INSTALASI DAN
PENGUKURAN SISTEM
PEMBUMIAN
Kompetensi Dasar :
3.7 Memahami instalasi dan pengukuran sistem pembumian.
4.7 Menerapkan instalasi dan pengukuran sistem pembumian.
Tujuan Pembelajaran
1. Melalui kegiatan diskusi dan pembelajaran
kelompok, peserta didik dapat menjelaskan
instalasi sistem pembumian dengan benar
menurut PUIL secara mandiri.
GROUNDING SYSTEM
(SISTEM PENTANAHAN / PEMBUMIAN)
1. Netral Grounding System (Sistem
Pentanahan / Pembumian Titik Netral)
2. Grounding Equipment (Pentanahan /
Pembumian Peralatan)
1. NETRAL GROUNDING SYSTEM
(SISTEM PENTANAHAN /
PEMBUMIAN TITIK NETRAL)
sistem pentanahan / pembumian titik netral ini dilakukan
pada alternator pembangkit listrik dan transformator daya
pada gardu-gardu induk dan gardu-gardu distribusi.
TUJUAN PENTANAHAN / PEMBUMIAN
TITIK NETRAL
1. Menghilangkan gejala-gejala busur api pada suatu
sistem.
5. Memudahkan dalam menentukan sistem proteksi serta
memudahkan dalam menentukan lokasi gangguan.
2. Membatasi tegangan pada fasa yang tidak terganggu
(pada fasa yang sehat).
3. Meningkatkan keandalan (realibility) pelayanan dalam
penyaluran tenaga listrik.
4. Mengurangi/membatasi tegangan lebih transient yang
disebabkan oleh penyalaan bunga api yang berulang-
ulang (restrike ground fault).
(Terra = bhs Perancis yang berarti bumi atau tanah)
Ada lima macam skema pembumian
netral sistem daya, yaitu :
1. TN (Terra Neutral) System, terdiri dari 3 jenis skema,
yaitu :
a. TN-C,
b. TN-C-S, dan
c. TN-S
2. TT (Terra Terra)
3. IT (Impedance Terra)
a.TN-C (Terra Neutral-Combined):
Saluran Tanah dan Netral-Disatukan
Semua bagian sistem mempunyai saluran PEN yang merupakan
kombinasi antara saluran N dan PE
b. TN-C-S (Terra Neutral-Combined-
Separated) : Saluran Tanah dan netral
disatukan dan dipisah
bagian sistem 1 dan 2 mempunyai satu hantaran PEN
(combined). Sedangkan pada bagian sistem 3 menggunakan dua
hantaran, N dan PE secara terpisah (separated).
c. TN-S (Terra Neutral-Separated) :
Saluran Tanah dan Netral-dipisah
Semua sistem mempunyai dua saluran N dan PE
secara tersendiri (separated).
d. TT (Terra Terra) system :
Saluran Tanah dan Tanah
Sistem yang titik netralnya disambung langsung ke tanah,
namun bagian-bagian instalasi yang konduktif disambungkan
ke elektroda pembumian yang berbeda (berdiri sendiri).
e. IT (Impedance Terra) System :
Saluran Tanah melalui Impedansi
Sistem rangkaian tidak mempunyai hubungan
langsung ke tanah namun melalui suatu impedansi,
sedangkan bagian konduktif instalasi dihubung
langsung ke elektroda pembumian secara terpisah
2. Grounding Equipment (Pentanahan /
Pembumian Peralatan)
tindakan pengamanan dengan
cara menghubungkan badan
peralatan atau instalasi yang
diproteksi dengan hantaran
netral yang ditanahkan
sedemikian rupa sehingga
apabila terjadi kegagalan
isolasi tidak terjadi tegangan
sentuh yang tinggi sampai
bekerjanya alat pengaman
arus lebih.
Tujuan pentanahan / pembumian
peralatan adalah sebagai berikut :
3. Untuk memperbaiki penampilan (performance) dari
sistem.
1. Untuk mencegah terjadinya tegangan kejut listrik yang
berbahaya bagi manusia.
2. Untuk memungkinkan timbulnya arus tertentu baik
besarnya maupun lamanya dalam keadaan gangguan
tanah tanpa menimbulkan kebakaran atau ledakan
pada bangunan atau isinya.
Tahanan Pentanahan
3. Luas penampang elektroda pentanahan
Adalah besarnya tahanan pada kontak/hubung
antara masa (body) dengan tanah.
Faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya
pentanahan :
1. Tahanan jenis tanah
2. Panjang elektroda pentanahan
Badan motor
Gangguan
Motor
Listrik
20 ohm
4 ohm
Sumber 415 volt, 240 volt
terhadap tanah
Bagian logam
yang
diketanahkan
Tahanan ke tanah
yang sebenarnya

INSTALASI DAN PENGUKURAN SISTEM PEMBUMIAN.pptx

  • 1.
    INSTALASI DAN PENGUKURAN SISTEM PEMBUMIAN KompetensiDasar : 3.7 Memahami instalasi dan pengukuran sistem pembumian. 4.7 Menerapkan instalasi dan pengukuran sistem pembumian.
  • 2.
    Tujuan Pembelajaran 1. Melaluikegiatan diskusi dan pembelajaran kelompok, peserta didik dapat menjelaskan instalasi sistem pembumian dengan benar menurut PUIL secara mandiri.
  • 3.
    GROUNDING SYSTEM (SISTEM PENTANAHAN/ PEMBUMIAN) 1. Netral Grounding System (Sistem Pentanahan / Pembumian Titik Netral) 2. Grounding Equipment (Pentanahan / Pembumian Peralatan)
  • 4.
    1. NETRAL GROUNDINGSYSTEM (SISTEM PENTANAHAN / PEMBUMIAN TITIK NETRAL) sistem pentanahan / pembumian titik netral ini dilakukan pada alternator pembangkit listrik dan transformator daya pada gardu-gardu induk dan gardu-gardu distribusi.
  • 5.
    TUJUAN PENTANAHAN /PEMBUMIAN TITIK NETRAL 1. Menghilangkan gejala-gejala busur api pada suatu sistem. 5. Memudahkan dalam menentukan sistem proteksi serta memudahkan dalam menentukan lokasi gangguan. 2. Membatasi tegangan pada fasa yang tidak terganggu (pada fasa yang sehat). 3. Meningkatkan keandalan (realibility) pelayanan dalam penyaluran tenaga listrik. 4. Mengurangi/membatasi tegangan lebih transient yang disebabkan oleh penyalaan bunga api yang berulang- ulang (restrike ground fault).
  • 6.
    (Terra = bhsPerancis yang berarti bumi atau tanah) Ada lima macam skema pembumian netral sistem daya, yaitu : 1. TN (Terra Neutral) System, terdiri dari 3 jenis skema, yaitu : a. TN-C, b. TN-C-S, dan c. TN-S 2. TT (Terra Terra) 3. IT (Impedance Terra)
  • 7.
    a.TN-C (Terra Neutral-Combined): SaluranTanah dan Netral-Disatukan Semua bagian sistem mempunyai saluran PEN yang merupakan kombinasi antara saluran N dan PE
  • 8.
    b. TN-C-S (TerraNeutral-Combined- Separated) : Saluran Tanah dan netral disatukan dan dipisah bagian sistem 1 dan 2 mempunyai satu hantaran PEN (combined). Sedangkan pada bagian sistem 3 menggunakan dua hantaran, N dan PE secara terpisah (separated).
  • 9.
    c. TN-S (TerraNeutral-Separated) : Saluran Tanah dan Netral-dipisah Semua sistem mempunyai dua saluran N dan PE secara tersendiri (separated).
  • 10.
    d. TT (TerraTerra) system : Saluran Tanah dan Tanah Sistem yang titik netralnya disambung langsung ke tanah, namun bagian-bagian instalasi yang konduktif disambungkan ke elektroda pembumian yang berbeda (berdiri sendiri).
  • 11.
    e. IT (ImpedanceTerra) System : Saluran Tanah melalui Impedansi Sistem rangkaian tidak mempunyai hubungan langsung ke tanah namun melalui suatu impedansi, sedangkan bagian konduktif instalasi dihubung langsung ke elektroda pembumian secara terpisah
  • 12.
    2. Grounding Equipment(Pentanahan / Pembumian Peralatan) tindakan pengamanan dengan cara menghubungkan badan peralatan atau instalasi yang diproteksi dengan hantaran netral yang ditanahkan sedemikian rupa sehingga apabila terjadi kegagalan isolasi tidak terjadi tegangan sentuh yang tinggi sampai bekerjanya alat pengaman arus lebih.
  • 13.
    Tujuan pentanahan /pembumian peralatan adalah sebagai berikut : 3. Untuk memperbaiki penampilan (performance) dari sistem. 1. Untuk mencegah terjadinya tegangan kejut listrik yang berbahaya bagi manusia. 2. Untuk memungkinkan timbulnya arus tertentu baik besarnya maupun lamanya dalam keadaan gangguan tanah tanpa menimbulkan kebakaran atau ledakan pada bangunan atau isinya.
  • 14.
    Tahanan Pentanahan 3. Luaspenampang elektroda pentanahan Adalah besarnya tahanan pada kontak/hubung antara masa (body) dengan tanah. Faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya pentanahan : 1. Tahanan jenis tanah 2. Panjang elektroda pentanahan
  • 15.
    Badan motor Gangguan Motor Listrik 20 ohm 4ohm Sumber 415 volt, 240 volt terhadap tanah Bagian logam yang diketanahkan Tahanan ke tanah yang sebenarnya