Dokumen ini mencatatkan pengalaman seorang guru di kelas aliran perdana yang menghadapi masalah dalam memberi perhatian kepada 35 murid yang tidak menyiapkan kerja rumah dan latihan yang diberikan. Guru menyadari bahwa latihan mungkin terlalu banyak dan beberapa murid malu untuk mengangkat tangan jika tidak memahami. Untuk perbaikan, guru berencana mengurangi jumlah latihan dan memberikan perhatian individual kepada murid yang memerlukan.