Standar Kompetensi :
3. Menganalisis unsur-unsur geosfer
Kompetensi Dasar : 3.1 Menganalisis
dinamika dan kecenderungan perubahan
litosfer dan pedrosfer serta dampaknya
terhadap kehidupan di muka bumi.
Materi Pembelajaran :
1. Struktur dan pemanfaatan Litosfer
LitosferLitosfer
Berasal dari bahasaBerasal dari bahasa YunaniYunani
LithosLithos : Berbatu: Berbatu
Sphere/SpheraSphere/Sphera : Lapisan / Padat: Lapisan / Padat
LitosferLitosfer : Lapisan kulit/kerak bumi paling luar: Lapisan kulit/kerak bumi paling luar
yang tersusun oleh batuan.yang tersusun oleh batuan.
• Magma 
adalah  cairan  atau  larutan  silikat  pijar 
yang  terbentuk  secara  alamiah,  bersuhu 
antara 900 ° - 1200 °C atau lebih dan berasal 
dari kerak bumi bagian bawah atau selubung bumi 
bagian  atas  ( F.F.  Grouts,  1947;  Tumer  dan 
verhogen 1960, H. Williams, 1962 ).
• Batuan
adalah  materi  yang  tersusun  oleh  satu  atau 
kumpulan berbagai macam mineral.
• Mineral
adalah  materi  penyusun  bumi  yang 
terbentuk  secara  alami  mempunyai  sifat 
dan  komposisi  kimia,  serta  sifat  fisik 
tertentu,  mempunyai  struktur  dalam  yang 
teratur dan berbentuk kristal.
• Kristal
atau hablur adalah  suatu padatan  atom, 
1.1. Silikon (Si)Silikon (Si)
2.2. Titanium (Ti)Titanium (Ti)
3.3. Aluminium (Al)Aluminium (Al)
4.4. Besi (Fe)Besi (Fe)
5.5. Magnesium (Mg)Magnesium (Mg)
6.6. Kalsium (Ca)Kalsium (Ca)
7.7. Natrium (Na)Natrium (Na)
8.8. Kalium (K)Kalium (K)
9.9. Hidrogen (H)Hidrogen (H)
10.10. Oksigen (O)Oksigen (O)
10  Unsur  Kimia  yang  terkandung  dalam 
magma :
Berdasarkan proses 
pembentukannya, Batuan dibedakan 
menjadi 3 macam yaitu :
- Batuan Beku
- Batuan Sedimen
- Batuan Malihan/ Metamorf
BATUAN BEKU
1. Batuan Beku (Igneous Rock)
Batuan beku atau batuan igneus (dari Bahasa
Latin: ignis, “api”) adalah jenis batuan yang
terbentuk dari magma yang mendingin dan
mengeras, dengan atau tanpa proses kristalisasi,
baik di bawah permukaan bumi sebagai batuan
intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan bumi
sebagai batuan ekstrusif (vulkanik).
• Berdasarkan tempat pembekuannya batuanBerdasarkan tempat pembekuannya batuan
beku dibedakan menjadi 3 yaitu :beku dibedakan menjadi 3 yaitu :
1. Batuan Tubir/Batu Beku Dalam/1. Batuan Tubir/Batu Beku Dalam/PlutonikPlutonik
Batuan yang terbentuk karena pembekuanBatuan yang terbentuk karena pembekuan
magma jauh di dalam bumi (15-50km)magma jauh di dalam bumi (15-50km)..
Pendinginan yang terjadi sangat lambat, batuannyaPendinginan yang terjadi sangat lambat, batuannya
besar-besar dan berstrukturbesar-besar dan berstruktur ho lo kristalinho lo kristalin atauatau
terbentuk dari kristal sempurna.terbentuk dari kristal sempurna. Batuan iniBatuan ini
dicirikan dengan komposisidicirikan dengan komposisi kristal berukurankristal berukuran
besar/kasar (besar/kasar (faneritikfaneritik)),, mudah dibedakan secaramudah dibedakan secara
mata telanjang (mata telanjang (MegaskopisMegaskopis))..
Contoh : Granit, Diorit dan Gabro.Contoh : Granit, Diorit dan Gabro.
GRANIT
Batu Diorit
2. Batuan Korok / Batu Beku Gang
Batuan beku korok/gang: adalah batuan beku
yang terbentuk di korok atau celah kerak bumi
sebelum magma sampai ke permukaan bumi.
Prosesnya agak cepat, sehingga struktur
kristalnya kurang sempurna.
Contoh : Granit Profir, Liparit, Diorit
Fosfir.
LIPARIT
3. Batuan Leleran/ Batu Beku Luar
Batuan  yang  terbentuk  sebagai  akibat  magma/lava  yang  mengalir  ke  permukaan  bumi  kemudian 
mendingin dan membeku dengan cepat, dicirikan dengan komposisi kristal sangat halus (Amorf)
Contoh : Basal,  andesit, obsidian, scoria, batu apung (pumice).
Batu apung berongga karena saat terjadi
pembekuan magma bercampur dengan
gelembung udara/gas. Rongga bagian dalam
batu apung terisi oleh udara sehingga
memungkinkan dapat terapung di air.
Batuan Beku Berdasarkan Teksturnya :
• Fanerik : Tekstur kristal cukup besar sehingga
dapat dilihat dengan mata telanjang, terbentuk jauh
di bawah permukaan bumi. (Ex : Granit, Diorit,
Gabro)
• Profiritik : Tekstur batuan yang mengandung
fenokris atau kristal besar yang terikat dalam
massa dasar yang halus, terbentuk di bawah
permukaan bumi. (Ex : Granit Profir, Riolit Profir,
Andesit Profir, Granodiorit Profir, dsb).
• Afanitik : Susunan kristal pada batuan berbutir
halus dan hampir seluruhnya berupa gelas,
terbentuk pada permukaan bumi. (Ex : Andesit,
Dasit, Basal)
Batuan BekuBatuan Beku
1.1. GranitGranit 14. Gabro14. Gabro
2.2. Granit BiotitGranit Biotit 15. Diabas15. Diabas
3.3. Diorit PiroksenDiorit Piroksen 16. Basal16. Basal
4.4. LiparitLiparit 17. Basal Lava17. Basal Lava
5.5. Granit PegmatitGranit Pegmatit 18. Leusit Tefrit18. Leusit Tefrit
6.6. Andesit HornblendeAndesit Hornblende 19. Leusit Basanit19. Leusit Basanit
7.7. Kuarsa PorfiriKuarsa Porfiri 20. Peridotit20. Peridotit
8.8. Kuarsa DioritKuarsa Diorit 21. Dioritik21. Dioritik
9.9. Trakhi AndesitTrakhi Andesit 22. Tahilit22. Tahilit
10.10. Dasit PorfiriDasit Porfiri 23. Granodiorit23. Granodiorit
11.11. AndesitikAndesitik 24. Obsidian24. Obsidian
12.12. AndesitAndesit 25. Batu Apung25. Batu Apung
13.13. DioritDiorit
Contoh Batu Granit di Alam
Dinding luar bangunan
dan Taman
Pondasi Jalan
Dinding Saluran Irigasi
BATU ANDESIT DI ALAMBATU ANDESIT DI ALAM
PENGHIAS TAMAN
BAHAN PENYUSUN CANDIBAHAN PENYUSUN CANDI
2. Batuan Sedimen/Endapan2. Batuan Sedimen/Endapan
Batuan yang terbentuk akibatBatuan yang terbentuk akibat pengendapanpengendapan daridari
pecahan bongkahan batuan yang hancurpecahan bongkahan batuan yang hancur karenakarena
proses pelapukanproses pelapukan yang kemudian terangkutyang kemudian terangkut oleh air,oleh air,
angin atau es danangin atau es dan terakumulasiterakumulasi kemudiankemudian
termampatkantermampatkan (compacted) menjadi satu lapisan(compacted) menjadi satu lapisan
batuan yang barubatuan yang baru. Batuan sedimen mempunyai ciri. Batuan sedimen mempunyai ciri
berlapis,berlapis, sebagai akibat terjadinya perulangansebagai akibat terjadinya perulangan
pengendapan.pengendapan.
Berdasarkan Proses
Terbentuknya Batuan Sedimen
dibedakan Menjadi :
1. Batuan Sedimen
Klastik/Detrital/Fragmental
Terbentuk sebagai akibat
kompaksi/pemampatan dari material
batuan beku, batuan sedimen lain, dan
batuan malihan dengan ukuran butir
beragam. Karena proses pembentukan
batuan tersebut disebabkan oleh air, angin
dan es, maka disebut juga batuan sedimen
mekanik (mechanical sedimentary rock).
Contoh Batuan Sedimen
Klastik/Detrital/Fragmental :
Batu gamping, Batu Pasir, Batu Lempung,
Breksi, Konglomerat, Tillite (Konglomerat atau
breksi yang terendapkan oleh es), Batu Lanau,
Arkosa (Batu pasir felspar), Arenaceous (serpih
pasiran), Argilaceous (serpih lempungan),
Carbonaceous (serpih gampingan).
Ukuran Skala Butir Wenworth (1922)
Ukuran (mm) Nama Butiran
(Fragmen)
Nama Batuan Sedimen
> 256 Bongkah Breksi bila batuannya
runcing-runcing dan batu
konglomerat jika bentuknya
membulat.
64 – 256 Berangkal
16 – 64 Kerakal
2 – 16 Kerikil
1 – 2 Pasir Kasar
Batu Pasir½ - 1 Pasir Sedang
¼ - ½ Pasir Halus
1/16 – 1/256 Lanau Batu Lanau
< 1/256 Lempung Batu Lempung
• Batuan sedimen yang mengandung sisa organisme
yang terawetkan (Fosil).
Contoh : Batu gamping gastropoda (siput), Batu
gamping koral (terumbu), Batu gamping alg a
(m uddy lim e sto ne ), Batubara/Co al(tumbuhan).
• Batuan yang terbentuk karena adanya
proses pelarutan secara kimia dari
batuan asal, yang kemudian terangkut
dan mengendap di tempat lain.
• Ex : Batu gamping kristalin, travertin,
tufa (stalaktit & stalakmit), dolomit
(Camg(Co3)2, Karbonat Magnesium),
gipsum(CaSO4.2H2O), halit (batu
garam-NaCl).
Batu Gamping/Kapur (Limestone) : berasal dari
binatang bercangkang seperti kerang yang lapuk,
yang kemudian mengendap dan memadat.
Batuan Sedimen Aeris/Aeolis :
berasal dari pengendapan butir-butir batuan oleh angin.
Ex : tanah loss, tanah tuf.
Batuan Sedimen Glasial :
berasal dari pengendapan butir-butir batuan oleh gletser
Ex : Mo raine / batuan morena
Batuan Sedimen Aquatis :
berasal dari pengendapan butir-butir batuan oleh air
sungai, danau, atau air hujan.
Ex : Breksi, Konglomerat, Batu Pasir
TANAH LOSS
TANAH TUFF BERASAL DARI ABU VULKANIKTANAH TUFF BERASAL DARI ABU VULKANIK
Terbentuk karena adanya gerusan/ laju aliran es
MORAINE
BREKSIBREKSI
KONGLOMERATKONGLOMERAT
3. Batuan Malihan (Metamorf)
Batuan malihan terbentuk  karena  terjadinya 
penambahan  suhu  atau  penambahan  tekanan 
yang  tinggi dan terjadi secara bersamaan pada 
batuan sedimen atau batuan beku.
Ex : Batu Marmer, Batu Sabak, Kuarsit.
Batuan Metamorf Dibedakan menjadi 3 :
1) Metamorf kontak:
Terbentuk akibat  suhu  yang  sangat 
tinggi.
Contoh : Batuan yang letaknya dekat dg
dapur magma, seperti batuan kapur akan 
berubah menjadi batu marmer/pualam. 
Tumpukan vegetasi  /  fosil  tumbuhan 
akan berubah menjadi batu bara.
Batu marmer berasal dari batu gamping yang
mengalami tekanan dan suhu yang tinggi.
2) Metamorf dinamo/ kinetis:
Terbentuk akibat tekanan kuat dalam waktu lama.
Contoh : Batu sabak (Slate)
3) Metamorf Pneumatolitis Kontak:
Terbentuk akibat pengaruh panas dan
kemasukan unsur lain, seperti gas
fluor dan borium.
Contoh : kuarsa dan gas borium
berubah menjadi to urm aline , kuarsa
dengan gas florin menjadi to paz
(permata kuning).
• Batu Kuarsa
• Tourmaline
• Topaz
• 1. BREKSI (S) 14. BATU PASIR KUARSA (S)
• 2. KONGLOMERAT (S) 15. TRAVERTIN (S)
• 3. GAMPING (S) 16. GLAUKONIT (S)
• 4. BREKSI MOLUSKA (S) 17. NAPAL PASIRAN (S)
• 5. GAMPING NUMULIT (S) 18. TUFIT (M)
• 6. LEMPUNG (S) 19. GNEIS (M)
• 7. LEMPUNG SERPIH (S) 20. SEKIS HORNBLENDE (M)
• 8. LEMPUNG MERAH (S) 21. BATU SABAK (M)
• 9. BATU LEMPUNG (S) 22. MIKA SEKIS (M)
• 10. BENTONIT (S) 23. KUARSIT (M)
• 11. TUFA (S) 24. MARMER (M)
• 12. TUFA GELAS (S) 25. SERPENTINIT (M)
• 13. BATU PASIR (S)
BASIC ROCKBASIC ROCK
IDENTIFICATIONIDENTIFICATION
Mineral
adalah bahan padat homogen bersifat
anorganik yang terbentuk secara
alamiah, memiliki ciri-ciri khas dan
komposisi/struktur kimiawi tertentu serta
tersusun oleh atom-atom yang biasanya
memperlihatkan bentuk kristal yang khusus.
1. Mineral Primer
2. Mineral Asesoria
3. Mineral Sekunder
Mineral primer, merupakan sumber utama unsur
kimia dan bahan pokok senyawa organik di tanah.
Mineral primer ini menguasai fraksi kasar seperti
pasir dan debu yang merupakan partikel tanah
dengan diameter0,002-1 mm.
Contoh: feldspar, amfibol, kuarsa, piroksin.
FELDSPAR
Pasir KuarsaPasir Kuarsa
Cincin Kuarsa
Bola Kristal Kuarsa
Mineral Asesoria, merupakan campuran dari
bermacam-macam mineral yang terdapat
dalam jumlah kecil dalam sistem mineralogi
batuan. Mineral ini tahan terhadap pelapukan
dan tergabung dalam kuarsa di dalam partikel
pasir.
Contoh: apatit, rutil, magnetit, zirkon, pirit, dll.
APATITAPATIT
PIRITPIRIT
Mineral Sekunder, mineral ini
dibentuk dari pelapukan mineral
primer yang kurang tahan terhadap
pelapukan dan menguasai fraksi
halus, seperti liat, dengan diameter
kurang dari 0,002 mm.
Contoh: illit, kaolinit, monmorilonit,
mika.
TUGAS
• Carilah kegunaan mineral berikut ini bagi
kehidupan manusia :
1. Kuarsa
2. Feldspar
3. Pirit
4. Magnetit
5. Mika
Ditulis di buku catatan dan cantumkan pula sumber
terkait informasi tersebut.

Litosfer 1

  • 1.
    Standar Kompetensi : 3.Menganalisis unsur-unsur geosfer Kompetensi Dasar : 3.1 Menganalisis dinamika dan kecenderungan perubahan litosfer dan pedrosfer serta dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi. Materi Pembelajaran : 1. Struktur dan pemanfaatan Litosfer
  • 2.
    LitosferLitosfer Berasal dari bahasaBerasaldari bahasa YunaniYunani LithosLithos : Berbatu: Berbatu Sphere/SpheraSphere/Sphera : Lapisan / Padat: Lapisan / Padat LitosferLitosfer : Lapisan kulit/kerak bumi paling luar: Lapisan kulit/kerak bumi paling luar yang tersusun oleh batuan.yang tersusun oleh batuan.
  • 3.
    • Magma  adalah  cairan atau  larutan  silikat  pijar  yang  terbentuk  secara  alamiah,  bersuhu  antara 900 ° - 1200 °C atau lebih dan berasal  dari kerak bumi bagian bawah atau selubung bumi  bagian  atas  ( F.F.  Grouts,  1947;  Tumer  dan  verhogen 1960, H. Williams, 1962 ). • Batuan adalah  materi  yang  tersusun  oleh  satu  atau  kumpulan berbagai macam mineral.
  • 4.
    • Mineral adalah  materi penyusun  bumi  yang  terbentuk  secara  alami  mempunyai  sifat  dan  komposisi  kimia,  serta  sifat  fisik  tertentu,  mempunyai  struktur  dalam  yang  teratur dan berbentuk kristal. • Kristal atau hablur adalah  suatu padatan  atom, 
  • 5.
    1.1. Silikon (Si)Silikon (Si) 2.2. Titanium (Ti)Titanium (Ti) 3.3.Aluminium (Al)Aluminium (Al) 4.4. Besi (Fe)Besi (Fe) 5.5. Magnesium (Mg)Magnesium (Mg) 6.6. Kalsium (Ca)Kalsium (Ca) 7.7. Natrium (Na)Natrium (Na) 8.8. Kalium (K)Kalium (K) 9.9. Hidrogen (H)Hidrogen (H) 10.10. Oksigen (O)Oksigen (O) 10  Unsur  Kimia  yang  terkandung  dalam  magma :
  • 6.
  • 7.
  • 8.
    1. Batuan Beku (IgneousRock) Batuan beku atau batuan igneus (dari Bahasa Latin: ignis, “api”) adalah jenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses kristalisasi, baik di bawah permukaan bumi sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan bumi sebagai batuan ekstrusif (vulkanik).
  • 9.
    • Berdasarkan tempatpembekuannya batuanBerdasarkan tempat pembekuannya batuan beku dibedakan menjadi 3 yaitu :beku dibedakan menjadi 3 yaitu : 1. Batuan Tubir/Batu Beku Dalam/1. Batuan Tubir/Batu Beku Dalam/PlutonikPlutonik Batuan yang terbentuk karena pembekuanBatuan yang terbentuk karena pembekuan magma jauh di dalam bumi (15-50km)magma jauh di dalam bumi (15-50km).. Pendinginan yang terjadi sangat lambat, batuannyaPendinginan yang terjadi sangat lambat, batuannya besar-besar dan berstrukturbesar-besar dan berstruktur ho lo kristalinho lo kristalin atauatau terbentuk dari kristal sempurna.terbentuk dari kristal sempurna. Batuan iniBatuan ini dicirikan dengan komposisidicirikan dengan komposisi kristal berukurankristal berukuran besar/kasar (besar/kasar (faneritikfaneritik)),, mudah dibedakan secaramudah dibedakan secara mata telanjang (mata telanjang (MegaskopisMegaskopis)).. Contoh : Granit, Diorit dan Gabro.Contoh : Granit, Diorit dan Gabro.
  • 10.
  • 11.
  • 12.
    2. Batuan Korok/ Batu Beku Gang Batuan beku korok/gang: adalah batuan beku yang terbentuk di korok atau celah kerak bumi sebelum magma sampai ke permukaan bumi. Prosesnya agak cepat, sehingga struktur kristalnya kurang sempurna. Contoh : Granit Profir, Liparit, Diorit Fosfir.
  • 13.
  • 14.
    3. Batuan Leleran/ Batu Beku Luar Batuan  yang  terbentuk sebagai  akibat  magma/lava  yang  mengalir  ke  permukaan  bumi  kemudian  mendingin dan membeku dengan cepat, dicirikan dengan komposisi kristal sangat halus (Amorf) Contoh : Basal,  andesit, obsidian, scoria, batu apung (pumice).
  • 15.
    Batu apung beronggakarena saat terjadi pembekuan magma bercampur dengan gelembung udara/gas. Rongga bagian dalam batu apung terisi oleh udara sehingga memungkinkan dapat terapung di air.
  • 16.
    Batuan Beku BerdasarkanTeksturnya : • Fanerik : Tekstur kristal cukup besar sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang, terbentuk jauh di bawah permukaan bumi. (Ex : Granit, Diorit, Gabro) • Profiritik : Tekstur batuan yang mengandung fenokris atau kristal besar yang terikat dalam massa dasar yang halus, terbentuk di bawah permukaan bumi. (Ex : Granit Profir, Riolit Profir, Andesit Profir, Granodiorit Profir, dsb). • Afanitik : Susunan kristal pada batuan berbutir halus dan hampir seluruhnya berupa gelas, terbentuk pada permukaan bumi. (Ex : Andesit, Dasit, Basal)
  • 17.
    Batuan BekuBatuan Beku 1.1.GranitGranit 14. Gabro14. Gabro 2.2. Granit BiotitGranit Biotit 15. Diabas15. Diabas 3.3. Diorit PiroksenDiorit Piroksen 16. Basal16. Basal 4.4. LiparitLiparit 17. Basal Lava17. Basal Lava 5.5. Granit PegmatitGranit Pegmatit 18. Leusit Tefrit18. Leusit Tefrit 6.6. Andesit HornblendeAndesit Hornblende 19. Leusit Basanit19. Leusit Basanit 7.7. Kuarsa PorfiriKuarsa Porfiri 20. Peridotit20. Peridotit 8.8. Kuarsa DioritKuarsa Diorit 21. Dioritik21. Dioritik 9.9. Trakhi AndesitTrakhi Andesit 22. Tahilit22. Tahilit 10.10. Dasit PorfiriDasit Porfiri 23. Granodiorit23. Granodiorit 11.11. AndesitikAndesitik 24. Obsidian24. Obsidian 12.12. AndesitAndesit 25. Batu Apung25. Batu Apung 13.13. DioritDiorit
  • 18.
  • 20.
  • 21.
  • 22.
    BATU ANDESIT DIALAMBATU ANDESIT DI ALAM
  • 23.
  • 24.
  • 26.
    2. Batuan Sedimen/Endapan2. Batuan Sedimen/Endapan Batuanyang terbentuk akibatBatuan yang terbentuk akibat pengendapanpengendapan daridari pecahan bongkahan batuan yang hancurpecahan bongkahan batuan yang hancur karenakarena proses pelapukanproses pelapukan yang kemudian terangkutyang kemudian terangkut oleh air,oleh air, angin atau es danangin atau es dan terakumulasiterakumulasi kemudiankemudian termampatkantermampatkan (compacted) menjadi satu lapisan(compacted) menjadi satu lapisan batuan yang barubatuan yang baru. Batuan sedimen mempunyai ciri. Batuan sedimen mempunyai ciri berlapis,berlapis, sebagai akibat terjadinya perulangansebagai akibat terjadinya perulangan pengendapan.pengendapan.
  • 27.
    Berdasarkan Proses Terbentuknya BatuanSedimen dibedakan Menjadi : 1. Batuan Sedimen Klastik/Detrital/Fragmental Terbentuk sebagai akibat kompaksi/pemampatan dari material batuan beku, batuan sedimen lain, dan batuan malihan dengan ukuran butir beragam. Karena proses pembentukan batuan tersebut disebabkan oleh air, angin dan es, maka disebut juga batuan sedimen mekanik (mechanical sedimentary rock).
  • 28.
    Contoh Batuan Sedimen Klastik/Detrital/Fragmental: Batu gamping, Batu Pasir, Batu Lempung, Breksi, Konglomerat, Tillite (Konglomerat atau breksi yang terendapkan oleh es), Batu Lanau, Arkosa (Batu pasir felspar), Arenaceous (serpih pasiran), Argilaceous (serpih lempungan), Carbonaceous (serpih gampingan).
  • 29.
    Ukuran Skala ButirWenworth (1922) Ukuran (mm) Nama Butiran (Fragmen) Nama Batuan Sedimen > 256 Bongkah Breksi bila batuannya runcing-runcing dan batu konglomerat jika bentuknya membulat. 64 – 256 Berangkal 16 – 64 Kerakal 2 – 16 Kerikil 1 – 2 Pasir Kasar Batu Pasir½ - 1 Pasir Sedang ¼ - ½ Pasir Halus 1/16 – 1/256 Lanau Batu Lanau < 1/256 Lempung Batu Lempung
  • 30.
    • Batuan sedimenyang mengandung sisa organisme yang terawetkan (Fosil). Contoh : Batu gamping gastropoda (siput), Batu gamping koral (terumbu), Batu gamping alg a (m uddy lim e sto ne ), Batubara/Co al(tumbuhan).
  • 31.
    • Batuan yangterbentuk karena adanya proses pelarutan secara kimia dari batuan asal, yang kemudian terangkut dan mengendap di tempat lain. • Ex : Batu gamping kristalin, travertin, tufa (stalaktit & stalakmit), dolomit (Camg(Co3)2, Karbonat Magnesium), gipsum(CaSO4.2H2O), halit (batu garam-NaCl).
  • 32.
    Batu Gamping/Kapur (Limestone): berasal dari binatang bercangkang seperti kerang yang lapuk, yang kemudian mengendap dan memadat.
  • 33.
    Batuan Sedimen Aeris/Aeolis: berasal dari pengendapan butir-butir batuan oleh angin. Ex : tanah loss, tanah tuf. Batuan Sedimen Glasial : berasal dari pengendapan butir-butir batuan oleh gletser Ex : Mo raine / batuan morena Batuan Sedimen Aquatis : berasal dari pengendapan butir-butir batuan oleh air sungai, danau, atau air hujan. Ex : Breksi, Konglomerat, Batu Pasir
  • 34.
  • 35.
    TANAH TUFF BERASALDARI ABU VULKANIKTANAH TUFF BERASAL DARI ABU VULKANIK
  • 36.
    Terbentuk karena adanyagerusan/ laju aliran es MORAINE
  • 37.
  • 38.
    3. Batuan Malihan (Metamorf) Batuan malihan terbentuk karena  terjadinya  penambahan  suhu  atau  penambahan  tekanan  yang  tinggi dan terjadi secara bersamaan pada  batuan sedimen atau batuan beku. Ex : Batu Marmer, Batu Sabak, Kuarsit.
  • 39.
    Batuan Metamorf Dibedakan menjadi 3 : 1) Metamorf kontak: Terbentuk akibat  suhu yang  sangat  tinggi. Contoh : Batuan yang letaknya dekat dg dapur magma, seperti batuan kapur akan  berubah menjadi batu marmer/pualam.  Tumpukan vegetasi  /  fosil  tumbuhan  akan berubah menjadi batu bara.
  • 40.
    Batu marmer berasaldari batu gamping yang mengalami tekanan dan suhu yang tinggi.
  • 41.
    2) Metamorf dinamo/kinetis: Terbentuk akibat tekanan kuat dalam waktu lama. Contoh : Batu sabak (Slate)
  • 42.
    3) Metamorf PneumatolitisKontak: Terbentuk akibat pengaruh panas dan kemasukan unsur lain, seperti gas fluor dan borium. Contoh : kuarsa dan gas borium berubah menjadi to urm aline , kuarsa dengan gas florin menjadi to paz (permata kuning).
  • 43.
  • 44.
  • 45.
  • 46.
    • 1. BREKSI(S) 14. BATU PASIR KUARSA (S) • 2. KONGLOMERAT (S) 15. TRAVERTIN (S) • 3. GAMPING (S) 16. GLAUKONIT (S) • 4. BREKSI MOLUSKA (S) 17. NAPAL PASIRAN (S) • 5. GAMPING NUMULIT (S) 18. TUFIT (M) • 6. LEMPUNG (S) 19. GNEIS (M) • 7. LEMPUNG SERPIH (S) 20. SEKIS HORNBLENDE (M) • 8. LEMPUNG MERAH (S) 21. BATU SABAK (M) • 9. BATU LEMPUNG (S) 22. MIKA SEKIS (M) • 10. BENTONIT (S) 23. KUARSIT (M) • 11. TUFA (S) 24. MARMER (M) • 12. TUFA GELAS (S) 25. SERPENTINIT (M) • 13. BATU PASIR (S)
  • 47.
  • 49.
    Mineral adalah bahan padathomogen bersifat anorganik yang terbentuk secara alamiah, memiliki ciri-ciri khas dan komposisi/struktur kimiawi tertentu serta tersusun oleh atom-atom yang biasanya memperlihatkan bentuk kristal yang khusus.
  • 51.
    1. Mineral Primer 2.Mineral Asesoria 3. Mineral Sekunder
  • 52.
    Mineral primer, merupakansumber utama unsur kimia dan bahan pokok senyawa organik di tanah. Mineral primer ini menguasai fraksi kasar seperti pasir dan debu yang merupakan partikel tanah dengan diameter0,002-1 mm. Contoh: feldspar, amfibol, kuarsa, piroksin.
  • 53.
  • 54.
  • 55.
  • 56.
  • 57.
    Mineral Asesoria, merupakancampuran dari bermacam-macam mineral yang terdapat dalam jumlah kecil dalam sistem mineralogi batuan. Mineral ini tahan terhadap pelapukan dan tergabung dalam kuarsa di dalam partikel pasir. Contoh: apatit, rutil, magnetit, zirkon, pirit, dll.
  • 58.
  • 59.
  • 60.
    Mineral Sekunder, mineralini dibentuk dari pelapukan mineral primer yang kurang tahan terhadap pelapukan dan menguasai fraksi halus, seperti liat, dengan diameter kurang dari 0,002 mm. Contoh: illit, kaolinit, monmorilonit, mika.
  • 61.
    TUGAS • Carilah kegunaanmineral berikut ini bagi kehidupan manusia : 1. Kuarsa 2. Feldspar 3. Pirit 4. Magnetit 5. Mika Ditulis di buku catatan dan cantumkan pula sumber terkait informasi tersebut.