INDIKATOR KINERJA
GURU
disusun oleh
KELOMPOK 3
1. ANGGUN PRATIWI
2. RINI NURDAHLIA
3. ANDRIANI
4. APRIANTI
5. APRILIANA
01
A.Pengertian
Kinerja Guru
Pengertian
Berbicara tentang pengertian kinerja, maka ada baiknya kita melihat KBBI. KBBI
mengartikan kata kinerja /ki·ner·ja/ sebagai: 1). Sesuatu yang dicapai; 2).
Prestasi yang diperlihatkan; dan 3). Kemampuan kerja (tentang peralatan).
Menurut A. Tabrani Rusyan dkk, Kinerja guru yaitu melaksanakan proses
pembelajaran baik dilakukan di dalam kelas maupun di luar kelas di samping
mengerjakan kegiatan- kegiatan lainnya, seperti mengerjakan administrasi
sekolah dan administrasi pembelajaran, melaksanakan bimbingan dan layanan
pada para siswa, serta melaksanakan penilaian.
02 B.Beban Kerja
Guru
Peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia Nomor 15 tahun 2018
tentang pemenuhan beban kerja guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah, pasal 2
menyebutkan bahwa : (1).Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah melaksanakan beban
kerja selama 40 (empat puluh) jam dalam 1 (satu) minggu pada satuan administrasi pangkal.
(2) Beban kerja selama 40 (empat puluh) jam dalam 1 (satu) minggu sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) terdiri atas 37,5 (tiga puluh tujuh koma lima) jam kerja efektif dan 2,5 (dua
koma lima) jam istirahat. (3)
Dalam hal diperlukan, sekolah dapat menambah jam istirahat yang tidak mengurangi jam
kerja efektif sebagaimana dimaksud pada ayat (2).
03 C.Tujuan
penilaian
kinerja guru
Penilaian Kinerja guru sangat penting karena hal ini menjawab pertanyaan mendasar mereka tentang
seberapa baik kualitas pengajaran. Umpan balik penilaian kinerja akan memberikan beberapa hal antara
lain : jaminan bahwa guru sedang memberikan kontribusi dan melakukan hal-hal yang tepat, kesadaran
akan dampak kinerja pengajaran pada hasil-hasil yang diinginkan (misal, kepuasan siswa), ukuran kinerja
(kualitas, kuantitas, kecepatan, dan sebagainya), pengakuan akan arti penting dan nilai kinerja guru.
Ketentuan-ketentuan kinerja lebih obyektif ketika didasarkan pada semacam analisis empiris – pemeriksaan
aktivitas- aktivitas aktual dan tuntutan-tuntutan pekerjaan. Wawancara, kuesioner, observasi, atau teknik
analisis-kerja lainnya bisa digunakan untuk menyediakan bukti empiris atas standar-standar kinerja yang
terkait dengan pekerjaan. Hasilnya tidak harus berupa job descriptions yang panjang dan detail, tetapi
aspek-aspek yang relevan dari kinerja perlu didefinisikan secara akurat.
04 D.Indikator
kinerja guru
Indikator Kinerja Guru dapat mengacu pada pendapat Nana Sudjana dkk, (2004:107) tentang kompetensi
Kinerja guru, yaitu:
1.Menguasai bahan yang akan diajarkan.
2.Mengelola program belajar mengajar.
3.Mengelola kelas.
4.Menggunakan media/sumber pelajaran.
5.Menguasai landasan-landasan kependidikan.
6.Mengelola interaksi belajar mengajar.
7.Menilai prestasi siswa.
8.Mengenal fungsi dan program bimbingan dan penyuluhan.
9.Mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah.
10.Memahami prinsip-prinsip dan menafsirkan hasil-hasil penelitian
Adapun yang menjadi tujuan PKG adalah sebagai berikut:
1.Pengembangan Profesional
a.Mengidentifikasi kekuatan dan kebutuhan peningkatan kompetensi guru
b.Merencanakan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
c.Menjamin bahwa guru melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya secara profesional.
2.Peningkatan Karir
a.Sebagai dasar menghitung estimasi angka kredit guru setiap tahun
b.Membantu guru dalam mengidentifikasi kebutuhan peningkatan kariernya
05 E.Faktor yang
mempengaruh
i Kinerja Guru
Selanjutnya Tabrani Rusyan dkk (2000:17) menyatakan bahwa untuk mendukung keberhasilan kinerja guru
seperti diterangkan di atas, maka perlu berbagai faktor yang mendukung, di antaranya:
1.Motivasi kinerja guru
2.Etos kinerja guru
3.Lingkungan Kinerja guru
4.Tugas dan tanggung jawab guru
5.Optimalisasi kelompok kerja guru
6.Melakukan penelitian (khususnya Penelitian Tindakan Kelas)
A.Kesimpulan
Indikator Kinerja Guru dapat mengacu pada tentang kompetensi Kinerja guru, yaitu:
1.Menguasai bahan yang akan diajarkan.
2.Mengelola program belajar mengajar.
3.Mengelola kelas.
4.Menggunakan media/sumber pelajaran.
5.Menguasai landasan-landasan kependidikan.
6.Mengelola interaksi belajar mengajar.
7.Menilai prestasi siswa.
8.Mengenal fungsi dan program bimbingan dan penyuluhan.
9.Mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah.
10.Memahami prinsip-prinsip dan menafsirkan hasil-hasil penelitian
TERIMAKASIH

INDIKATORR JHJFQHDQEWDEWFDSADFASDFASFASFASFDFWE

  • 1.
  • 2.
    disusun oleh KELOMPOK 3 1.ANGGUN PRATIWI 2. RINI NURDAHLIA 3. ANDRIANI 4. APRIANTI 5. APRILIANA
  • 3.
  • 4.
    Pengertian Berbicara tentang pengertiankinerja, maka ada baiknya kita melihat KBBI. KBBI mengartikan kata kinerja /ki·ner·ja/ sebagai: 1). Sesuatu yang dicapai; 2). Prestasi yang diperlihatkan; dan 3). Kemampuan kerja (tentang peralatan). Menurut A. Tabrani Rusyan dkk, Kinerja guru yaitu melaksanakan proses pembelajaran baik dilakukan di dalam kelas maupun di luar kelas di samping mengerjakan kegiatan- kegiatan lainnya, seperti mengerjakan administrasi sekolah dan administrasi pembelajaran, melaksanakan bimbingan dan layanan pada para siswa, serta melaksanakan penilaian.
  • 5.
  • 6.
    Peraturan menteri pendidikandan kebudayaan Republik Indonesia Nomor 15 tahun 2018 tentang pemenuhan beban kerja guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah, pasal 2 menyebutkan bahwa : (1).Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah melaksanakan beban kerja selama 40 (empat puluh) jam dalam 1 (satu) minggu pada satuan administrasi pangkal. (2) Beban kerja selama 40 (empat puluh) jam dalam 1 (satu) minggu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas 37,5 (tiga puluh tujuh koma lima) jam kerja efektif dan 2,5 (dua koma lima) jam istirahat. (3) Dalam hal diperlukan, sekolah dapat menambah jam istirahat yang tidak mengurangi jam kerja efektif sebagaimana dimaksud pada ayat (2).
  • 7.
  • 8.
    Penilaian Kinerja gurusangat penting karena hal ini menjawab pertanyaan mendasar mereka tentang seberapa baik kualitas pengajaran. Umpan balik penilaian kinerja akan memberikan beberapa hal antara lain : jaminan bahwa guru sedang memberikan kontribusi dan melakukan hal-hal yang tepat, kesadaran akan dampak kinerja pengajaran pada hasil-hasil yang diinginkan (misal, kepuasan siswa), ukuran kinerja (kualitas, kuantitas, kecepatan, dan sebagainya), pengakuan akan arti penting dan nilai kinerja guru. Ketentuan-ketentuan kinerja lebih obyektif ketika didasarkan pada semacam analisis empiris – pemeriksaan aktivitas- aktivitas aktual dan tuntutan-tuntutan pekerjaan. Wawancara, kuesioner, observasi, atau teknik analisis-kerja lainnya bisa digunakan untuk menyediakan bukti empiris atas standar-standar kinerja yang terkait dengan pekerjaan. Hasilnya tidak harus berupa job descriptions yang panjang dan detail, tetapi aspek-aspek yang relevan dari kinerja perlu didefinisikan secara akurat.
  • 9.
  • 10.
    Indikator Kinerja Gurudapat mengacu pada pendapat Nana Sudjana dkk, (2004:107) tentang kompetensi Kinerja guru, yaitu: 1.Menguasai bahan yang akan diajarkan. 2.Mengelola program belajar mengajar. 3.Mengelola kelas. 4.Menggunakan media/sumber pelajaran. 5.Menguasai landasan-landasan kependidikan. 6.Mengelola interaksi belajar mengajar. 7.Menilai prestasi siswa. 8.Mengenal fungsi dan program bimbingan dan penyuluhan. 9.Mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah. 10.Memahami prinsip-prinsip dan menafsirkan hasil-hasil penelitian
  • 12.
    Adapun yang menjaditujuan PKG adalah sebagai berikut: 1.Pengembangan Profesional a.Mengidentifikasi kekuatan dan kebutuhan peningkatan kompetensi guru b.Merencanakan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan c.Menjamin bahwa guru melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya secara profesional. 2.Peningkatan Karir a.Sebagai dasar menghitung estimasi angka kredit guru setiap tahun b.Membantu guru dalam mengidentifikasi kebutuhan peningkatan kariernya
  • 13.
  • 14.
    Selanjutnya Tabrani Rusyandkk (2000:17) menyatakan bahwa untuk mendukung keberhasilan kinerja guru seperti diterangkan di atas, maka perlu berbagai faktor yang mendukung, di antaranya: 1.Motivasi kinerja guru 2.Etos kinerja guru 3.Lingkungan Kinerja guru 4.Tugas dan tanggung jawab guru 5.Optimalisasi kelompok kerja guru 6.Melakukan penelitian (khususnya Penelitian Tindakan Kelas)
  • 15.
    A.Kesimpulan Indikator Kinerja Gurudapat mengacu pada tentang kompetensi Kinerja guru, yaitu: 1.Menguasai bahan yang akan diajarkan. 2.Mengelola program belajar mengajar. 3.Mengelola kelas. 4.Menggunakan media/sumber pelajaran. 5.Menguasai landasan-landasan kependidikan. 6.Mengelola interaksi belajar mengajar. 7.Menilai prestasi siswa. 8.Mengenal fungsi dan program bimbingan dan penyuluhan. 9.Mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah. 10.Memahami prinsip-prinsip dan menafsirkan hasil-hasil penelitian
  • 16.