KONDUKSI STEDI,
Dimensi Rangkap.
   Pertemuan ke 6
Persamaan umum konduksi panas
untuk sistem homogen dan 2 D :
   ∂2T ∂2T          1 ∂T
   2 + 2
   ∂x              =
                     α ∂t
                                   Cartesian’s coordinate
       ∂y          

   ∂ 2T  1 ∂ T       ∂ 2T  1 ∂ T                silinder
   2 +
   ∂r  r ∂r        + 2 =
                       ∂z  α ∂t
                          
   Dimana ,


              α = k / c.ρ
Penyelesaian analitik
Distribusi suhu umumnya pada kondisi stedi-
  state : 2
              ∂T  2
                    ∂T
                   + 2 =0
              ∂x 2
                    ∂y

         T = f (x,y) = X(x). Y(y)

 Sehingga :

                1 ∂2 X   1 ∂2Y      = λ2
              −        =
                X ∂ 2
                   x     Y ∂ 2
                            y
Dengan pemisahan variabel :


        d2X                                d 2Y
             + λ2 X = 0                         −λY =0
                                                  2

        dx 2                               dy 2

      X = A cos λx + B sin λx
                    −λy            λy
       Y = Ce             + De
Solusi umum, diselesaikan dari boundary conditions :


                                                       − λy      λy
   T = ( A cos λx + B sin λx)(Ce                              + De )
Contoh soal
Suatu pelat persegi panjang dikenakan
 temperatur seragam pada sisi-sisinya.
 Tentukan temperatur pada titik tengah
 pelat.
              y(m)

                T2=150



   T1=50 oC                    T1=50 oC


                                          x(m)
                     T1=50 C
                          o
2. Metode Grafik


• Membuat jaringan isoterm
• Aliran panas tegak lurus dengan garis
  isoterm.
• Garis isoterm dan garis aliran panas
  berbentuk bujursangkar. Penggambaran
  dengan tangan dan coba-coba. Makin
  dekat dengan bentuk bujursangkar makin
  baik.
Pembuatan jaringan bujursangkar

                   T2    M

   i
   s
   o   N
   l                              T2
   a
   s
   i
              T1




                        isolasi
Laju Aliran Panas (Hk. Fourier)


Laju aliran panas

                             ∆T
              ∆q = −k (∆l.1)    = −k .∆T
                             ∆l

                        T2 −T1
                ∆T =
                          N

                       m= M
                                M
                    q = ∑ ∆ qm = k (T2 − T1 )
                        m=1     N
FAKTOR BENTUK


Persamaan aliran panas berdasarkan metode grafik
  dapat dinyatakan dalam :


                  q =kS .∆T

   S = faktor bentuk , lihat tabel 3.1 Frank Kreith
        atau tabel 4.1 Frank P. Incropera.
Contoh soal :


Suatu pipa panjang penyalur crude-oil ditanam
   dalam tanah sedalam 1.5 m. Diameter luar
   pipa 0.5 m. Jika temperatur crude-oil rata-rata
   120 0C. Dan tempertur permukaan tanah 00C.
   Tentukan :

a. Faktor bentuk
b. Jumlah kalor yang keluar crude-oil persatuan
   panjang jika k tanah = 0.05 W/m.K

Konduksi stedi, dimensi rangkap

  • 1.
  • 2.
    Persamaan umum konduksipanas untuk sistem homogen dan 2 D :  ∂2T ∂2T  1 ∂T  2 + 2  ∂x =  α ∂t Cartesian’s coordinate  ∂y   ∂ 2T  1 ∂ T  ∂ 2T  1 ∂ T silinder  2 +  ∂r  r ∂r + 2 =  ∂z  α ∂t     Dimana , α = k / c.ρ
  • 3.
    Penyelesaian analitik Distribusi suhuumumnya pada kondisi stedi- state : 2 ∂T 2 ∂T + 2 =0 ∂x 2 ∂y T = f (x,y) = X(x). Y(y) Sehingga : 1 ∂2 X 1 ∂2Y = λ2 − = X ∂ 2 x Y ∂ 2 y
  • 4.
    Dengan pemisahan variabel: d2X d 2Y + λ2 X = 0 −λY =0 2 dx 2 dy 2 X = A cos λx + B sin λx −λy λy Y = Ce + De Solusi umum, diselesaikan dari boundary conditions : − λy λy T = ( A cos λx + B sin λx)(Ce + De )
  • 5.
    Contoh soal Suatu pelatpersegi panjang dikenakan temperatur seragam pada sisi-sisinya. Tentukan temperatur pada titik tengah pelat. y(m) T2=150 T1=50 oC T1=50 oC x(m) T1=50 C o
  • 6.
    2. Metode Grafik •Membuat jaringan isoterm • Aliran panas tegak lurus dengan garis isoterm. • Garis isoterm dan garis aliran panas berbentuk bujursangkar. Penggambaran dengan tangan dan coba-coba. Makin dekat dengan bentuk bujursangkar makin baik.
  • 7.
    Pembuatan jaringan bujursangkar T2 M i s o N l T2 a s i T1 isolasi
  • 8.
    Laju Aliran Panas(Hk. Fourier) Laju aliran panas ∆T ∆q = −k (∆l.1) = −k .∆T ∆l T2 −T1 ∆T = N m= M M q = ∑ ∆ qm = k (T2 − T1 ) m=1 N
  • 9.
    FAKTOR BENTUK Persamaan aliranpanas berdasarkan metode grafik dapat dinyatakan dalam : q =kS .∆T S = faktor bentuk , lihat tabel 3.1 Frank Kreith atau tabel 4.1 Frank P. Incropera.
  • 12.
    Contoh soal : Suatupipa panjang penyalur crude-oil ditanam dalam tanah sedalam 1.5 m. Diameter luar pipa 0.5 m. Jika temperatur crude-oil rata-rata 120 0C. Dan tempertur permukaan tanah 00C. Tentukan : a. Faktor bentuk b. Jumlah kalor yang keluar crude-oil persatuan panjang jika k tanah = 0.05 W/m.K