MAKALAH
              ANDROID
  “Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Sistem Operasi”
                        Dosen : Yuliayany, S.Kom.




                      Rizki Apriliyandi / 10108823
                                IF-15 / V




     JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
  UNIVESITAS KOMPUTER INDONESIA
                               2011
DAFTAR ISI

 Daftar Isi

 1.   Pengenalan Android

 2.   Sejarah Android

      2.1.    Kerjasama dengan Android Inc.

      2.2.    Produk Awal (2007-2008)

      2.3.    Android 1.1

      2.4.    Android 1.5 (Cupcake)

      2.5.    Android 1.6 (Donut)

      2.6.    Android 2.0 / 2.1 (Eclair)

      2.7.    Android 2.2 (Froyo : Frozen Yoghurt)

      2.8.    Android 2.3 (Gingerbread)

      2.9.    Android 3.0 (Honeycomb)

 3.   Fitur Android

 4.   Kelebihan dan Kekurangan Android

      4.1.    Kelebihan Android

      4.2.    Kekurangan Android




                                                     ANDROID
1.   Pengenalan Android
             Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux.
     Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan
     aplikasi mereka sendiri dan digunakan oleh bermacam perangkat mobile. Awalnya,
     Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk
     ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance,
     konsorsium     dari   34   perusahaan     hardware,    software,   dan    telekomunikasi,
     termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.
             Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open
     Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada
     perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi
     Apache.
             Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang
     mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua
     adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau
     dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).


2.   Sejarah Android
     2.1.   Kerjasama dengan Android Inc.
                   Pada Juli 2000, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang
            berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja
            pada Google, di antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat
            itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak
            pada telepon seluler.
                   Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon
            seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan
            program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan
            indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon
            seluler. Versi android terbaru yaitu Android versi 3.0. juga sudah bergabung dengan
            beberapa smart mobile seperti Nokia, Sony Ericsson, dan lainnya.




                                                                                  ANDROID
2.2.   Produk Awal (2007-2008)
              Sekitar September 2007, sebuah studi melaporkan bahwa Google
       mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (Nexus One, salah satu jenis telepon
       pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya).
              Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam
       program kerja Android yang diantaranya ARM Holdings, Atheros Communications,
       diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba
       Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA
       mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat mobile yang
       merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan
       berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.
              Telepon seluler pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC
       Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008.


2.3.   Android 1.1
                                          Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android
                                  versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan
                                  pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice
                                  search (pencarian     suara),    pengiriman      pesan
                                  dengan Gmail, dan pemberitahuan email.


2.4.   Android 1.5 (Cupcake)
                                      Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali
                               merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan
                               SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5
                               (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga
                               penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni
       kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah
       video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, Bluetooth A2DP
       support, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi
       layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.




                                                                              ANDROID
2.5.   Android 1.6 (Donut)
                                           Donut (versi 1.6) dirilis pada September
                                    dengan menampilkan proses pencarian yang lebih
                                    baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai
                                    indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah
                                    galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih
                                    foto yang akan dihapus, kamera, camcorder dan galeri
       yang dintegrasikan, Gestures, dan Text-to-speech engine, kemampuan dial kontak,
       teknologi text to change speech.


2.6.   Android 2.0/2.1 (Eclair)
                                                  Pada    3   Desember    2009    kembali
                                          diluncurkan ponsel Android dengan versi
                                          2.0/2.1 (Eclair). Perubahan yang dilakukan
                                          adalah pengoptimalan hardware, peningkatan
                                          Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan
                                          browser baru dan dukungan HTML5, daftar
       kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan
       Bluetooth 2.1.
              Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah
       handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan
       aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke
       dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug.
       Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk
       menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.


2.7.   Android 2.2 (Froyo : Frozen Yoghurt)
                                    Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo)
                             diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-
                             versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1,
                             kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat,
                             intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome




                                                                             ANDROID
yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi
            dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update
            dalam aplikasi Android Market.


     2.8.   Android 2.3 (Gingerbread)
                                               Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3
                                        (Gingerbread)    diluncurkan.    Perubahan-perubahan
                                        umum yang didapat dari Android versi ini antara lain
                                        peningkatan     kemampuan       permainan      (gaming),
                                        peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User
                                        Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8
            dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan
            bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan
            jumlah kamera yang lebih dari satu.


     2.9.   Android 3.0 (Honeycomb)
                                                  Android Honeycomb dirancang khusus untuk
                                           tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar
                                           yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb
                                           juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet.
                                           Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan
            juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang
            dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom.


3.   Fitur Android
             Fitur yang tersedia di Android adalah:
           Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen
            yang tersedia.
           Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
           Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
           SQLite: untuk penyimpanan data.
           Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264,
            MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)




                                                                                    ANDROID
      GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)
           Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung
            hardware)


4.   Kelebihan dan Kekurangan Android
     4.1.   Kelebihan Android
                   Beberapa kelebihan dan keunggulan Android adalah :
            -   Android bersifat open source, karena berbasis linux. Sehingga banyak
                developer yang ingin mengembangkan Android.
            -   Merupakan realisasi dari Cloud Computing, karena semua fitur Google sudah
                terintegrasi dengan mobile yang terpasang Android. Contact pada telepon
                seluler pun akan tersimpan secara otomatis pada account google.
            -   Dengan tersedianya Android Market, cara mendapatkan OS Android ini pun
                terbilang mudah.
            -   Fleksibel, karena bisa digunakan pada banyak platform hardware.
            -   Android memberikan pilihan untuk memilih Hardware yang digunakan.
            -   Android dapat mengubah Pengaturan dengan Cepat
            -   Android dapat menjalankan beberapa Aplikasi pada waktu yang bersamaan
                atau disebut juga Multitasking.
            -   Kemudahan dalam Notifikasi, karena setiap ada SMS, Email, atau bahkan
                artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen
                Ponsel Android.


     4.2.   Kekurangan Android
                   Adapun beberapa kekurangan Android adalah :
            -   Keterbergantungan pada koneksi internet yang simultan.
            -   Kurang tersedianya Aplikasi tambahan pihak ketiga.




                                                                                  ANDROID
5.   Arsitektur Android
             Diagram dibawah ini merupakan arsitektur dari sistem operasi Android.




     5.1.   Applications
                    Android akan mengirimkan serangkaian aplikasi initi, termasuk e-mail, SMS,
            kalender, peta, browser, kontak, dan lain-lain. Semua aplikasi dibuat dengan
            menggunakan bahasa pemrograman Java.


     5.2.   Application Framework
                    Aristektur aplikasi ini dirancang untuk menyederhanakan penggunaan ulang
            komponen. Aplikasi apapun dapat mem-publish kapabilitas-nya dan kemudian
            aplikasi lain dapat menggunakannya.
                    Yang mendasari aplikasi-aplikasi tersebut adalah seperangkat layanan dan
            sistem, yaitu :
            - Satu set tampilan untuk membangun aplikasi, termasuk list, grid, text box,
               button dan bahkan browser.




                                                                                 ANDROID
- Content Providers yang menyediakan aplikasi untuk mengakses data dari aplikasi
          lain (seperti Kontak), atau untuk data sharing.
       - Resource Manager menyediakan akses ke resource non-code seperti grafik dan
          file layout.
       - Notification Manager yang memungkinkan semua aplikasi untuk menampilkan
          custom alert pada status bar.
       - Activity Manager yang mengelola live cycle dari aplikasi dan menyediakan
          navigasi backstack.


5.3.   Libraries
               Android memuat seperangkat C / C++ libraries yang digunakan oleh
       berbagai komponen Android. Beberapa libraries core-nya adalah :
       - System C library, implementasi turunan BSD dari system C library standar (libc)
          yang disesuaikan untuk perangkat berbasis Linux.
       - Media Libraries, berbasis Packet Video’s OpenCORE. Support pada library
          playback, rekaman video dan audio, serta file gambar statis, termasuk MPEG4,
          MP3, AMR, JPG dan PNG.
       - Surface Manager, mengelola akses ke tampilan subsistem.
       - LibWebCore, modern web browser engine yang terintegrasi pada Android dan
          tampilan web browser.
       - SGL, engine grafis 2D.
       - 3D libraries, implementasi berbasis OpenGL 1.0 API, library menggunakan
          hardware 3D.
       - FreeType, bitmap dan vektor font rendering.
       - SQLite, database relasional engine yang handal dan ringan tersedia untuk semua
          aplikasi.


5.4.   Android Runtime
               Setiap aplikasi Android berjalan dalam prosesnya sendiri, contohnya Dalvik
       Virtual Mesin. Dalvik VM mengeksekisi file dalam format .dex yang dioptimalkan
       untuk meminimalisir kapasitas memori. VM ini di compile oleh Java Compiler dan
       ditransformasikan dalam format .dex oleh dx tool.




                                                                            ANDROID
VM Dalvik bergantung pada kernel Linux untuk fungsionalitas dasar seperti
       threading dan manajemen memori tingkat rendah.


5.5.   Linux Kernel
              Android bergatung pada Linux versi 2.6 untuk layanan sistem core seperti
       keamanan, manajemen memori, manajemen proses, network stack dan driver
       model. Kernel juga bertindak sebagai layer abstraksi antara hardware dan seluruh
       software stack.




                                                                          ANDROID
DAFTAR PUSTAKA

http://www.tasikisme.com/index.php?option=com_content&view=article&id=5684:kelebiha
    n-dan-kekurangan-handphone-android&catid=43:mobile-tips&Itemid=70
http://www.android-indonesia.com/home/5-memulai-android-/10767-kelemahan-
    android?limit=6&start=30
http://www.se-indo.net/showthread.php/6924-Kelebihan-Android-dari-OS-laen
http://hendramobilesolution.wordpress.com/2010/07/21/kelebihan-android-dibanding-
    iphone/
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3517895
http://id.wikipedia.org/wiki/Android_(sistem_operasi)
http://developer.android.com/guide/basics/what-is-android.html




                                                                            ANDROID

Makalah android

  • 1.
    MAKALAH ANDROID “Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Sistem Operasi” Dosen : Yuliayany, S.Kom. Rizki Apriliyandi / 10108823 IF-15 / V JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER UNIVESITAS KOMPUTER INDONESIA 2011
  • 2.
    DAFTAR ISI DaftarIsi 1. Pengenalan Android 2. Sejarah Android 2.1. Kerjasama dengan Android Inc. 2.2. Produk Awal (2007-2008) 2.3. Android 1.1 2.4. Android 1.5 (Cupcake) 2.5. Android 1.6 (Donut) 2.6. Android 2.0 / 2.1 (Eclair) 2.7. Android 2.2 (Froyo : Frozen Yoghurt) 2.8. Android 2.3 (Gingerbread) 2.9. Android 3.0 (Honeycomb) 3. Fitur Android 4. Kelebihan dan Kekurangan Android 4.1. Kelebihan Android 4.2. Kekurangan Android ANDROID
  • 3.
    1. Pengenalan Android Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri dan digunakan oleh bermacam perangkat mobile. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan hardware, software, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia. Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache. Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD). 2. Sejarah Android 2.1. Kerjasama dengan Android Inc. Pada Juli 2000, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler. Versi android terbaru yaitu Android versi 3.0. juga sudah bergabung dengan beberapa smart mobile seperti Nokia, Sony Ericsson, dan lainnya. ANDROID
  • 4.
    2.2. Produk Awal (2007-2008) Sekitar September 2007, sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (Nexus One, salah satu jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya). Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android yang diantaranya ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat mobile yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru. Telepon seluler pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. 2.3. Android 1.1 Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email. 2.4. Android 1.5 (Cupcake) Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, Bluetooth A2DP support, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem. ANDROID
  • 5.
    2.5. Android 1.6 (Donut) Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus, kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan, Gestures, dan Text-to-speech engine, kemampuan dial kontak, teknologi text to change speech. 2.6. Android 2.0/2.1 (Eclair) Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair). Perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1. Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook. 2.7. Android 2.2 (Froyo : Frozen Yoghurt) Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi- versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome ANDROID
  • 6.
    yang mempercepat kemampuanrendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market. 2.8. Android 2.3 (Gingerbread) Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu. 2.9. Android 3.0 (Honeycomb) Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. 3. Fitur Android Fitur yang tersedia di Android adalah:  Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.  Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.  Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.  SQLite: untuk penyimpanan data.  Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF) ANDROID
  • 7.
    GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)  Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware) 4. Kelebihan dan Kekurangan Android 4.1. Kelebihan Android Beberapa kelebihan dan keunggulan Android adalah : - Android bersifat open source, karena berbasis linux. Sehingga banyak developer yang ingin mengembangkan Android. - Merupakan realisasi dari Cloud Computing, karena semua fitur Google sudah terintegrasi dengan mobile yang terpasang Android. Contact pada telepon seluler pun akan tersimpan secara otomatis pada account google. - Dengan tersedianya Android Market, cara mendapatkan OS Android ini pun terbilang mudah. - Fleksibel, karena bisa digunakan pada banyak platform hardware. - Android memberikan pilihan untuk memilih Hardware yang digunakan. - Android dapat mengubah Pengaturan dengan Cepat - Android dapat menjalankan beberapa Aplikasi pada waktu yang bersamaan atau disebut juga Multitasking. - Kemudahan dalam Notifikasi, karena setiap ada SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen Ponsel Android. 4.2. Kekurangan Android Adapun beberapa kekurangan Android adalah : - Keterbergantungan pada koneksi internet yang simultan. - Kurang tersedianya Aplikasi tambahan pihak ketiga. ANDROID
  • 8.
    5. Arsitektur Android Diagram dibawah ini merupakan arsitektur dari sistem operasi Android. 5.1. Applications Android akan mengirimkan serangkaian aplikasi initi, termasuk e-mail, SMS, kalender, peta, browser, kontak, dan lain-lain. Semua aplikasi dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. 5.2. Application Framework Aristektur aplikasi ini dirancang untuk menyederhanakan penggunaan ulang komponen. Aplikasi apapun dapat mem-publish kapabilitas-nya dan kemudian aplikasi lain dapat menggunakannya. Yang mendasari aplikasi-aplikasi tersebut adalah seperangkat layanan dan sistem, yaitu : - Satu set tampilan untuk membangun aplikasi, termasuk list, grid, text box, button dan bahkan browser. ANDROID
  • 9.
    - Content Providersyang menyediakan aplikasi untuk mengakses data dari aplikasi lain (seperti Kontak), atau untuk data sharing. - Resource Manager menyediakan akses ke resource non-code seperti grafik dan file layout. - Notification Manager yang memungkinkan semua aplikasi untuk menampilkan custom alert pada status bar. - Activity Manager yang mengelola live cycle dari aplikasi dan menyediakan navigasi backstack. 5.3. Libraries Android memuat seperangkat C / C++ libraries yang digunakan oleh berbagai komponen Android. Beberapa libraries core-nya adalah : - System C library, implementasi turunan BSD dari system C library standar (libc) yang disesuaikan untuk perangkat berbasis Linux. - Media Libraries, berbasis Packet Video’s OpenCORE. Support pada library playback, rekaman video dan audio, serta file gambar statis, termasuk MPEG4, MP3, AMR, JPG dan PNG. - Surface Manager, mengelola akses ke tampilan subsistem. - LibWebCore, modern web browser engine yang terintegrasi pada Android dan tampilan web browser. - SGL, engine grafis 2D. - 3D libraries, implementasi berbasis OpenGL 1.0 API, library menggunakan hardware 3D. - FreeType, bitmap dan vektor font rendering. - SQLite, database relasional engine yang handal dan ringan tersedia untuk semua aplikasi. 5.4. Android Runtime Setiap aplikasi Android berjalan dalam prosesnya sendiri, contohnya Dalvik Virtual Mesin. Dalvik VM mengeksekisi file dalam format .dex yang dioptimalkan untuk meminimalisir kapasitas memori. VM ini di compile oleh Java Compiler dan ditransformasikan dalam format .dex oleh dx tool. ANDROID
  • 10.
    VM Dalvik bergantungpada kernel Linux untuk fungsionalitas dasar seperti threading dan manajemen memori tingkat rendah. 5.5. Linux Kernel Android bergatung pada Linux versi 2.6 untuk layanan sistem core seperti keamanan, manajemen memori, manajemen proses, network stack dan driver model. Kernel juga bertindak sebagai layer abstraksi antara hardware dan seluruh software stack. ANDROID
  • 11.
    DAFTAR PUSTAKA http://www.tasikisme.com/index.php?option=com_content&view=article&id=5684:kelebiha n-dan-kekurangan-handphone-android&catid=43:mobile-tips&Itemid=70 http://www.android-indonesia.com/home/5-memulai-android-/10767-kelemahan- android?limit=6&start=30 http://www.se-indo.net/showthread.php/6924-Kelebihan-Android-dari-OS-laen http://hendramobilesolution.wordpress.com/2010/07/21/kelebihan-android-dibanding- iphone/ http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3517895 http://id.wikipedia.org/wiki/Android_(sistem_operasi) http://developer.android.com/guide/basics/what-is-android.html ANDROID