Dokumen tersebut membahas tentang ilmu ekonomi, pembagian ilmu ekonomi, permasalahan ekonomi di negara berkembang dan maju, serta kebijakan ekonomi makro dan mikro seperti kebijakan fiskal, moneter, harga lantai dan langit.
Kompetensi Dasar :
•Mendeskripsikanperbedaan antara
ekonomi makro dan ekonomi mikro
•Mendeskripsikan masalah-masalah yang
dihadapi oleh pemerintah di bidang
ekonomi
2.
Pengertian ilmu ekonomi
Paul samuelson:
Studi tentang bagaimana masyarakat membuat
pilihan dengan atau tanpa uang, dengan
menggunakan sumber daya yang terbatas tetapi
dapat dipergunakan dalam berbagai cara untuk
menghasilakan berbagai jenis barang dan jasa
serta mendistribusikannya untuk keperluan
konsumsisekarang dan masa yad. Kepada
berbagai golongan
Mankin :
Adam smith :
Alfred marshal :
3.
pengertian
Oikos :rumah tangga
Nomos : ilmu
Banyak tokoh yang mengemukakan
pengertian ilmu ekonomi
Tapi intinya :
Ekonomi : ilmu yang mempelajari tentang
kebutuhan dan pemenuhan kebutuhan rumah
tangga manusia
4.
Sejarah perkembangan ilmuekonomi
Adam Smith Aliran klasik John Maynard Keynes
Kesejahteraan masyarakat
suatu negara dapat
dicapai tanpa campur
tangan pemerintah
pengalokasian sumber daya
diserahkan pada
mekanisme pasar
campur tangan pemerintah
hanya akan mengganggu
mekanisme pengalokasian
sumber daya secara efektif
Gangguan pada
keseimbangan pasar
ditangani oleh invissible
hand (tangan Tuhan)
Kesejahteraan masyarakat
suatu negara dapat
dicapai dengan campur
tangan pemerintah
pengalokasian sumber daya
dengan intervensi pihak
pemerintah
campur tangan (intervensi)
pemerintah akan
memastikan pengalokasian
sumber daya tepat sasaran
Gangguan pada
keseimbangan pasar
ditangani pemerintah
5.
Pembagian ilmu ekonomi
1.Ekonomi deskriptif, memaparkan secara apa
adanya kehidupan ekonomi suatu negara atau
suatu daerah di masa tertentu
2. Ekonomi terapan, membahas penerapan
teori ekonomi dalam suatu rumah tangga
produksi.
(Mis. Eko perusahaan, eko moneter,
perbankan, dll)
3. Teori ekonomi, menganalisis hubungan antar
variabel
Ekonomi mikro
Ekonomi makro
6.
Permasalahan yang dihadapioleh
pemerintah di bid. ekonomi
Permasalahan di negara berkembang
a. Rendahnya standar hidup
Tolok ukur (indikator):
pendapatan perkapita
Distribusi pendapatan
Tingkat kemiskinan
Pendidikan
kesehatan
7.
b. Produktivitas yangrendah
rendahnya produktivitas di negara berkembang
karena perbedaan faktor produksi (modal,
kewirausahaan ) yang digunakan dan keadaan
tenaga kerja
c. Tingkat pertumbuhan penduduk dan
tingkat ketergantungan yang tinggi
Hal ini dapat dilihat dari perbandingan antara
usia produktif dengan usia non produktif
d. Tingkat pengangguran yang tinggi
Kualitas tenaga kerja yang rendah
mengakibatkan penyerapan tenaga kerja juga
rendah
8.
e. Tingkat produktivitaspertanian yang
rendah dan ketergantungan pada sektor
primer
Tehnologi rendah, produktivitas rendah
Sektor primer (hasil bumi, hutan, bahan mentah)
masih menjadi andalan devisa negara
f. Sistem hukum dan infrastruktur yang tidak
mapan
Syarat kemamapanan:
mekanisme pasar yang efektif dan efisien
Infrastruktur harus baik
Sistem keuangan yang memadai
g.Ketergantungan pada dunia internasional
Beberapa negara berkembang masih
menggantungkan diri pada bantuan dari lembaga
internasional
9.
Permasalahan ekonomi negaramaju
1. SDM
Jumlah tenaga kerja minim, mendorong masuknya
tenaga kerja dari negara bkembang yang lebih murah,
lebih loyal (setia) dan berbeda budaya
Restrukturisasi perusahaan (perampingan perusahaan)
2. Masalah Globalisasi Ekonomi
Masuknya produk dari negara berkembang
Masuknya tenaga kerja dari negara berkembang
Perpindahan investasi ke negara berkembang
Krisis ekonomi negara berkembang
3.Masalah lingkungan hidup
Kerusakan alam tergantung (hutan) negara berkembang
, maka negara maju harus ikut memikirkan hal itu.
Cth. : Dana yang dihibahkan UNESCO untuk konservasi
alam Indonesia th 2011 adalah 75 juta dollar
(Rp.660.000.000.000,-)
10.
KEBIJAKAN EKONOMI
Adalah keputusantentang langkah yang akan
diambil dalam hal ekonomi
TUJUAN KEBIJAKAN EKONOMI MAKRO :
menstabilkan kegiatan ekonomi
penggunaan tenaga kerja penuh tanpa inflasi
Menghindari masalah inflasi
Mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang
kokoh
Mengukuhkan neraca pembayaran dan kurs
valuta asing
11.
Bentuk-bentuk kebijakan ekonomi
1.Kebijakan ekonomi makro:
1. Kebijakan fiskal
Kebijakan pemerintah yang dilakukan dengan
mempengaruhi sisi penerimaan maupun sisi
pengeluaran
2. Kebijakan moneter
Kebijakan pemerintah untuk mengendalikan
perekonomian melalui pengendalian jumlah uang
beredar
3. Kebijakan segi penawaran
12.
Kebijakan ekonomi mikro:
1. Kebijakan harga terendah (floor price)
Tujuan : untuk melindungi kepentingan
produsen
Cara : menetapkan harga tertentu yang lebih
tinggi dari harga pasar
Misalnya : penentuan harga gabah padi
2. Kebijakan harga tertinggi (ceiling price)
Tujuan untuk melindungi kepentingan
konsumen
Cara : menetapkan harga tertentu yang rendah
tinggi dari harga pasar
Misalnya : operasi pasar untuk sembako
13.
Kebijakan fiskal
Menaikkan/menurunkantarif pajak
Pajak naik untuk menambah pemasukan
keuangan negara, dan sebaliknya
Menaikkan/mengurangi pengeluaran
pemerintah
Jika keuangan negara defisit (kurang),
pengeluaran diperketat/diperkecil, dan
sebaliknya
14.
KEBIJAKAN MONETER
Adalah tindakanyang dilakukan oleh otoritas
moneter (bank sentral) untuk mempengaruhi
jumlah uang yang beredar
Tujuan :
Menjaga stabilitas ekonomi
Peningkatan kesempatan kerja
Menjaga kestabilan harga
Menjaga keseimbangan neraca pembayaran
Kebijakan moneter kuantitatif
Operasi pasar terbuka
Mengurangi jumlah uang beredar dengan menjual
surat –surat berharga milik pemerintah dan
membeli untuk menambah jumlah uang beredar
Penetapan tingkat diskonto
Adalah tingkat bunga yang dikenakan oleh bank
sentral pada bank umum atas pinjaman yang
diberikan
Mengurangi jml uang beredar dengan menaikkan
tingkat bunga, dan sebaliknya
Penetapan cadangan wajib minimum
Mengurangi jml uang beredar dengan menaikkan
cadangan kas minimum, dan sebaliknya
17.
Kebijakan moneter kualitatif
Pengawasan kredit secara selektif
Bank sentral dapat menaikkan pagu (batas
atas) kredit dengan tujuan menambah jumlah
uang yang beredar, dan sebaliknya
Pembujukan moral
Ajakan atau larangan untuk menahan pinjaman
tabungan ataupun melepaskan tabungan bagi
bank umum dan pelaku moneter lainnya
18.
Contoh-contoh
Kisah bangsa Aria(sekarang Jerman)
Kekaisaran Romawi adalah negara dengan
daerah kekuasaan terluas di dunia ini. Hampir
2/3 bagian bumi dikuasai
Karena terbuai dengan kekuasaan dan
kekayaan, warga tidak lagi mau menjadi
tentara. Mereka mengandalkan tentara
bayaran, bangsa Aria.
Pada akhirnya bangsa Aria berkembang dan
menjadi negara besar,Jerman