NAMA : Nova
NIM : 19313295
INFLASI & ANGKA INDEKS
Pengertian inflasi
Proses meningkatnya tingkat harga umum dalam suatu perekonomian yang berlangsung secara
terus menerus dan saling mempengaruhi dari waktu ke waktu (jangka panjang), atau dengan kata
lain Proses menurunnya nilai mata uang secara terus menerus.
Jenis inflasi berdasarkan penyebabnya
1. Demand pull inflation
Inflasi yang timbul karena permintaan masyarakat akan berbagai macam barang terlalu kuat
(inflasi tarikan permintaan)
DEMAND PULL INFLATION
2. Cost plus inflation
Terjadi akibat meningkatnya biaya produksi (input) sehingga mengakibatkan harga
produk (output) yang dihasilkan ikut naik (dorongan biaya produksi).
COST PUSH INFLATION
3. Mixed inflation :
Inflasi disebabkan kombinasi DPI & CPI
Jenis inflasi berdasarkan sebagai asal timbulnya
1. Domestic Inflation
Inflasi yang berasal dari dalam negeri akibat dari terjadinya defisit anggaran belanja yang
dibiayai dengan mencetak uang baru dan gagalnya pasar yang berakibat bahan makan mahal.
2. Imported Inflation
Berasal dari luar negeri akaibat adanya perdagangan antar negara, dimana negra lain
mengalami inflasi.
Jenis inflasi berdasarkan cangkupan pengaruh kenaikan harga
Closed Inflation
Inflasi terjadi jika kenaikan harga secara umum hanya berkaitan dengan beberapa barang
tertentu secara terus menerus.
Open Inflation
Kenaikan harga terjadi secara keseluruhan.
Hyper Inflation
Serangan inflasi yang hebat dan setiap harga terus berubah naik sehingga orang tidak
dapat menahan uang lebih lama karena nilai uang terus merosot.
Jenis inflasi berdasarkan berat atau ringan
1. Inflasi ringan : dibawah 10% setahun
2. Inflasi sedang : antara 10% - 30% setahun
3. Inflasi berat : antara 30% - 100% setahun
4. Hiperinflasi : lebih 100% setahun
Teori Inflasi
Teori kuantitas
Inflasi terjadi jika kenaikan harga secara umum hanya berkaitan dengan beberapa barang
tertentu secara terus menerus.
Teori Keynes
Kenaikan harga terjadi secara keseluruhan.
Teori Strukturalis
Serangan inflasi yang hebat dan setiap harga terus berubah naik sehingga orang tidak
dapat menahan uang lebih lama karena nilai uang terus merosot.
Kebijakan mengatasi inflasi Inflasi
1. Kebijakan Moneter
Kebijakan yang berkenaan dengan naik-turunnya jumlah uang yang beredar.
a) Politik diskonto (suku bunga)
Menaikan tingkat suku bunga
b) Politik pasar terbuka
Menjual SBI
c) Menaikkan Cash Ratio
Menaikkan Bank Reserve (cadangan minimum bank)
d) Kredit Selektif
2. Kebijakan fiskal
Kebijakan yang berkenaan dengan penerimaan-pengeluaran pemerintah.
a) Mengurangi pengeluaran negara
b) Menaikkan atau mengefektifkan pajak
c) Penekanan pengeluaran pemerintah
d) Mengadakan pinjaman pemerintah
3. Kebijakan Non Moneter/non Fiskal (Riil)
Kebijakan yang berkenaan langsung dengan masyarakat & pengusaha (sektor Riil).
a) Menaikan hasil produksi
Intensivikasi, ekstensivikasi produksi
b) Kebijakan upah
Penentuan upah minimum
c) Pengawasan harga
Ceilling Price & Floor Price
Dampak inflasi
1. Meningkatkan kesenjangan
2. Ketidakpastian ekonomi
3. Meningkatkan kegiatan spekulatif
4. Menurunkan daya beli masyarakat
Menghitung besarnya kenaikan harga
RUMUS :
100x
Po
Pn
I 
Keterangan :
n : Tahun berjalan
o : Tahun dasar
Pn : Harga barang sekarang
Po : Harga barang pada tahun dasar
Menghitung besarnya laju inflasi
RUMUS :
100
1
1
x
IH
IHIH
I
t
tt



Keterangan :
I : Laju Inflasi
IHt : IH pada periode t
IHt-1 : IH pada periode t-1
Pengertian Indeks Harga
Indeks harga (price indeks) : Angka yang dapat digunakan untuk memperlihatkan
perubahan harga-harga barang (sejenis/berbagai jenis) dalam waktu dan tempat yang
sama/berbeda, Memberitahukan perubahan sebuah/beberapa karakteristik variable ekonomi,
serta Dinyatakan dalam persen.
Jenis Jenis Angka Indeks
Menurut Pemakaiannya :
1. Indeks Harga : mengukur perubahan harga barang (IHK)
2. Indeks Kuantitas :Perubahan jumlah barang yang dikonsumsi, produksi,dijual (Iprod kopi
& I kons Gula)
3. Indeks Nilai: Perb prod, X, M (I nilai X rotan)
Menurut Cara Penentuan :
1. Indeks tidak tertimbang:Tidak memasukkan faktor penimbang.
2. Indeks tertimbang:Memasukkan faktor penimbang.
3. Indeks rantai: membandingkan sesuatu dengan menggunakan tahun dasar (tahun
sblmnya).
Peranan Indeks Harga dalam Bidang Ekonomi
1. Alat penentu kebijakan harga masa yg akan datang
2. Dasar penetapan pola kebijakan ekonomi makro & moneter
3. Dasar pembanding pertumbuhan ekonomi
4. Sebagai indikator pertumbuhan ekonomi
Metode Perhitungan Indeks
Indek harga Tdk Tertimbang
A. Metode angka Relatif :
Rumus :
100, x
Po
Pn
I on 
Keterangan :
n : Tahun berjalan
o : Tahun dasar
Pn : Harga barang pada tahun berjalan
Po : Harga barang pada tahun dasar
Metode Agregatif sederhana
100:,
:
x
Po
Pn
oIn
Rumus


Keterangan :
n :Tahun berjalan
o : Tahun dasar
Pn : Harga barang pada periode berjalan
Po :Harga barang pada tahun dasar
GNP Deflator
1. Adalah suatu indeks harga yang digunakan untuk menyesuaikan nilai uang dalam
GNP guna mendapatkan nilai riil GNP
2. Yang menggambarkan output dari barang dan jasa secara fisik bukan nilainya
guna menghilangkan pengaruh kenaikan harga dan mencatat perubahan yang
sebenarnya

Makro inflasi dan indeks (19313295) nova

  • 1.
    NAMA : Nova NIM: 19313295 INFLASI & ANGKA INDEKS Pengertian inflasi Proses meningkatnya tingkat harga umum dalam suatu perekonomian yang berlangsung secara terus menerus dan saling mempengaruhi dari waktu ke waktu (jangka panjang), atau dengan kata lain Proses menurunnya nilai mata uang secara terus menerus. Jenis inflasi berdasarkan penyebabnya 1. Demand pull inflation Inflasi yang timbul karena permintaan masyarakat akan berbagai macam barang terlalu kuat (inflasi tarikan permintaan) DEMAND PULL INFLATION
  • 2.
    2. Cost plusinflation Terjadi akibat meningkatnya biaya produksi (input) sehingga mengakibatkan harga produk (output) yang dihasilkan ikut naik (dorongan biaya produksi). COST PUSH INFLATION 3. Mixed inflation : Inflasi disebabkan kombinasi DPI & CPI Jenis inflasi berdasarkan sebagai asal timbulnya 1. Domestic Inflation Inflasi yang berasal dari dalam negeri akibat dari terjadinya defisit anggaran belanja yang dibiayai dengan mencetak uang baru dan gagalnya pasar yang berakibat bahan makan mahal.
  • 3.
    2. Imported Inflation Berasaldari luar negeri akaibat adanya perdagangan antar negara, dimana negra lain mengalami inflasi. Jenis inflasi berdasarkan cangkupan pengaruh kenaikan harga Closed Inflation Inflasi terjadi jika kenaikan harga secara umum hanya berkaitan dengan beberapa barang tertentu secara terus menerus. Open Inflation Kenaikan harga terjadi secara keseluruhan. Hyper Inflation Serangan inflasi yang hebat dan setiap harga terus berubah naik sehingga orang tidak dapat menahan uang lebih lama karena nilai uang terus merosot. Jenis inflasi berdasarkan berat atau ringan 1. Inflasi ringan : dibawah 10% setahun 2. Inflasi sedang : antara 10% - 30% setahun 3. Inflasi berat : antara 30% - 100% setahun 4. Hiperinflasi : lebih 100% setahun Teori Inflasi Teori kuantitas Inflasi terjadi jika kenaikan harga secara umum hanya berkaitan dengan beberapa barang tertentu secara terus menerus. Teori Keynes Kenaikan harga terjadi secara keseluruhan. Teori Strukturalis Serangan inflasi yang hebat dan setiap harga terus berubah naik sehingga orang tidak dapat menahan uang lebih lama karena nilai uang terus merosot.
  • 4.
    Kebijakan mengatasi inflasiInflasi 1. Kebijakan Moneter Kebijakan yang berkenaan dengan naik-turunnya jumlah uang yang beredar. a) Politik diskonto (suku bunga) Menaikan tingkat suku bunga b) Politik pasar terbuka Menjual SBI c) Menaikkan Cash Ratio Menaikkan Bank Reserve (cadangan minimum bank) d) Kredit Selektif 2. Kebijakan fiskal Kebijakan yang berkenaan dengan penerimaan-pengeluaran pemerintah. a) Mengurangi pengeluaran negara b) Menaikkan atau mengefektifkan pajak c) Penekanan pengeluaran pemerintah d) Mengadakan pinjaman pemerintah 3. Kebijakan Non Moneter/non Fiskal (Riil) Kebijakan yang berkenaan langsung dengan masyarakat & pengusaha (sektor Riil). a) Menaikan hasil produksi Intensivikasi, ekstensivikasi produksi b) Kebijakan upah Penentuan upah minimum c) Pengawasan harga Ceilling Price & Floor Price
  • 5.
    Dampak inflasi 1. Meningkatkankesenjangan 2. Ketidakpastian ekonomi 3. Meningkatkan kegiatan spekulatif 4. Menurunkan daya beli masyarakat Menghitung besarnya kenaikan harga RUMUS : 100x Po Pn I  Keterangan : n : Tahun berjalan o : Tahun dasar Pn : Harga barang sekarang Po : Harga barang pada tahun dasar Menghitung besarnya laju inflasi RUMUS : 100 1 1 x IH IHIH I t tt    Keterangan : I : Laju Inflasi IHt : IH pada periode t IHt-1 : IH pada periode t-1
  • 6.
    Pengertian Indeks Harga Indeksharga (price indeks) : Angka yang dapat digunakan untuk memperlihatkan perubahan harga-harga barang (sejenis/berbagai jenis) dalam waktu dan tempat yang sama/berbeda, Memberitahukan perubahan sebuah/beberapa karakteristik variable ekonomi, serta Dinyatakan dalam persen. Jenis Jenis Angka Indeks Menurut Pemakaiannya : 1. Indeks Harga : mengukur perubahan harga barang (IHK) 2. Indeks Kuantitas :Perubahan jumlah barang yang dikonsumsi, produksi,dijual (Iprod kopi & I kons Gula) 3. Indeks Nilai: Perb prod, X, M (I nilai X rotan) Menurut Cara Penentuan : 1. Indeks tidak tertimbang:Tidak memasukkan faktor penimbang. 2. Indeks tertimbang:Memasukkan faktor penimbang. 3. Indeks rantai: membandingkan sesuatu dengan menggunakan tahun dasar (tahun sblmnya). Peranan Indeks Harga dalam Bidang Ekonomi 1. Alat penentu kebijakan harga masa yg akan datang 2. Dasar penetapan pola kebijakan ekonomi makro & moneter 3. Dasar pembanding pertumbuhan ekonomi 4. Sebagai indikator pertumbuhan ekonomi
  • 7.
    Metode Perhitungan Indeks Indekharga Tdk Tertimbang A. Metode angka Relatif : Rumus : 100, x Po Pn I on  Keterangan : n : Tahun berjalan o : Tahun dasar Pn : Harga barang pada tahun berjalan Po : Harga barang pada tahun dasar Metode Agregatif sederhana 100:, : x Po Pn oIn Rumus   Keterangan : n :Tahun berjalan o : Tahun dasar Pn : Harga barang pada periode berjalan Po :Harga barang pada tahun dasar GNP Deflator 1. Adalah suatu indeks harga yang digunakan untuk menyesuaikan nilai uang dalam GNP guna mendapatkan nilai riil GNP 2. Yang menggambarkan output dari barang dan jasa secara fisik bukan nilainya guna menghilangkan pengaruh kenaikan harga dan mencatat perubahan yang sebenarnya