ASAM DAN BASA
REAKSI KIMIA DAN ASAL USUL ASAM DAN BASA
TEORI-TEORI ASAM BASA

KESETIMBANGAN AIR
KONSEP pH
KESETIMBANGAN
ASAM

KESETIMBANGAN
BASA




Merupakan reaksi kimia yang terjadi
antara asam dengan basa
Beberapa ilmuan telah memberikan
definisi tentang konsep asam basa
Meskipun beberapa definisi terlihat
kurang jelas dan berbeda satu sama
lain, tetapi definisi-definisi tentang asam
basa tersebut saling melengkapi

BACK

NEXT
Secara
Umum :

Cairan berasa asam dan

Asam : dapat memerahkan kertas
lakmus biru

Basa

:

Garam :

Cairan berasa pahit dan
dapat membirukan kertas
lakmus merah
Cairan yang berasa asin

NEXT
ASAL USUL TEORI
ASAM BASA
Lavoisier (1776) mengemukakan teori
asam yang hanya terfokus pada asam
oksi seperti HNO3 dan H2SO4.
sedangkan asam-asam hidro halida
tidak dapat didefinisikan
Sir Humphry Davy (1810)memberikan istilah asam
untuk senyawa hidrohalida meskiput kurang
terstruktur
NEXT
ASAL USUL TEORI
ASAM BASA
Berzelius
Asam

Basa

Senyawa-senyawa
yang mengandung
oksida non logam

Senyawa-senyawa
yang mengandung
oksida logam
NEXT
ASAL USUL TEORI
ASAM BASA
Justus von Liebig (1838)
Asam

Basa

Zat-zat yang
mengandung hidrogen
yang dapat digantikan
dengan logam

Zat-zat yang
mengandung hidrogen
yang tidak dapat
digantikan dengan
logam
TEORI ASAM
BASA
Secara
Umum :

Cairan berasa asam dan

Asam : dapat memerahkan kertas
lakmus biru

Basa

:

Garam :

Cairan berasa pahit dan
dapat membirukan kertas
lakmus merah
Cairan yang berasa asin
• Terdapat 7 teori Asam Basa
yang masih dikenal :
– Teori Arrhenius
– Teori Bronstead-Lowry
– Teori Lewis
– Teori Pelarut
– Teori Lux-Flood
– Teori Usanovich
– Teori Pearson
TEORI ASAM BASA

Teori Arrhenius (1887)

Asam adalah senyawa yang
melepaskan H+ dalam air. Contoh :

Basa adalah senyawa yang
melepaskan OH- dalam air
Contoh :

Kelemahan : hanya berlaku untuk
larutan dalam air saja.
TEORI ASAM BASA

Teori Bronsted – Lowry(1923)
Asam : Senyawa yg dapat memberikan

CONTOH :

Basa:

proton ( H+ ) / donor proton.
Senyawa yg dapat menerima
proton (H+) / akseptor proton.

Reaksi tanpa Pelarut Air
HCl(g) + NH3(g)  NH4+ + Cl-  NH4Cl(s)
Asam Basa
Reaksi dengan Pelarut Air
HCl(g) + H2O(aq)  H3O+(aq) + Cl-(aq)
Asam
Basa
NH4OH(g) + H2O(aq) NH4OH2+(aq) + OH-(aq)
Basa
Asam
Air dapat bersifat asam atau basa  Amfoter
TEORI ASAM BASA

Pasangan Asam Basa Konjugasi
HCl
Asam 1

+ H2 O
Basa 1

H3 O + +

Cl-

Asam 2 Basa 2

Konjugasi
Konjugasi
Pasangan asam basa konjugasi :
pasangan asam 1 – basa 2 dan
basa 1 – asam 2  HCl – Cl - dan
H 2O – H 3O +
Asam konjugasi : Asam yg terbentuk dari
basa yang menerima Proton  H3O+
Basa konjugasi : Basa yg terbentuk dari
asam yang melepaskan Proton  Cl-
TEORI ASAM BASA

Jelaskan untuk reaksi :

NH 3 + H 2 O

NH 4 +

+ OH -

a. Pasangan asam basa konjugasi
b. Asam konjugasi
c. Basa konjugasi


Bagaimana dengan?

HF(aq) + SO32–(aq) → F–(aq) + HSO3–(aq)
CO32–(aq) + HC2H3O2(aq) → C2H3O2–(aq) + HCO3–(aq)
H3PO4(aq) + OCl –(aq) → H2PO4–(aq) + HOCl(aq)
Teori Lewis (1916)

TEORI ASAM BASA

Ada beberapa reaksi yang tidak dapat
dijelaskan dengan kedua teori sebelumnya,
misalnya reaksi :

NH3 + BF3 ------- H3N – BF3
H

F

H-N:+B-F
H

F

H

F

H–N : B-F
H

F

Asam : Senyawa yang dapat
menerima pasangan elektron  BF3
Basa : Senyawa yang dapat
memberikan pasangan elektron  NH3
Kesetimbangan Air
Pada keadaan setimbang

Kw = [H+] [OH-]
Pada suhu kamar T= 25°C Kw = 10-14
sehingga
[H+] = [OH-] = 10-7

NEXT
• Air sebagai amfotir
• Amfotir : senyawa yang bisa berfungsi sebagai asam dan
basa
• Autoionisasi pada air
2H2O (l)
H3O+ (aq) + OH- (aq)
K = [H3O+][OH-] = [H+][OH-]
• K = tetapan ionisasi air , Kw
nilai kw tetap pada suhu 250C. bila suhu berubah Kw akan
berubah
H+] = [OH-] = 1.0 x10-7 M
Kw = [H+][OH-]=(1.0 x 10-7 M)2 = 1.0 x 10-14 M (SUHU 250C)

NEXT
AUTOIONISASI AIR

OH-

H 3O

HOME

+
Konsep pH
• Merupakan nilai derajat keasaman
/kebasaan dari suatu larutan
• pH menujukkan Aktivitas ion Hidrogen
dalam larutan
• Diperkenalkan oleh sØrensen (1909)
• Untuk derajat kebasaan dikenal
dengan pOH
• Dirumuskan
pH = - Log [H+] dan pOH = -Log [OH-]

NEXT
Konsep pH
• Karena pada air yang netral
[H+] = [OH-]= 10-7 maka
• pH = pOH = 7 (netral)
• pH < 7 atau pOH > 7 bersifat
asam
• pH > 7 atau pOH < 7 bersifat
basa





[H+] = [OH-]
[H+] > [OH-]
[H+] < [OH-]

NEUTRAL
ACIDIC
BASIC

SKALA pH
pH = - log [H+]
pOH = - log [OH-]
pH + pOH = 14
Kw = [H+] [OH-]

Contoh : pH Coca Cola = 3,12 Berapa [H3O+]
Jawab : pH = -log [H3O+]
log [H3O+] = - pH
[H3O+] = 10-pH (antilog)
= 10-3,12
= 7,6 x 10-4

HOME

pH DAN pOH


HA + H2O

H3O+ + A-

Melibatkan penguraian / disosiasi dari suatua asam atau basa

CONTOH :
HCl
H+ + ClCH3COOH
H+ + CH3COONH4
H+ + NH3
C6H5NH3+ H+ + C6H5NH2
Al (H2O)6]3+ H+ + [Al(H2O)5(OH-)]2+

NEXT
Contoh : HNO3, HCl, H2SO4,HClO4, HBr, HI, HBrO4
dan HIO4

Asam kuat terionisasi sempurna atau hampir
sempurna dlm air (100%)
ASAM KUAT DAN LEMAH


Asam lemah terionisasi kurang dari 100% dalam
air.



Contoh : Asam asetat = CH3CO2H
• Asam kuat menghasilkan basa terkonjugasi yang
lemah
• Asam lemah menghasilkan basa terkonjugasi yang
kuat
• Asam kuat : H2SO4, HCl, HNO3 dan HClO4
• Asam lemah : H3PO4, HNO2, HOCl, asam organik
KEKUATAN ASAM DAN BASA


NAMA ASAM
HClO4
HCl
H2SO4
HNO3
H3O+
H2SO3
H2SO4H3PO4HF
HC2H3O2
H2CO3
H2S

BASA KONJUGAT
ClO 4
Cl HSO4-

KEKUATAN
MENURUN

NO 3H 2O
HSO 3SO 42H 2PO4FC 2H302- KEKUATAN
HCO 3- MENINGKAT
HS-
Lanjutan : KEKUATAN ASAM DAN BASA
Nama Asam
HSO4SO32-

Basa Konjugat

HCN
NH4+

CNNH3

HCO3-

CO32-

HS
H2O
-

Kekuatan
menurun

S
OH2-

NH3

NH2-

OH-

O2-

Kekuatan
meningkat
KONSTANTA KESETIMBANGAN
PADA ASAM LEMAH

Ka ASAM LEMAH < 1
pH : 2 - 7
Kaitan antara Ka dengan pH
 Pada jumlah molar yang sama, pH Asam

lemah lebih tinggi dari pH asam kuat
KESETIMBANGAN PADA ASAM
 DISSOSIASI ASAM LEMAH TIDAK SEMPURNA

CONTOH : Berapa pH larutan 1 M HF, diketahui Ka = 7,2 x 10-4
Jawab :
x2
+
-4
HF (aq) H (aq) + F (aq) Ka= 7,2 x10
Ka =1-x
+
-14
H2O (l) H (aq) + OH (aq) Kw= 1,0 x10
ICE TABLE

HF
I
C
E

H+

+

F

1

0

0

-x

+x

+x

1-x

x

x

HF = 1 –x, karena x dianggap
kecil, maka HF = 1
Jadi : Ka = 7.2 x 10-4 = x2
x = 0.00268 = [H+]
pH = - log [H+]
pH = - log 0.00268
pH = 2.57
Pertanyaan
Berapa pH larutan 0,1 M HOCl? Bila diketahui Ka = 3,5 x 10-8
MENGHITUNG PERSENTASE ZAT YANG
TERDISOSIASI
PERSENTASE
TERDISOSIASI (α) =

KONSENTRASI
ZAT YANG TERURAI
----------------------------- X 100 %
KONSENTRASI
ZAT SEMULA

CONTOH : BERAPA PERSENTASE TERDISSOSIASI PADA LARUTAN 1 M
HF . DIKETAHUI [H+] PADA KEADAAN SETIMBANG = 2,7 . 10-2
Kaitan antara Ka dengan α

Dimana :

α = derajat disosiasi
Ka = konstanta asam
Ca = konsentrasi awal asam

•Hitung % dissosiasi asam HF (Ka = 1.8 x 10-5) pada
larutan dengan konsentrasi 0,1 M
Jawab :

I
C
E

HF
1
-x
0.1-x

H+
0
+x
x

+

F0
+x
x

Ka = (X2 / 0.1) = 1.8 X 10-5
X = 1.3 x 10-3 M = [H+]
% dissosiasi = (1.3 x 10-3)/ 0.1 x 100 % = 1.3 %

HOME
KESETIMBANGAN BASA
 BASA SEBAGAI ASEPTOR PROTON
 KONSTANTA DISSOSIASI :

B (aq) + H2O (l)
BH+(aq) + OH- (aq)
[BH+] [OH-]
Kb = ---------------[B]
Kb BASA LEMAH < 1
pH : 7 - 12
Contoh :
Hitung pH larutan NH3 15 M (Kb = 1.8 x 10-5)
Jawab :
NH3 (aq) + H2O (l)
H2O (l)

NH4+ (aq) + OH- (aq)
H+ (aq) + OH- (aq)

NH3(aq) + H2O (l)
I
C
E

15
-x
15-x

-

NH4+(aq)

+ OH-(aq)

0
+x
x

Kb= 1.8 X 10-5 = [NH4+][OH-]/[NH3]= (x)(x)/ 15-x = x2/15.0
X = √1,8 X 10-5 X 15 = 1.6 X 10-2 = [OH-]
pOH = - log [OH-]
= - log 1.6 X 10-2 = 1.7959
pH = 12.2

0
+x
x
KESETIMBANGAN BASA
Contoh lain :
 HITUNG pH DARI 5,0 X 10-2 NaOH
 JAWAB :

pOH = - log [OH-]
= - log 5,0 x 10-2 = 1,3
pOH + pH = 14
jadi pH = 14 – 1,3
= 12,7
Hubungan
Ka, Kb, [H3O]
dan pH
ASAM MONOPROTIK DAN DIPROTIK
 Asam monoprotik : mendonor 1 proton

contoh : HF, HCl, HNO3
 Asam poliprotik : mendonor lebih dari 1 proton
 Asam diprotik : mendonor 2 proton, contoh : H2SO4.
 H2SO4 + H2O

HSO4- + H3O+

 HSO4- + H2O

SO42- + H3O+
AMPHIPROTIK
 Senyawa

yang bisa berperan sebagai asam
bronsted atau basa bronsted contoh : ion hidrogen
fosfat (HPO42-)
HPO42- (aq) + H2O (l)

H3O+ (aq) + PO43- (aq)
ACID

HPO42- (aq) + H2O (l)

H2PO4- (aq) + OH- (aq)
BASE
KESETIMBANGAN ASAM DAN
BASA
Kesetimbangan Asam

 Asam Monoprotik :

H+ + A-

HA

[H+] [A-]
Ka =
[HA]
 Asam diprotik :
H2A

Ka = Konstanta
kesetimbangan asam

H+ + A[H+] [A-]

Ka =
[H2A]
KESETIMBANGAN ASAM DAN BASA

HA-

H+ + A2[H+] [A2-]

Ka2 =

Ka1 x Ka2 = ?????

[HA-]

Konstanta kesetimbangan Asam pada 250C
Nama

Rumus

Ka

Asam Klorida
Asam Nitrat
Asam Sulfat

HCl
HNO3
H2SO4

Asam Florida
Asam Nitrit
Asam Sulfita

HF
HNO2
H2S

1,0 x 107
sifat asam
1,0 x 109 (Ka1)
1,2 x 10-2 (Ka2)
6,6 x 10-4
5,1 x 10-4
1,1 x 10-7 (Ka1)
1,0 x 10-14 (Ka2)

Nilai Ka :

Ka > 10 : Asam kuat
Ka < 10 : Asam lemah
Kesetimbangan Basa

KESETIMBANGAN ASAM DAN BASA

 Basa
Monohidroksi : +
BOH
B + OH[B+] [OH-]
Kb =
[BOH]

Kb = Konstanta
kesetimbangan
basa

 Basa dihidroksi :
B(OH)2

B2+ + 2(OH)[B2+] [OH-]2

Kb =
B[OH]2


TUGAS

KESETIMBANGAN ASAM DAN BASA

Carilah

20

beserta
konstanta

jenis

rumus

molekul

dan
dan

kesetimbangannya,

klasifikasikan
sifat asamnya.

HOME

asam

berdasarkan

basa,
nilai
serta

kekuatan

Kiki asam basa

  • 2.
    ASAM DAN BASA REAKSIKIMIA DAN ASAL USUL ASAM DAN BASA TEORI-TEORI ASAM BASA KESETIMBANGAN AIR KONSEP pH KESETIMBANGAN ASAM KESETIMBANGAN BASA
  • 3.
       Merupakan reaksi kimiayang terjadi antara asam dengan basa Beberapa ilmuan telah memberikan definisi tentang konsep asam basa Meskipun beberapa definisi terlihat kurang jelas dan berbeda satu sama lain, tetapi definisi-definisi tentang asam basa tersebut saling melengkapi BACK NEXT
  • 4.
    Secara Umum : Cairan berasaasam dan Asam : dapat memerahkan kertas lakmus biru Basa : Garam : Cairan berasa pahit dan dapat membirukan kertas lakmus merah Cairan yang berasa asin NEXT
  • 5.
    ASAL USUL TEORI ASAMBASA Lavoisier (1776) mengemukakan teori asam yang hanya terfokus pada asam oksi seperti HNO3 dan H2SO4. sedangkan asam-asam hidro halida tidak dapat didefinisikan Sir Humphry Davy (1810)memberikan istilah asam untuk senyawa hidrohalida meskiput kurang terstruktur NEXT
  • 6.
    ASAL USUL TEORI ASAMBASA Berzelius Asam Basa Senyawa-senyawa yang mengandung oksida non logam Senyawa-senyawa yang mengandung oksida logam NEXT
  • 7.
    ASAL USUL TEORI ASAMBASA Justus von Liebig (1838) Asam Basa Zat-zat yang mengandung hidrogen yang dapat digantikan dengan logam Zat-zat yang mengandung hidrogen yang tidak dapat digantikan dengan logam
  • 8.
    TEORI ASAM BASA Secara Umum : Cairanberasa asam dan Asam : dapat memerahkan kertas lakmus biru Basa : Garam : Cairan berasa pahit dan dapat membirukan kertas lakmus merah Cairan yang berasa asin
  • 9.
    • Terdapat 7teori Asam Basa yang masih dikenal : – Teori Arrhenius – Teori Bronstead-Lowry – Teori Lewis – Teori Pelarut – Teori Lux-Flood – Teori Usanovich – Teori Pearson
  • 10.
    TEORI ASAM BASA TeoriArrhenius (1887) Asam adalah senyawa yang melepaskan H+ dalam air. Contoh : Basa adalah senyawa yang melepaskan OH- dalam air Contoh : Kelemahan : hanya berlaku untuk larutan dalam air saja.
  • 11.
    TEORI ASAM BASA TeoriBronsted – Lowry(1923) Asam : Senyawa yg dapat memberikan CONTOH : Basa: proton ( H+ ) / donor proton. Senyawa yg dapat menerima proton (H+) / akseptor proton. Reaksi tanpa Pelarut Air HCl(g) + NH3(g)  NH4+ + Cl-  NH4Cl(s) Asam Basa Reaksi dengan Pelarut Air HCl(g) + H2O(aq)  H3O+(aq) + Cl-(aq) Asam Basa NH4OH(g) + H2O(aq) NH4OH2+(aq) + OH-(aq) Basa Asam Air dapat bersifat asam atau basa  Amfoter
  • 12.
    TEORI ASAM BASA PasanganAsam Basa Konjugasi HCl Asam 1 + H2 O Basa 1 H3 O + + Cl- Asam 2 Basa 2 Konjugasi Konjugasi Pasangan asam basa konjugasi : pasangan asam 1 – basa 2 dan basa 1 – asam 2  HCl – Cl - dan H 2O – H 3O + Asam konjugasi : Asam yg terbentuk dari basa yang menerima Proton  H3O+ Basa konjugasi : Basa yg terbentuk dari asam yang melepaskan Proton  Cl-
  • 13.
    TEORI ASAM BASA Jelaskanuntuk reaksi : NH 3 + H 2 O NH 4 + + OH - a. Pasangan asam basa konjugasi b. Asam konjugasi c. Basa konjugasi
  • 14.
     Bagaimana dengan? HF(aq) +SO32–(aq) → F–(aq) + HSO3–(aq) CO32–(aq) + HC2H3O2(aq) → C2H3O2–(aq) + HCO3–(aq) H3PO4(aq) + OCl –(aq) → H2PO4–(aq) + HOCl(aq)
  • 15.
    Teori Lewis (1916) TEORIASAM BASA Ada beberapa reaksi yang tidak dapat dijelaskan dengan kedua teori sebelumnya, misalnya reaksi : NH3 + BF3 ------- H3N – BF3 H F H-N:+B-F H F H F H–N : B-F H F Asam : Senyawa yang dapat menerima pasangan elektron  BF3 Basa : Senyawa yang dapat memberikan pasangan elektron  NH3
  • 16.
    Kesetimbangan Air Pada keadaansetimbang Kw = [H+] [OH-] Pada suhu kamar T= 25°C Kw = 10-14 sehingga [H+] = [OH-] = 10-7 NEXT
  • 17.
    • Air sebagaiamfotir • Amfotir : senyawa yang bisa berfungsi sebagai asam dan basa • Autoionisasi pada air 2H2O (l) H3O+ (aq) + OH- (aq) K = [H3O+][OH-] = [H+][OH-] • K = tetapan ionisasi air , Kw nilai kw tetap pada suhu 250C. bila suhu berubah Kw akan berubah H+] = [OH-] = 1.0 x10-7 M Kw = [H+][OH-]=(1.0 x 10-7 M)2 = 1.0 x 10-14 M (SUHU 250C) NEXT
  • 18.
  • 19.
    Konsep pH • Merupakannilai derajat keasaman /kebasaan dari suatu larutan • pH menujukkan Aktivitas ion Hidrogen dalam larutan • Diperkenalkan oleh sØrensen (1909) • Untuk derajat kebasaan dikenal dengan pOH • Dirumuskan pH = - Log [H+] dan pOH = -Log [OH-] NEXT
  • 20.
    Konsep pH • Karenapada air yang netral [H+] = [OH-]= 10-7 maka • pH = pOH = 7 (netral) • pH < 7 atau pOH > 7 bersifat asam • pH > 7 atau pOH < 7 bersifat basa
  • 21.
        [H+] = [OH-] [H+]> [OH-] [H+] < [OH-] NEUTRAL ACIDIC BASIC SKALA pH pH = - log [H+] pOH = - log [OH-] pH + pOH = 14 Kw = [H+] [OH-] Contoh : pH Coca Cola = 3,12 Berapa [H3O+] Jawab : pH = -log [H3O+] log [H3O+] = - pH [H3O+] = 10-pH (antilog) = 10-3,12 = 7,6 x 10-4 HOME pH DAN pOH
  • 22.
     HA + H2O H3O++ A- Melibatkan penguraian / disosiasi dari suatua asam atau basa CONTOH : HCl H+ + ClCH3COOH H+ + CH3COONH4 H+ + NH3 C6H5NH3+ H+ + C6H5NH2 Al (H2O)6]3+ H+ + [Al(H2O)5(OH-)]2+ NEXT
  • 23.
    Contoh : HNO3,HCl, H2SO4,HClO4, HBr, HI, HBrO4 dan HIO4 Asam kuat terionisasi sempurna atau hampir sempurna dlm air (100%)
  • 24.
    ASAM KUAT DANLEMAH  Asam lemah terionisasi kurang dari 100% dalam air.  Contoh : Asam asetat = CH3CO2H
  • 25.
    • Asam kuatmenghasilkan basa terkonjugasi yang lemah • Asam lemah menghasilkan basa terkonjugasi yang kuat • Asam kuat : H2SO4, HCl, HNO3 dan HClO4 • Asam lemah : H3PO4, HNO2, HOCl, asam organik
  • 26.
    KEKUATAN ASAM DANBASA  NAMA ASAM HClO4 HCl H2SO4 HNO3 H3O+ H2SO3 H2SO4H3PO4HF HC2H3O2 H2CO3 H2S BASA KONJUGAT ClO 4 Cl HSO4- KEKUATAN MENURUN NO 3H 2O HSO 3SO 42H 2PO4FC 2H302- KEKUATAN HCO 3- MENINGKAT HS-
  • 27.
    Lanjutan : KEKUATANASAM DAN BASA Nama Asam HSO4SO32- Basa Konjugat HCN NH4+ CNNH3 HCO3- CO32- HS H2O - Kekuatan menurun S OH2- NH3 NH2- OH- O2- Kekuatan meningkat
  • 28.
    KONSTANTA KESETIMBANGAN PADA ASAMLEMAH Ka ASAM LEMAH < 1 pH : 2 - 7
  • 29.
    Kaitan antara Kadengan pH  Pada jumlah molar yang sama, pH Asam lemah lebih tinggi dari pH asam kuat
  • 30.
    KESETIMBANGAN PADA ASAM DISSOSIASI ASAM LEMAH TIDAK SEMPURNA CONTOH : Berapa pH larutan 1 M HF, diketahui Ka = 7,2 x 10-4 Jawab : x2 + -4 HF (aq) H (aq) + F (aq) Ka= 7,2 x10 Ka =1-x + -14 H2O (l) H (aq) + OH (aq) Kw= 1,0 x10 ICE TABLE HF I C E H+ + F 1 0 0 -x +x +x 1-x x x HF = 1 –x, karena x dianggap kecil, maka HF = 1 Jadi : Ka = 7.2 x 10-4 = x2 x = 0.00268 = [H+] pH = - log [H+] pH = - log 0.00268 pH = 2.57
  • 31.
    Pertanyaan Berapa pH larutan0,1 M HOCl? Bila diketahui Ka = 3,5 x 10-8
  • 32.
    MENGHITUNG PERSENTASE ZATYANG TERDISOSIASI PERSENTASE TERDISOSIASI (α) = KONSENTRASI ZAT YANG TERURAI ----------------------------- X 100 % KONSENTRASI ZAT SEMULA CONTOH : BERAPA PERSENTASE TERDISSOSIASI PADA LARUTAN 1 M HF . DIKETAHUI [H+] PADA KEADAAN SETIMBANG = 2,7 . 10-2
  • 33.
    Kaitan antara Kadengan α Dimana : α = derajat disosiasi Ka = konstanta asam Ca = konsentrasi awal asam •Hitung % dissosiasi asam HF (Ka = 1.8 x 10-5) pada larutan dengan konsentrasi 0,1 M
  • 34.
    Jawab : I C E HF 1 -x 0.1-x H+ 0 +x x + F0 +x x Ka =(X2 / 0.1) = 1.8 X 10-5 X = 1.3 x 10-3 M = [H+] % dissosiasi = (1.3 x 10-3)/ 0.1 x 100 % = 1.3 % HOME
  • 35.
    KESETIMBANGAN BASA  BASASEBAGAI ASEPTOR PROTON  KONSTANTA DISSOSIASI : B (aq) + H2O (l) BH+(aq) + OH- (aq) [BH+] [OH-] Kb = ---------------[B] Kb BASA LEMAH < 1 pH : 7 - 12 Contoh : Hitung pH larutan NH3 15 M (Kb = 1.8 x 10-5)
  • 36.
    Jawab : NH3 (aq)+ H2O (l) H2O (l) NH4+ (aq) + OH- (aq) H+ (aq) + OH- (aq) NH3(aq) + H2O (l) I C E 15 -x 15-x - NH4+(aq) + OH-(aq) 0 +x x Kb= 1.8 X 10-5 = [NH4+][OH-]/[NH3]= (x)(x)/ 15-x = x2/15.0 X = √1,8 X 10-5 X 15 = 1.6 X 10-2 = [OH-] pOH = - log [OH-] = - log 1.6 X 10-2 = 1.7959 pH = 12.2 0 +x x
  • 37.
    KESETIMBANGAN BASA Contoh lain:  HITUNG pH DARI 5,0 X 10-2 NaOH  JAWAB : pOH = - log [OH-] = - log 5,0 x 10-2 = 1,3 pOH + pH = 14 jadi pH = 14 – 1,3 = 12,7
  • 38.
  • 39.
    ASAM MONOPROTIK DANDIPROTIK  Asam monoprotik : mendonor 1 proton contoh : HF, HCl, HNO3  Asam poliprotik : mendonor lebih dari 1 proton  Asam diprotik : mendonor 2 proton, contoh : H2SO4.  H2SO4 + H2O HSO4- + H3O+  HSO4- + H2O SO42- + H3O+
  • 40.
    AMPHIPROTIK  Senyawa yang bisaberperan sebagai asam bronsted atau basa bronsted contoh : ion hidrogen fosfat (HPO42-) HPO42- (aq) + H2O (l) H3O+ (aq) + PO43- (aq) ACID HPO42- (aq) + H2O (l) H2PO4- (aq) + OH- (aq) BASE
  • 41.
    KESETIMBANGAN ASAM DAN BASA KesetimbanganAsam  Asam Monoprotik : H+ + A- HA [H+] [A-] Ka = [HA]  Asam diprotik : H2A Ka = Konstanta kesetimbangan asam H+ + A[H+] [A-] Ka = [H2A]
  • 42.
    KESETIMBANGAN ASAM DANBASA HA- H+ + A2[H+] [A2-] Ka2 = Ka1 x Ka2 = ????? [HA-] Konstanta kesetimbangan Asam pada 250C Nama Rumus Ka Asam Klorida Asam Nitrat Asam Sulfat HCl HNO3 H2SO4 Asam Florida Asam Nitrit Asam Sulfita HF HNO2 H2S 1,0 x 107 sifat asam 1,0 x 109 (Ka1) 1,2 x 10-2 (Ka2) 6,6 x 10-4 5,1 x 10-4 1,1 x 10-7 (Ka1) 1,0 x 10-14 (Ka2) Nilai Ka : Ka > 10 : Asam kuat Ka < 10 : Asam lemah
  • 43.
    Kesetimbangan Basa KESETIMBANGAN ASAMDAN BASA  Basa Monohidroksi : + BOH B + OH[B+] [OH-] Kb = [BOH] Kb = Konstanta kesetimbangan basa  Basa dihidroksi : B(OH)2 B2+ + 2(OH)[B2+] [OH-]2 Kb = B[OH]2
  • 44.
     TUGAS KESETIMBANGAN ASAM DANBASA Carilah 20 beserta konstanta jenis rumus molekul dan dan kesetimbangannya, klasifikasikan sifat asamnya. HOME asam berdasarkan basa, nilai serta kekuatan