antara frekuensi terendah dengan frekuensi tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hertz (Hz) atau siklus per detik Bandwidth Digital Jumlah atau volume data yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi dalam satuan bits per second tanpa distorsi. WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 10.
    Fungsi Bandwidth dalamJaringan Bandwidth sebagai jalur pengiriman data memungkinkan data antara perangkat satu dengan lainnya pada suatu jaringan untuk saling berpindah atau ditransfer. WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 11.
    Fungsi Bandwidth dalamJaringan Bandwidth digunakan sebagai pembatas kecepatan transfer atau pengiriman data, berarti kecepatan maksimal data dibatasi. WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 12.
    Fungsi Bandwidth dalamJaringan Bandwidth digunakan sebagai pembatas jumlah data yang bisa dikirim, berarti jumlah maksimal data yang dibatasi. WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 13.
    MATERI 2 KONSEP DANPERMASALAHAN MANAJEMEN BANDWIDTH WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 14.
    Pengertian Manajemen Bandwidth ManajemenBandwidth  Metode untuk mengatur besarnya bandwidth di sebuah jaringan sehingga penggunaan bandwidth bisa terdistribusi secara merata. WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 15.
    Cara Membagi Bandwidth Membatasibandwidth sesuai dengan kebutuhan dan jumlah pengguna. Jika pengguna tidak terus menerus menggunakan bandwidth maka penggunaan dapat ditingkatkan Jika ada salah satu pengguna dalam grup tidak memakai bandwidth maka dapat digunakan oleh pengguna lain. Pembagian bandwidth berdasarkan prioritas pengguna Limit Grouping Burst Priority WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 16.
    Permasalahan pada ManajemenBandwidth • Proses pengiriman data lambat, rusak dan tidak sampai ke tujuan. Pertama • Berapapun bandwidth yang dimiliki dapat habis hanya digunakan oleh beberapa perangkat saja. Kedua • Adanya dominasi bandwidth oleh aktifitas dari salah satu atau beberapa pengguna. Ketiga • Apabila pemberian bandwidth lebih rendah dari kebutuhan sebenarnya maka pengaksesan jaringan internet menjadi lambat. Keempat WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 17.
    MATERI 3 KONSEP QUALITYOF SERVICE PADA MANAJEMEN BANDWIDTH WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 18.
    Apa itu Qualityof Service? Quality of Service (QoS)  Mekanisme jaringan yang memungkinkan aplikasi- aplikasi atau layanan dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 19.
    Parameter Quality ofServices Bandwidth Throughput Jitter Packet Loss Latency WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 20.
    MATERI 4 Teknik ManajemenBandwidth WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 21.
    Dua Teknik ManajemenBandwidth Teknik manajemen bandwidth yang banyak digunakan di lapangan, yaitu, Hierarchical Token Bucket (HTB) dan Class- Based Queueing (CBQ). WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 22.
    Hierarchical Token Bucket(HTB) Hierarchical Token Bucket (HTB)  Metode untuk mengatur pembagian bandwidth secara hirarki yang dibagi-bagi ke dalam kelas.
  • 23.
    Parameter HTB Rate CeilRandom Early Detection (RED) Menentukan bandwidth maksimum yang bisa digunakan oleh setiap class Menentukan peminjaman bandwidth antar class Digunakan untuk gateway/router backbone dengan tingkat trafik yang sangat tinggi. WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 24.
    Class-based Queueing (CBQ) CBQ Teknik klasifikasi paket data yang memungkinkan sharing bandwidth antar kelas dan memiliki fasilitas user interface. WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 25.
    MATERI 5 Implementasi TeknikManajemen Bandwidth pada RouterOS Mikrotik WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 26.
    Manajemen Bandwidth padaMikrotik Simple Queue • Membatasi bandwidth berdasarkan alamat IP tertentu. Queue Tree • Pembagian bandwidth berdasarkan protokol, port, kelompok alamat IP, dan lain-lain. WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 27.
    MATERI 6 Konfigurasi ManajemenBandwidth RouterOS Mikrotik WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 28.
    Penerapan QoS padaHTB Implementasi QoS di RouterOS Mikrotik banyak bergantung pada sistem HTB Tidak mengimplementasikan HTB pada Queue, ada beberapa parameter yang tidak bekerja WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 29.
    Konfigurasi Simple Queuepada HTB • Masing-masing client akan mendapat bandwidth minimal 128kbps. Pertama • Jika hanya ada satu client yang melakukan akses, maka bisa mendapatkan bandwidth 512 kbps. Kedua • Jika terdapat beberapa client melakukan akses, maka bandwidth akan dibagi rata ke sejumlah client yang aktif. Ketiga • Setiap client diberikan prioritas yang berbeda maka bandwidth akan dibagi lebih dulu ke client yang memiliki prioritas tinggi. Keempat WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022 Contoh Kasus
  • 30.
    Langkah-langkah konfigurasi • Definisikantotal bandwidth yang dimiliki WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 31.
    Langkah-langkah konfigurasi • Menentukan limitasiClient 1 WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 32.
    Langkah-langkah konfigurasi •Menentukan limitasi Client2 WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 33.
    Langkah-langkah konfigurasi •Menentukan limitasi Client3 WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 34.
    Hasil Konfigurasi •Kondisi 1:Satu client akses internet WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 35.
    Hasil Konfigurasi •Kondisi 2:Dua client akses internet WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 36.
    Hasil Konfigurasi •Kondisi 3:Tiga client akses internet WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 37.
    Konfigurasi Queue Treepada HTB • Masing-masing client akan mendapat bandwidth minimal 128kbps. Pertama • Jika hanya ada satu client yang melakukan akses, maka bisa mendapatkan bandwidth 1 Mbps. Kedua • Jika terdapat beberapa client melakukan akses, maka bandwidth akan dibagi rata ke sejumlah client yang aktif. Ketiga • Setiap client diberikan prioritas yang berbeda maka bandwidth akan dibagi lebih dulu ke client yang memiliki prioritas tinggi. Keempat WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 38.
    Langkah-langkah konfigurasi Konfigurasi mark-connection untuktiap client WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 39.
    Langkah-langkah konfigurasi Konfigurasi mark-packet untuktiap client WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 40.
    Langkah-langkah konfigurasi Hasil konfigurasimark- connection dan mark-packet tiap client WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 41.
    Langkah-langkah konfigurasi Membuat ParentQueue WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 42.
    Langkah-langkah konfigurasi Membuat Child-Parent Queueuntuk tiap client WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 43.
    Langkah-langkah konfigurasi Kondisi 1:Satu client akses internet WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 44.
    Langkah-langkah konfigurasi Kondisi 2:Dua client akses internet WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 45.
    Langkah-langkah konfigurasi Kondisi 3:Tiga client akses internet WAHYU EKO SUPRIYADI -- SMKN 1 SAPTOSARI -- 2022
  • 46.