MATA KULIAH : IBADAH DAN AKHLAK
DOSEN : MOCH. TAUFIQ RIDHO, M.Pd
KONSEP DZIKIR DAN TAFAKKUR
DALAM KEHIDUPAN SPIRITUAL
KELOMPOK 3
M. MACHFUDZ SA’IDI (13513182)
DARA ERVINDA (13513167)
BAIQ RAUDATUL JANNAH (13513190)
Allah SWT menciptakan manusia dan jin
melainkan untuk beribadah kepada-Nya,Dzikir
dan Tafakur adalah bagian dari peibadatan
kepada Allah SWT, Allah menganjurkan supaya
manusia berdzikir kepada Allah serta tafakur
atas segala ciptaan-Nya. Nabi Muhammad SAW
mengajak kepada manusia untuk mendekatkan
diri kepada Allah SWT, karena sesungguhnya
Allah SWT sangat dekat kepada manusia (Q.S.
Qaaf : 16, Q.S. Al-Baqarah : 186)
LATAR BELAKANG
1. Mengapa di perintahkan untuk berdzikir dan tafakkur.
2. Bagaimana memahami dan mengimplementasikan
pentingnya dzikir dan tafakkur.
3. Bagaimana manfaat dan hikmah dari implementasi dzikir
dan tafakkur.
4. Bagaimana hubungan antara dzikir dan tafakkur
RUMUSAN MASALAH
1. Menjelaskan apa itu dzikir dan tafakur.
2. Memahami dan mengamalkan peranan dzikir dan tafakur.
3. Menjelaskan manfaat dan hikmah dzikir dan tafakur.
4. Membedakan antara dzikir dan tafakkur yang saling
berhubungan.
TUJUAN
A. Pengertian Dzikir
Kata dzikir pada mulanya digunakan oleh
penguna bahasa Arab yang memiliki arti sinonim
ingat (bahasa Indonesia) atau mengucapkan
dengan lidah/menyebut sesuatu hingga
berkembang artinya menjadi “mengingat”.
PENGERTIAN DZIKIR DAN TAFAKKUR
1. DZIKIR BIL LISAN
adalah dzikir dengan lidah saja (Bil lisan)
"Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah
di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian
apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu
(sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang
ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. "(QS. Annisa :
103).
JENIS DZIKIR
CARA DZIKIR BIL LISAN
1. Sirr : berdzikir dengan suara perlahan sekiranya
hanya terdengar oleh telinga orang yang berdzikir,
orang taswauf menamakan dzikir ini adalah "Azzikru
Bissirry" yang merupakan cara berdzikir yang paling
Afdhol.
2. Jahr : berdzikir dengan suara
keras sekira terdengar telinga
orang yang berdzikir dan orang
yang didekatnya
Adalah kesadaran dalam hati (Bil Qalbi)
tentang kehadiranAllah dimana pun dan
kapan pun.
DZIKIR BIL QALBI
Dalam QS. Al-an’am :121, Allah berfirman :
“ Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang
tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya.
Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah
suatu kefasikan. Sesungguhnya syaitan itu membisikkan
kepada kawan-kawannya agar mereka membantah
kamu; dan jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya
kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik”.
Dzikir billisan dengan suara jahar kelebihannya disamping
berzikir secara tidak langsung dapat mengajarkan orang yang
disekitarnya untuk mengikuti zikirannya seperti dzikir sesudah
shalat Fardhu yang dipandu oleh imam.
Sabda Nabi : "Siapa yang mengajarkan / menunjukkan
seseorang dalam kebaikan pahalanya sama dengan orang
yang mengarjakannya".
Akan tetapi kekurangannya dekat kemungkinan menjadikan
orang yang berdzikir menjadi Riya ( rasa ingin dipuji) dan
Ujub (merasa dirinya lebih dari orang lain).
KEUTAMAAN DZIKIR BIL LISAN DAN BIL
QALBI
•Berdzikir kepada Allah sebanyak-banyaknya
•Berdzikir kepada Allah dimana saja kita berada, kecuali pada
tempat pada larangan dalam berdzikir
•Berdzikir itu bukan dengan lidah saja akan tetapi harus
diiringi dengan amal perbuatan.
CARA BERDZIKIR
•Berzikir pada tempat yang bernajis
•Wanita yang sedang Haidh atau orang yang sedang junub
(hadats besar) dilarang membaca sesuatu yang diambil dari Al
Quran, seperti Basmalah atau Innalillahi wainna ilahi raajiun
dengan maksud membaca Al Quran.
•Orang yang sedang menjalankankan maksiat kepada Allah.
LARANGAN DALAM BERDZIKIR
JANJI ALLAH UNTUK ORANG YANG BERDZIKIR :
•Allah akan selalu ingat kepadanya
•Allah akan menyediakan tempat yang terpuji di Surga.
BAHAYA JIKA TIDAK BERDZIKIR :
•Hidup dan kehidupannya berada dalam kesempitan
•Di hari kiamat dibangkitkan dalam keadaan buta
•Mereka mudah terjerumus ke jurang kehancuran
•Mereka gampang tergoda oleh keindahan dunia/hanyut
dengan Murah-Nya dan lupa dengan kasih sayang-Nya.
MENURUT IMAM AL GHAZALI,
1. UNTUK MANFAAT DI DUNIA
 Dia akan disebut –sebut/ diingat, dipuji
dan dicintai Allah.
 Allah menjadi wakilnya dalam
menyelesaikan urusannya.
 Allah akan menjadi “teman” yang
menghiburnya.
 Memiliki harga diri sehingga tidak meras
butuh kepada siapapun selain Allah.
 Memiliki semangat yang kuat, kaya hati,
dan lapang dada.
 Memiliki cahaya kalbu yang menerangi
dalam meraih pengetahuan dan hikmah..
 Meraih Mawaddah/kecintaan pihak lain.
 Keberkahan dalam jiwa, ucapan,
perbuatan, pakaian, bahkan tempat
melangkah dan duduk.
 Do’anya dikabulkan
2. UNTUK MANFAAT DI AKHIRAT
 Kemudahan menghadapi sakaratul maut.
 Pemantapan dalam ma’rifat dan iman.
 Penenangan malaikat saat menghadapi
kematian, tanpa rasa takut dan sedih.
 Rasa aman menghadapi pertanyaan
malaikat di alam kubur.
 Pelapangan kubur.
 Kemudahan dalam hisab/perhitungan.
 Berat/berbobotnya timbangan amal.
 Kekekalan di Surga.
 Meraih ridho Allah.
 Memendang wajah Allah secara
langsung.
MANFAAT BERDZIKIR
Firman Allah SWT, "Dan orang -orang lelaki yang banyak
menyebut (mengingati) Allah dan orang-orang perempuan
yang banyak menyebut Allah, maka Allah telah menyediakan
untuk mereka keampunan dan ganjaran pahala yang besar."
(al-Ahzab: 35)
Dari Rasulullah s.a.w.,"Sesiapa yang
mengucapkan'Subhanallah Hil'azimi Wabihamdih' maka akan
ditanamkan untuknya sepohon pokok tamar di dalam syurga."
(H.R Muslim)
Pemahaman mengenai Dzikir tersebut bisa menjadi
renungan/tafakkur untuk diamalkan secara istiqomah.
HIKMAH BERDZIKIR
Definisi Tafakkur
Secara etimologi tafakkur berasal dari bahasa arab,
yaitu dari kata : ََ‫ر‬َ‫ك‬َ‫ف‬,َ‫ر‬ِ‫ك‬ْ‫ف‬َ‫ي‬,َ‫ا‬ ً‫ر‬ْ‫ك‬ِ‫ف‬ Yang berarti :"Memikirkan
Perkara" Tafakur (Bentuk kata benda verbal yang berasal dari
kata kerja tafakkara yang artinya "Mempertimbangkan,
memikirkan").
DR. Mustafa Zahri, mengatakan tentang arti Berfikir/ Tafakkur
a. Arti pikir.
b. Arti Tafakkur/ berfikir
TAFAKKUR
Dalam KBBI, pengertian tafakur, adalah :
1. Renungan, perenungan
2. Perihal merenung, memikirkan atau menimbang-nimbang
dengan sungguh
3. Mengheningkan cipta
Secara terminologi, menurut beberapa Ulama:
 Al-Uwani, Jabir, Thaha
 Al-Imam Abu Hamid Al-Ghazaly
 Agus Sujanto
1.Tafakkur Menurut Al Qur’an
Q.S. Ali-Imran: 190-191
MACAM-MACAM TAFAKUR MENURUT
AL-QURAN , AL-HADITS DAN ULAMA’
Selain memerintahkan tafakkur, merenungkan kehidupan
dunia ini, Allah juga memerintahkan mereka mentafakuri
kehidupan akhirat yang diterangkan dalam surat Al-Baqarah ayat
25
Disamping itu, Allah SWT pun memerintahkan manusia
untuk mentafakkuri akan nikmat-Nya berupa karya cipta yang
dihasilkan oleh para ilmuwan. Karena Allah SWT, yang telah
memberi ilmu kepada mereka untuk kepentingan hidup dan
kehidupan manusia. Sebagaimana dalam firman-Nya dalam surat
Al-Baqarah ayat 164
2. Tafakur Menurut Al- Hadits
Rasulullah SAW bersabda :
Artinya :"Berfikir sesaat lebih baik daripada beribadah setahun".
(H.R. Ibnu Hibban dari Abu Hurairah)
Tetapi, Rasulullah SAW menyuruh kepada kita semua untuk
bertafakkur kepada ciptaan-ciptaan Allah SWT dan melarang
untuk bertafakkur tentang dzat-Nya. Rasulullah SAW bersabda :
Artinya :"Berfikirlah tentang mahluk Allah dan janganlah
kamu berfikir tentang Allah, sesungguhnya kamu tidak akan
mengagungkan kedudukannya".
3. Tafakur Menurut Ulama’
Perbuatan akal yang dinamakan berfikir itu tiada lain
merupakan perbuatan yang berhubungan dengan zat yang
memberi berfikir (Allah) .hal ini tidak mungkin proses berfikir
terpisahkan dengan zat yang memberi berfikir.
Berfikir merupakan karakteristik manusia tidak ada satu
mahlukpun yang berserikat dengannya. Tidak ada pula istilah
berfikir kecuali untuk proses perbuatan akal yang dilakukan
oleh manusia. Adapun hewan, walaupun dalam bentuk-bentuk
pernyataan yang menyerupai proses berfikir, melainkan hanya
proses insting semata
A. Korelasi antara Dzikir dan Tafakkur
keuntungan lebih unggul pada tafakkur bahwa tafakur itu
lebih baik dari pada dzikir dan tadzakur. Karena berfikir
adalah dzikir dan tambahan. Dan dzikir itu lebih baik dari
pada amal perbuatan anggota badan. Bahkan mulianya amal
itu karena ada dzikir padanya. Jadi, tafakkur itu lebih utama
dari pada sejumlah amal-amal perbuatan.
Dari penjelasan para ulama diatas ,kita dapat mengambil
kesimpulan
bahwa tafakkur yang dilakukan oleh akal manusia dapat
mewujudkan ilmu dengan kata lain tafakkur adalah ilmu
pengetahuan berdasarkan proses pemikiran dari zat pemberi
fikiran.
HUBUNGAN ANTARA DZIKIR DAN
TAFAKKUR DALAM KEHIDUPAN SPIRITUAL
Perbuatan-perbuatan utama yang layak di aplikasikan dalam
kehidupan spiritual ada empat dalam menjaga amalan
berdzikir/tadzakkur dan bertafakkur kepada Allah berdasarkan
korelasinya, yaitu :
1. Hikmah, tiangnya adalah pikiran.
2. Iffah (Menjaga diri dari dosa-dosa), tiangnya adalah pada
nafsu syahwat.
3. Kekuatan, tiang adalah pada kemarahan.
4. Adil, tiangnya adalah pada kelurusan dan kekuatan diri dari
Allah SWT.
AMALAN DARI RELASI ANTARA
DZIKIR DAN TAFAKKUR
1. Dzikir adalah mengingat yang terkhususkan untuk sering
menyebut untuk mengingat Allah (dzikrullah). yang dilakukan
Bil lisan atau Bil qalbi yangdisertai bacaan Tasbih, Tahmid,
Tahlil, Takbir, Hauqolah, dll. Dan Tafakkur adalah kegiatan
berfikir/renungan yang menciptakan hubungan-hubungan
antara satu kesan dengan kesan yang lain yang telah ada
dalam jiwa, atau antara kesan-kesan tersebut dengan unsur-
unsur lain di luarnya, sehingga menghasilkan pengertian,
pendapat dan kesimpulan.
2. Peran dzikir dan tafakkur yaitu Allah akan selalu ingat
kepadanya sebagai balasan dan akan menyediakan tempat
yang terpuji di Surga.dan cara mengamalkan dengan
sebanyak-banyaknya, dimana saja kita dan bukan dengan
lidah saja akan tetapi harus diiringi dengan amal perbuatan
khususnya pada tafakkur.
KESIMPULAN
3. Allah telah menyediakan untuk mereka keampunan dan
ganjaran pahala yang besar di dunia dan di akhirat bagi orang
yang berdzikir dan tafakkur.
4. Tafakur itu lebih baik dari pada dzikir dan tadzakur. Karena
berfikir adalah dzikir dan tambahan. Dan dzikir itu lebih baik
dari pada amal perbuatan anggota badan. Bahkan mulianya
amal itu karena ada dzikir padanya. Jadi, tafakkur itu lebih
utama dari pada sejumlah amal-amal perbuatan.Dari
penjelasan para ulama diatas ,kita dapat mengambil
kesimpulan bahwa tafakkur yang dilakukan oleh akal manusia
dapat mewujudkan ilmu dengan kata lain tafakkur adalah ilmu
pengetahuan berdasarkan proses pemikiran dari zat pemberi
fikiran.
Terima kasih.
Wallahu a’lam bis sawab.
Alhamdulillahirabbil alamin.
 Shihab, M. Quraish.2006.Wawasan Al-Qur’an tentang Zikir & Doa.
Jakarta : Lentera Hati.
 Jamroni, Drs., MSI.2013.Pilar Subtansial Islam. Yogyakarta
:DPPAI UII.
 Depdikbud. 1996. Kamus besar Bahasa Indonesia cet. Ke-8.
Jakarta : Balai Pustaka.
 Hawa, Sa’id.1999. Intisari Ihya Ulumuddin Al-Ghazaly mensucikan
Jiwa cet. Ke-1. Jakarta : Robbani Press.
 http://cazzanova-rahasiaillahi.blogspot.com/2011/10/hikmah-
berdzikir.html
 http://www.dzikir.org/index.php/dzikir
DAFTAR PUSTAKA

Konsep dzikir dan tafakkur

  • 1.
    MATA KULIAH :IBADAH DAN AKHLAK DOSEN : MOCH. TAUFIQ RIDHO, M.Pd KONSEP DZIKIR DAN TAFAKKUR DALAM KEHIDUPAN SPIRITUAL
  • 2.
    KELOMPOK 3 M. MACHFUDZSA’IDI (13513182) DARA ERVINDA (13513167) BAIQ RAUDATUL JANNAH (13513190)
  • 3.
    Allah SWT menciptakanmanusia dan jin melainkan untuk beribadah kepada-Nya,Dzikir dan Tafakur adalah bagian dari peibadatan kepada Allah SWT, Allah menganjurkan supaya manusia berdzikir kepada Allah serta tafakur atas segala ciptaan-Nya. Nabi Muhammad SAW mengajak kepada manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, karena sesungguhnya Allah SWT sangat dekat kepada manusia (Q.S. Qaaf : 16, Q.S. Al-Baqarah : 186) LATAR BELAKANG
  • 5.
    1. Mengapa diperintahkan untuk berdzikir dan tafakkur. 2. Bagaimana memahami dan mengimplementasikan pentingnya dzikir dan tafakkur. 3. Bagaimana manfaat dan hikmah dari implementasi dzikir dan tafakkur. 4. Bagaimana hubungan antara dzikir dan tafakkur RUMUSAN MASALAH
  • 6.
    1. Menjelaskan apaitu dzikir dan tafakur. 2. Memahami dan mengamalkan peranan dzikir dan tafakur. 3. Menjelaskan manfaat dan hikmah dzikir dan tafakur. 4. Membedakan antara dzikir dan tafakkur yang saling berhubungan. TUJUAN
  • 8.
    A. Pengertian Dzikir Katadzikir pada mulanya digunakan oleh penguna bahasa Arab yang memiliki arti sinonim ingat (bahasa Indonesia) atau mengucapkan dengan lidah/menyebut sesuatu hingga berkembang artinya menjadi “mengingat”. PENGERTIAN DZIKIR DAN TAFAKKUR
  • 9.
    1. DZIKIR BILLISAN adalah dzikir dengan lidah saja (Bil lisan) "Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. "(QS. Annisa : 103). JENIS DZIKIR
  • 10.
    CARA DZIKIR BILLISAN 1. Sirr : berdzikir dengan suara perlahan sekiranya hanya terdengar oleh telinga orang yang berdzikir, orang taswauf menamakan dzikir ini adalah "Azzikru Bissirry" yang merupakan cara berdzikir yang paling Afdhol. 2. Jahr : berdzikir dengan suara keras sekira terdengar telinga orang yang berdzikir dan orang yang didekatnya
  • 11.
    Adalah kesadaran dalamhati (Bil Qalbi) tentang kehadiranAllah dimana pun dan kapan pun. DZIKIR BIL QALBI
  • 12.
    Dalam QS. Al-an’am:121, Allah berfirman : “ Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan. Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu; dan jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik”.
  • 13.
    Dzikir billisan dengansuara jahar kelebihannya disamping berzikir secara tidak langsung dapat mengajarkan orang yang disekitarnya untuk mengikuti zikirannya seperti dzikir sesudah shalat Fardhu yang dipandu oleh imam. Sabda Nabi : "Siapa yang mengajarkan / menunjukkan seseorang dalam kebaikan pahalanya sama dengan orang yang mengarjakannya". Akan tetapi kekurangannya dekat kemungkinan menjadikan orang yang berdzikir menjadi Riya ( rasa ingin dipuji) dan Ujub (merasa dirinya lebih dari orang lain). KEUTAMAAN DZIKIR BIL LISAN DAN BIL QALBI
  • 14.
    •Berdzikir kepada Allahsebanyak-banyaknya •Berdzikir kepada Allah dimana saja kita berada, kecuali pada tempat pada larangan dalam berdzikir •Berdzikir itu bukan dengan lidah saja akan tetapi harus diiringi dengan amal perbuatan. CARA BERDZIKIR
  • 15.
    •Berzikir pada tempatyang bernajis •Wanita yang sedang Haidh atau orang yang sedang junub (hadats besar) dilarang membaca sesuatu yang diambil dari Al Quran, seperti Basmalah atau Innalillahi wainna ilahi raajiun dengan maksud membaca Al Quran. •Orang yang sedang menjalankankan maksiat kepada Allah. LARANGAN DALAM BERDZIKIR
  • 16.
    JANJI ALLAH UNTUKORANG YANG BERDZIKIR : •Allah akan selalu ingat kepadanya •Allah akan menyediakan tempat yang terpuji di Surga. BAHAYA JIKA TIDAK BERDZIKIR : •Hidup dan kehidupannya berada dalam kesempitan •Di hari kiamat dibangkitkan dalam keadaan buta •Mereka mudah terjerumus ke jurang kehancuran •Mereka gampang tergoda oleh keindahan dunia/hanyut dengan Murah-Nya dan lupa dengan kasih sayang-Nya.
  • 17.
    MENURUT IMAM ALGHAZALI, 1. UNTUK MANFAAT DI DUNIA  Dia akan disebut –sebut/ diingat, dipuji dan dicintai Allah.  Allah menjadi wakilnya dalam menyelesaikan urusannya.  Allah akan menjadi “teman” yang menghiburnya.  Memiliki harga diri sehingga tidak meras butuh kepada siapapun selain Allah.  Memiliki semangat yang kuat, kaya hati, dan lapang dada.  Memiliki cahaya kalbu yang menerangi dalam meraih pengetahuan dan hikmah..  Meraih Mawaddah/kecintaan pihak lain.  Keberkahan dalam jiwa, ucapan, perbuatan, pakaian, bahkan tempat melangkah dan duduk.  Do’anya dikabulkan 2. UNTUK MANFAAT DI AKHIRAT  Kemudahan menghadapi sakaratul maut.  Pemantapan dalam ma’rifat dan iman.  Penenangan malaikat saat menghadapi kematian, tanpa rasa takut dan sedih.  Rasa aman menghadapi pertanyaan malaikat di alam kubur.  Pelapangan kubur.  Kemudahan dalam hisab/perhitungan.  Berat/berbobotnya timbangan amal.  Kekekalan di Surga.  Meraih ridho Allah.  Memendang wajah Allah secara langsung. MANFAAT BERDZIKIR
  • 18.
    Firman Allah SWT,"Dan orang -orang lelaki yang banyak menyebut (mengingati) Allah dan orang-orang perempuan yang banyak menyebut Allah, maka Allah telah menyediakan untuk mereka keampunan dan ganjaran pahala yang besar." (al-Ahzab: 35) Dari Rasulullah s.a.w.,"Sesiapa yang mengucapkan'Subhanallah Hil'azimi Wabihamdih' maka akan ditanamkan untuknya sepohon pokok tamar di dalam syurga." (H.R Muslim) Pemahaman mengenai Dzikir tersebut bisa menjadi renungan/tafakkur untuk diamalkan secara istiqomah. HIKMAH BERDZIKIR
  • 20.
    Definisi Tafakkur Secara etimologitafakkur berasal dari bahasa arab, yaitu dari kata : ََ‫ر‬َ‫ك‬َ‫ف‬,َ‫ر‬ِ‫ك‬ْ‫ف‬َ‫ي‬,َ‫ا‬ ً‫ر‬ْ‫ك‬ِ‫ف‬ Yang berarti :"Memikirkan Perkara" Tafakur (Bentuk kata benda verbal yang berasal dari kata kerja tafakkara yang artinya "Mempertimbangkan, memikirkan"). DR. Mustafa Zahri, mengatakan tentang arti Berfikir/ Tafakkur a. Arti pikir. b. Arti Tafakkur/ berfikir TAFAKKUR
  • 21.
    Dalam KBBI, pengertiantafakur, adalah : 1. Renungan, perenungan 2. Perihal merenung, memikirkan atau menimbang-nimbang dengan sungguh 3. Mengheningkan cipta Secara terminologi, menurut beberapa Ulama:  Al-Uwani, Jabir, Thaha  Al-Imam Abu Hamid Al-Ghazaly  Agus Sujanto
  • 22.
    1.Tafakkur Menurut AlQur’an Q.S. Ali-Imran: 190-191 MACAM-MACAM TAFAKUR MENURUT AL-QURAN , AL-HADITS DAN ULAMA’
  • 23.
    Selain memerintahkan tafakkur,merenungkan kehidupan dunia ini, Allah juga memerintahkan mereka mentafakuri kehidupan akhirat yang diterangkan dalam surat Al-Baqarah ayat 25 Disamping itu, Allah SWT pun memerintahkan manusia untuk mentafakkuri akan nikmat-Nya berupa karya cipta yang dihasilkan oleh para ilmuwan. Karena Allah SWT, yang telah memberi ilmu kepada mereka untuk kepentingan hidup dan kehidupan manusia. Sebagaimana dalam firman-Nya dalam surat Al-Baqarah ayat 164
  • 24.
    2. Tafakur MenurutAl- Hadits Rasulullah SAW bersabda : Artinya :"Berfikir sesaat lebih baik daripada beribadah setahun". (H.R. Ibnu Hibban dari Abu Hurairah) Tetapi, Rasulullah SAW menyuruh kepada kita semua untuk bertafakkur kepada ciptaan-ciptaan Allah SWT dan melarang untuk bertafakkur tentang dzat-Nya. Rasulullah SAW bersabda : Artinya :"Berfikirlah tentang mahluk Allah dan janganlah kamu berfikir tentang Allah, sesungguhnya kamu tidak akan mengagungkan kedudukannya".
  • 25.
    3. Tafakur MenurutUlama’ Perbuatan akal yang dinamakan berfikir itu tiada lain merupakan perbuatan yang berhubungan dengan zat yang memberi berfikir (Allah) .hal ini tidak mungkin proses berfikir terpisahkan dengan zat yang memberi berfikir. Berfikir merupakan karakteristik manusia tidak ada satu mahlukpun yang berserikat dengannya. Tidak ada pula istilah berfikir kecuali untuk proses perbuatan akal yang dilakukan oleh manusia. Adapun hewan, walaupun dalam bentuk-bentuk pernyataan yang menyerupai proses berfikir, melainkan hanya proses insting semata
  • 26.
    A. Korelasi antaraDzikir dan Tafakkur keuntungan lebih unggul pada tafakkur bahwa tafakur itu lebih baik dari pada dzikir dan tadzakur. Karena berfikir adalah dzikir dan tambahan. Dan dzikir itu lebih baik dari pada amal perbuatan anggota badan. Bahkan mulianya amal itu karena ada dzikir padanya. Jadi, tafakkur itu lebih utama dari pada sejumlah amal-amal perbuatan. Dari penjelasan para ulama diatas ,kita dapat mengambil kesimpulan bahwa tafakkur yang dilakukan oleh akal manusia dapat mewujudkan ilmu dengan kata lain tafakkur adalah ilmu pengetahuan berdasarkan proses pemikiran dari zat pemberi fikiran. HUBUNGAN ANTARA DZIKIR DAN TAFAKKUR DALAM KEHIDUPAN SPIRITUAL
  • 27.
    Perbuatan-perbuatan utama yanglayak di aplikasikan dalam kehidupan spiritual ada empat dalam menjaga amalan berdzikir/tadzakkur dan bertafakkur kepada Allah berdasarkan korelasinya, yaitu : 1. Hikmah, tiangnya adalah pikiran. 2. Iffah (Menjaga diri dari dosa-dosa), tiangnya adalah pada nafsu syahwat. 3. Kekuatan, tiang adalah pada kemarahan. 4. Adil, tiangnya adalah pada kelurusan dan kekuatan diri dari Allah SWT. AMALAN DARI RELASI ANTARA DZIKIR DAN TAFAKKUR
  • 28.
    1. Dzikir adalahmengingat yang terkhususkan untuk sering menyebut untuk mengingat Allah (dzikrullah). yang dilakukan Bil lisan atau Bil qalbi yangdisertai bacaan Tasbih, Tahmid, Tahlil, Takbir, Hauqolah, dll. Dan Tafakkur adalah kegiatan berfikir/renungan yang menciptakan hubungan-hubungan antara satu kesan dengan kesan yang lain yang telah ada dalam jiwa, atau antara kesan-kesan tersebut dengan unsur- unsur lain di luarnya, sehingga menghasilkan pengertian, pendapat dan kesimpulan. 2. Peran dzikir dan tafakkur yaitu Allah akan selalu ingat kepadanya sebagai balasan dan akan menyediakan tempat yang terpuji di Surga.dan cara mengamalkan dengan sebanyak-banyaknya, dimana saja kita dan bukan dengan lidah saja akan tetapi harus diiringi dengan amal perbuatan khususnya pada tafakkur. KESIMPULAN
  • 29.
    3. Allah telahmenyediakan untuk mereka keampunan dan ganjaran pahala yang besar di dunia dan di akhirat bagi orang yang berdzikir dan tafakkur. 4. Tafakur itu lebih baik dari pada dzikir dan tadzakur. Karena berfikir adalah dzikir dan tambahan. Dan dzikir itu lebih baik dari pada amal perbuatan anggota badan. Bahkan mulianya amal itu karena ada dzikir padanya. Jadi, tafakkur itu lebih utama dari pada sejumlah amal-amal perbuatan.Dari penjelasan para ulama diatas ,kita dapat mengambil kesimpulan bahwa tafakkur yang dilakukan oleh akal manusia dapat mewujudkan ilmu dengan kata lain tafakkur adalah ilmu pengetahuan berdasarkan proses pemikiran dari zat pemberi fikiran.
  • 31.
    Terima kasih. Wallahu a’lambis sawab. Alhamdulillahirabbil alamin.
  • 32.
     Shihab, M.Quraish.2006.Wawasan Al-Qur’an tentang Zikir & Doa. Jakarta : Lentera Hati.  Jamroni, Drs., MSI.2013.Pilar Subtansial Islam. Yogyakarta :DPPAI UII.  Depdikbud. 1996. Kamus besar Bahasa Indonesia cet. Ke-8. Jakarta : Balai Pustaka.  Hawa, Sa’id.1999. Intisari Ihya Ulumuddin Al-Ghazaly mensucikan Jiwa cet. Ke-1. Jakarta : Robbani Press.  http://cazzanova-rahasiaillahi.blogspot.com/2011/10/hikmah- berdzikir.html  http://www.dzikir.org/index.php/dzikir DAFTAR PUSTAKA