KESEHATAN MENTAL
D o s e n P e m b i n a : A f r i j a t u n n i s y a h , M . P d
• JURUSAN ILMU PENDIDIKAN
• PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING
• STKIP BIMA
Penyesuaian Diri dan Fase
Perkembangan Diri Individu
Fase
Perkembangan
Perkembangan adalah perubahan individu yang
lebih ke arah rohaniah yang menjadi unik untuk
setiap individu, karena perkembangan individu
berbeda, perkembangan juga memiliki pola-pola
tersendiri yang khas yang hanya bisa diamati tanpa
bisa diukur.
Pertumbuhan adalah proses perubahan jasmani yang
terjadi sampai mencapai kematangan fisik yang
bersifat kuantitatif yang dialami oleh individu yang
satu dengan yang lain berbeda (berat, tinggi dsb).
1. Dalam buku Human Development, definisi perkembangan manusia adalah
proses perubahan dan kemantapan/kematangan yang dilalui sepanjang rentang
kehidupan seseorang.
Perubahan dan kemantapan mencakup pada perkembangan fisik yang
meliputi pertumbuhan tubuh dan otak, sensori, ketrampilan, kesehatan.
Perkembangan kognitif yang meliputi belajar, perhatian, memori, bahasa,
berfikir, berargumen dan kreativitas. Perkembangan psikososial yang
meliputi emosi, kepribadian dan hubungan sosial.
2. Perkembangan menurut Kartono (dalam Sobur, 2009) merupakan perubahan
psikofisis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi-fungsi psikis dan fisis
yang ditunjang oleh faktor lingkungan dan proses belajar pada waktu tertentu
menuju kedewasaan.
DefinisiPerkembangan
1. Keturunan (nature), yaitu sifat bawaan
dari orang tua biologis, misalnya
kecerdasan dan watak.
2. Lingkungan (nurture), yaitu tempat dan
kondisi sosial di mana individu tumbuh dan
berkembang.
4. Keluarga (cara mendidik, perhatian dan
memperlakukan anak)
3. Kematangan, kesiapan individu untuk
menguasai ketrampilan baru, misalnya
kematangan otak dan tubuh pada fase
anak-anak awal, sehinggga mempunyai
kemampuan untuk berjalan dan berbicara.
5. Status sosial dan ekonomi (penghasilan,
pendidikan, dan pekerjaan, kemiskinan)
Beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan menurut Papalia et al. (2007) dalam buku Human
Development adalah:
Factor-factor Yang
Mempengaruhi
Perkembangan
7. Ras/suku (leluhur, bangsa, agama, bahasa,
yang membentuk identitas diri).
6. Budaya (adat, tradisi, kepercayaan,
nilai-nilai, bahasa, perilaku modeling dari
orang tua)
1. Adanya kematangan fisik tertentu pada fase perkembangan
tertentu
2. Adanya dorongan cita-cita psikologis manusia yang sedang
berkembang itu sendiri, dan
3. Adanya tuntutan kultural masyarakat. Setiap anak atau
individu berkembang melalui tahap perkembangan
Tugas-tugas Perkembangan
Fase
Perkembangan
individu
1. Fase Bayi
2. Fase Anak-Anak
3. Fase Remaja
4. Fase Dewasa
5. Fase Lansia
6. Anak Berkebutuhan
Khusus
Periodeatau FasePerkembanganManusia
Menurutbeberapaparaahli
Periodisasi yang berdasar biologis Periodisasi berdasarkan didaktis menurut Elizabeth
B. Hurlock:
• Pembagian Aristoteles didasarkan atas gejala
pertumbuhan jasmani yaitu antara fase satu dan fase
kedua dibatasi oleh pergantian gigi, antara fase
kedua dengan fase ketiga ditandai dengan mulai
bekerjanya kelenjar kelengkapan kelamin. Fase-fase
tersebut yaitu; a) Fase anak kecil: 0 – 6 th, b) Fase
anak sekolah: 7 – 14 th yaitu masa mulai bekerjanya
kelenjar kelengkapan kelamin, dan c) Fase remaja:
14 – 21 th.
• Masa sebelum lahir (pranatal): 9 bulan
• Masa bayi baru lahir (new born): 0-2 minggu
• Masa bayi (babyhood): 2 minggu- 2 th
• Masa kanak-kanak awal (early childhood):2-6 th
• Masa kanak-kanak akhir (later chilhood): 6-12 th
• Masa puber (puberty) 11/12 – 15/16 th
• Masa remaja ( adolesence) : 15/16 – 21 th
• Masa dewasa awal (early adulthood) : 21-40 th
• Masa dewasa madya(middle adulthood): 40-60 th
• Masa usia lanjut (later adulthood) : 60-80
Ciri–ciri perkembangan secara umum yaitu:
1. Terjadinya perubahan dalam aspek fisik (perubahan berat badan dan organ-organ tubuh)
dan aspek psikis (matangnya kemampuan berpikir, mengingat, dan berkreasi).
2. Terjadinya perubahan dalam proporsi: aspek fisik (proporsi tubuh anak berubah sesuai
dengan fase perkembangannya) dan aspek psikis (perubahan imajinasi dari fantasi ke
realitas).
3. Lenyapnya tanda -tanda yang lama: tanda-tanda fisik (lenyapnya kelenjar thymus
(kelenjar anak-anak) seiring bertambahnya usia. Aspek psikis (lenyapnya gerak-gerik
kanak -kanak dan perilaku impulsif).
4. Diperolehnya tanda-tanda yang baru: tanda-tanda fisik (pergantian gigi dan karakter
seks pada usia remaja),tanda -tanda psikis (berkembangnya rasa ingin tahu tentang
pengetahuan, moral, interaksi dengan lawan jenis).
FasePerkembangan
berdasarkanusia
• Tahap infancy/orok (umur 2 minggu setelah lahir) merupakan tahap terpenting dalam
kehidupan manusia. Dalam masa ini individu mengalami masa-masa penyesuaian diri
yang amat radikal dari kondisi yang amat berlainan dengan kondisi dalam perut ibunya
(temperatur lingkungan, cara asupan dan cara pembuangan zat sisa). Perilaku individu
saat itu masih bersifat sembarang hampir tanpa arti dan kurang terkendali serta
menunjukkan perilaku-perilaku spesifik, termasuk gerak refleks bila ada rangsangan
luar (kaget karena ribut/gigitan nyamuk)
• Tahap babyhood/bayi terjadi perubahan dan pertumbuhan yang amat cepat, makin
berkurang ketergantungan pada ibunya dan awal munculnya individualitas. Pada usia
awal ini individu sudah belajar mengenal lingkungan sekitar, orang-orang sekitar dan
ibunya.
• Usia 2 tahun anak belajar
memakan makanan padat
• Belajar berbicara dengan
bahasa ibu
Fase bayi (0 - 2 Thn)
• Usia 3 tahun Belajar buang air kecil dan air besar
• Usia 4 tahun belajar mengenal perbedaan jenis kelamin, bersahabat, dingin atau introvet, apabila anak memperoleh
pergaulan dengan orang tua itu menyenangkan, maka anak akan cenderung bersikap ramah dan ceria dan belajar
mengadakan hubungan emosional dengan orang tua, saudara dan oran lain apakah ia bersikap bers
• Usia 5 tahun belajar mengenal konsep sederhana kenyataan sosial dan alam (mengenalkan binatang)
• Usia 6 tahun anak belajar memperoleh ketrampilan fisik untuk melakukan permainan (dapat berbaris, senam pagi,
bermain bola, loncat tali, berenang)
Fase Bayi ke Anak-anak (2-6 Thn)
FaseAnak-anakkeRemaja (6-12Thn)
• Usia 6-12 tahun mengalami perkembangan dibangku sekolah
• Belajar membentuk sikap yang sehat terhadap dirinya sendiri sebagai makhluk
biologis (mengembankan kebiasaan untuk memelihara badan meliputi kebersihan,
keselamatan/memelihara diri dan kesehatan)
• Belajar mengembangkan sikap positifnya tehadap jenis kelamin (pria/wanita) dan
juga menerima dirinya baik rupa wajahnya dan postur tubuhnya secara positif
• Belajar bergaul dengan teman-teman sebayanya
• Belajar memainkan peranan sesuai dengan jenis kelaminnya
• Belajar ketrampilan dasar dalam membaca, menulis dan berhitung.
• Mengembankan kata hati; boleh atau tidak boleh (jujur itu baik dan bohong itu buruk)
• Belajar memperoleh kebebasan yang bersifat pribadi.
FaseRemajakeDewasa (12-18Thn)
• Masa pubertas/akhil balik (12-14 untuk perempuan dan 13-15 untuk laki-laki) Masa ini ditandainya dengan
matangnya oran-organ reproduksi. Muncul seksual primer dan seksual sekunder.
• Periode remaja (adolecences)
Remaja awal (early adolecences) usia 13-17 tahun (malu, tidak PD, takut gemuk, pengen punya kumis) dan
remaja akhir usia 17-18 tahun (ikut dalam kelompok-kelompok, cepat tersinggung, marah dsb
• Periode dewasa awal (early adulthood) usia 18-40 tahun
Masa remaja sudah lewat, usia pemantapan diri untuk persipkan berkeluarga, serius belajar demi masa depan.
Fase Dewasa keLansia
• Periode dewasa madya (middle adulthood) usia 40-60
Kehidupan sudah mapan, berkeluarga, anak sudah menginjak remaja, kecantikan wanita mulai
berkurang/keriput atau betuk tubuh sudah tidak bagus lagi, bermunculan gejala-gejala sakit, usia 50 wanita
sudah manupouse.
• Peride usia lanjut (lansia) usia 60-80 tahun. Keadaan fisik sudah berubah secara signifikan.
AnakBerkebutuhanKhusus
Thankyou ForAttention
nisyahafrizatun@gmail.com

KM 12.pptx

  • 1.
    KESEHATAN MENTAL D os e n P e m b i n a : A f r i j a t u n n i s y a h , M . P d • JURUSAN ILMU PENDIDIKAN • PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING • STKIP BIMA
  • 2.
    Penyesuaian Diri danFase Perkembangan Diri Individu
  • 4.
    Fase Perkembangan Perkembangan adalah perubahanindividu yang lebih ke arah rohaniah yang menjadi unik untuk setiap individu, karena perkembangan individu berbeda, perkembangan juga memiliki pola-pola tersendiri yang khas yang hanya bisa diamati tanpa bisa diukur. Pertumbuhan adalah proses perubahan jasmani yang terjadi sampai mencapai kematangan fisik yang bersifat kuantitatif yang dialami oleh individu yang satu dengan yang lain berbeda (berat, tinggi dsb).
  • 5.
    1. Dalam bukuHuman Development, definisi perkembangan manusia adalah proses perubahan dan kemantapan/kematangan yang dilalui sepanjang rentang kehidupan seseorang. Perubahan dan kemantapan mencakup pada perkembangan fisik yang meliputi pertumbuhan tubuh dan otak, sensori, ketrampilan, kesehatan. Perkembangan kognitif yang meliputi belajar, perhatian, memori, bahasa, berfikir, berargumen dan kreativitas. Perkembangan psikososial yang meliputi emosi, kepribadian dan hubungan sosial. 2. Perkembangan menurut Kartono (dalam Sobur, 2009) merupakan perubahan psikofisis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi-fungsi psikis dan fisis yang ditunjang oleh faktor lingkungan dan proses belajar pada waktu tertentu menuju kedewasaan. DefinisiPerkembangan
  • 6.
    1. Keturunan (nature),yaitu sifat bawaan dari orang tua biologis, misalnya kecerdasan dan watak. 2. Lingkungan (nurture), yaitu tempat dan kondisi sosial di mana individu tumbuh dan berkembang. 4. Keluarga (cara mendidik, perhatian dan memperlakukan anak) 3. Kematangan, kesiapan individu untuk menguasai ketrampilan baru, misalnya kematangan otak dan tubuh pada fase anak-anak awal, sehinggga mempunyai kemampuan untuk berjalan dan berbicara. 5. Status sosial dan ekonomi (penghasilan, pendidikan, dan pekerjaan, kemiskinan) Beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan menurut Papalia et al. (2007) dalam buku Human Development adalah: Factor-factor Yang Mempengaruhi Perkembangan 7. Ras/suku (leluhur, bangsa, agama, bahasa, yang membentuk identitas diri). 6. Budaya (adat, tradisi, kepercayaan, nilai-nilai, bahasa, perilaku modeling dari orang tua)
  • 7.
    1. Adanya kematanganfisik tertentu pada fase perkembangan tertentu 2. Adanya dorongan cita-cita psikologis manusia yang sedang berkembang itu sendiri, dan 3. Adanya tuntutan kultural masyarakat. Setiap anak atau individu berkembang melalui tahap perkembangan Tugas-tugas Perkembangan
  • 8.
    Fase Perkembangan individu 1. Fase Bayi 2.Fase Anak-Anak 3. Fase Remaja 4. Fase Dewasa 5. Fase Lansia 6. Anak Berkebutuhan Khusus
  • 9.
    Periodeatau FasePerkembanganManusia Menurutbeberapaparaahli Periodisasi yangberdasar biologis Periodisasi berdasarkan didaktis menurut Elizabeth B. Hurlock: • Pembagian Aristoteles didasarkan atas gejala pertumbuhan jasmani yaitu antara fase satu dan fase kedua dibatasi oleh pergantian gigi, antara fase kedua dengan fase ketiga ditandai dengan mulai bekerjanya kelenjar kelengkapan kelamin. Fase-fase tersebut yaitu; a) Fase anak kecil: 0 – 6 th, b) Fase anak sekolah: 7 – 14 th yaitu masa mulai bekerjanya kelenjar kelengkapan kelamin, dan c) Fase remaja: 14 – 21 th. • Masa sebelum lahir (pranatal): 9 bulan • Masa bayi baru lahir (new born): 0-2 minggu • Masa bayi (babyhood): 2 minggu- 2 th • Masa kanak-kanak awal (early childhood):2-6 th • Masa kanak-kanak akhir (later chilhood): 6-12 th • Masa puber (puberty) 11/12 – 15/16 th • Masa remaja ( adolesence) : 15/16 – 21 th • Masa dewasa awal (early adulthood) : 21-40 th • Masa dewasa madya(middle adulthood): 40-60 th • Masa usia lanjut (later adulthood) : 60-80
  • 10.
    Ciri–ciri perkembangan secaraumum yaitu: 1. Terjadinya perubahan dalam aspek fisik (perubahan berat badan dan organ-organ tubuh) dan aspek psikis (matangnya kemampuan berpikir, mengingat, dan berkreasi). 2. Terjadinya perubahan dalam proporsi: aspek fisik (proporsi tubuh anak berubah sesuai dengan fase perkembangannya) dan aspek psikis (perubahan imajinasi dari fantasi ke realitas). 3. Lenyapnya tanda -tanda yang lama: tanda-tanda fisik (lenyapnya kelenjar thymus (kelenjar anak-anak) seiring bertambahnya usia. Aspek psikis (lenyapnya gerak-gerik kanak -kanak dan perilaku impulsif). 4. Diperolehnya tanda-tanda yang baru: tanda-tanda fisik (pergantian gigi dan karakter seks pada usia remaja),tanda -tanda psikis (berkembangnya rasa ingin tahu tentang pengetahuan, moral, interaksi dengan lawan jenis).
  • 11.
    FasePerkembangan berdasarkanusia • Tahap infancy/orok(umur 2 minggu setelah lahir) merupakan tahap terpenting dalam kehidupan manusia. Dalam masa ini individu mengalami masa-masa penyesuaian diri yang amat radikal dari kondisi yang amat berlainan dengan kondisi dalam perut ibunya (temperatur lingkungan, cara asupan dan cara pembuangan zat sisa). Perilaku individu saat itu masih bersifat sembarang hampir tanpa arti dan kurang terkendali serta menunjukkan perilaku-perilaku spesifik, termasuk gerak refleks bila ada rangsangan luar (kaget karena ribut/gigitan nyamuk) • Tahap babyhood/bayi terjadi perubahan dan pertumbuhan yang amat cepat, makin berkurang ketergantungan pada ibunya dan awal munculnya individualitas. Pada usia awal ini individu sudah belajar mengenal lingkungan sekitar, orang-orang sekitar dan ibunya. • Usia 2 tahun anak belajar memakan makanan padat • Belajar berbicara dengan bahasa ibu Fase bayi (0 - 2 Thn)
  • 12.
    • Usia 3tahun Belajar buang air kecil dan air besar • Usia 4 tahun belajar mengenal perbedaan jenis kelamin, bersahabat, dingin atau introvet, apabila anak memperoleh pergaulan dengan orang tua itu menyenangkan, maka anak akan cenderung bersikap ramah dan ceria dan belajar mengadakan hubungan emosional dengan orang tua, saudara dan oran lain apakah ia bersikap bers • Usia 5 tahun belajar mengenal konsep sederhana kenyataan sosial dan alam (mengenalkan binatang) • Usia 6 tahun anak belajar memperoleh ketrampilan fisik untuk melakukan permainan (dapat berbaris, senam pagi, bermain bola, loncat tali, berenang) Fase Bayi ke Anak-anak (2-6 Thn)
  • 13.
    FaseAnak-anakkeRemaja (6-12Thn) • Usia6-12 tahun mengalami perkembangan dibangku sekolah • Belajar membentuk sikap yang sehat terhadap dirinya sendiri sebagai makhluk biologis (mengembankan kebiasaan untuk memelihara badan meliputi kebersihan, keselamatan/memelihara diri dan kesehatan) • Belajar mengembangkan sikap positifnya tehadap jenis kelamin (pria/wanita) dan juga menerima dirinya baik rupa wajahnya dan postur tubuhnya secara positif • Belajar bergaul dengan teman-teman sebayanya • Belajar memainkan peranan sesuai dengan jenis kelaminnya • Belajar ketrampilan dasar dalam membaca, menulis dan berhitung. • Mengembankan kata hati; boleh atau tidak boleh (jujur itu baik dan bohong itu buruk) • Belajar memperoleh kebebasan yang bersifat pribadi.
  • 14.
    FaseRemajakeDewasa (12-18Thn) • Masapubertas/akhil balik (12-14 untuk perempuan dan 13-15 untuk laki-laki) Masa ini ditandainya dengan matangnya oran-organ reproduksi. Muncul seksual primer dan seksual sekunder. • Periode remaja (adolecences) Remaja awal (early adolecences) usia 13-17 tahun (malu, tidak PD, takut gemuk, pengen punya kumis) dan remaja akhir usia 17-18 tahun (ikut dalam kelompok-kelompok, cepat tersinggung, marah dsb • Periode dewasa awal (early adulthood) usia 18-40 tahun Masa remaja sudah lewat, usia pemantapan diri untuk persipkan berkeluarga, serius belajar demi masa depan.
  • 15.
    Fase Dewasa keLansia •Periode dewasa madya (middle adulthood) usia 40-60 Kehidupan sudah mapan, berkeluarga, anak sudah menginjak remaja, kecantikan wanita mulai berkurang/keriput atau betuk tubuh sudah tidak bagus lagi, bermunculan gejala-gejala sakit, usia 50 wanita sudah manupouse. • Peride usia lanjut (lansia) usia 60-80 tahun. Keadaan fisik sudah berubah secara signifikan. AnakBerkebutuhanKhusus
  • 16.