BAKAT DALAM PROSES BELAJAR
Oleh :
Lutfi Koto
A. Pengertian Bakat
1. SC Utami Munandar (1885)
Kemampuan bawaan seseorang, sebagai potensi yang masih perlu
dikembangkan dan dilatih agar dapat tewujud.
2. Katini kartono (1979)
Segala faktor yang ada pada individu sejak awalnya pertama dari
kehidupannya yang kemudian menimbulkan perkembangan keahlian,
kecakapan, dan keterampilan khusus tertentu.
3. Suganda Purbakawatja (1982)
Benih dan suatu sifat yang baru akan nampak nyata jika mendapat
kesempatan atau kemungkinan untuk atau kemungkinan untuk
berkembang
4. Dyke bingkam
Suatu kondisi atau serangkaian karakteristik dari kemampuan
seseorang untuk mencapai sesuatu degan sedikit latihan.
B. Jenis-jenis Bakat
Ditinjau dari cara berfungsinya Moesono (1979) mengemukakan
bahwa bakat dikelompokkan menjadi 2 :
1. Bakat kemahiran atau kemampuan mengenai bidang pekerjaan yang
khusus seperti bakat musik, menari, olahraga, (sepak bola, senam, renang)
2. Bakat khusus tertentu diperlukan sebagai perantara untuk merealisasikan
kemampuan tertentu.

BAKAT DALAM PROSES BELAJAR

  • 1.
    BAKAT DALAM PROSESBELAJAR Oleh : Lutfi Koto A. Pengertian Bakat 1. SC Utami Munandar (1885) Kemampuan bawaan seseorang, sebagai potensi yang masih perlu dikembangkan dan dilatih agar dapat tewujud. 2. Katini kartono (1979) Segala faktor yang ada pada individu sejak awalnya pertama dari kehidupannya yang kemudian menimbulkan perkembangan keahlian, kecakapan, dan keterampilan khusus tertentu. 3. Suganda Purbakawatja (1982) Benih dan suatu sifat yang baru akan nampak nyata jika mendapat kesempatan atau kemungkinan untuk atau kemungkinan untuk berkembang 4. Dyke bingkam Suatu kondisi atau serangkaian karakteristik dari kemampuan seseorang untuk mencapai sesuatu degan sedikit latihan.
  • 2.
    B. Jenis-jenis Bakat Ditinjaudari cara berfungsinya Moesono (1979) mengemukakan bahwa bakat dikelompokkan menjadi 2 : 1. Bakat kemahiran atau kemampuan mengenai bidang pekerjaan yang khusus seperti bakat musik, menari, olahraga, (sepak bola, senam, renang) 2. Bakat khusus tertentu diperlukan sebagai perantara untuk merealisasikan kemampuan tertentu.