KOMUNIKASI DATA
NETI WIJAYANTI
2112R0510
Semester IV
Definisi
Komunikasi Data
• Komunikasi berasal dari bahasa Inggris
‘Communication’, secara etimologis berasal dari bahasa
Latin ‘Commicatus’, dan perkataan ini bersumber dari kata
‘Communis’ yang memiliki makna ‘berbagi’ atau ‘menjadi
miliki bersama’. Komunikasi berarti suatu proses
membangun saling pengertian dengan menciptakan dan
menggunakan informasi agar tehubung satu sama lain.
• Data berasal dari kata ‘datum’ yang berarti materi atau
kumpulan fakta yang dipakai untuk keperluan suatu
analisa. Data merupakan sesuatu yang masih belum
mempunyai arti bagi penerimanya dan memerlukan suatu
pengolahan untuk menjadi informasi. Data bisa berwujud
Definisi Komunikasi Data
(cont’d)
Komunikasi data adalah proses
pengiriman dan penerimaan data
secara elektronik dari dua atau lebih alat
yang terhubung kedalam sebuah
jaringan (network) melalui suatu media.
Perangkat Keras
Komunikasi Data
a. Terminal (Alat Input) : keyboard, telepon tombol, titik
penjualan (point of sale), terminal pengumpulan data.
b. Cluster Control Unit berfungsi untuk membangun
hubungan antara terminal yang dikendalikan dengan
peralatan-peralatan dan saluran-saluran.
c. Modem yaitu peralatan khusus yang digunakan agar
sirkuit telepon dapat digunakan sebagai komunikasi
data.
Perangkat Keras Komunikasi Data
(con’t)
d. Multiplexer adalah alat yang memungkinkan
pengiriman dan penerimaan pesan secara
serentak.
e. Saluran berfungsi untuk melaksanakan fungsi
transmisi dalam berbagai cara. Contoh: kabel,
fiberoptik, dll.
f. Front-End Processor menangani lalulintas data
yang masuk dan keluar bagi host komputer.
Berfungsi sebagai unit input/output dari host
Perangkat Lunak
Komunikasi Data
1. Perangkat Lunak dalam
Host
TCM ( Telecommuncation Monitor ) berfungsi sebagai:
– Menempatkan pesan dalam suatu urutan titik berdasarkan prioritasnya.
Melaksanakan fungsi keamanan dengan mempertahankan catatan (log)
kegiatan dari setiap terminal dan memeriksa apakah suatu terminal
berwenang untuk mengerjakan tugas atau tidak.
– Menghubungkan jaringan data komputer dengan sistem manajemen
database.
– Menangani gangguan-gangguan kecil dalam pemrosesan.
2. Perankat Lunak
dalam Front-End
Processor
NCP ( Network Control Program ) berfungsi sebagai:
– Menentukan jika terminal ingin menggunakan saluran.
– Memelihara catatan kegiatan saluran dengan memberikan tanggal dan
waktu, nomor pada setiap pesan.
– Mengubah kode-kode yang digunakan oleh satu jenis peralatan. Misalnya:
IBM ke DEC.
– Melaksanakan fungsi editing pada tiap data yang masuk dengan
memeriksa kesalahan dan mengatur lagi formatnya.
– Menambahkan dan menghapus kode-kode routing.
– Memelihara file historis dari pesan-pesan yang masuk.
– Memelihara statistik atas penggunaan jaringan.
Jaringan Komunikasi Data
1. Jaringan Luas / WAN ( Wide Area Network )
• Meliputi area geografis yang luas dengan beragam fasilitas komunikasi
seperti telepon, transmisi satelit dan kabel bawah laut.
• Melibatkan host computer, hardware/software komputer. Contoh: jaringan
perbankan antar daerah, sistem pemesanan tiket pesawat.
2. Jaringan Setempat / LAN ( Local Area Network )
• Meliputi area yang terbatas, menghubungkan hingga ratusan komputer
mikro yang berlokasi di area yang relatif kecil seperti gedung dan beberapa
gedung yang berdekatan.
• Memungkinkan beberapa pemakai berbagi software, data dan peralatan.
Bentuk Sistem Komunikasi Data
1. off-line communication system
Suatu bentuk sistem komunikasi data yang sederhana
dapat berbentuk off-line communication system,yaitu
data yang ditransmisikan tidak langsung diproses oleh
CPU penerima.
2. On-Line Communication System
Suatu on-line communication system, data yang
dikirimkan akan langsung diterima oleh komputer pusat
untuk diolah. On-Line Communication System dapat
berbentuk
a. remote job entry (RJE) system
b. realtime system
c. time sharing system
d. client server system
Model Komunikasi Data
Ada 3 macam model komunikasi data dilihat
berdasarkan tipe channel transmisi,
• Simplex atau One Way Transmission
Tipe channel transmisi ini hanya dapat membawa informasi
data dalam bentuk satu arah saja, tidak bolak-balik. Misalnya
siaran radio atau televisi.
• Half Duplex atau Either Way Transmission
Half Duplex atau Either Way Transmission biasa disingkat
HDX, dalam tipe channel transmisi ini informasi data dapat
dikirim dan diterima namun tidak secara serentak
(bergantian). Artinya bila satu mengirimkan maka yang
lainnya menerima dan sebaliknya. Radio CB Walkie-
talkie merupakan contoh dari two-way transmission.
• Full Duplex atau Both Way Transmission
Full Duplex atau Both Way Transmission biasa disingkat
Model komunikasi data
berdasarkan jalur transmisinya
1. Unicast
Unicast merupakan kontak data informasi pada suatu
alat dengan alat yang lain, sedangkan ketika kontak
tersebut terjadi, alat tersebut tidak dapat melakukan
kontak dengan alat lainnya diluar kontak yang terjadi
2. Multicast
Berbeda dengan Unicast, dalam multicast ketika proses
kontak terjadi, masing-masing alat tetap dapat
terhubung dengan alat lainnya.
3. Broadcast
Dalam proses ini alat yang menerima data informasi
tidak dapat memberikan respon balik terhadap alat
Berdasarkan konfigurasi jalur transmisi data,
model komunikasi data terbagi menjadi:
a.Point to Point
Dalam konfigurasi ini media atau peralatan saling
terhubung antara satu peralatan dengan peralatan
lain tanpa terbagi. Konfigurasi ini biasanya
digunakan pada beberapa peralatan komputer
seperti printer yang terhubung langsung dengan
komputer.
b.Point to Multipoint
Dimana suatu alat atau media dapat terhubung
dengan beberapa alat lainnya. Proses transmisi
data yang menggunakan konfigurasi ini misalnya
penyiaran radio yang mana sebuah pemancar
Berdasarkan mode transmisi data,
a. Mode Transmisi Paralel
Pada mode transmisi ini, semua bit dari karakter yang
diwakili oleh suatu kode, ditransmisikan secara
serentak satu karakter setiap saat.
Bila digunakan kode ASCII, maka dibutuhkan
sebanyak 8 channel untuk mentransmisikan sekaligus
ke 8 buah bit 1 karakter kode ASCII. Perhatikan,
bahwa yang ditransmisikan secara paralel adalah bit-
bit dalam 1 karakter, sedangkan masing-masing
karakternya ditransmisikan secara seri (berurutan).
b.Mode Transmisi Serial
Mode transmisi serial merupakan mode transmisi
yang umum dipergunakan. Pada mode ini, masing-
masing bit dari satu karakter dikirimkan secara
berurutan, yaitu bit per bit, satu diikuti oleh bit
Manfaat Komunikasi Data
1. Memungkinkan pengiriman data dalam jumlah besar efisien
tanpa kesalahan dan ekonomis dari suatu tempat ke tempat
yang lain.
2. Memunginkan penggunaan sistem komputer dan peralatan
pendukung dari jarak jauh (remote computer use). Contohnya:
seperti yang Bapak lakukan pada saat mengajar di
kelas, yaitu tanpa menggunakan kabel interface dapat
langsung menghubungkan antara projector dengan Laptop
yang kita gunakan.
3. Memungkinkan penggunaan komputer secara terpusat
maupun secara tersebar sehingga mendukung manajemen
dalam hal kontrol, baik desentralisasi ataupun sentralisasi.
4. Mempermudah kemungkinan pengelolaan dan pengaturan
data yang ada dalam berbagai macam sistem komputer.
5. Mengurangi waktu untuk pengelolaan data.
6. Mendapatkan data langsung dari sumbernya.
komunikasidata-140402053411-phpapp02 (1).pdf

komunikasidata-140402053411-phpapp02 (1).pdf

  • 1.
  • 2.
    Definisi Komunikasi Data • Komunikasiberasal dari bahasa Inggris ‘Communication’, secara etimologis berasal dari bahasa Latin ‘Commicatus’, dan perkataan ini bersumber dari kata ‘Communis’ yang memiliki makna ‘berbagi’ atau ‘menjadi miliki bersama’. Komunikasi berarti suatu proses membangun saling pengertian dengan menciptakan dan menggunakan informasi agar tehubung satu sama lain. • Data berasal dari kata ‘datum’ yang berarti materi atau kumpulan fakta yang dipakai untuk keperluan suatu analisa. Data merupakan sesuatu yang masih belum mempunyai arti bagi penerimanya dan memerlukan suatu pengolahan untuk menjadi informasi. Data bisa berwujud
  • 3.
    Definisi Komunikasi Data (cont’d) Komunikasidata adalah proses pengiriman dan penerimaan data secara elektronik dari dua atau lebih alat yang terhubung kedalam sebuah jaringan (network) melalui suatu media.
  • 4.
    Perangkat Keras Komunikasi Data a.Terminal (Alat Input) : keyboard, telepon tombol, titik penjualan (point of sale), terminal pengumpulan data. b. Cluster Control Unit berfungsi untuk membangun hubungan antara terminal yang dikendalikan dengan peralatan-peralatan dan saluran-saluran. c. Modem yaitu peralatan khusus yang digunakan agar sirkuit telepon dapat digunakan sebagai komunikasi data.
  • 5.
    Perangkat Keras KomunikasiData (con’t) d. Multiplexer adalah alat yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan pesan secara serentak. e. Saluran berfungsi untuk melaksanakan fungsi transmisi dalam berbagai cara. Contoh: kabel, fiberoptik, dll. f. Front-End Processor menangani lalulintas data yang masuk dan keluar bagi host komputer. Berfungsi sebagai unit input/output dari host
  • 6.
    Perangkat Lunak Komunikasi Data 1.Perangkat Lunak dalam Host TCM ( Telecommuncation Monitor ) berfungsi sebagai: – Menempatkan pesan dalam suatu urutan titik berdasarkan prioritasnya. Melaksanakan fungsi keamanan dengan mempertahankan catatan (log) kegiatan dari setiap terminal dan memeriksa apakah suatu terminal berwenang untuk mengerjakan tugas atau tidak. – Menghubungkan jaringan data komputer dengan sistem manajemen database. – Menangani gangguan-gangguan kecil dalam pemrosesan.
  • 7.
    2. Perankat Lunak dalamFront-End Processor NCP ( Network Control Program ) berfungsi sebagai: – Menentukan jika terminal ingin menggunakan saluran. – Memelihara catatan kegiatan saluran dengan memberikan tanggal dan waktu, nomor pada setiap pesan. – Mengubah kode-kode yang digunakan oleh satu jenis peralatan. Misalnya: IBM ke DEC. – Melaksanakan fungsi editing pada tiap data yang masuk dengan memeriksa kesalahan dan mengatur lagi formatnya. – Menambahkan dan menghapus kode-kode routing. – Memelihara file historis dari pesan-pesan yang masuk. – Memelihara statistik atas penggunaan jaringan.
  • 8.
    Jaringan Komunikasi Data 1.Jaringan Luas / WAN ( Wide Area Network ) • Meliputi area geografis yang luas dengan beragam fasilitas komunikasi seperti telepon, transmisi satelit dan kabel bawah laut. • Melibatkan host computer, hardware/software komputer. Contoh: jaringan perbankan antar daerah, sistem pemesanan tiket pesawat. 2. Jaringan Setempat / LAN ( Local Area Network ) • Meliputi area yang terbatas, menghubungkan hingga ratusan komputer mikro yang berlokasi di area yang relatif kecil seperti gedung dan beberapa gedung yang berdekatan. • Memungkinkan beberapa pemakai berbagi software, data dan peralatan.
  • 9.
    Bentuk Sistem KomunikasiData 1. off-line communication system Suatu bentuk sistem komunikasi data yang sederhana dapat berbentuk off-line communication system,yaitu data yang ditransmisikan tidak langsung diproses oleh CPU penerima. 2. On-Line Communication System Suatu on-line communication system, data yang dikirimkan akan langsung diterima oleh komputer pusat untuk diolah. On-Line Communication System dapat berbentuk a. remote job entry (RJE) system b. realtime system c. time sharing system d. client server system
  • 10.
    Model Komunikasi Data Ada3 macam model komunikasi data dilihat berdasarkan tipe channel transmisi, • Simplex atau One Way Transmission Tipe channel transmisi ini hanya dapat membawa informasi data dalam bentuk satu arah saja, tidak bolak-balik. Misalnya siaran radio atau televisi. • Half Duplex atau Either Way Transmission Half Duplex atau Either Way Transmission biasa disingkat HDX, dalam tipe channel transmisi ini informasi data dapat dikirim dan diterima namun tidak secara serentak (bergantian). Artinya bila satu mengirimkan maka yang lainnya menerima dan sebaliknya. Radio CB Walkie- talkie merupakan contoh dari two-way transmission. • Full Duplex atau Both Way Transmission Full Duplex atau Both Way Transmission biasa disingkat
  • 11.
    Model komunikasi data berdasarkanjalur transmisinya 1. Unicast Unicast merupakan kontak data informasi pada suatu alat dengan alat yang lain, sedangkan ketika kontak tersebut terjadi, alat tersebut tidak dapat melakukan kontak dengan alat lainnya diluar kontak yang terjadi 2. Multicast Berbeda dengan Unicast, dalam multicast ketika proses kontak terjadi, masing-masing alat tetap dapat terhubung dengan alat lainnya. 3. Broadcast Dalam proses ini alat yang menerima data informasi tidak dapat memberikan respon balik terhadap alat
  • 12.
    Berdasarkan konfigurasi jalurtransmisi data, model komunikasi data terbagi menjadi: a.Point to Point Dalam konfigurasi ini media atau peralatan saling terhubung antara satu peralatan dengan peralatan lain tanpa terbagi. Konfigurasi ini biasanya digunakan pada beberapa peralatan komputer seperti printer yang terhubung langsung dengan komputer. b.Point to Multipoint Dimana suatu alat atau media dapat terhubung dengan beberapa alat lainnya. Proses transmisi data yang menggunakan konfigurasi ini misalnya penyiaran radio yang mana sebuah pemancar
  • 13.
    Berdasarkan mode transmisidata, a. Mode Transmisi Paralel Pada mode transmisi ini, semua bit dari karakter yang diwakili oleh suatu kode, ditransmisikan secara serentak satu karakter setiap saat. Bila digunakan kode ASCII, maka dibutuhkan sebanyak 8 channel untuk mentransmisikan sekaligus ke 8 buah bit 1 karakter kode ASCII. Perhatikan, bahwa yang ditransmisikan secara paralel adalah bit- bit dalam 1 karakter, sedangkan masing-masing karakternya ditransmisikan secara seri (berurutan). b.Mode Transmisi Serial Mode transmisi serial merupakan mode transmisi yang umum dipergunakan. Pada mode ini, masing- masing bit dari satu karakter dikirimkan secara berurutan, yaitu bit per bit, satu diikuti oleh bit
  • 14.
    Manfaat Komunikasi Data 1.Memungkinkan pengiriman data dalam jumlah besar efisien tanpa kesalahan dan ekonomis dari suatu tempat ke tempat yang lain. 2. Memunginkan penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukung dari jarak jauh (remote computer use). Contohnya: seperti yang Bapak lakukan pada saat mengajar di kelas, yaitu tanpa menggunakan kabel interface dapat langsung menghubungkan antara projector dengan Laptop yang kita gunakan. 3. Memungkinkan penggunaan komputer secara terpusat maupun secara tersebar sehingga mendukung manajemen dalam hal kontrol, baik desentralisasi ataupun sentralisasi. 4. Mempermudah kemungkinan pengelolaan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem komputer. 5. Mengurangi waktu untuk pengelolaan data. 6. Mendapatkan data langsung dari sumbernya.