Masyarakat Pulau Padang dan Rangsang menolak kehadiran PT. RAPP, PT. SRL, dan PT. Lum dengan serangkaian aksi protes yang berlangsung sejak 2009 hingga 2011, menuntut penghentian operasi dan pencabutan izin konsesi hutan. Mereka mengkhawatirkan dampak lingkungan dan kehidupan sosial akibat eksploitasi hutan oleh perusahaan, serta merasa tidak didengar oleh pemerintah daerah dan pusat. Meskipun telah ada dialog dengan pihak perusahaan dan pejabat pemerintah, tuntutan masyarakat tetap tidak terpenuhi, dan ketidakpuasan mereka memunculkan aksi protes yang semakin besar.