Representasi pengetahuan dapat dilakukan dengan menggunakan bahasa Prolog dengan cara mendefinisikan fakta-fakta dan aturan-aturan secara logika. Prolog memungkinkan pendefinisian relasi-relasi antar objek dalam bentuk predikat-predikat dan variabel-variabel untuk memodelkan pengetahuan tentang suatu domain. Pertanyaan dapat diajukan untuk mengevaluasi kecocokan antara tujuan dengan basis pengetahuan yang telah dibangun.